NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Di Akui

Anak Yang Tidak Di Akui

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Pengkhianatan
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: Elvy Anggreny

Elfa adalah seorang gadis 17 tahun, dia siswi berprestasi di sekolah, Elfa sangat cantik, pintar dan polos. Hanya satu kekurangannya dia bukan anak orang kaya. Dia hidup bersama ibunya yang hanya seorang tukang cuci. Elfa masuk ke sekolah itu melalui jalur beasiswa.
Elfa bukan hanya pintar dan cantik tapi dia adalah kekasih seorang Aditya siswa paling tampan di sekolah dan idola semua siswi.
Elfa terlalu mencintai Aditya, ia akan melakukan apa saja untuk Aditya. Hingga satu malam dengan kata sebagai bukti cinta. Elfa menyerahkan kesuciannya kepada Aditya.
Dari kejadian satu malam itu , Elfa hamil anak Aditya. Ia mengatakan pada Aditya tentang kehamilannya tapi Aditya memaksa Elfa mengugurkan kandungannya.

"Gugurkan kandunganmu, jangan berharap aku akan bertanggung jawab. Kau sadar? Kita ibarat langit dan bumi. tidak akan mungkin bersatu" Ucap Aditya

Seluruh tubuh Elfa bergetar "aku bersumpah ....!!! kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidup mu "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvy Anggreny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 08

Dua bulan telah berlalu sejak tindakan kuretase itu, tangisan chelsea masih terdengar dari kamar, rumah yang sepi terlihat semakin dingin dan seperti tak berpenghuni. Chelsea masih bertahan dalam diam, larut dalam lamunannya.

Tangisan Chelsea menjadi belati yang selalu memberikan luka untuk Aditya. Istrinya tak pernah berhenti menatap tempat tidur bayi yang selalu kosong. Berdiam diri dalam kamar bayi.

Aditya berdiri di jendela besar kantornya, seolah-olah itu menjadi tempat yang paling nyaman untuk nya. Ia berdiri menatap rumah penduduk dan kendaraan yang melintas di depan tempat kerjanya. Hujan rintik membasahi aspal, hawa dingin dari hujan yang turun tidak juga membuat hatinya merasakan kesejukan.

Tok....tok...tok.. Aditya menoleh, ketukan pintu seiring dengan debaran jantungnya berdetak kencang. Dia bahkan tidak tahu kenapa debaran ini terasa.

"Selamat siang tuan.. "

Aditya melangkah dan duduk bersandar pada kursi kerjanya. Menatap sosok pria di depannya.

Sosok yang sama tiga belas tahun lalu, pria yang memberikan ancaman kepada Elfa untuk menggugurkan kandungannya. Pria suruhan ayahnya.

"Tiga belas tahun lalu, apakah wanita itu menerima uang yang kau berikan?"

Pria itu menunduk " Tidak tuan, mereka menolak dan uang itu saya kembalikan kepada tuan besar, Ayah anda"

Rahang Aditya mengeras " Lalu?"

"Kata ibunya, wanita itu dalam masa pemulihan, dia baru saja menggugurkan kandungannya"

Kening Aditya berkerut, jemarinya mencengkram erat pegangan pada kursi. Ada sesuatu yang ia rasakan.

"Kamu cari tahu tentang wanita itu, aku ingin tahu semua tentangnya selama tiga belas tahun terakhir "

"Tuan....bagaimana..."

"Lakukan secara diam-diam, jangan sampai ayah atau keluarga Hermawan tau. Aku butuh info tentangnya, ingat jangan sampai ayah atau siapapun tau "

Pria yang masih menjadi kaki tangan dalam keluarga Suryadi itu hanya bisa mengangguk. Karena itu adalah perintah dan pekerjaannya

"Baik tuan....."

"Lakukan cepat, aku butuh informasi itu secepatnya"

Setelah pria itu pergi, Aditya menarik nafas dalam-dalam. Seakan-akan pernapasan nya teras sesak.

Diluar, tiba-tiba saja suara guntur menggelegar. Hujan semakin deras. Aditya menatap hujan yang turun, ia bahkan tidak tahu untuk apa dia mengorek tentang masa lalu yang sudah dia tutup.

Namun ada setitik harapan yang ia harapkan dari berita yang dia tunggu, entah itu menjadi awal yang baik atau akan menjadi akhir untuknya.

_____

Siang itu di tengah lalu lalang kendaraan melintas, Aditya berhenti di lampu merah. Aditya melihat seorang wanita berdiri dengan pakaian sederhana, baju yang menjadi favorit Elfa. Wanita itu berdiri di depan deretan toko toko. Wanita itu sedang berdiri bersama seorang anak kecil, Aditya menepikan mobilnya. Ia menatap wanita dan anak kecil itu.

Dengan langkah cepat ia berjalan mendekat "Elfa...."Bisik Aditya, suaranya parau. Tubuhnya bergetar. Matanya membelalak menatap tubuh wanita itu. Dengan punggung yang tegap wanita itu berdiri membelakangi jalan, sedang berbicara dengan anaknya.

"Pak.. Anda tidak apa apa ?" Tanya seseorang yang berdiri di depan Aditya. Dia melihat Aditya dengan wajah yang putih pucat dengan bulir keringat di dahinya.

"Dia di sana, aku..aku akan bicara padanya " tanpa perduli dengan tatapan mata orang orang yang berlalu lalang di depannya. Aditya berlari, menabrak beberapa orang yang berjalan kaki. Dia tidak perduli dengan makian beberapa orang yang ia tabrak. Aditya melihat wanita itu berjalan menjauh. Ia merasakan nafasnya sesak, ia terus menatap punggung wanita itu yang berjalan masuk kedalam gang sempit di samping salah satu toko.

"Elfa... Tunggu...."

"Pak.. pak..anda mau kemana ?" Asisten Aditya melihatnya. Ia mengikuti Aditya. Langkah kaki Aditya semakin mendekati wanita itu, debaran jantungnya juga berdetak semakin kencang. Rona wajahnya semakin terlihat pucat.

"El...." Aditya terpaku menatap wanita yang ia ikuti, saat dia menghentakkan menarik tangan wanita itu, itu bukan wajah Elfa, dia orang lain.

"Hei.. Apakah kau gila?" Teriakan wanita itu menyentak Aditya dari tatapan kebingungan.

Wanita itu menarik tangan anaknya,berlalu meninggalkan Aditya dengan tatapan kosong.

"Pak...pak Aditya.." Aditya tertegun, keringat dingin membasahi kemeja putih yang mewah, kemeja putih itu basah di tubuh Aditya yang tegap.

"Anda baik baik saja pak ?"

Aditya tertawa, semakin lama tawanya semakin keras. Aditya bahkan tidak perduli dengan tatapan kebingungan dari asistennya yang masih berdiri di sampingnya.

Tawa Aditya terdengar sangat menyedihkan, ia menertawakan dirinya sendiri. Bagaimana mungkin dia dengan mudah menemukannya, dia yang membuang, dia yang menghilangkan noda itu. Perempuan yang ia hancurkan sampai berkeping-keping. Apakah mungkin semesta akan memudahkan semuanya ?

Ia berjalan gontai menuju mobilnya, Aditya bahkan tidak melihat siapa yang menuntun langkahnya saat ia berjalan tanpa arah.

"Pak, saya akan mengantarkan anda pulang"

Pulang? Tiba tiba saja ,akal sehatnya kembali, Tidak.. Chelsea akan melihat dia yang seperti ini.

Aditya menatap orang yang duduk di depan. Dia adalah asistennya.

"Antar aku kekantor kembali dan telpon istriku, katakan kalau aku terlambat pulang karena sedang menangani proyek yang bermasalah"

"Baik pak.."

Sesampainya di kantor, Aditya duduk di kursi kerjanya " Kamu pulanglah "

"Baik pak.."

Aditya bersandar pada kursi kerjanya, ia membuka laci kecil di meja kerjanya, mengambil kotak kecil yang tersembunyi.

Foto Elfa...

Foto hitam putih yang pinggirnya mulai terlihat menguning. Aditya meraba pinggiran foto itu, mencoba merasakan sensasi yang telah lama hilang. Aditya terpaku, debaran itu......

Dalam foto itu Elfa terlihat tersenyum malu-malu, dengan kemeja putih dan rok abu-abu. Elfa duduk di taman sekolah. Aditya menatap foto itu.

"Elfa Herawati....apa yang sudah kau lakukan pada hidup ku ?" Ucap Aditya lirih.

"Aku akan mencari kamu, dan menuntut untuk semua kekejaman yang terjadi padaku "

Aditya menatap foto itu, Dulu, senyum itu adalah senyum yang paling tulus, kini seakan-akan senyuman itu sedang mengejeknya.

Pukul tujuh malam Aditya pulang, ia mendapati istrinya sedang duduk di ruang tengah, di kelilingi lembaran lembaran foto hitam putih.

"Sayang, apa yang kamu lakukan?"

Aditya duduk bersama Chelsea, menatap lembaran lembaran itu, itu adalah foto hasil USG ke empat bayi mereka.

Semua adalah koleksi istrinya, ia simpan dalam kotak " Setelah anak kita lahir aku akan menunjukkan padanya, awal dia terbentuk" itu saat mereka baru saja pulang dari kontrol kandungan.

Aditya melihat Chelsea menggenggam gunting, bahkan ada beberapa foto yang sudah ia gunting. Aditya menatap ngeri.

"Aku hanya ingin membuang ini semua, ini sudah tidak penting lagi.Cerita tentang mereka telah usai"

Aditya mendekati istrinya mencoba meraih gunting di tangannya

"Sayang....."

"Jangan lakukan apapun, biarkan aku melakukan ini Aditya. Aku ingin menghapus semua kenangan tentang mereka. Aku lelah menatap lembaran lembaran ini. Ini hanya membuat aku semakin sakit Aditya " suara Chelsea melengking tinggi. Aditya menatap istrinya.." jangan ikut campur. Biarkan aku melakukan apa yang aku inginkan"

Malam ini Aditya tidur meringkuk di sofa ruang kerjanya, Chelsea tertidur setelah melakukan apa yang ia inginkan. Aditya merasakan tak ada ketenangan, rumah yang seharusnya menjadi tempat dia merasakan kehangatan kini terasa sangat dingin.

Dunia Aditya seolah berputar-putar, dalam lingkaran hitam yang semakin mencekam. Aditya menatap titik cahaya dari luar. Berharap titik cahaya itu adalah harapan untuk semua yang terjadi.

"Ayah.. Ayah...."

"Kau akan menyesal sudah melakukan ini"

"Elfa.... tidak Elfa... Bawa dia pergi dariku"

Keringat dingin membasahi sekujur tubuh Aditya, seperti habis berlari.

Aditya sadar dari tidurnya karena mendengar nada panggilan dari ponselnya, suara itu juga yang menyelamatkannya dari mimpi yang terasa nyata.

Aditya melihat nama yang tertera pada layar ponsel.

"Tuan..."

"kIta bertemu di kantor "

Aditya segera beranjak menuju kamarnya, Sekali lagi dia harus melihat istrinya meringkuk seperti ini. Tubuhnya terlihat sangat kecil.

"Sayang...."

Tubuh itu diam membisu, Aditya menatap lekat. Kemudian berjalan menuju kamar mandi.

Sudah dua bulan, Aditya tidak melihat baju yang biasa sudah tertata rapi untuk dipakai ke kantor. Bahkan aroma kopi panas tidak lagi tercium setiap pagi.

Lelah... namun Aditya tau, dia mencintai istrinya. Dia tidak menuntut, ia tau kesedihan Chelsea.

"Sayang, Aku berangkat kerja " Aditya pamit dengan sebuah kecupan di kening istrinya.

Setitik harapan, Chelsea berbalik menatapnya. namun beberapa detik Aditya menunggu. Harapan itu sia sia.

Aditya berpacu dengan waktu, hari ini dia akan mendengar tentang Elfa. Perempuan yang nyaris membuatnya gila. Perempuan yang baru saja ia mimpikan. Tiba-tiba Aditya mengingat panggilan ayah dalam mimpinya. Ada kehangatan, sebuah panggilan yang ia rindukan.

Aditya bahkan tidak tahu apa yang ia cari dari Elfa. Dia ingin menuntut atas kutukan yang sedang ia terima namun ini adalah neraka yang ia ciptakan sendiri.

.

.

.

Next.....

1
Raine
hah thor gak mau bikin masalahnya cepat selesai kah,, kucing"an ga capek apa , mancing biar ketemu, giliran ketemu kabur lagi, bosan bacanya
Lee Mba Young
lanjut semoga hancur rumah tanggamu Aditya yg sombong.
anakmu tak kan mnerima mu.
apalagi km ingin dia mati dulu.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
cinta semu
kenapa g sekalian tu burung Pipit ny Aditya di kutuk biar g berfungsi ...g bakalan ada wanita yg mau ... biar jadi jomblo seumur hidup,..q yg baca cerita dah murka lantas gimana dgn Elfa ya🤔
cinta semu
sadis banget tu Aditya ...kasih karma penyesalan seumur hidup buat Aditya Thor ...
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
tia
lanjut thor
Susilowati Jais
ko otak sy mikir kemn" thor, mikir jangan" bpknya Chelsea ni bpk yg ninggalin Elfa😄😄😄tp balik lg nj terserh authornya🤭
Lee Mba Young
Yup selamanya rumah mu akn jd rumah kosong, hartamu tak Ada gunanya.

Chelsea kl km gk cerai dng Aditya mk km selamanya tak akn punya anak.
CPT cerai sebelum terlambat km tambh ngenes. hidup dng laki biadap, tega mmbunuh darah daging nya sendiri.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fuadi algifari
lanjut dong kak
tia
lanjut thor
Lee Mba Young
Lebih mentingin usaha Dan kekayaan. lihat saja nnti semua akn musnah. keluarga bejad semua.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Elpina: Makasih kak..
total 1 replies
Novansyah
bagus tapi update nya lama udah itu cuma 1 bab lagi coba sekali2 kalau lama update buat bab nya agak banyak jangan cuma 1 bab
Elpina: Siap kak 🙏
total 1 replies
tia
lama skli gk update
Elpina: Iya kak.. makasih ya 🙏
total 1 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Susilowati Jais
thor kok blm up....
Elpina: Siap kak ☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!