NovelToon NovelToon
Dibuang Suami, Kembali Menjadi Nyawaku

Dibuang Suami, Kembali Menjadi Nyawaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Single Mom
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Niclia

Larasati dipaksa menikah demi menyelamatkan keluarganya, namun tiga tahun kesetiaannya dibalas dengan pengusiran saat wanita idaman suaminya kembali. Tanpa mereka tahu, Larasati bukan wanita lemah yang mereka kira. Saat identitas aslinya terbongkar, kini giliran mereka yang memohon belas kasihannya—tapi Larasati tak akan pernah kembali ke masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niclia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Badai yang Kembali Datang

Ketenangan itu tak berlangsung lama. Disa yang tak terima kemewahan dan Arga kini menjauh darinya, mulai menyusun rencana jahat yang lebih licik. Ia menyebar berita bohong ke mana-mana, mengatakan bahwa Larasati merampas harta keluarga Arga dengan cara curang, bahkan menyebarkan foto yang direkayasa seolah Larasati berselingkuh selama menjadi istri Arga.

Berita itu menyebar begitu cepat seperti api di dalam jerami. Banyak orang yang tadinya kagum kini mulai ragu dan berbisik-bisik di belakang punggung Larasati. Beberapa mitra bisnis pun mulai menarik diri, takut terseret masalah yang belum jelas kebenarannya.

Arga yang mendengar kabar itu langsung mendatangi Disa dengan amarah yang meluap-luap. Ia tak menyangka wanita yang dulu ia cintai ternyata memiliki hati sebusuk itu.

"Kau sudah cukup merusak hidupku, Disa! Jangan kau sakiti Larasati lagi, atau aku pastikan kau akan menanggung semua akibat perbuatanmu!" bentak Arga dengan wajah merah padam.

Namun Disa justru tertawa sinis. "Kenapa kau begitu membela wanita yang tak menghargaimu? Kau lupa siapa yang membuatmu merasa dicintai dulu? Kalau bukan karena dia kaya raya, kau pasti sudah membuangnya jauh-jauh!"

Arga tak sanggup lagi bicara. Ia tahu tak ada gunanya berdebat dengan orang yang hatinya sudah tertutup oleh kebencian dan keserakahan. Ia langsung pergi meninggalkan Disa, bertekad akan membersihkan nama baik Larasati walau harus mengorbankan apa pun.

Tak lama kemudian, Disa datang sendiri ke rumah besar peninggalan kakek Larasati. Ia berteriak-teriak di depan pintu, menuduh Larasati pencuri harta dan perusak rumah tangga. Warga sekitar mulai berkumpul, mendengar setiap kata yang keluar dari mulut Disa yang penuh kebohongan.

Larasati keluar dengan tenang, diiringi Bu Aminah dan Ardan yang kebetulan sedang berkunjung. Ia tak berteriak membalas, hanya menatap Disa dengan tatapan sedih namun tegas.

"Kau boleh bicara apa saja yang kau mau," ucap Larasati dengan suara lantang namun tenang, terdengar oleh semua orang yang berkumpul. "Tapi ingatlah, kebohongan tak akan bisa menutupi kebenaran selamanya. Semua yang kau tuduhkan padaku, akan kubuktikan salah dalam waktu dekat."

Saat Disa hendak melangkah maju dan mendorong bahu Larasati dengan kasar, Arga tiba-tiba datang berlari dan menahan tangan Disa dengan kuat. Di belakangnya sudah berdiri dua orang petugas keamanan yang dipanggilnya.

"Cukup, Disa! Kau sudah keterlaluan. Hari ini kau akan minta maaf, atau kau akan menghadapi jalur hukum atas semua fitnah yang kau buat!" tegas Arga, kali ini benar-benar berani berdiri di pihak kebenaran.

Disa gemetar hebat melihat Arga yang kini benar-benar berubah sikap. Ia tak menyangka pria yang dulu bisa ia atur sesuka hati kini berani menentangnya demi wanita yang ia hina. Rasa takut mulai menyusup ke hatinya, namun ia mencoba menutupinya dengan kemarahan yang semakin liar.

"Kalian semua bersekongkol melawanku!" jeritnya histeris. "Kau juga ikut membelanya, Ibu Ratna? Padahal dulu kau sendiri yang tak menginginkannya!"

Bu Ratna yang baru saja datang pun berdiri tegak di samping Larasati, wajahnya penuh penyesalan sekaligus ketegasan. "Dulu aku buta, Disa. Aku salah menilai orang yang tulus dan orang yang hanya berpura-pura. Larasati selalu menghormatiku, meski aku sering menyakitinya. Sedangkan kau... kau hanya membawa kerusakan ke dalam rumah ini."

Perkataan ibu mertuanya membuat Disa semakin terpojok. Semua orang yang berkumpul perlahan memihak pada Larasati, melihat dengan jelas siapa yang sebenarnya bermuka dua. Disa sadar ia sudah tak punya tempat lagi untuk berlindung. Dengan muka merah padam karena malu dan marah, ia mencoba lari, namun petugas keamanan sudah menahannya.

Larasati hanya menghela napas panjang, bukan karena kemenangan, melainkan karena kasihan pada Disa yang hancur karena keserakahannya sendiri.

1
Marunov_25
Panjang sih panjang ceritanya Thor, tapi ya jangan ada pengulangan terus... 😭
Marunov_25
Ada pengulangan lagi Thor 😭
Marunov_25
kenapa ada pengulangan Thor, kirain mataku yang salah liat texs...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!