NovelToon NovelToon
Hukuman Penjara Pengantin Pengganti Sang Mafia

Hukuman Penjara Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:29.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Adam Lorenzo Maxnore, bos mafia paling kejam di Asia Tenggara, kehilangan calon istrinya tepat pada hari pernikahan mereka akibat kecelakaan tragis. Giana Bianca Conti, wanita yang berada di mobil penabrak, dituduh sebagai pelaku, padahal kakak angkatnya, Amerda, adalah orang yang sebenarnya mengemudi dan melarikan diri.

Terjebak dalam amarah Adam, Gia harus menanggung kebencian pria yang menganggapnya sebagai pembunuh calon istrinya. Sementara itu, Amerda justru mengambil kesempatan untuk menggantikan Gia menikah dengan Ricardo Dominic demi menyelamatkan kehormatan keluarga.

Mampukah Gia membuktikan dirinya tidak bersalah? Dan apa yang akan terjadi ketika Adam mengetahui bahwa wanita yang dibencinya ternyata hanyalah korban pengkhianatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18

Adam yang semula berdiri dengan kedua tangan di sisi tubuhnya mendadak mengepalkan jemari. Tatapannya menjadi begitu tajam hingga Marco dapat merasakan perubahan suasana hati atasannya.

"Ulangi kata-katamu barusan,"

Marco menelan ludah sebelum melanjutkan.

"Tuan Sadam menduga Nona Gia mungkin menjadi orang yang menyebabkan kecelakaan tersebut. Menurut beliau, hilangnya Nona Gia pada hari pernikahannya merupakan sesuatu yang mencurigakan. Beliau bahkan mempertanyakan kemungkinan bahwa Nona Gia melarikan diri karena ingin menghindari tanggung jawab."

Adam menghantam meja dengan telapak tangannya.

"Kurang ajar!"

Berkas-berkas yang tersisa di atas meja bergetar akibat benturan itu.

"Jadi, sekarang dia melemparkan kesalahan kepada Gia hanya untuk melindungi jalang itu?"

Marco tidak segera menjawab. Adam berjalan kembali ke mejanya, lalu mengambil gelas berisi wiski. Namun, alih-alih meminumnya, ia justru menggenggam gelas tersebut erat-erat.

"Menarik sekali," gumamnya penuh kemarahan. "Putri yang satu dituduh kabur dan tidak lagi dianggap sebagai anak, sementara putri yang lain dibela mati-matian meskipun namanya muncul dalam penyelidikan kematian seseorang." Ia meletakkan gelas itu dengan keras.

"Apakah Tuan Sadam benar-benar sebodoh itu, atau dia sengaja menutup mata karena tidak ingin kehilangan menantu dari keluarga Dominic?"

"Saya tidak tahu, Tuan."

"Dan kau membiarkannya mengatakan semua itu? Kenapa kau tidak memenggal kepalanya saja?!" Bentak Adam, Marco menunduk.

"Saya tidak memiliki wewenang untuk mengurus urusan keluarga mereka. Saya datang untuk mencari Nona Amerda dan menyampaikan perintah Tuan."

Adam menatap Marco beberapa saat sebelum akhirnya mengalihkan pandangan ke jendela. Pikirannya kembali tertuju pada Gia. Perempuan itu masih terbaring di rumah sakit, belum sadarkan diri setelah ditemukan tidak bernyawa di dalam bak mandi kediamannya. Sementara itu, penyelidikan yang semula ia yakini akan mengarah kepada Gia kini justru menunjukkan kemungkinan lain.

Anting yang ditemukan di lokasi kecelakaan bukan milik Gia, tetapi benda itu milik Amerda.

Ia telah menghabiskan bertahun-tahun membangun kekuasaan dengan tangannya sendiri. Ia bisa menerima jika seseorang membencinya karena kekejamannya, tetapi ia tidak bisa menerima kemungkinan bahwa ia telah menjatuhkan hukuman kepada orang yang ternyata tidak bersalah. Terlebih, ia telah memperlakukan Gia seolah-olah perempuan itu adalah penyebab kematian Veronika, padahal bukti yang dimilikinya belum pernah benar-benar memastikan hal tersebut.

Pikiran itu membuat amarahnya semakin sulit dikendalikan.

"Marco,"

"Ya, Tuan."

"Aku ingin kau menyelidiki seluruh aktivitas Amerda sejak hari kecelakaan itu terjadi. Siapa yang dia temui, ke mana dia pergi, dengan siapa dia berkomunikasi, dan apa yang dilakukannya setelah Veronika meninggal. Satu lagi, siapa yang membantunya menghapuskan jejak cctv," ungkapan Adam, membuat Marco terkejut, karena Adam telah tahu kalau cctv di lokasi telah di hapus sebagian.

"Baik, Tuan."

Adam kembali duduk di kursinya. Ia menyandarkan punggung, lalu menatap Marco dengan sorot mata yang tidak menyisakan ruang untuk kesalahan.

"Dan satu hal lagi."

Marco menegakkan tubuhnya.

"Jangan biarkan keluarga Dominic tau seberapa jauh penyelidikan kita sudah berjalan. Jika Tuan Sagara memang selicik yang kau katakan, kita tidak boleh memberinya kesempatan untuk menghilangkan bukti."

"Saya mengerti, Tuan."

"Namun, jangan bertindak ceroboh. Aku tidak ingin dia memiliki alasan untuk menjadikan masalah ini sebagai perang terbuka antara keluarga kita. Karena, wilayah selatan masih incaran dia untuk saat ini,"

Marco mengangguk sekali lagi. Adam kemudian menunjuk pintu dengan gerakan singkat.

"Pergi, temukan jalang itu hidup atau mati. Aku ingin tau apakah dia benar-benar tidak bersalah seperti yang diyakini keluarganya, atau mereka semua hanya sedang melindungi seorang pembohong."

Marco membungkuk hormat sebelum meninggalkan ruangan.

Begitu pintu tertutup, Adam kembali menatap layar ponselnya. Di sana terdapat foto Veronika yang diambil beberapa hari sebelum kecelakaan. Perempuan itu tersenyum lebar ke arah kamera, sama sekali tidak menyadari bahwa hidupnya akan berakhir tragis. Adam mengambil ponsel tersebut dan menggenggamnya erat.

"Siapa pun yang bertanggung jawab atas kematianmu, Veronika," bisiknya dingin, "aku akan menemukannya."

Tatapannya beralih ke jendela yang diguyur hujan.

"Jika ternyata aku telah salah menuduh seseorang, orang yang sebenarnya bersalah akan membayar semuanya."

Di luar sana, malam semakin larut. Adam, telah mengerahkan beberapa pengawal untuk berjaga di pintu ruang rawat Giana.

1
Naufal Affiq
harus nya memang begitu ibu maudi terhadap amerda,dia sudah kelewatan batas jadi manusia
merry
harus adam jgn tglin gia disarang ular tar hbs tu gia ap sadam belain ank ya pdhll sstss cm ank angkt kn blm tau klo amerda ank kandung dgn cwe msa lalu ya,, hrs y maudi juga cari tau knp laki y lbh milih ank angkat pyn kuasa pyn uang srh ajj org cari tau lhh jgn diem ajj gt,, kshn gia gk salh laki y jg di embat sm ank angkt,,
merry
mati lah kau gia di pukulin Bpk mu yg jahaman itu,,, nnt kt adam bukn cari kmu slhin kmu bhkn ud kmu bela msh ajj mrh mrh,, harus nya adam bongkor jg klo amerda ank y sadam dgn kekasih y dgn bgtu maudi gk bkln dikibulin trs menerus,,
Ana Martino
membosankan
Desy Nchie
jangan buat karakter gia bodoh gtu dong kk plisss
Ass Yfa
Gia...kamu nggk dianggp ayahmi..harusnya biarin Sadam mampus...sebel aku
dyah EkaPratiwi
kapan diungkapnya kalau amerda anak kandung sadam
Muft Smoker
apa ini Gia????
ap Dy punya rencana sendri???
nyonya
gpp pisah dulu toh adam juga awalnya jahat nyiksa gia jadi adam sama sadam sama aja
Ariany Sudjana
bodoh kamu gia, kamu lebih membela Sadam daripada Adam? kamu cari mati gia
Ni'mah azzahrah Zahrah
bawa gia adam, kau akan menyesal bila gia sampai mati di tangan sadam
sri hastuti
Gia ,kok ya bodoohh banget sih, sdh spt itu msh dibela, km tu bukan anaknya sadam yg spt iblis itu 😡😡😡
Al Fatih
Apa-apaan ini gia,, koq gitu sih sikapnya....,, mengecewakan...
Qta semua membelanya,, mendukung nya...,, eh malah dia yg nawarin diri utk bertahan d rumahnya Sadam. Kecuali kalo dirimu kuat,, d jahatin bisa balas,, d pukul bisa balas memukul,, bisa mu hanya menangis saja...,, Qta perempuan memang makhluk lemah....,, tapi jangan melemahkan dirimu kayak gitu juga Gia. Kau berharap ayahmu Sadam akan terharu....,, hingga akhirnya menyayangimu....,, seperti berharap salju turun d tengah hutan yang terbakar....,, mustahil.
Ita rahmawati
malah ditinggalin di sarang setan 🤦
+1
hamil🌚
Aisyah Alfatih: 🤣🤣🤣 kak
total 1 replies
⍥⃝⃝꩗ᴜᥱ֟፝ᥱɴ_𝔅𝔢𝔢𖹭.ᐟ🐝
Paok, bodoh, tolol, bego. Bisa2 nya kau tinggal dirumah bersarang manusia egois, & tak punya hati serta penjahat gitu 😤 kesal akh lihat kekonyolan si gia. Seharusnya dia sadar klau d rumah itu tidak ada yg jdi pelindung untuk ny.Apalagi kalau amerda tau kau d rumah, mampus lah kau d siksa d tambah ayahmu
Ita rahmawati
kelamaan lah dam dramanya,, cus bilang aja amerda anak Sadam SM selingkuhannya Niar gia SM mamanya tau
Ita rahmawati
sama aja si Sadam SM Adam 🙄
ngapain nyari amerda dirumah Adam GK langsung tempat mertuanya 🤔
Aisyah Alfatih: Kalau dia menang, seluruh negara miliknya 😩
total 3 replies
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
berharap Adam membuka jati diri siapa amerda siih ,,
Susma Wati
kalau tuan adam mengatakan kalau amerda adalah anak kandung tuan sadam dari wanita masa lalu nya, apakah nyonya maudi dan gia akan tetap membela tuan sadam atas siksaan tuan adam terhadap tuan sadam, apakah nyonya maudi akan pergi meninggalkan tuan sadam karena kebohongan yang di simpan tuan sadam brrtahun tahun, dan lebih membela amerda yang terbukti bersalah dan menyalahkan gia!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!