NovelToon NovelToon
Pak Guru, Saranghaeyo

Pak Guru, Saranghaeyo

Status: sedang berlangsung
Genre:Menyembunyikan Identitas / Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Saking kayanya, keluarga Suhartanto merasa jenuh dengan kehidupan mereka yang bergelimpangan harta. Akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke desa, mencari suasana baru tanpa fasilitas mewah apa pun.

Akankah mereka mampu bertahan hidup di desa yang semuanya serba terbatas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8 Di Terima Menjadi Guru

Ariel melipat kedua tangannya di dada dan menatap remeh ke arah Sherina. "Memangnya kamu lulusan apa?" tanya Ariel dengan sombongnya.

"SMA, tapi tenang saja bahasa Inggris aku tidak perlu diragukan lagi," dusta Sherina.

"Lulusan SMA mana bisa jadi guru Bahasa Inggris, memangnya kamu ngerti bagaimana menerangkan pelajaran Bahasa Inggris?" seru Ariel dengan sombongnya.

"Kamu mau tes aku dalam berbahasa Inggris?" tantang Sherina.

"Kamu ikut ke ruangan aku," seru Ariel.

Sherina pun mengikuti Ariel, tapi dia menarik tangan Nining untuk ikut masuk juga. "Silakan duduk!" seru Ariel.

Sherina dan Nining duduk. Ariel mulai berbicara menggunakan Bahasa Inggris membuat Nining melongo tidak mengerti sama sekali. Nining menoleh ke arah Sherina dan jantung Nining berdetak tak karuan karena takut Sherina tidak bisa menjawab ucapan Ariel.

Ariel tersenyum penuh kemenangan saat melihat Sherina hanya terdiam, dia mengira jika Sherina memang tidak bisa bahasa Inggris. Lalu dengan senyumannya, Sherina pun membalas ucapan Ariel. Nining kembali melongo, bahkan Bahasa Inggris Sherina lebih bagus dan terlihat natural dibandingkan dengan Ariel.

"Bagaimana Pak Guru yang sombong," seru Sherina dengan nada yang sedikit ditekan.

Ariel terlihat kesal, dia tidak menyangka jika Sherina bisa menggunakan Bahasa Inggris yang baik dan benar. Ariel sebenarnya tidak mau menerima Sherina, tapi saat ini sekolah itu memang membutuhkan guru Bahasa Inggris. "Ih, kamu keren banget Sher," puji Nining bahagia.

"Tapi gaji di sini kecil, kamu siap mengajar dengan gaji kecil?" seru Ariel.

"Tidak masalah," sahut Sherina.

"Baiklah, kamu diterima ngajar di sini. Mulai besok kamu sudah bisa masuk, tunggu sebentar aku ambilkan surat-surat dulu," seru Ariel.

Nining menggenggam tangan Sherina. "Selamat ya, Sher akhirnya kamu bisa ngajar di sini dan kita bisa bareng-bareng berangkat ke sekolah," seru Nining bahagia.

"Iya."

Tidak lama kemudian, Ariel datang dengan membawa baju juga untuk Sherina. "Ini baju untuk kamu. Kamu hanya mengajar dua kali dalam seminggu," ucap Ariel.

"Baik. Kalau begitu aku pamit." Sherina dan Nining pun pergi.

Ariel terlihat kesal, dia terpaksa menerima Sherina karena memang membutuhkan tenaga pengajar. "Serius, dia lulusan SMA? tapi kok Bahasa Inggrisnya fasih banget kaya yang sudah pernah tinggal di luar negeri," batin Ariel.

Bagaimana tidak fasih, sekolah SMA dan kuliah Sherina habiskan di Amerika. Bahasa Inggris sudah menjadi bahasa sehari-hari bagi Sherina hanya saja Ariel tidak mengetahuinya. Sherina dan Nining pun pulang, keduanya berpisah dan pulang menuju rumah masing-masing.

"Kamu dari mana, Sher?" tanya Mommy Wita.

"Dari sawah Mom, tadi ikut sama Nining," sahut Sherina.

"Kamu bawa apa?" tanya Mommy Wina melihat ke tangan Sherina.

"Baju seragam guru," sahut Sherina.

"Buat apa?"

"Mulai besok, Sherina akan mengajar di sekolah sebagai guru Bahasa Inggris," sahut Sherina bahagia.

"Guru Bahasa Inggris? serius kamu?" Mommy Wita tidak percaya.

"Seriuslah, masa bohong. Ya, sudah Sherina ke kamar dulu ngantuk mau tidur." Sherina pun masuk ke dalam kamarnya.

Sementara itu, Tri dan Syarif tampak kelelahan. Keduanya duduk sebentar sembari melepas rasa lelah yang mendera. "Sumpah, capek sekali Dad," keluh Syarif.

"Jangan ngajak ngobrol, Daddy engap," sahut Daddy Tri terbata-bata.

Tri dan Syarif baru kali ini bekerja keras seperti itu, biasanya mereka duduk manis di depan AC tapi sekarang mereka harus panas-panasan. "Dad, telepon asisten Daddy saja suruh bawa orang ke sini buat bantuin kita," seru Syarif.

"Gila kamu Syarif, kalau Daddy nyuruh orang bisa ketahuan identitas kita," sahut Daddy Tri.

Pada saat keduanya sedang istirahat melepas lelah, tidak lama kemudian Wita pun datang dengan membawa keranjang piknik. "Daddy, Syarif, lihat Mommy bawa apa!" teriak Mommy Wita.

"Alamak, ngapain Mommy ke sini? jangan sampai Mommy bawa makanan yang aneh-aneh," seru Syarif.

"Perasaan Daddy gak enak, Rif," sahut Daddy Tri.

Wita pun duduk dengan wajah yang sumringah. "Ya, ampun kesayangan-kesayangan Mommy kasihan sekali pasti kalian capek ya," seru Mommy Wita dengan wajah sedihnya.

"Ternyata secapek ini jadi rakyat kecil, Mom," sahut Syarif.

"Nah, sekarang kalian tahu 'kan bagaimana rasanya jadi rakyat kecil? makanya Daddy jangan pelit sama karyawan," seru Mommy Wita.

"Mana ada Daddy pelit, semua karyawan Daddy hidupnya sejahtera gak ada yang menderita," kesal Daddy Tri.

"Iya juga sih. Oh iya, Mommy bawakan yang segar-segar untuk kalian pasti kalian kepanasan 'kan," seru Mommy Wita.

"Mommy bawakan minuman yang dingin-dingin?" tanya Syarif.

"Iya."

"Mana Mom, kita sudah haus begini," ucap Daddy Tri.

Wita pun mulai membuka keranjang piknik itu. "Lihat, Mommy bikin es stik tadi," seru Mommy Wita.

Tri dan Syarif saling pandang satu sama lain. Perasaan keduanya mulai tidak enak karena Wita selalu membuat sesuatu yang diluar nalar dan logika manusia normal. "Taaraaaaa....." Wita mengeluarkan stiknya dan keduanya tampak membelalakkan mata saat melihat es stik yang Wita keluarkan.

"Mommy, itu apa kok ada potongan wortelnya?" tanya Syarif.

"Tadi pagi Mommy bikin sayur sop 'kan, tapi gak ada yang makan sama sekali daripada mubazir dibuang, Mommy punya ide dibikin es stik aja pasti rasanya enak dan pastinya mengandung gizi yang sangat bagus karena baru kali ini Mommy bikin sayur dan dijadikan es stik, hebat 'kan Mommy," seru Mommy Wita dengan bangganya.

Tri dan Syarif menelan ludah mereka sendiri. Seketika Syarif bangkit dari duduknya dan memakai topi kembali. "Syarif sudah kuat, Daddy saja yang cobain Mom katanya tadi Daddy ingin sekali makan es, Syarif lanjut kerja dulu," seru Syarif.

"Syarif tunggu Daddy!" teriak Daddy Tri.

"Daddy, ayo coba dulu," pinta Mommy Wita.

"Astaga, dasar anak durhaka awas kamu, Syarif," batin Daddy Tri dengan kesalnya.

"Ayo Dad!" Wita memberikan satu stik kepada Tri.

Tri tampak mengerutkan keningnya, bahkan dia terasa mual melihat es stik yang isinya wotel dan kol itu. Tapi kalau dia tidak mencicipinya pasti Wita akan marah dan sedih. Akhirnya dengan terpaksa, Tri pun mulai mencicipi es stik yang bikin mual itu.

"Pak Tri, ada Juragan Tama cepat kembali bekerja!" teriak salah satu pegawai.

"Ah iya. Mom, Daddy kembali bekerja dulu ya es stiknya kamu bagikan saja kepada yang lainnya," seru Daddy Tri sembari cepat-cepat pergi.

Tri merasa sangat lega, dia tidak harus menghabiskan es stik yang diluar nalar itu. Tri menepuk pundak orang yang berteriak memanggil namanya itu. "Terima kasih sudah menyelamatkan saya, nanti saya kasih sesuatu untukmu," seru Daddy Tri sembari pergi.

Orang itu hanya mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan apa yang diucapkan oleh Tri.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
jangan2 si Kenny gay 🤣.... semulus2 nya laki2 pasti ada kesan macho nya 🤣
Naysila mom's arga
jangan sampai tuh laki yg mau di kenalin boty 🤣🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
baru sadarkah Lo Ariel kalo Lo itu hanya seujung kuku Sherina aja 🤣...makanya jangan sombong blangsak kan Lo

oh Ariel punya sekolah TK juga ya ..kirain SD di kampung itu aja dulu ...rasakan sekarang susah kau jadi tukang ojek
ꪶꫝNOVI HI
jangan di keluarkan mereka semua nya ya thor 😁😁
Naysila mom's arga
semoga Sherina gx mudah luluh dengan prubahan Ariel,
Patrick Khan
.yaaaa tinggal di kota keluarga Tama.. kan JD ketemu trs sm sm serin nti.. bikin sumpek jakarta aja 😂😂
Patrick Khan
lega di bawah polisi smw😂😂😂
Sri Yatun
apa bisa di tebus....? semoga saja tidak buat pelajaran takut nya keluar mlh fuja dan Rosa dendam, pindah ke mana dan d penjara d mana....? apa masih satu kota dengan Sherin...? kalo iya bakal ketemu dong
Naysila mom's arga
semoga gx bisa di tebus deh, keenakan tuh mereka di penjara cuma bentar
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
orang jahat kok takut sama orang jahat aneh ...gede goak doang 🤣
ꪶꫝNOVI HI
mampus kalian di penjara
Sri Yatun
akhirnya d bawa semua,pak Tama terkena pasal berlapis itu pelecehan menfitnah dan berujung penganiayaan,dan Ariel juga kalo d laporin kena pasal berlapis penghinaan penamparan d tambah memukul, tinggal si Rosa sama fuja menghina memukul,bakal d hukum berapa lama y,apa lagi ibu Ida biang kerok fitnah dan mulut ember tp ga benar,kalo warga mungkin cuma terhasut
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
mampus jangan lupakan Ida si warga julidah dan yang lainnya di kasih pelajaran dulu sampe kapok 🤭
Naysila mom's arga
seruu ya,, untung Ningsih dkk baik jadi dpt hadiah dari Sherina 😂😂😂
Patrick Khan
kawal keluarga Tama sampai miskin lah😂😂😂
Patrick Khan
ratakan hancurkan 🔪🔪🔪🔪😂😂
🌸UmmiMasPutro🌸
mantapppp, puasss
ꪶꫝNOVI HI
berasa kurang thor 🤣🤣, rasakno warga kampung.. kira kira hukuman apa ya yang bakal kasih daddy tri buat mereka 😁😁
Sri Yatun
patahin tuh tangan tua Bangka yg sudah mengusap ngusap kaki momy WITA,malu kan kalian sudah menghina sudah melecehkan sudah mengajak nikah sudah menfitnah,kalo aku JD istri nya tua Bangka sudah ku pukulin tuh anak dan suaminya, abis itu minta cerai, padahal momy nya Ariel orang baik berfikiran netral dan g kegabah knp anak anaknya g ada yg nurunin momy nya mlh PD nurunin tua Bangka kelakuan nya dan cara berfikir nya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hancurkan ratakan semuanya tanpa ada maaf...gak Sudi banget maafin orang gak tau diri ...baru kaya seujung kuku aja belagak bnget ...mampus buat blangsak semuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!