NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:307.9k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat di bunuh oleh kekasihnya saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya yang seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Sesampainya di halaman rumah yang sederhana itu, Ghaizka baru saja membuka kunci rumahnya dan hendak masuk bersama Gelsya.

Tapi, belum sempat mereka melangkah masuk ke teras, terdengar suara mesin mobil yang mendekat dari arah jalan raya menuju halaman rumah mereka.

Bruumm...

Sebuah mobil sedan hitam mewah berhenti tepat di depan rumah mereka.

Pintu mobil terbuka, dan keluarlah sosok pria tampan yang berpakaian rapi dan wangi. Tidak lain adalah Arga.

Ia membawa sebuah tas tangan kulit hitam yang terlihat tebal dan berisi.

"Eh? Paman Arga?!" seru Gelsya senang melihat kedatangan pria itu.

Arga tersenyum lebar melihat gadis kecil itu, lalu melangkah mendekat. Lalu pandangan melihat ke arah Ghaizka.

"Selamat siang, Nona Ghaizka," sapanya sopan namun ramah.

Ghaizka menatap datar kedatangan pria itu. "Kau kembali."

"Tentu saja. Saya adalah orang yang menepati janji. tadi saya pamit karena tidak membawa uang, sekarang saya datang tepat waktu untuk menunaikan kewajiban saya," jawab Arga sambil tersenyum tipis.

Arga lalu membuka tas kulit yang dibawanya, dan mengeluarkan sebuah amplop cokelat tebal. Ia menyerahkannya kepada Ghaizka.

"Ini adalah biaya pengobatan dan perawatan saya selama di sini. Saya rasa jumlahnya cukup berlebih, anggap saja itu juga sebagai tanda terima kasih saya yang tulus karena Nona sudah menyelamatkan nyawa saya," jelas Arga dengan sopan.

Ghaizka tidak langsung menerimanya. Ia menatap amplop itu, lalu menatap wajah Arga.

"Saya sudah bilang, terserah Anda. Tapi jangan berharap saya akan mengembalikan kelebihannya," ucap Ghaizka dingin.

"Tidak perlu dikembalikan. Itu hak Nona," jawab Arga cepat.

Akhirnya Ghaizka menerima amplop itu dengan satu tangan, memasukkannya ke dalam saku bajunya tanpa perlu mengecek isinya.

"Terima kasih. Transaksi selesai. Silakan kembali jika Anda sakit lagi," kata Ghaizka singkat, padat, dan mulai mau masuk ke dalam rumah.

"Wah, cepat sekali mengusir tamunya," gumam Arga dalam hati, tapi ia justru semakin tertarik dengan sikap wanita ini.

"Ehm... Nona Ghaizka. Sebenarnya selain membayar, saya juga ingin memastikan kondisi saya benar-benar sudah pulih total. Mungkin bolehkah saya meminta ramuan tambahan atau sekadar minta doa restu supaya tidak kambuh?" kata Arga lagi sebelum wanita itu masuk.

Arga mencoba mencari alasan untuk bisa mengobrol lebih lama.

Gelsya di samping mereka justru tersenyum-senyum melihat Paman Arganya yang sepertinya ingin ngobrol lama sama Mamanya.

Ghaizka berhenti melangkah, lalu menoleh kembali dengan tatapan datar yang sama seperti biasanya.

Ghaizka tahu betul apa yang ada di pikiran pria di hadapannya itu.

"Kondisi tubuhmu sudah pulih sempurna. Luka dalam yang dulu parah sudah menutup rapat, aliran energinya juga sudah kembali normal. Tidak perlu ramuan tambahan lagi. Selama kau menjaga pola makan dan tidak memaksakan tubuhmu melebihi batas kemampuan, penyakit itu tidak akan pernah kambuh lagi," ujar Ghaizka dengan nada yang tenang dan meyakinkan.

Arga sedikit tertegun mendengar penjelasan itu. Ia tidak menyangka wanita ini bisa mengetahui kondisinya secara mendetail hanya dengan melihatnya sekilas saja.

"Benar-benar hebat," batinnya kagum.

"Kalau begitu... apakah saya boleh mampir sebentar saja?" tanya Arga dengan nada yang sedikit memohon, sambil menatap Ghaizka dengan pandangan yang sopan.

"Perjalanan ke sini lumayan jauh, dan saya belum sempat minum air putih sama sekali. Bolehkah saya beristirahat sejenak di dalam sebelum kembali?" tanyanya berharap.

Sebelum Ghaizka sempat menjawab, Gelsya yang sejak tadi memperhatikan dengan wajah ceria langsung menyela dengan suara yang riang.

"Eh, boleh dong Ma! Paman Arga kan sudah baik sama kita, dan dia juga baru datang jauh-jauh. Kita persilakan masuk saja ya!" kata Gelsya sambil menarik lengan ibunya dengan lembut, matanya berbinar-binar penuh harapan.

Ghaizka menatap putrinya sebentar, lalu menghela napas pendek.

Ia tidak bisa menolak permintaan anaknya itu.

Selain itu, sikap Arga yang sopan dan tidak pernah bertindak semena-mena membuatnya tidak punya alasan untuk menolak.

"Baiklah, masuklah. Tapi jangan lama-lama. Kami juga masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan," kata Ghaizka akhirnya, lalu melangkah masuk ke dalam rumah terlebih dahulu.

"Terima kasih banyak, Nona Ghaizka!" kata Arga dengan senyum lebar yang tak bisa disembunyikan.

Ia mengikuti di belakang mereka dengan bahagia.

Sesampainya di ruang tamu yang sederhana tapi terlihat rapi, Gelsya langsung bergegas ke dapur.

"Paman duduk dulu ya! Gelsya ambilkan minum!" ucapnya ceria, lalu berlari kecil menuju ruang belakang.

Arga duduk dengan sopan di atas kursi kayu yang tersedia, matanya berkeliling melihat isi rumah itu.

Semua barang yang ada terlihat sederhana, tapi tersusun dengan rapi dan terawat dengan baik.

Bau harum rempah-rempah dan ramuan herbal tercium di hidungnya, baunya sangat nyaman dan menenangkan.

1
Meigha
jgn r3emehkn perempuan ndor angkat ,duaa gunung aja bisa apaa lg cuman grodolan sawet🤣🤣
beybi T.Halim
akhirnya happy ending juga💝💝
Umiie'ne Naza
anak nya, hrs di latih bela diri tor
Memyr 67
hmmmh, wijaya langsung berpangkat jendral. masih ada lagi typo typo nama tokoh di novel ini, aku babay
Lili Inggrid
good
less22: tengkyuu
total 1 replies
Fahreziy
🖒🖒🖒🖒
Phebe ZM
Menarik
less22: maacih 🥰🥰🥰
total 1 replies
Firdaus Hamid
top
less22: wahhh, tengkyuu🥰🥰🥰
total 1 replies
Nur Aul
tambahin bonus part kk, gaa kerasa udah tamat ajaa 😭😭😭, suka sama ceritanyaaaa🤩😍
less22: antara senang dan sedih 🤣🤣 follow akun ku kak, nanti kalo aku up novel baru, biar kakak dapat notifikasi
total 3 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud buat cerita yg bgus 💪💪🙏🏻🙏🏻😘😘
Maria Lina
sukaa banget thor e tamat nian thor
less22: Sistem pilihan angka, follow akun ku ya☺☺
total 7 replies
Dewiendahsetiowati
pemenangnya Alzeo, terima kasih untuk ceritanya
less22: cama-cama😘😘😘
total 1 replies
Maria Lina
moga lancar alzionya ya thor
Maria Lina
yesss akhir nya up double hehe
Maria Lina
kok 1 melulu thor kn kurang busa bnyk sekali up nya ko skrng 1 thor..ksh alasanan donk thor🙏🏻🙏🏻😘😘
less22: TAMAT 🤣🤣🤣
total 3 replies
Yuliana Tunru
😄😄😄 lucu x kau rinyo msh mau melawan yakin nih 🤭🤭
Fahreziy
🖒🖒🖒
Mydar Diamond
mampus kau nak lawan orang2 yang berkuasa janda mu bukan calang2 tabib
VaNiLaLuLaBo
ayat kata bual inilah yang aku tunggu-tunggu.... 💪
imelna
kurang thorrr💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!