NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 8.

Esther membeku di tempatnya begitu mendengar apa yang dikatakan Dokter padanya.

Tangannya gemetar memegang berkas hasil USG dalam genggaman tangannya.

Karena merasa tubuhnya selalu lemah selama beberapa hari ini, ia nekat pergi memeriksakan dirinya ke rumah sakit.

Dan hasilnya membuat ia seperti tersambar petir.

Ia ternyata hamil!

Dan hasil USG memperlihatkan, kalau ia hamil bayi kembar empat.

Esther tidak menyangka, benih lelaki tidak ia kenal pada malam itu sangat subur.

Dengan lunglai ia melangkah meninggalkan rumah sakit, dengan pikiran yang sangat kacau.

Bagaimana ia akan menjelaskan pada Bibinya, kalau ia telah hamil.

Apakah ia akan diusir, atau disuruh untuk menggugurkan kandungannya?

"Tidak! aku tidak akan menggugurkannya!" gumam Esther menggelengkan kepalanya sembari mengelus perutnya.

Ia perlahan mulai merasakan perasaan senang, kalau ia akan memiliki keluarganya sendiri.

"Aku harus pergi dari rumah Bibi, agar dapat melahirkan, dan membesarkan anak-anak ku!" gumam Esther lagi, setelah memikirkan untuk mempertahankan kehamilannya.

Kenyataan yang ia hadapi, ternyata jauh berbeda dengan apa yang ia pikirkan saat kembali ke restoran Bibinya.

Plak!!

"Dari mana saja kamu, Hah?! dari tadi aku menunggumu!!!"

Carmen menyambut Esther dengan tamparan, dan teriakan penuh amarah.

"Kamu itu harus sadar diri! kamu itu menumpang di sini! jadi harus mengikuti peraturan yang ada dirumah kami!!"

Putra Carmen ikut memarahi Esther, dengan kata-kata yang terdengar begitu ketus pada Esther.

"Aku tidak pernah ingin tinggal dirumah kalian! kalian yang memaksaku untuk tinggal bersama dengan kalian!!!" jerit Esther emosi.

Plak!!

Carmen kembali menampar Esther dengan kuat, dan Esther merasakan pipi bagian dalamnya terasa perih.

Esther mengepalkan tangannya dengan erat, ia harus bisa membela diri, demi bayi yang ada dalam perutnya saat ini.

Dengan kuat ia pun mendorong tubuh Carmen, dan tubuh Carmen pun jatuh terjerembab ke lantai.

Bruk!!

"Akh!!"

"Lancang kamu! berani sekali mendorongku!!!"

"Itu karena Bibi terlalu kejam padaku! memangnya aku tidak boleh membela diri?!!"

Esther kemudian melangkah menuju kamarnya, tapi suara kencang Carmen menghentikan langkahnya.

"Berhenti! mau kemana kamu! jangan melangkah satu langkah pun, kalau tidak! ku patahkan kakimu!!!"

Mata Esther tajam memandang Carmen, "Sepertinya kamu itu bukan kakak Ibuku! kamu memiliki hati yang jahat!!!" jerit Esther.

"Diam! kamu itu tidak memiliki siapapun lagi! percuma kamu melawanku, tidak akan ada seorang pun yang membelamu! aku sudah menyetujui pernikahan mu dengan Tuan Cody, besok dia datang untuk membawamu!!"

"Apa?!!" mata Esther membulat memandang Carmen seperti melihat hantu, "Kamu tidak berhak atas diriku! lancang sekali kamu menikah kan ku pada lelaki tidak ku kenal!!!"

Plak!!

Carmen kembali menampar wajah Esther, "Berani sekali kamu membentak ku! kamu itu hanyalah sebatang kara, jangan sombong kamu! aku sudah menerima uang maharmu! pernikahan tidak dapat dibatalkan! uangnya sudah kupakai membayar hutang!!!"

Dada Esther penuh rasa amarah mendengar apa yang dikatakan Carmen, rasanya ia ingin mencabik-cabik Carmen menjadi debu.

"Kamu tidak memiliki hak untuk menikahkan ku, Carmen!! kamu Bibi berhati serigala! aku tidak mau menikah dengan laki-laki itu!!!"

"Kamu harus! jangan membantah!!!"

"Aku tidak mau! aku sudah hamil!!!"

"Apa?!! apa katamu?!!" mata Carmen terbelalak tidak percaya.

"Aku bilang, aku hamil!!!"

Plak!!

"Akh!!

Kembali Esther mendapatkan tamparan dari Carmen, dan Esther merasakan darah merembes dari sudut bibirnya.

"Dasar jalang! ternyata selama ini kamu bukan gadis baik-baik! anak siapa dalam perutmu?! Hah?!!"

"Aku tidak tahu!!"

"Tidak tahu?! ternyata kamu diluaran sana suka bermain dengan banyak lelaki! dasar jalang murahan!!!"

Plak!!

"Akh!!"

Bruk!!

Tubuh Esther jatuh terbanting ke lantai, dan kaki Carmen kemudian menendang tubuh Esther tanpa belas kasihan.

"Kamu membuatku malu! aku sudah menerima uang mahar dari Tuan Cody! brengsek! kamu malah hamil, sialan!!!"

Buk!!

"Akh!!"

Kembali kaki Carmen menendang tubuh Esther tanpa ampun.

"Kamu membuatku jadi rugi! sialan!!!"

"Ma, gugurkan saja bayinya!!" kata putra Carmen tiba-tiba memberi saran.

Mendengar apa yang dikatakan putranya, Carmen perlahan tersenyum cerah, "Oh, iya! benar apa yang kamu katakan, nak!!"

"Tidak! aku tidak mau! jangan coba- coba menyentuh anakku!!!" jerit Esther menjadi panik.

Ia bergegas bangkit berdiri, dan mencoba melarikan diri.

"Tangkap dia!!!"

Putra Carmen berlari mengejar Esther, dan mencekal tangannya dengan erat menuruti perintah Carmen.

"Lepaskan aku! lepaskan!!!" Esther semakin panik.

Tubuhnya mulai gemetar, ia tidak menyangka hidupnya begitu menyedihkan, setelah tidak memiliki kedua orang tuanya lagi.

"Kamu tidak akan bisa melarikan diri!!" Carmen tersenyum licik melihat Esther yang terlihat panik.

"Tidak! lepaskan aku! aku tidak mau menggugurkan anakku! aku akan menuntut kalian, sudah melakukan pembunuhan!!!"

"Jangan banyak bicara! tidak ada gunanya! Ayo ikut aku!!!"

Carmen meraih tangan Esther, lalu menarik paksa Esther untuk melakukan aborsi.

"Tidak! lepaskan aku! tolong! tolonggg... !!!" Esther berteriak dengan kencang.

Beberapa tetangga yang melihat Carmen menarik paksa Esther, dengan setengah di seret, tidak satu pun yang berani menolong Esther.

Mereka hanya bisa melihat saja, sembari saling berbisik membicarakan Carmen yang menarik paksa Esther.

"Bukankah itu keponakannya?"

"Iya, katanya keponakannya sangat sulit diatur!"

"Kata Carmen, keponakannya itu suka keluar malam!"

"Iya, aku dengar keponakannya itu suka mengambil uang restoran, dan membuat mereka jadi terlilit hutang!"

Air mata Esther menetes dengan perasaan sedih.

Ia sangat jelas mendengar gumaman tetangga Bibinya itu.

Ia baru tahu, nama baiknya sudah dicemarkan Carmen, dengan cerita bohong tentang dirinya.

Dengan di bantu putra dan suaminya, Carmen berhasil memasukkan Esther ke dalam mobil, dan membawanya untuk melakukan aborsi.

"Aku tidak mau! lepaskan aku!!!"

Sesampainya mereka di rumah sakit, Esther memegang pintu lobby dengan erat, agar ia tidak dapat masuk ke dalam rumah sakit.

"Masuk! bayi itu harus di buang! kamu tidak boleh mengecewakan Tuan Cody! kamu akan berterimakasih padaku, karena sudah memberikan suami yang baik untukmu, walau kamu itu menjadi istri ke tiganya!!"

"Aku tidak mau!!!" Esther tetap bersikeras untuk mempertahankan bayi-bayinya.

Carmen menarik tangan Esther dengan kuat, dan Esther tidak melepaskan tangannya dari mencengkram pintu lobby.

"Bantu aku menariknya! cepat! lepaskan tangannya yang memegang pintu itu, Edwin!!!" perintah Carmen pada suaminya.

Edwin dan putranya serentak menarik paksa tangan Esther, dan tangan Esther pun terlepas.

Ia di tarik Carmen menuju ruang Dokter kandungan, dan Carmen pun memberi alasan kepada Dokter tentang kehamilan Esther.

"Dok, tolong! keponakanku hamil! dia ditipu lelaki hidung belang! dia masih sekolah, umurnya baru delapan belas tahun! dan kami tidak ingin dia putus sekolah! jadi, kami ingin bayinya dibuang saja!!" kata Carmen dengan nada yang begitu sedih.

"Tidak! aku tidak mau bayiku di buang! aku menginginkannya!!" jawab Esther kepada Dokter, agar Dokter itu tidak menyetujui keinginan Carmen.

"Tolong, Dok! keponakan ku masih terlalu muda, dia terlalu keras kepala! aku sudah menasehatinya berulang kali, dia ini sangat menyusahkan keluarga! ditambah sekarang dia hamil diluar nikah, dia sudah mencoreng nama baik keluarganya!!"

"Bohong! aku bukan keluargamu! kamu itu Bibi jahat! aku sudah tidak bersekolah lagi! jangan mengarang cerita kamu!!!" teriak Esther dengan wajah merah padam memandang Carmen.

"Lihatlah, Dok! bicaranya saja tidak sopan pada Bibinya!!"

Dengan raut wajah sedih, dan terlihat sangat tertekan, Carmen berpura-pura menjadi Bibi yang lemah lembut.

Bersambung........

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
💝F&N💝
esther, kau harus mempertahankan jack. jack itu sudah bucin sama kamu. kamu jangan merasa rendah. jack sangan mencintai kamu. kau harus tau itu
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
vania larasati
lanjut
partini
aaihhhh ini mah si Jack nya aja nya yg goblok udah tau Kunti bogel
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Endang Sulistiyowati
bukannya Jack ga bisa berdekatan sama perempuan, karna hidungnya yg sensitif?
partini
ini Jack yg lolos bodoh lemot bin bodoh aihhh kenapa CEO ogeb semua
partini: dua" mah itu kalau belum di ucapkan belum sah kata cinta
total 4 replies
partini
hemm pasti bikin masalah,, insting suami biasanya rada" kalau udah kena baru reaksi
Mineaa
hadeech.....melda....melda.....
cari penyakit aja kamu.....😡
partini
masa Tidak saling mencintai belum nyadar aja kalian berdua ,,wihhhh tahan sekali ga di sentuh Ampe lahiran
Reni Anjarwani
lanjut thor
Anita Rahayu
karma itu namanya buat anaknya kena autisme biar di buang sama keluarga william😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Anita Rahayu
Ayo dong cepet buat si verot di siksa di hotel prodeo karna udah mau bhnuh ester😠😠😠😠😠🙏🙏🙏🙏
partini
kasih bodyguard bayangan dong Mr Jack biar istri mu mana, Secara banyak ygbga suka
Sri Aastuty Julyantii Sadega
si jack cembokur esther di deketin cowo yang lebih muda🤭
makanya cepetan nyatain perasaan kamu, biar gk salaha paham terus.
🤭🤭
Anita Rahayu
kapan ni family benalu dapag jackpot karma is realnya thor biar nyahok mereka itu😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!