Ini Kisah Essa dan Alex, adik dari Sera dan Darren di novel Godaan Cinta Ibu Susu
~~
Tidak Pernah Menyangka, diusia matangnya Alex, akan menikahi gadis kecil yang selalu membuatnya kesal siapa lagi jika bukan adik ipar bosnya. Karena satu insiden memaksa mereka untuk menikah.
Vanessa tidak mau menikah diusia muda apalagi dengan laki-laki menyebalkan seperti Alex, tapi karena satu insiden memaksanya untuk menerima lamaran itu.
BAGAIMANA KISAH MEREKA YANG TIDAK PERNAH AKUR? AKANKAH BENIH-BENIH CINTA TUMBUH DIANTARANYA?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini ratna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Almaheyra
“Alex!”
Langkah Alex terhenti, ketika seorang wanita memanggilnya. Alex, yang hendak menaiki lift untuk menuju ruangannya tiba-tiba harus berbalik karena seorang wanita.
Seorang wanita yang mampu membuatnya tercengang. Wanita itu melambai dan tersenyum padanya tetapi Alex hanya diam mematung tanpa ekspresi. Bukan karena kecantikannya tapi karena masa lalu yang menyakiti hatinya.
“Heyra.”
Ya, wanita itu adalah Almaheyra, wanita yang dulu pernah mengisi hatinya dan sekaligus menghancurkan hidupnya. Menghancurkan kepercayaan yang selama itu ia bangun, membangunkan kembali rasa trauma di masa lalu hingga menghapus kepercayaannya pada cinta.
Cinta yang membuat ia bahagia tapi cinta yang juga membuat Alex, menderita dan yang membuat Alex, tidak lagi percaya pada wanita yang enggan menikah.
Tubuh Alex menegang, tangannya mengepal dengan nafas yang membara. Alex langsung memalingkan muka ketika Heyra tiba di hadapannya.
“Alex …”
“Untuk apa kamu datang ke sini?” Heyra cukup terkejut mendengar penuturan dingin dari Alex. Wajahnya yang berawal ceria kini ditekuk dengan sempurna.
“Apa kamu tidak membaca pesanku? Aku merindukanmu Alex, dan aku pikir aku harus menemuimu.”
“Itu tidak penting sekarang,” tegas Alex menatap Heyra dengan tatapan tak biasa yang penuh kebencian. “Aku bukan siapa-siapa kamu, jadi tidak perlu kamu memberi tahuku tentang dirimu yang sudah kembali ke Indonesia.”
“Alex aku … “
“Jangan ganggu aku, aku banyak pekerjaan.”
Heyra hanya diam dan menatap sedih pada Alex yang meninggalkannya memasuki lift. Alex, tidak peduli lagi padanya, pria itu seolah tidak lagi mengenalnya.
Selepas pintu lift tertutup, Alex menunduk sambil memejamkan mata, nafasnya terasa berat seketika tubuhnya menjadi lemas, Alex menyandarkan punggungnya pada dinding lift, menahan tubuh itu agar tidak terjatuh, mungkin jika di lift itu banyak orang Alex sudah pasti menindih orang dibelakangnya.
Kehadiran Heyra, membuka kembali luka lamanya.
Setelah sekian lama, lima tahun Heyra, kamu pergi tanpa kabar dan sekarang, setelah aku melupakanmu kamu kembali. Kenapa kamu kembali saat aku sudah menikah dengan orang lain Heyra.
Pintu lift terbuka, Alex membuka mata lantas menghela nafas pelan, lalu melangkah keluar menuju ruangannya.
Sementara di ruangan CEO, seorang wanita yang menjadi sekretaris memberikan sebuah dokumen kepada Darren. Darren, yang sedang membaca beberapa laporan di meja kerjanya pun mendongak, ketika sekretarisnya meletakkan dokumen itu.
“Pak, ini adalah resume milik ambasador kita, Nona Almaheyra yang akan menjadi model ketika produk terbaru kita diluncurkan.”
“Almaheyra?” Darren tampak terkejut, ia langsung meraih map coklat di depannya, wajahnya semakin membingungkan ketika melihat biodata sang aktris yang akan menjadi ambasador di perusahaannya.
“Bukankah dia sudah tidak ada di negara ini, siapa yang rekomendasikan?”
“Bu Sarah, dia QE buyer california. Katanya dia teman dekat manajernya, dan nona Heyra untuk memajukan produk busana terbaru kita harus memakai aktris ternama biar para investor menyukainya. Selain nona Heyra juga ada beberapa model lainnya, dan namanya sudah tertulis di sana Pak.”
“Apa Heyra tidak bisa diganti? Masih banyak aktris yang lain, kan?”
“Sepertinya tidak, Pak. Karena Bu Sarah sudah terlanjur memberi kesepakatan, dan Nona Heyra sudah menyetujuinya dia akan datang hari ini dari Paris untuk membicarakan kontraknya.”
Darren membuang nafas berat. “Jika belum tandatangan kontrak, batalkanlah jika bisa.”
“Tapi kenapa Pak? Heyra adalah aktris yang sedang populer, dia menjadi model busana setiap perancang terbaik di Prancis. Setiap busana yang dipakainya selalu sold out. Itulah yang dipikirkan Bu Sarah.”
“Ok, baiklah kamu bisa keluar.”
“Permisi Pak.” Wanita itu membungkuk lantas keluar meninggalkan ruangan Darren.
Darren masih termenung, ia menatap foto Heyra dalam lembaran resume itu. Entah, apa yang Darren pikirkan tentang wanita itu.
“Bagaimana dengan Alex, apa dia tidak keberatan?” Darren, langsung menekan teleponnya untuk memanggil Alex ke ruangan.
Alex, baru saja tiba di mejanya dan langsung mendapat perintah untuk menemui Darren. Alex hanya menyimpan tasnya lalu pergi menuju ruangan CEO.
“Halo, kakak ipar aku baru saja tiba kau sudah memanggilku. Apa segitu tidak sabar memberiku pekerjaan?”
“Sepertinya Susana hatimu sedang bagus Alex, apa adik iparku membuatmu senang? Atau kalian sudah … “
“Berhentilah Tuan. Di sini aku asistenmu bukan adik iparmu. Sekarang apa yang ingin kau bicarakan?” tanya Alex, setelah mendaratkan bokong di hadapan Darren.
Darren, menatap Alex sebentar sebelum akhirnya memberikan resume yang ia baca.
“Ini resume aktris yang akan menjadi ambasador kita, bacalah.”
Alex, menatap bingung Darren sebelum akhirnya ia terkejut melihat foto Heyra, gadis yang ia temui beberapa menit yang lalu. Darren bisa melihat perubahan sikap Alex, setelah melihat foto itu.
“Jika kamu keberatan aku akan menggantinya.”
“Kenapa aku harus keberatan? Aku tidak apa-apa lakukanlah secara profesional.”
“Kamu yakin?”
Darren tahu jika Alex, tidak ingin melihat Heyra, dan Darren tahu betul seperti apa hubungan Heyra dan Alex, dan seperti apa sakitnya hati Alex saat itu.
“Saya sudah bertemu dengannya di lobby.” Darren cukup terkejut mendengar pernyataan dari Alex. Hingga ia terperanjat.
“Heyra ada di sini?” Darren nampak terkejut, apalagi ketika Alex bilang jika Heyra juga menghubunginya, tapi Alex abaikan dari kemarin karena dia tidak mengenal nomor itu —lebih tepatnya Alex sudah menghapusnya.
“Dia pun menghubungiku pagi ini. Jangan khawatir Tuan, aku sekarang suami dari adik iparmu dan dengan Heyra aku tidak punya hubungan apa-apa lagi, Anda tidak perlu cemas Heyra adalah masa laluku. Aku tidak akan meninggalkan adik iparmu begitu saja.”
Ya, Alex tahu rasanya ditinggalkan itu sangat menyakitkan. Karena lukanya itu ia tidak mungkin kembali pada orang yang sudah menyakitinya walau—masih ada cinta untuk Heyra di hatinya yang membuat Alex, sulit menaruh hati pada wanita lain.
“Aku pergi dulu Tuan, setelah cuti pekerjaan ku sangat menumpuk.” Alex bangun dari duduknya, membungkuk sebentar lantas berjalan keluar. Darren memang kakak iparnya tetapi di perusahaan lelaki itu adalah bosnya.
Darren pun tidak bisa melakukan apa-apa. Dia bisa saja meminta orang untuk membatalkan kontraknya dengan Heyra, tetapi Alex menolak itu.
Darren menghela nafas pelan sambil bersandar pada kursinya, ia memejamkan mata sebentar tidak berselang lama terdengar suara imut Lio, memanggilnya dan duduk di pangkuannya. Darren pikir itu mimpi tapi ternyata itu nyata, anak dan istrinya kini sedang ada di ruangannya.
“Papa, apa Papa tidul? Apa tidak kelja kacian Om Alex cibuk di lual gak Papa bantu?”
Suara imut itu membangunkan Darren, ia Langsung memeluk dan mencium gemas putra kecilnya itu. Hingga Lio tertawa geli.
“Haha … Papa geli.”
“mmm … gemas,” ucapnya setelah melepaskan ciumannya. “Kamu masih kecil tapi sudah berani mengkritik Papa, ya. Cubit lagi ini ….”
“Vizz Papa, jangan dicubit lagi gelli …”
“Siapa bilang Papa tidak kerja, Papa tertidur karena lelah bekerja.”
“Iya, ampun … Mama!” Lio teriak memanggil ibunya, tetapi Sera dia hanya menertawakan. Sudah tidak asing bagi karyawan Lucian Company melihatnya di sini, karena Sera akan datang setiap hari untuk mengantarkan makan siang untuk Darren, dan mereka akan makan bersama di sana, terkadang mereka makan bersama di luar.
Sementara di tempat lain, Alex, kini harus bertemu lagi dengan Heyra. Mereka berada di ruang meeting untuk membahas perihal kerjasama. Heyra terus menatap Alex, wanita itu memperhatikan Alex yang hanya diam mendengar salah satu karyawannya menyampaikan presentasi.
Alex, sama sekali tidak melihat Heyra, dan tidak akan pernah memperhatikan wanita itu lagi. Cukup menyebalkan bagi wanita itu, setelah lima tahun tidak bertemu Alex, mengabaikannya begitu saja, Alex berubah.
Seusai meeting, semua karyawan keluar dan kembali ke divisi mereka masing-masing. Hanya Heyra yang masih tinggal, wanita itu masih terus menatap Alex, yang sedang merapikan dokumen-dokumen, dan entah sedang menulis laporan apa.
Heyra, semakin tertarik dan penasaran dengan sikap Alex, yang sekarang. Sehingga ia meminta sang manajer yang ikut bersamanya untuk keluar lebih dulu.
“Keluarlah lebih dulu, aku masih ada urusan.”
“Baiklah.”
Manajer wanita itu tersenyum, ia melirik ke arah Alex, seolah tahu itu alasan Heyra memintanya pergi. Hubungan Heyra dan Alex dulu tidak sedikit orang yang mengetahuinya, termasuk teman dekat dan para karyawan Lucian Company.
Heyra, berdiri dari kursinya, berjalan ke arah Alex, yang masih fokus memeriksa setiap dokumen. Pria itu cukup telaten dan selalu serius dengan pekerjaan, Alex, sampai tidak sadar jika Heyra sudah berdiri di belakangnya.
Tiba-tiba saja Heyra membuka kacamata yang Alex, gunakan membuat Alex terkejut dan mendongak ke samping kanannya. Ia tercengang, melihat Heyra yang sudah duduk di sampingnya seraya menyimpan kacamata bening itu di atas meja meeting.
“Apa-apaan ini Heyra!” Alex, marah yang berkata dengan nada tinggi. Tetapi Heyra wanita itu malah tersenyum dengan tenang.
“Alex, lima tahun sudah mengubah dirimu 180 derajat. Aku menyukaimu tanpa kacamata, kamu masih ingatkan Alex, diantara tubuhmu yang aku suka adalah matamu,” ucap Heyra, memajukan wajahnya kehadapan Alex.
Alex, tertegun ketika Heyra berbicara dengan sangat dekat. Wajah keduanya begitu intim, membuat deru nafas keduanya saling menerpa.
thour buat essa kuat gak mudah di tindas ma pelakor, buat jd essa wanita kuat.