Sinopsis
Menikah dengan pria yang kita cintai dan keluarga nya pun menerima kita dengan baik, jelas membuat kita bahagia tapi semua nya ngak akan semudah itu dalam mencari kebahagiaan . Karena saat ini suami nya malah meninggal dalam kecelakaan, selama itu juga Anggita tak pernah sama sekali menikah .
Apalagi dirinya hanya seorang anak yatim piatu, tidak memiliki keluarga sama sekali dan dibesarkan di panti asuhan di daerah pinggiran kota. Setelah suami nya meninggal, dia tak pernah menikah lagi hingga kedua mertua nya berniat menjodohkan nya dengan adik ipar nya yang usia nya tiga tahun di bawah nya .
Adik ipar nya sama sekali menolak dijodohkan, dia malah menganggap kalau kakak iparnya hanya ingin mencari keuntungan dari keluarga nya tapi saat malam itu dia masuk dan memaksa kakak ipar nya untuk melakukan hubungan suami istri karena dia mabuk tapi ternyata kakak ipar nyaaaaa.....
Bagaimana nasib Anggita kedepan nya ? Yuk mulai ikuti novel ku ya ,makasih 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bertemu mami
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
"Beneran anak cleaning itu yang menjadi calon istri ners Rendra ?"
"Kok bisa ? Cantik juga ngak ?"
"Ck....kan memang cantik sih ,kamu aja yang ngak perhatiin. Udah gitu orang nya pendiam dan ngak banyak bicara "
"Aku dengar denger sih bukan cuma ners Rendra yang suka, ada juga karyawan rumah sakit yang suka sama dia tapi dia selalu jaga jarak .Bukan karena sok cantik tapi mungkin lebih ke minder"
"Minder? Kenapa ?"
"Karena kan dia itu anak yatim piatu ,keluarga juga ngak ada. Miskin ,belum lagi cleaning service pulak . Pas lah ,makanya dia memilih untuk menghindar dari setiap orang yang mendekati nya "
"Oh ya ampun ,kasihan banget . Tapi apa mau keluarga nya ners Rendra sama dia ya? Takut nya kedua orang tua ners Rendra menolak pernikahan mereka ,alias ngak di restui"
"Kalau itu sih aku ngak tau ,kita liat aja nanti gimana nya "
Kabar cepat sekali berkembang ,semua orang mulai bergosip membuat Anggita merasa malu dan bingung . Untung nya ngak semua orang tau wajah nya dan mengenal nya ,jika tidak maka dia akan merasa sangat malu dan pasti nya semua orang berpikiran kalau dia mendekati rendra karena kekayaan dan kekuasaan keluarga rendra .
Anggita bahkan mendengar sendiri semua orang menjelek jelekan nya dan membicarakan nya karena memang sebagian orang tidak begitu mengenal nya ,mereka tidak tau kalau yang di bicarakan ada didekat mereka begitu juga dengan mami nya Rendra yang saat ini ada di toilet itu
"Aku yakin kalau keluarga ners Rendra tidak akan menerima cleaning itu, dia pasti akan di usir oleh keluarga nya saat di pertemukan "
"Aku....kalau jadi wanita itu, mendingan pergi dan tidak datang jika ners Rendra mengajak bertemu dengan keluarga nya "
"Dari pada di permalukan ,di usir kan mending mundur sendiri . Karena pasti nya sakit banget kalau sampai keluar dari mulut orang lain yang menjelek jelekan kedua orang tua kita yang sudah meninggal "
Anggita yang ada disana langsung mengangguk tanpa sadar,dia membenarkan ucapan dari wanita itu . Dia jadi berpikir untuk pergi, mungkin akan ada pekerjaan lainnya yang bisa dia lakukan . Dia ngak butuh uang banyak, hanya untuk biaya hidup sehari hari saja dan dia juga ngak terlalu bergaya hidup mewah dan menikmati semua nya dengan baik
"Ekhm.....Jangan pernah berpikir untuk pergi "
Suara itu membuat Anggita terkejut,semua yang ada disana memperhatikan Anggita dan wanita paruh baya yang ada disamping Anggita saat ini. Wanita itu terlihat anggun dan berkelas ,walaupun hanya menggunakan kemeja dan celana kulot saja tapi jelas aura nya berbeda dan jika di perhatian dengan seksama pasti nya semua orang tau kalau kemeja dan celana yang di pakainya bukan dari bahan murahan.
Satu persatu keluar dari sana karena mulai berpikir kalau Anggita adalah wanita yang mereka bicarakan, sedangkan Anggita hanya bisa diam disana karena saat ini dia sedang mengerjakan tugas nya .
Malam ini Rendra akan mengajaknya bertemu dengan kedua orang tua nya, melamar dirinya disana tapi dia belum memikirkan apa pun dan kini ucapan para ners tadi bisa membuat nya untuk mengambil keputusan agar memilih pergi .
"Jangan pernah berniat untuk pergi Anggita, rendra sangat mencintai mu . Lagi pula, ngak ada salah nya membalas perasaan nya . Rendra baik, pintar dan kaya . Dia bisa melindungi mu ,menjaga dan memberikan kebahagiaan yang tak kau dapatkan dari keluarga. Dia punya keluarga "
Anggita terkejut, dia menatap wajah wanita paruh baya didepan nya kemudian mata nya melotot tapi hanya sebentar lalu menunduk. Dia tak tau kalau ternyata didepan nya ini adalah mami nya Rendra karena wajah nya yang agak mirip dengan Rendra,dia hanya bisa diam dengan jantung yang sudah hampir lepas dari tubuh nya .
Mami nya Rendra mengambil tangan Anggita yang masih basah karena habis di cuci nya ,membuat Anggita terkejut dan berniat menepis nya tapi takut jika nantinya mami nya Rendra marah dan dia hanya diam saja sambil menunggu ucapan selanjut nya dari mami nya Rendra
"Kami menerima mu dengan baik sayang ,kau itu ibarat bunga yang akan memberikan keindahan pada kami " ucap mami nya Rendra dan Anggita yang tadi menunduk ,kini mengangkat kepala nya dengan mata yang sudah berkaca kaca dan mami nya Rendra langsung memeluk nya dengan erat .
"Mami seneng bisa punya anak perempuan,apalagi yang punya cuma mami aja karena kamu ngak punya mami lain . Mami bersyukur rendra suka nya sama kamu ,terima kasih karena kamu menerima rendra " ucap mami nya Rendra yang masih mendekap tubuh Anggita dengan begitu erat ,karena saat ini Anggita malah menangis dengan histeris.
Anggita tak percaya kalau ternyata dirinya di terima dengan baik dengan mami nya Rendra, dia bersyukur akan hal itu dan kini kedua nya sedang berjalan menuju ruangan papi nya Rendra karena memang niat awal nya mami rendra ingin menemui suami nya tapi kebelet pipis dan singgah ke toilet . Disana lah dia melihat sendiri bagaimana para ners dan karyawan rumah sakit malah bergosip dan menjelek jelekan keluarga nya juga Anggita.
"Dengar Anggita, jangan dengar kan apa pun yang orang orang bilang . Mami dan papi menerima mu ,itu yang terpenting . Mami suka sama kamu setelah satu kalau kamu lah calon istri nya Rendra, mami bisa melihat kebaikan dan kejujuran mu . Kamu itu ngak pernah memiliki niat untuk masuk ke keluarga kami ,tapi karena paksaan dari rendra mau tak mau kamu akan bersama kami " ucap mami nya Rendra dengan nada senang nya, dia akan memiliki menantu yang nanti nya pasti akan dekat dengan nya .
Ada teman nya yang jelas ngak akan mengambil kesempatan dan berpura pura mendekati nya karena status ,menaikan status mereka dan karena sosialita yang ingin mereka raih dalam kerja sama .
Anggita mengangguk dan tersenyum, dia sudah jelas mengerti apa yang akan terjadi dalam hidup nya ke depan nya nanti . Dia benar benar senang akan menghadapi hidup nya bersama keluarga baru nya dan berharap semuanya sesuai dengan yang dia ingin kan
"Terima kasih nyonya " ucap Anggita dan mami rendra yang tadi berjalan dengan santai kini berhenti, dia menatap ke arah wajah Anggita dengan serius.
"Nyonya ? Mulai sekarang kamu panggil mami ,sebentar lagi kita keluarga . Saya ini mami nya Rendra yang berarti mami kamu juga Hhmmm,mami ngak mau di anggap mertua kejam " ucap mami nya Rendra dengan serius
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘