NovelToon NovelToon
Rahasia Besar Tuan Alkhatiri

Rahasia Besar Tuan Alkhatiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Nikahmuda / One Night Stand / Diam-Diam Cinta / Hamil di luar nikah / Cintapertama
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Adven Mahardhika Alkhatiri, seorang lelaki yang penuh rahasia dalam hidupnya. Bahkan keberadaan anaknya juga menjadi rahasia dan teka teki tersendiri untuk keluarga Alkhatiri yang begitu terpandang.
Rahasia besar apakah yang selama ini dia simpan? dan mampukah dia mendapatkan jawaban dari rasa penasarannya terhadap seorang perempuan bernama Sukma Paramitha?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 08 ( Bertemu Monica )

Sukma sudah dua hari berada di rumah Adven, dia hanya membereskan berkas berkas yang katanya berantakan karena ulah Axel, karena Axel sengaja menjatuhkan berkas berkas itu supaya Adven tetap mengijinkan Sukma tinggal di sana lebih lama.

‎"Non, kenapa ke dapur?" tanya Ijah

‎"Axel katanya mau kue bolu pisang bi" jawab Sukma

‎"iya bi, jangan ganggu kakak cantik, biarkan kakak cantik membuat kue untuk Axel supaya Axel bisa cicipi, kue kakak cantik yang tempo hari katanya tiba tiba hilang entah kemana, isinya kosong" ucap Axel

‎"Uhuk.."

‎"Daddy kenapa?" tanya Axel yang mendengar Adven tersedak kopi miliknya.

‎"Daddy tidak mau dapur Daddy terbakar, minta kakak kamu yang tidak cantik itu pergi dari sana" jawab Adven

‎"Tidak bisa, besok katanya kakak cantik akan pulang, jadi Axel mau makan masakan dan kue buatan kakak cantik" jawab Axel

‎"Dua hari kamu terus menentang Daddy, besok kamu tidak akan bisa lagi" sinis Adven

‎"Besok juga Axel akan seperti ini sampai Daddy membatalkan pernikahan Daddy dengan Tante penyihir itu!" jawab Axel berkacak pinggang

‎"Daddy akan menjemput Tante Monica dulu, dan kamu! kerjakan tugas kamu dengan baik jangan sampai salah sedikitpun" ucap Adven

‎"Baik pak, ini kunci mobil bapak" jawab Sukma memberikan kunci mobil Adven yang langsung di ambil Adven dengan kasar.

‎"Tuan tidak pernah sekasar itu pada perempuan, tapi malah terlihat gemas karena meskipun kasar, taun sangat perhatian" gumam Ijah tersenyum tipis

‎"Ayo kakak, lanjut buat kue saja" ucap Axel

‎ Sukma mengusap rambut Axel, dua hari di sana mereka sudah semakin dekat, Sukma sedikit khawatir Leni akan khawatir karena dia tidak pulang, tapi Adven bilang kalau dia sudah datang ke sana dan mengatakan kalau Sukma sedang menjalani pengobatan karena terjatuh dari motor.

‎ Kue yang dia buat sudah hampir jadi, bahkan masakan yang dia buat untuk makan siang juga sudah selesai, dan saat semuanya tersaji di meja, Adven dan Monica juga sudah datang dengan tangan Monica yang menggandeng lengan Adven.

‎"Halo Axel, Tante kangen sekali dengan kamu" sapa Monica

‎"Axel nggak kangen sama Tante, tidak perlu berpura pura, Axel sudah memberi tahu Daddy bagaimana Tante memukuli Axel meskipun Daddy tidak percaya, tapi Tuhan tidak pernah tidur makanya Axel tidak pernah takut sekarang" jawab Axel membuat Monica menatapnya datar.

‎"Axel.. ini kuenya sudah matang" panggil Sukma dari arah dapur.

‎"Siapa itu? apa ada asisten rumah tangga baru?" tanya Monica menatap Adven

‎"Bukan, dia sekertaris baru di kantor, aku tidak sengaja menemukan dia pingsan di jalan, sepertinya tabrakan tunggal" jawab Adven

‎"Oh... Axel sepertinya dekat dengannya?"

‎"Iya, dia bahkan mulai berani melawan ku sekarang, tidak pernah menyiapkan pakaian untukku lagi, pasti pengaruh perempuan itu" jawab Adven

‎"Lalu kenapa kamu menerimanya?" tanya Monica merasa heran.

‎"Karena Axel menginginkan dia jadi pengasuhnya, aku tidak suka Axel di asuh orang lain" jawab Adven meminta Monica untuk duduk.

"Kamu sudah benar, biar aku yang mengurus Axel agar jadi anak yang penurut lagi" ungkap Monica tersenyum manis

‎"Mau minum apa non?" tanya Ijah sopan

‎"Kami akan langsung makan saja bi, siapkan piringnya" jawab Adven

‎"Baik tuan"

‎ Ijah segera ke dapur, Axel sudah membawa kue bolu pisang yang tercium begitu wangi ke meja makan, dia bahkan menyimpan itu di depan Adven yang menatapnya datar, tatapan keduanya lebih mirip dua lelaki yang sedang perang dingin dua hari itu karena Axel masih tidak suka Adven akan menikah dengan Monica.

‎"Ini punya Axel, semuanya, kalian berdua jangan minta" ucap Axel tegas

‎"Benarkah? Tante juga bisa membuatnya" ucap Monica tersenyum manis tapi terlihat pahit di mata Axel

‎"Tante kan tidak bisa masak, tidak seperti kakak cantik, dia pintar melakukan apapun, bahkan merawat Axel, dia terbaik" ungkap Axel

‎"Meskipun terbaik, tetap saja Tante yang akan jadi mommy kamu" balas Monica tersenyum miring

‎"Tante boleh mengambil Daddy, Axel sudah tidak butuh Daddy lagi, Axel punya Oma, Opa, papa Adam, mama Tsania dan kakak cantik" jawab Axel tak peduli dan itu membuat Adven menghela nafasnya panjang.

‎"Sabar sayang, Axel begitu menyayangi kamu, dia tidak akan berani kehilangan kasih sayang dari kamu" ungkap Monica

‎"Memangnya Daddy pernah menyayangi Axel? Axel di pukul Tante penyihir saja Daddy tidak peduli" jawab Axel

‎ Brak.

‎"Axel!" bentak Adven menggebrak meja.

‎"Sepertinya sekretaris itu memang membawa pengaruh buruk untuk Axel sayang" ucap Monica mengusap bahu Adven

‎"Pengaruh buruk itu datang dari Tante, Tante sudah membuat Daddy buta" balas Axel membuat Monica melotot

‎ Plak.

‎ Satu tamparan di layangkan Adven di pipi Axel sampai mata Axel berkaca-kaca, pipi putihnya bahkan sampai memerah dan suara tamparan itu terdengar ke dapur, membuat Sukma yang masih menyiapkan piring segara ke ruang makan dan melihat Axel yang sudah menangis.

‎"Axel" gumam Sukma menitikkan air matanya

‎"Lihat kan, Hiks... Daddy yang berubah, Daddy berubah jahat setiap di dekat Tante penyihir ini!" bentak Axel

‎"Axel cukup!" bentak Adven sedangkan Monica hanya menatap datar pertengkaran ayah dan anak itu dengan seringai tipis di bibirnya.

‎"Apa! Daddy mau pukul Axel seperti dia pukul Axel! ayo pukul!"

‎"Axel!"

‎"Pak Adven!" pekik Sukma saat Adven mengangkat tangannya lagi yang memukul Axel

‎ Sukma segera menggendong Axel dan membawanya pergi dari sana, meninggalkan Adven dan Monica yang terkejut melihat Sukma begitu berani berteriak di depan Adven.

‎"Adven dia...."

‎"Sebaiknya kita batalkan makan siang kita Monica, aku perlu menenangkan diriku dulu, kamu pulang sendiri saja ya" ucap Adven juga naik ke lantai dua meninggalkan Monica yang tak percaya Adven membiarkan Sukma begitu saja.

‎"Perempuan itu.. aku harus menjauhkan dia dari Adven, jangan sampai Adven terpengaruh lagi olehnya" ucap Monica mengepalkan tangannya.

‎\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

‎"Axel, ayo kakak obati luka kamu dulu" bujuk Sukma

‎"Hiks... tidak mau, Daddy memang tidak pernah memperhatikan Axel, tapi Daddy tidak pernah pukul Axel, sekarang Daddy pukul Axel karena Tante penyihir itu, Axel tidak mau di obati, biarkan saja Axel seperti ini supaya Daddy tahu kalau dia jahat!" jawab Axel bersembunyi di dalam selimutnya

‎"Tapi nanti pipi Axel bengkak, ayo kakak obati dulu, nanti Axel boleh marah lagi, tapi jangan sampai Axel sakit" bujuk Sukma

‎"Tidak mau!" jawab Axel

‎ Ceklek.

‎"Pak Adven" ucap Sukma saat Adven masuk ke dalam kamar Axel dan berjalan mendekat

‎"Pergi dari sini sekarang juga!" ucap Adven tegas

‎"Tapi Axel pak"

‎"Pergi!" bentak Adven membuat Sukma terperanjat

"Baik, ini obatnya" jawab Sukma menyimpan obat itu di atas meja.

"Kakak cantik!"

Axel langsung membuka selimutnya dan berlari mengejar Sukma, tapi Adven menggendongnya supaya dia tidak bisa mengejar Sukma yang sudah mulai turun ke lantai satu dengan air mata yang terus mengalir. Ijah merangkul Sukma dan mengantarkannya sampai ke depan gerbang, sementara Axel yang di pegangi Adven terus meronta-ronta memanggil nama Sukma.

"Kakak cantik! Jangan tinggalkan Axel, Axel mau ikut! Jangan tinggalkan Axel! Lepaskan Axel! Daddy jahat! Daddy bukan Daddy Axel!" teriak Axel memukuli Adven yang sama sekali tidak melepaskan Axel.

"Axel dengarkan Daddy, dia tidak bisa tinggal di sini" ucap Adven

"Axel tidak mau mendengarkan Daddy!" jawab Axel masuk kembali ke dalam selimut Adven karena Adven membawanya ke kamar Adven.

"Kamu kasar sekali pada Tante Monica makannya Daddy hilang kendali"

"Daddy juga kasar pada kakak cantik!"

"Kamu tidak akan mengerti Axel, Daddy punya alasan melakukan itu" gumam Adven pelan, tapi tidak berani mengatakan itu di depan Axel secara lantang.

1
neni nuraeni
semoga aja Paramitha dan Axel serta Adam slmt ya
Ridwan01: aamiin terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Erchapram
Retensi aman gak Thor?
Erchapram: kalau kenanga dulu bagus ya?
total 5 replies
neni nuraeni
ooh jdi mata"nya si Tsania,,, lah klau gitu mh mnding cerai'n aja dam tu ular,,, lma" jdi benalu dia buat hubungan kmu sma anita
neni nuraeni: gawat dong... mnding lngsung tendang aja thor si Tsania nya
total 3 replies
neni nuraeni
lnjuut
neni nuraeni: 👌 thor 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
weeh seruuu euuy
Ridwan01: terima kasih kak🙏
total 1 replies
May Maya
ihhhhh ayah macam apa si Adven ini kok kata2 nya n perlakuan nya kasar padahal Axel masih umur 5 THN n butuh ksih sayang ayah nya
Ridwan01: Adven terlalu dingin karena memendam sesuatu kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
mantaaap lnjuut
neni nuraeni: sama sama
total 2 replies
Hana Rulisti
semalin seru panjut kak 💪💪🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
yaaaa hp nya mulai ada sinyal Sukma pngen tak elus"🤭🤭🤭
neni nuraeni: 😁😁😁 iihhh tatut ah😀😀
total 2 replies
Hana Rulisti
🤣🤣🤣bukan hp itu paramita
Ridwan01: Itu tongkat sakti 🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeeh mantaaaap
Ridwan01: terima kasih kak🙏
total 1 replies
Erchapram
Safira yang sama ya?
Ridwan01: iya kak.
total 1 replies
neni nuraeni
tuh kan... ayo thooor dlnjut lgi atuh ah sllu deh bikin pnsrn Mulu ah othor mahhh, seruuu ini
neni nuraeni: iya nih ini juga lgi baca yg sblahnya... seruuu bnget thor😁
total 2 replies
Hana Rulisti
lanjut kak
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Erchapram
Baru baca beberapa bab, tapi sudah yakin jika novel ini pasti menarik. Lanjut Thor...
Ridwan01: terima kasih dukungannya kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
iiih gmees nya kaliannn,,, lnjut atuh nya thor seruuu
neni nuraeni: d tunggu ka othoortrr😁
total 2 replies
neni nuraeni
siapa ya Sukma itu apa ibu kandungnya Axel kah,,, klau Sukma ibu kndungnya Axel ko bisa ya ga punya ikatan batin,,, kasian axel
Ridwan01: belum bisa di buka sekarang kak, tunggu kelanjutannya 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
lnjuuut
neni nuraeni: sama" thor
total 2 replies
Diana Febbriyanti Rukmana
semangat
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Hana Rulisti
apa sukma ibunya axel ya /Hey/
Ridwan01: bisa ya, bisa tidak 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!