NovelToon NovelToon
Jebakan Hati Gadis Cupu

Jebakan Hati Gadis Cupu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: who i am?

Bagi Arlan, harga diri adalah segalanya. Namun, ketika sebuah kekalahan memaksanya memacari gadis paling "tak kasatmata" di sekolah, ia memulai permainan manipulasi yang paling berbahaya—tanpa sadar bahwa kepolosan adalah senjata yang paling mematikan bagi egonya.

Arlan tidak pernah kalah. Dengan wajah rupawan dan kekuasaan di tangannya, dia adalah "Tuhan" di SMA Nusantara. Hingga satu malam, sebuah taruhan konyol di meja biliar mengubah segalanya. Taruhannya sederhana: Taklukkan Lulu, si gadis kutu buku yang kuper, polos, dan selalu menunduk, lalu campakkan dia di malam perpisahan.
Bagi Arlan, ini hanyalah tugas mudah. Dia akan menggunakan pesonanya, melakukan love bombing, dan membuat Lulu bertekuk lutut. Namun, Lulu bukanlah lawan yang biasa. Kepolosan Lulu yang keterlaluan membuat semua taktik manipulasi Arlan mental. Saat Arlan mencoba menyakitinya, Lulu justru membalas dengan ketulusan yang menampar ego narsistiknya.
Siapakah yang akan hancur lebih dulu? Arlan dengan egonya, ata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon who i am?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Suasana di basecamp mewah keluarga Wiraguna sore itu terasa lebih serius dari biasanya. Tidak ada suara biliar yang beradu, hanya denting es batu dalam gelas kristal milik Arlan. Reno dan Gani duduk di hadapannya, menanti instruksi selanjutnya seolah mereka sedang menyusun strategi perang.

"Jadi, sejauh mana lo mau bawa si Jenius ini, Lan?" tanya Reno sambil membuka sebuah map berisi jadwal kegiatan sekolah yang akan datang. "Taruhan kita kan berakhir , tapi gue rasa dia udah mulai 'jinak' sekarang."

Arlan menyandarkan punggungnya, menatap langit-langit ruangan dengan senyum tipis yang mematikan. "Jinak itu belum cukup, Ren. Gue mau dia sampai pada titik di mana dia nggak bisa fungsi kalau nggak ada gue. Gue mau dia bener-bener mutusin semua akses ke dunianya sendiri."

"Maksud lo?" Gani mengernyitkan dahi.

"Gue bakal mulai tarik dia keluar dari jalur akademiknya," jelas Arlan dingin. "Minggu depan ada seleksi olimpiade sains tingkat provinsi, kan? Guru-guru pasti jagoin dia. Tapi gue bakal bikin dia absen. Gue bakal bikin dia ngerasa kalau nemenin gue ke balapan atau sekadar duduk di samping gue itu jauh lebih penting daripada medali emas."

Reno bersiul pelan. "Gila, lo mau matiin masa depannya juga? Bukannya itu satu-satunya hal yang dia banggain?"

"Justru itu poinnya," Arlan menegakkan duduknya, matanya berkilat licik. "Kalau dia masih punya prestasinya, dia masih punya harga diri. Tapi kalau prestasinya hancur, dia nggak punya siapa-siapa lagi selain gue. Dia bakal ngerasa cuma gue 'pelabuhan' terakhirnya setelah dia gagal di sekolah."

Arlan kemudian menunjuk ke arah Gani. "Gan, tugas lo tetep sama. Terus bikin dia ngerasa nggak nyaman di sekolah lewat Shinta. Biar dia ngerasa sekolah itu tempat yang mengerikan, dan pelukannya Arlan adalah satu-satunya tempat aman. Makin dia di-bully, makin dia bakal lari ke gue."

"Beres. Shinta emang udah gatel pengen ngerjain dia lagi," sahut Gani dengan seringai puas.

"Dan Reno," Arlan beralih ke sahabat satunya. "Lo tetep kasih dia tugas-tugas lo. Bikin dia sibuk. Jangan kasih dia waktu buat mikir atau sekadar ngobrol sama si Sisil itu. Gue mau otaknya cuma fokus buat mikirin gimana caranya bikin kita semua seneng."

Reno tertawa, lalu menyesap minumannya. "Gue masih nggak habis pikir, kok dia bisa nggak curiga ya? Padahal lo jelas banget cuma manfaatin dia."

"Dia itu haus kasih sayang, Ren. Tipikal anak pinter yang kesepian," Arlan bangkit dari kursinya, berjalan menuju jendela besar yang memperlihatkan pemandangan kota. "Dia pikir kacamata tebalnya itu pelindung, padahal itu yang bikin dia buta sama apa yang ada di depan matanya. Dia nggak tahu kalau di Bab 80 nanti, tepat di puncak rasa percayanya, gue bakal jatohin dia dari tempat paling tinggi."

"Gue nggak sabar liat mukanya pas lo bilang semua ini cuma taruhan," gumam Gani.

"Itu bakal jadi pertunjukan terbaik tahun ini," sahut Arlan tanpa emosi sedikit pun. "Sekarang, kita nikmatin aja prosesnya. Biarkan dia ngerasa jadi 'ratu' sesaat, sebelum akhirnya dia sadar kalau dia cuma pion yang gue gerakin di atas papan catur gue sendiri."

Di ruangan yang kedap suara itu, sebuah rencana jahat telah matang sempurna. Arlan tidak hanya ingin memenangkan taruhan, dia ingin menghancurkan identitas Lulu sampai ke akarnya. Baginya, Lulu bukan manusia yang perlu dikasihani, melainkan sebuah proyek penghancuran yang harus berjalan presisi.

1
Valent Theashef
mreka bakal ketemu lagi tp entah brp th..
lily
cerita yang menarik semoga sampai tamat
Valent Theashef
bgus,liat coba end ny apakh mreka brsma ???
Siska Dores
😍
Valent Theashef
penuh tantangan suka deh film novel kyk gni,
Dewi Yanti
ko ada cowo ky reno yg jahat bgt
Siska Dores
next kak
Siska Dores
lanjutt kak
Siska Dores
next kak
Siska Dores
greget bngt
Siska Dores
next kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!