Dunia fantasy dengan sistem yang digolongkan dari g hingga ssssr(tingkat tertinggi yang jarang ada). Guild SSAWF adalah salah satu aktivitas petualang tebesar di wilayah barat, sementara altar jiwa muda adalah tempat kelahiran Pattisiwiana Klobahrgeevinik sebuah lokasi yang dipercaya memiliki hubungan dengan sumber energi dunia namun belum pernah terungkap secara jelas.
Pattisiwiana (sering dipanggil Patti) adalah pemuda yang sejak kecil mendambakan menjadi petualang. Karna tidak memiliki bakat tempur atau sihir yang terlihat, ia hanya bisa bergabung ke regu scarlet Blades sebagai pembantu penghasil hasil buruan monster. Anggota regunya selalu merendahkannya, menyebutnya "bodoh dan tidak berguna" karena tidak mengerti taktik atau kesulitan mengikuti instruksi pada misi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon djase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SETELAH TES: MOMEN PENGHARGAAN
Setelah kegembiraan awal mereda sedikit, para calon anggota mengumpulkan diri di sekitar panggung pusat sambil menunggu pengumuman hasil akhir dari panitia tes. Matahari mulai bergeser ke arah barat, memberikan warna keemasan yang indah pada langit dan membuat kristal pemersatu yang masih bersinar memantulkan cahaya yang memukau ke seluruh area padang.
Seraphiniana naik ke atas podium kecil yang telah disiapkan di sisi panggung, dengan Marthandelion berdiri di sebelahnya. Suaranya terdengar jelas dan penuh dengan kehangatan saat dia mulai berbicara. “Para calon anggota yang terhormat, hari ini kalian telah menunjukkan bahwa kalian memiliki karakter, kemampuan, dan semangat yang diperlukan untuk menjadi bagian dari Guild SSAWF. Setiap satu dari kalian telah menghadapi tantangan dengan keberanian dan kerja sama yang luar biasa.”
Dia kemudian mulai mengumumkan bahwa semua calon anggota yang berhasil menyelesaikan seluruh tahap tes praktik telah dinyatakan lulus dan akan diangkat sebagai anggota baru Guild SSAWF. Sorakan kegembiraan kembali menyebar di antara para peserta, dengan banyak yang saling berpelukan dan merayakan kesuksesan mereka bersama.
“Namun sebelum kita mengakhiri acara hari ini,” lanjut Seraphiniana dengan suara yang sedikit lebih rendah untuk menarik perhatian, “kami ingin memberikan penghargaan khusus kepada beberapa kelompok dan individu yang telah menunjukkan kontribusi luar biasa selama tes praktik hari ini.”
Dia kemudian menyebut nama kelompok tiga Pattiwisiana Klobahrgeevinik, Luminarianna Sunveil, Corviniann Mistwood, dan Borthworgiann Stonehand sebagai kelompok terbaik yang telah menunjukkan kerja sama yang luar biasa dan pemecahan masalah yang cerdas dalam menghadapi setiap rintangan. Sorakan dan tepuk tangan yang meriah menyambut mereka saat mereka maju ke atas panggung untuk menerima penghargaan.
Marthandelion sendiri yang memberikan medali kehormatan pada masing-masing anggota kelompok tiga. Saat dia sampai di depan Patti, dia menatapnya dengan mata yang penuh dengan penghargaan. “Pattiwisiana Klobahrgeevinik,” katanya dengan suara yang jelas dan penuh dengan rasa hormat, “selama tes ini kamu telah menunjukkan bahwa kamu bukan hanya seorang penyihir berbakat, tapi juga seorang pemimpin yang alami dengan hati yang siap untuk membantu orang lain. Kamu telah membuktikan bahwa tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil atau tidak penting jika dilakukan dengan niat yang baik dan dedikasi yang tinggi.”
Dia kemudian memberikan medali khusus kepada Patti sebuah medali dengan lambang sayap besi yang sama dengan liontin yang pernah diberikan oleh Tharvonnian. “Medali ini diberikan kepada kamu bukan hanya karena keahlianmu yang luar biasa,” lanjut Marthandelion, “tetapi juga karena kamu telah menunjukkan nilai-nilai inti Guild SSAWF kerja sama, kebaikan hati, dan tekad untuk melayani orang lain.”
Patti menerima medali dengan tangan yang sedikit gemetar karena emosi. “Terima kasih banyak, Pemimpin,” ucapnya dengan suara yang jelas namun penuh dengan rasa syukur. “Saya tidak bisa mencapai ini tanpa dukungan teman-teman sekelompok saya dan semua orang yang telah membantu saya selama perjalanan ini.”
Setelah acara penghargaan selesai, para anggota baru diundang untuk bergabung dalam makan malam kecil yang telah disiapkan oleh guild untuk merayakan kesuksesan mereka. Di area makan malam yang terletak di dekat panggung pusat, meja-meja telah disiapkan dengan makanan dan minuman yang lezat, dengan banyak anggota guild berpengalaman yang datang untuk menyambut anggota baru mereka.
Patti dengan senang hati bertemu dengan banyak orang yang telah membantu dia selama tes seleksi Tharvonnian yang datang dengan senyum bangga, Aetherlynn yang memberikan tap bahu yang penuh dengan dukungan, Elenarianna yang tersenyum dengan hangat, Caelthasarian yang membawa hidangan khusus yang dia buat sendiri, dan bahkan Lyranthiann yang datang dengan alat musiknya untuk menyemarakkan suasana.
“Kita selalu tahu bahwa kamu akan berhasil, Pattiwisiana,” ucap Tharvonnian dengan suara yang penuh dengan kebanggaan saat mereka duduk bersama-sama di salah satu meja. “Kamu telah menunjukkan bahwa kamu memiliki potensi luar biasa dan hati yang benar-benar mulia.”
“Saya tidak bisa melakukan ini tanpa semua bantuan dan dukungan kalian semua,” jawab Patti dengan senyum rendah hati. “Semua pelajaran yang saya dapatkan dari kalian telah membantu saya menjadi orang yang lebih baik dan petualang yang lebih siap untuk menghadapi tantangan apa pun.”
Aetherlynn kemudian mendekati mereka dengan sebuah amplop putih bersih di tangannya. “Ini adalah surat dari saya untuk kamu,” katanya dengan senyum ramah. “Di dalamnya terdapat informasi tentang bagaimana kamu bisa mulai proses untuk mencari Bunga Pembebas Jiwa yang kamu butuhkan. Guild akan memberikan dukungan penuh untuk misimu tersebut, karena misi yang bertujuan untuk membantu orang lain selalu menjadi prioritas utama bagi kita.”
Patti menerima amplop dengan rasa syukur yang mendalam. “Terima kasih banyak, Nyonya Aetherlynn,” ucapnya dengan suara yang penuh dengan emosi. “Ini berarti dunia bagi saya dan bagi semua orang di kampung halaman saya.”
Selama makan malam, Patti juga menghabiskan waktu dengan teman sekelompoknya yang kini telah menjadi teman baiknya. Mereka berbicara tentang rencana masa depan mereka sebagai anggota guild Luminarianna berencana untuk belajar sihir api tingkat lanjut agar bisa melindungi desa nya, Corviniann ingin mengembangkan kemampuan sihir informasi nya untuk membantu guild dalam mengumpulkan informasi penting, Borthworgiann berencana untuk membuka bengkel kecil di dalam kompleks guild untuk membuat dan memperbaiki peralatan petualang, dan Patti ingin segera memulai persiapan untuk misinya mencari Bunga Pembebas Jiwa.
“Kita harus tetap berteman dan saling membantu satu sama lain,” ucap Luminarianna dengan suara yang penuh dengan semangat saat mereka mengangkat gelas mereka untuk merayakan persahabatan mereka. “Seperti yang kita buktikan hari ini, kita bisa mencapai hal-hal besar jika kita bekerja sama.”
“Benar sekali,” tambah Corviniann dengan senyum ceria. “Kita mungkin berasal dari latar belakang yang berbeda dan memiliki kemampuan yang berbeda, tapi kita memiliki tujuan yang sama untuk menggunakan kekuatan kita untuk kebaikan dan membantu orang lain yang membutuhkan.”
Saat malam semakin larut dan acara mulai mereda, Patti pergi ke tepi padang terbuka untuk menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah. Dia melihat ke arah langit yang penuh dengan warna-warni indah, menyentuh medali di dadanya dan cincin di tangannya dengan lembut. Dia berpikir tentang semua yang telah dia alami selama beberapa hari terakhir dari seseorang yang merasa tidak berharga hingga menjadi anggota baru guild yang dihormati, dari seorang yang sendirian hingga memiliki banyak teman yang bisa dia andalkan.
Dia juga berpikir tentang kampung halamannya yang masih menunggu dia kembali dengan harapan penyembuhan. Dengan dukungan dari guild dan teman-teman barunya, dia merasa lebih percaya diri dari sebelumnya bahwa dia akan berhasil menemukan Bunga Pembebas Jiwa dan menyembuhkan penyakit yang telah menghantui kampung nya.
Tharvonnian mendekatinya dengan lembut dan berdiri di sisinya untuk menikmati matahari terbenam bersama. “Apa yang kamu pikirkan, anak muda?” tanyanya dengan suara yang lembut.
“Saya hanya merasa sangat bersyukur,” jawab Patti dengan suara yang penuh dengan rasa hormat. “Saya tidak pernah menyangka bahwa saya akan sampai sejauh ini. Saya berjanji bahwa saya akan selalu menjaga nilai-nilai guild dan menggunakan kekuatan saya untuk kebaikan.”
Tharvonnian mengangguk dengan senyum bangga. “Kita tahu bahwa kamu akan menjadi anggota guild yang sangat berharga, Pattiwisiana. Masa depan guild dan dunia ini akan lebih baik dengan adanya orang-orang seperti kamu yang siap untuk memberikan yang terbaik dari diri mereka untuk membantu orang lain.”
Saat matahari benar-benar tenggelam dan langit mulai dipenuhi dengan bintang-bintang yang bersinar, Patti merasa bahwa dia telah menemukan tempat yang sebenarnya bisa dia sebut sebagai rumah. Dengan teman-teman baru, keluarga guild yang mendukung, dan tekad yang kuat untuk mencapai tujuan nya, dia siap untuk menghadapi semua tantangan yang akan datang di masa depan.
Dia tahu bahwa perjalanan nya masih panjang dan penuh dengan ketidakpastian, tapi dia tidak lagi merasa takut atau sendirian. Karena dia sekarang adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri sebuah komunitas yang dibangun di atas kepercayaan, kerja sama, dan kebaikan hati. Dan dengan dukungan dari komunitas tersebut, dia yakin bahwa tidak ada hal yang tidak bisa dia capai.