NovelToon NovelToon
Putri Mafia Di Negeri Asing. Season 3

Putri Mafia Di Negeri Asing. Season 3

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Colly Shen berangkat ke luar negeri untuk menjalani hidup baru, namun tanpa sengaja terseret ke dalam organisasi kejahatan yang berbahaya. Di negeri asing, ia harus bertahan dan melindungi dirinya sendiri di tengah ancaman dan pertarungan yang terus datang.

Di sisi lain, kehadiran Colly menarik perhatian beberapa pria—Micheal Xie, sosok dari masa lalunya, Wilbert, calon suaminya, dan seorang ketua organisasi misterius yang awalnya menjadi musuh.

Siapa yang mampu mendapatkan cinta dari Colly Shen yang terkenal dengan sifatnya yang tidak pernah mau mengalah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Amy mengangkat kepalanya sambil menjerit. Wajahnya dipenuhi makanan, rambut dan pakaiannya berantakan.

“Aahh!!”

Jeritannya langsung menarik perhatian seluruh pengunjung kafe.

“Hei, Colly Shen! Jangan bertindak sesuka hatimu!” bentak Josep sambil bangkit.

Ia langsung melayangkan pukulan ke arah Colly...

Dengan gerakan cepat, Colly menahan pergelangan tangannya.

Gerakannya ringan… tapi tegas.

Kakinya bergerak

Brak!

Ia menendang kursi Josep hingga pria itu kehilangan keseimbangan dan jatuh ke belakang.

“Aahh!” teriak Josep kesakitan.

Suasana kafe semakin kacau.

Belum sempat suasana mereda... Pintu kafe terbuka.

Beberapa pria berbadan tegap masuk dengan langkah cepat. Tatapan mereka tajam. Mereka adalah anak buah Josep.

Tanpa banyak bicara mereka langsung menyebar dan mengepung Colly, Wilbert, serta beberapa orang di sekitar mereka.

Suasana berubah tegang.

Para pengunjung mulai menjauh.

Wilbert langsung berdiri di depan Colly. “Colly, tetap di belakangku,” ucapnya rendah.

Namun Colly justru melangkah maju sedikit.

Tatapannya dingin.

"Sepertinya hari ini aku bisa olahraga lagi," ucap Colly.

Wilbert segera menahan gadis itu, “Colly, cukup!” ucapnya tegas.

“Dasar wanita gila!” bentak Amy dengan wajah berantakan. “Apakah kau tidak tahu siapa aku? Papaku akan menghajarmu!”

Colly menatapnya tanpa gentar.

“Baik,” jawabnya datar. “Aku tunggu. Suruh dia datang sekarang.”

“Colly, kita pulang,” ujar Wilbert sambil memegang tangannya.

Ia lalu menatap tajam ke arah Amy. “Amy Long, kalau kalian berani mendekatinya lagi… aku juga tidak akan melepaskan kalian.”

Amy mendengus marah. “Wilbert Lu, jangan mengira kami takut padamu. Keluarga Long akan memberimu pelajaran!”

Colly yang sudah kehilangan kesabaran mengambil cangkir di meja.

Tanpa ragu...

Byur!

Minuman itu disiramkan langsung ke wajah Amy.

“Aahh!!” jerit Amy semakin histeris.

“Amy Long,” ucap Colly dingin,“tidak perlu menunggu lagi. Suruh seluruh keluargamu datang sekarang juga.”

Suasana mendadak hening.

Sebuah suara terdengar dari arah pintu masuk

“Siapa yang kau cari?”

Semua orang menoleh.

Seorang pria berdiri di sana.

Aura tenang… namun menekan.

Micheal Xie.

Colly terdiam.

“Micheal…” gumamnya dalam hati.

Micheal melangkah masuk perlahan. Tatapannya langsung tertuju pada satu orang

Colly.

Langkahnya terhenti.

Sejenak— ia terdiam.

Keduanya saling menatap.

Seolah waktu berhenti.

Seolah tidak percaya… bahwa pertemuan itu benar-benar terjadi.

“Micheal, tolong balaskan dendamku!” seru Amy sambil berlari menghampiri Micheal.

Micheal menatapnya sekilas, lalu mengalihkan pandangan ke arah keributan di dalam kafe.

“Kalian semua mundur!” perintahnya dingin kepada anak buah Josep.

Mereka sempat ragu...namun tetap mundur beberapa langkah.

“Micheal, dia… menindas Amy. Lihat saja, dia bahkan masih berani menyinggung kami!” ujar Josep sambil bangkit dengan wajah penuh amarah.

Colly menoleh ke arahnya, tatapannya meremehkan.

“Apakah kau laki-laki? Lemah sekali,” ucapnya dingin.

Ucapan itu langsung memicu emosi Josep. “Serang mereka!” perintahnya keras.

Seketika... anak buahnya bergerak serentak.

Mereka menyerbu ke arah Colly, Wilbert, dan anak buah Wilbert.

Perkelahian pecah di dalam kafe. Meja dan kursi bergeser, suara benturan terdengar di mana-mana.

Jumlah anak buah Josep memang lebih banyak, namun anak buah Wilbert tidak mundur sedikit pun.

Wilbert sendiri ikut maju, menahan beberapa serangan dengan tenang namun tegas.

Sementara itu...

Josep langsung mengincar Colly. “Colly Shen, kali ini kau tidak akan bisa kabur!” bentaknya.

Colly tersenyum tipis.

“Siapa yang ingin kabur?” jawabnya dingin. “Aku justru tidak sabar ingin menghajarmu.”

Dalam sekejap, tubuhnya melesat maju.

Ia melompat tinggi.

Kedua kakinya terangkat dan...

Bruk!

Tendangan kuat menghantam tubuh Josep.

“Ahhh!” jeritnya.

Tubuhnya terpental keras ke belakang, menghantam kaca besar kafe.

Prang!

Kaca pecah.

Tubuh Josep terlempar keluar dari kafe.

Suasana seketika membeku sesaat.

Beberapa orang terkejut melihat kekuatan Colly.

“Kakak!” teriak Amy panik.

Di dalam kafe, perkelahian semakin kacau. Anak buah Josep kembali menyerang secara bersamaan.

Colly menghadapi mereka tanpa ragu.

Brak!

Plak!

Tendangan dan pukulannya mengenai satu per satu lawannya.

Beberapa pria langsung terhuyung mundur.

Wilbert juga ikut bertarung, menahan serangan dari sisi lain.

Di saat Colly sedang fokus pada lawan di depannya…

Salah satu anak buah Josep diam-diam mengeluarkan senjata tajam dari belakang.

Matanya mengarah ke punggung Colly.

Perlahan ia mendekat...siap menusuk.

Aksi itu tertangkap oleh Micheal. Tatapannya langsung berubah tajam.

Tanpa ragu, ia melangkah maju.

Namun... yang ia serang bukan pria itu.

Melainkan—

Colly.

Dalam sekejap, Micheal sudah berada di hadapannya.

Tangannya bergerak cepat...

Brak!

Serangannya menghantam arah Colly.

Colly terkejut, refleks menahan.

Tubuhnya terdorong mundur beberapa langkah.

Serangan itu...memaksa posisi Colly bergeser.

Di saat yang sama...serangan dari belakang meleset. Pisau itu gagal mengenai sasaran.

Pria yang memegang senjata langsung dihentikan oleh anak buah Wilbert.

Suasana seketika berubah.

Colly menatap tajam ke arah Micheal. “Apa yang kau lakukan?” tanyanya dingin.

Micheal berdiri tegak.

Tatapannya tenang… namun dalam. “Kalau kau lengah… kau akan mati,” jawabnya singkat.

"Dasar pengkhianat," gumam Colly.

1
Maria Mariati
kaya nyaaaa colly mank jodoh nya Michelle, bukan wilbert, mungkin wilbert harus ngalah demi colly
Tiara Bella
Colly dilawan....
Kinara Widya
hebat kolli
Maria Mariati
kapok sudahlah 👍👍👍
Dame Manalu
mantaf colly
Tiara Bella
hemmm cuma pura-pura ternyata....
Fortu
wkwkwk lucu🤣🤣🤣 pura pura mati ntar almarhum benaran kamu Jason
Fortu
😂😂😂😂😂
Fortu
hahhahaa🤣🤣🤣
Kinara Widya
aduh ternyata pura2 mati...di kabulkan kan sama Colly pak jasson...😂😂😂
Fortu
ah pura pura meninggal s Jason
mau gunakan cara licik
Fortu
Michael telepon sama Little Tiger😃😃
walaupun jauh abangnya pasti tetap pantau siapa lagi kalau bukan Michael yang pantau
Tiara Bella
wah siapa tuh yg tlpnan sm Michael....
Fortu
Diposisi ini saya cuma mau komentar kalau sebenarnya colly agak sombong juga sih.
sudah dibully dapat serangan bertubi-tubi
tapi ga mau kasih info ke keluarganya.
Dia punya kaka yang hebat orang tua juga hebat, tapi soknya kebangetan juga, 🙄🙄seharusnya kasih tau gitu setidaknya ada pengawal bayangan.
punya tunangan juga ga guna cuma bisa melarang doankk, bantuin calon tunangan mu kek, masa berjuang sendiri🙄🙄🙄
Maria Mariati
kaka nya kemana katanya kalo ada apa2 sama colly dia selalu tahu
Tiara Bella
ceritanya bagus...keren pkoknya
Tiara Bella
gk ada yg bantuin Colly apa ya....lehernya udh kegores pisau...
Kustri
☕ngopi sik thor... semangat UP💪
Kustri
yg terakhir, kemeja putih koq ky densu🤭yaa
Tiara Bella
wow visualnya ganteng² semua...😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!