NovelToon NovelToon
Sistem Pewaris Terbuang: Jalan Menuju Puncak

Sistem Pewaris Terbuang: Jalan Menuju Puncak

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Sistem / Identitas Tersembunyi
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: ZHRCY

Setelah Ethan berhasil membunuh semua pihak yang terlibat dalam kematian ibunya, kini ketenangan mulai ia rasakan. Namun, masalah baru datang dari pihak militer. Seorang pria misterius dengan kekuatan luar biasa telah muncul dan membunuh puluhan tentara Valoria secara brutal. Pria itu kebal terhadap peluru dan mampu melancarkan serangan energi dahsyat yang meledakkan siapa pun di sekitarnya.

Ternyata, pria tersebut bernama Miles, seorang prajurit elit dari Panthers Organization yang berasal dari Stronghold 11. Ia dikirim oleh Antonio, wakil pemimpin Panthers, untuk menyelidiki hilangnya Nathan dan kematian Yona—utusan sebelumnya yang tewas di tangan Ethan dan Remy. Miles menuntut militer Valoria menyerahkan tentara yang bertanggung jawab atas kegagalan misi tersebut. Jika tidak, ia akan mulai membantai warga sipil di ibu kota.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZHRCY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kontrak

"Aku tidak ingin tahu semua informasi bodoh yang kau berikan itu. Aku ingin tahu tentang orang yang kau katakan mirip denganku." Balas Ethan dengan dingin.

Miles gemetar saat mendengar suara Ethan.

"A-aku minta maaf, tapi itu bukan… sesuatu yang bisa aku… katakan. Ada banyak… batasan… yang tidak mengizinkanku mengungkap rahasia penting… organisasi." jawab Miles, saat ini, dia benar-benar ingin menangis.

Jika bukan karena organisasi telah menanamkan banyak batasan pada para anggotanya, dia pasti sudah mengungkapkan informasi tersebut. Dia bahkan sudah tidak peduli lagi dengan organisasi itu.

Ethan jelas tidak senang dengan hal ini. Ini sama persis seperti yang terjadi saat dia menginterogasi Yona. Jika orang-orang dari organisasi ini tidak bisa memberikan informasi yang dia inginkan, maka bukankah mereka tidak ada gunanya untuk dibiarkan hidup?

Saat memikirkan itu, niat membunuh muncul di matanya. Kali ini, dia memutuskan untuk sepenuhnya menghilangkan potensi masalah di masa depan jika dia membiarkan Miles hidup.

Namun sebelum itu, dia memikirkan sesuatu. "Siapa di organisasimu yang bisa memberiku informasi yang aku cari?" tanya Ethan.

Miles tidak menyangka pertanyaan seperti itu akan muncul. Namun, dia tetap menjawab dengan jujur. "Wakil pemimpin tertinggi… dua pesaingnya… dan pemimpin tertinggi… sendiri."

Pada saat ini, bisa dikatakan bahwa Miles sudah mengkhianati organisasi tempat dia berada.

"Seberapa kuat mereka?" tanya Ethan.

Miles berpikir sejenak sebelum akhirnya menjawab. "Wakil pemimpin tertinggi… dan dua lainnya… berada di level yang sama. Mereka adalah… prajurit genetik bintang 10. Sedangkan pemimpin tertinggi… aku tidak benar-benar tahu… kekuatannya. Tapi aku yakin… dia sudah melampaui… tingkat prajurit genetik bintang."

"Kalau begitu, sepertinya aku harus berkunjung ke Stronghold milikmu. Aku harus mendapatkan informasi itu langsung dari mulut Wakil Pemimpin Tertinggi yang mengirimmu ke sini." kata Ethan dengan dingin.

Mata Miles membelalak tak percaya. Dia ingin sekali memaki Ethan. 'Apa maksudmu ingin berkunjung ke organisasi? Kalau begitu, kenapa kau tidak membiarkanku membawamu ke sana sejak awal, daripada menghajarku seperti ini?'

Awalnya, Miles memang menawarkan agar Ethan ikut dengannya kembali ke organisasi. Tapi pada akhirnya, Ethan malah menghajarnya karena cara dia menyampaikan hal itu.

Sebelum Miles sempat menyadari apa yang terjadi, Ethan sudah bergerak dan menghancurkan lehernya. Dia tidak ingin menyisakan siapa pun yang memiliki niat buruk terhadapnya.

Segera setelah itu, dia berbalik dan menatap Samantha. Tatapannya langsung membuat wanita itu gemetar ketakutan. Dia telah melihat semuanya—Ethan membunuh Miles tanpa ragu sedikit pun.

Setelah selesai dengan Miles, Ethan memutuskan untuk menangani Samantha.

Niatnya sudah jelas, sama seperti Miles, dia memutuskan untuk melenyapkan Samantha juga.

Samantha merasakan jantungnya bergetar ketakutan saat menghadapi tatapan Ethan. Dia menelan ludah, mencoba memikirkan jalan keluar dari situasi yang dia hadapi.

Pada saat yang sama, dia terus menyalahkan Miles meskipun pria itu sudah mati. Jika bukan karena dia, mengapa dia harus menyinggung orang dengan tingkat seperti Ethan?

"Apa hubungan kalian berdua?" tanya Ethan sambil menatap Samantha.

Samantha terdiam sejenak, sebelum akhirnya menjawab. "Dia meninggalkanku demi wanita lain." Itu saja sudah cukup bagi Ethan untuk memahami hubungan di antara mereka.

Saat Samantha kembali mengingat hubungan yang pernah dia miliki dengan Miles sebelum dia dibuang begitu saja, dia tidak bisa menahan diri untuk menggertakkan giginya dengan marah. Jika memungkinkan, dia benar-benar ingin menjadi orang yang membunuhnya.

Alasan dia selama ini menahan diri hanyalah karena peraturan di Stronghold. Konflik pribadinya dengan Miles tidak cukup untuk menjadi alasan yang diizinkan untuk bertarung.

"Kalau begitu, apa yang harus kulakukan denganmu?" Tanya Ethan dingin.

Pikiran Samantha mulai berputar cepat, mencoba mencari cara untuk meyakinkan Ethan agar melepaskannya.

"Aku bisa memberi kompensasi atas masalah yang telah kutimbulkan. Bagaimana kalau kau mengambil senjata laserku?" tanya Samantha. Dia melihat bahwa Ethan tidak mengenakan armor, dan juga tidak memiliki senjata.

"Apa yang membuatmu berpikir aku tertarik pada itu?" jawab Ethan datar.

Samantha tertegun mendengar jawaban Ethan. Namun saat ini, Samantha tidak bisa memikirkan apa pun lagi yang bisa dia tawarkan agar Ethan mau melepaskannya. Dia mulai panik, mencoba memikirkan segala cara yang mungkin untuk keluar dari situasi ini.

Sementara itu, Ethan terus menatapnya, menunggu jawabannya. Dan setelah sekitar lima menit, mata Samantha tiba-tiba berbinar saat dia menatap Ethan.

"Bagaimana kalau aku menjadi pengawal Caroline selama satu tahun. Apakah itu bisa diterima?" Samantha bertanya dengan penuh harap.

Ethan di sisi lain memandangnya seolah-olah sedang melihat orang bodoh. "Kau baru saja mencoba menculik pacarku, namun sekarang kau berharap aku akan menugaskanmu untuk melindunginya? Apa kau menganggapku orang bodoh?"

Samantha sama sekali tidak menyangka respons seperti itu dari Ethan.

Namun, itu adalah satu-satunya hal yang bisa ia pikirkan. Tidak ada hal lain yang bisa ia tawarkan agar dirinya bisa dibebaskan. Jika itu soal informasi, informasi dasar tentang Stronghold sudah diberikan oleh Miles.

Ia memikirkannya sejenak sebelum berkata, "Bagaimana kalau begini, aku akan menandatangani kontrak bahwa aku akan bekerja sebagai pengawal selama satu tahun. Selama satu tahun itu, tidak akan ada bahaya yang menimpa orang yang kulindungi, kecuali jika aku mati."

Ethan kembali terdiam. Namun tetap saja, ia masih memandang Samantha seolah-olah sedang melihat orang bodoh.

Ketika Samantha melihat bahwa Ethan belum menjawab, ia tidak bisa menahan rasa pahit di dalam hatinya.

Setelah berpikir demikian, ia membuka kantong kecil yang ada di armornya, lalu mengeluarkan selembar kertas. Setelah itu, ia menyerahkannya kepada Ethan.

Ethan penasaran dengan benda apa itu saat ia menerima selembar kertas kecil tersebut. Ia bisa merasakan bahwa tidak ada bahaya dari kertas itu, dan juga tidak ada niat jahat dari Samantha.

Saat ia menyentuh kertas itu, ia menyadari bahwa kertas tersebut terbuat dari bahan khusus. Tidak seperti kertas berbahan serat yang biasa digunakan di sini.

Namun yang membuat Ethan terdiam adalah, kertas itu benar-benar kosong. Sekarang, ia bertanya-tanya mengapa Samantha memberinya kertas itu.

Ia mengangkat kepalanya dan menatap Samantha dengan penuh tanda tanya.

Saat melihat tatapan Ethan yang penuh pertanyaan, Samantha tidak bisa menahan keterkejutannya. Sekarang, ia mulai bertanya-tanya apakah benar Ethan memiliki latar belakang yang besar.

Jika memang benar ia memiliki latar belakang besar, mengapa ia tidak mengenal formulir kontrak ini? Atau mungkinkah ia mengira bahwa benda ini adalah sesuatu yang berkualitas rendah?

"Eh, itu yang kumiliki. Meskipun mungkin kualitasnya rendah, itu sudah cukup untuk mengikatku," jawab Samantha dengan sedikit gugup.

Alis Ethan terangkat. Ia tidak bisa menahan diri untuk melihat kembali kertas yang ada di tangannya.

"Apa yang ingin kau tulis dalam kontrak ini?" tanya Ethan.

Samantha kembali terdiam. Dalam situasi normal, biasanya pihak lain yang akan menuliskan syarat-syarat yang harus ia patuhi. Namun sekarang, Ethan justru bertanya padanya apa yang harus ia lakukan?

"Eh, lembar kontrak itu sekarang bisa dianggap milikmu. Kau bisa menentukan apa saja yang harus kujalani, mengingat aku akan bekerja sebagai pengawal selama satu tahun," jawab Samantha.

Tepat setelah kata-kata Samantha selesai, sebuah notifikasi sistem muncul di hadapan Ethan.

[Kau telah menerima sebuah formulir kontrak. Efek pengganda sistem dapat diterapkan. Apakah tuan ingin meningkatkan kualitas atau jumlah dari formulir kontrak tersebut?]

1
oppa
lanjut kak, jangan lama-lama
vaukah
semangat terus min
Afifah Ghaliyati
ditunggu kelanjutannya tor
anonim
ok
Hary
DONGOK... TIDAK DI BUNUH.....!!!
CABOL
Hary
BUNUH...!!!
Hary
DONGOK & CONGOK
farahdila
Lanjutkan tor
july
hajar aja nih paman Caroline💪💪
aspar
nah kan belum tau dia kalau singa betina marahh🤣🤣
Agent 2
absen tor
bobbie
terimakasih tor updatenya
broari
dobel up tor
oppa
semangat terus tor
Afifah Ghaliyati
seru tor, ditunggu kelanjutannya
broari
lanjutkan tor
lin yue
lanjutkan terus tor
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
semoga Ethan segera mendapatkan informasi bahan bahan buat bikin armor yang kuat anti laser anti peluru 🤔🤭
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up yaa
total 1 replies
Lacoste
ditunggu kelanjutannya thor
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up yaa
total 1 replies
laba6
next tor
ELCAPO: bab terbarunya sudah di up yaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!