Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.
Bagaimana kisah selanjutnya..........
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 8
Damara merengut kesal , "gara gara kamu aku jadi seperti ini ,kenapa kamu mundur mundur terus tidak melihatku" ucap damara kesal.Alex tersenyum tidak merasa bersalah , "karena kamu kecil jadi tidak kelihatan " jawab Alex.
"Alasan,udah kerjain sisanya sendiri aku mau pulang " jawab Damara marah lalu pergi meninggalkan Alex . Alex gelagapan "jangan pergi dong,kan ini tangung jawab kita kok malah ningalin aku sih" ucap Alex ,namun damara masih berjalan menjauh pada Alex tanpa menjawab Alex.
Alex menghembuskan nafasnya kasar,Budhe Alex mendekat pada Alex, "Kenapa damara pulang dengan wajah marah Alex,kamu apakan dia Alex" ucap budhe Alex . "Alex tidak melakukan apa apa budhe,itu karena damara sendiri yang terjatuh tadi,tiba tiba aja damara marah pada Alex dan meninggalkan Alex sendiri" jawab Alex membela dirinya.
"Udah sana kejar damara,kasihan harus berjalan kaki dengan kondisinya yang seperti itu,lain kali jangan jahil Alex" ucap budhe Alex , Alex mengangguk "iya budhe" jawab Alex lalu berjalan mengejar damara.
Di jalan damara uring uringan , "Dasar udah mending aku bantuin , malah ngatain aku kecil ,awas aja kalau dia kena masalah tidak akan aku bantu" gerutu damara sendiri.Tak lama , tin tin tin (suara klakson) dari belakang damara.
Damara melirik sinis pada pengendara motor itu."Neng mau kemana ,ikut Abang yuk" ucap Alex pada damara, Damara mendengus kesal."Jangan marah marah Lo neng ,nanti cantiknya hilang Lo,atau malahan nanti neng cepet tua Lo" ucap Alex.
Damara menghentikan jalannya ,Alex pun ikut menghentikan motornya , Damara lalu menatap Alex ,"kenapa sih kamu,aku mau jalan kaki aja ,sana pergi " ucap damara.
"Aku hanya ingin mengantarmu sampai di rumah saja" ucap Alex pada damara."Aku bisa jalan kaki " jawab damara dan melanjutkan jalannya.Alex pun mengikuti damara dengan mengendarai motornya pelan pelan."Jangan marah damara,maaf tadi aku hanya bercanda saja" ucap Alex pada akhirnya.
Damara masih berjalan menghiraukan Alex.Saat di pertigaan jalan ada segerombolan anak anak yang sedang bermain ,namun pandangan mereka beralih pada damara, "Ibuuu ada hantuuuu" ucap salah satu anak itu, anak anak lain ikut berlari menjauhi damara .
Damara melongo tak percaya , sedangkan Alex masih menahan tawanya dengan sekuat tenaga.Damara marah "anak anak itu buta atau gimana sih ,orang cantik kaya aku kok disebut hantu ,gini gini juga artis papan atas kok" ucap damara .
Alex memendam tawanya, "Biasanya anak anak itu jujur " ucap Alex ,damara melotot sinis pada Alex.Alex menelan ludahnya, "hehe bercanda ,udah ayo naik ke motor nanti anak anak ketakutan melihatmu dengan penampilan begitu" ucap Alex .
Damara dengan berat akhirnya naik ke atas motor Alex,Alex pun tersenyum "Nah gitu dong daritadi ,ayo kita pulang" ucap Alex sambil mengendarai motornya .
Damara terdiam,dan mengelap wajahnya yang kotor dengan baju milik Alex .Alex kaget "Hey hey kok kamu ngak sopan banget sih,bajuku kamu buat lap " ucap Alex .Damara mengerutkan bibirnya "salah siapa mengataiku anak kecil ,inilah akibatnya" jawab damara.
Alex tersenyum sinis "ternyata selain kamu pemarah kamu juga pendendam ya" ucap Alex ."Karena kamu yang mulai" jawab damara."Iya iya maafkan aku ya" jawab Alex.
Beberapa menit kemudian damara dan Alex telah sampai di rumah damara.Damara turun dari motor Alex dan langsung masuk ke dalam rumah menghiraukan Alex yang terbengong melihatnya.
Ibu damara yang sedang menyapu halaman melihat ke arah putrinya , "Ya allahh damara,apa yang terjadi padamu nak,kok kotor banget " ucap ibu damara.Damara mencium tangan ibunya ,"Ceritanya panjang Bu,damara masuk dulu udah ngak tahan dengan tubuh damara ,damara mau mandi" ucap damara dan langsung masuk ke dalam rumah.
Ibu damara melihat ke arah Alex , ibu damara pun berjalan mendekat pada Alex , "Nak Alex terima kasih ya sudah mengantarkan putri ibu " ucap ibu damara.Alex tersenyum ,"sama sama Bu,Alex mau pulang dulu ya Bu,keburu malam " ucap Alex.
"Tidak mampir dulu nak Alex" ucap ibu damara."Tidak usah Bu,Alex mau pulang dan mandi Alex sudah tidak tahan sama badan Alex yang kotor ,Alex pamit dulu ya Bu" ucap Alex .
"Hati hati di jalan ya" ucap ibu damara.Alex mengangguk lalu mengendarai motornya menjauh dari rumah damara.
Di malam hari......
Damara sedang menonton dracin kesukaannya di kamarnya dengan memangku laptop kesayangannya.Dan tok tok tok(suara pintu diketuk),damara mematikan laptopnya lalu berjalan ke pintu dan membukanya . "Ibu ada apa?" tanya damara pada ibunya.Ibu damara tersenyum "Di ruang tamu ada Alex dan budhe nya ayo temui mereka dulu,ganti celana dan bajumu dengan yang sopan ibu tunggu di ruang tamu ya" ucap ibu damara.
Setelah kepergian ibu damara,damara menghembuskan nafasnya kasar, "Kenapa pria itu kesini sih" ucap damara lalu menutup pintu kamarnya dan Menganti baju dan celananya dengan yang lebih sopan.
Setelah selesai damara berjalan ke ruang tamu ,di ruang tamu Alex duduk di samping budhenya ,melihat kedatangan damara Alex tersenyum lebar .Damara menyipitkan matanya melihat gelagat Alex.
"Damara kemari nak" panggil bapak damara.Damara pun berjalan ke arah bapaknya dan duduk di samping ibunya."Nak Alex ingin mengajakmu keluar , sudah lama kamu tidak keluar malam saat di kampung kan,sekarang bapak mengizinkan kamu" ucap bapak damara.
"Damara tidak bisa ikut ,damara masih sibuk " ucap damara.Alex kemudian merengutkan bibirnya ,"pasti masih marah tuh" batin Alex.
"Yakin ,lain kali bapak tidak akan mengizinkanmu keluar malam Lo" ucap bapak damara.Damara mendengus kesal ,"Iya iya damara siap siap dulu " ucap damara berjalan ke kamarnya untuk berganti baju lagi.
Beberapa menit kemudian damara selesai dan berpamitan pada ibu dan bapaknya . "Eh kalau damara keluar sama Alex ,budhe jiyem gimana ?" tanya damara.Budhe jiyem mengengam tangan damara sambil tersenyum ,"Tenang saja nanti budhe jiyem dijemput sama pakdhe ,budhe masih pingin main di sini ,kamu bersenang senang sama Alex ya,sebelum balik ke kota lagi" ucap budhe Alex.
Damara mengangguk lalu mencium tangan budhe Alex ,"Kami berangkat dulu" ucap Alex ,semua orang pun mengangguk ,"Hati hati ya ,pulangnya jangan malam malam" ucap ibu damara.Damara dan Alex mengangguk.
Di perjalanan damara tersenyum melihat pemandangan yang indah saat malam hari di kampungnya,"hmm udaranya sangat sejuk sekali,aku suka" ucap damara.Alex tersenyum "Memangnya kamu tidak pernah keluar malam ?" tanya Alex pada damara.
"Jarang,karena bapak tidak mengizinkanku keluar pada malam hari" jawab damara."Ohh" jawab Alex pendek.Damara melirik sinis pada Alex ,"Memangnya kamu mau ajak aku kemana,tidak mungkin hanya berkeliling seperti ini kan" ucap damara.Alex tersenyum,"Kamu pasti akan tahu nanti,aku jamin kamu akan suka" ucap Alex yang membuat damara penasaran.