kamu tidak melihatku, tapi aku melihatmu, dari banyaknya manusia kamu yang aku lihat, tetap lah bersinar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kuciang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
"gua harus kasih tau kabar gembira ini, gua mau tidur, besok gua bakal pamerrrrr...." zayn langsung mengirim pesan ke alex untuk tidak menjemputnya
Selesai mengirim pesan zayn tertidur dengan perasaan bahagian, gimana kaga duit 50 juta dateng begitu saja apa kga seneng
Entah kenapa zayn yang biasanya di bangunin dulu sama ibunya kini sudah turun sarapan membuat kedua orang tuanya melihat tanggal dan cuaca di luar, takut hujan.
"kesambet setan apa, jam segini udah rapih" tanya ibu zayn yang melihat zayn sedang tersenyum menikmatin makanan
"lagi jatuh cinta itu bu" jawab ayah zayn yang melihat senyum di wajah anaknya
"suuttt...orang tua tidak di ajak" ujar zayn dengan jari telunjuk tepat berada di depan bibirnya
tok tok
"permisi" suara ketukan pintu langsung memberhentikan aksi ayah dan anak tersebut
"sini masuk, gua lagi sarapan" teriak zayn, ethan yang merasa di panggil masuk kedalam rumah zayn
"udah selesai" tanya ethan yang melihat nasi di piring zayn sudah mau habis
"udah luh mau sarapan juga" tanya zayn membuat ibunya heran, tumben anaknya menawarkan orang lain makan
"aku kaga makan nasi di pagi hari" jawab ethan yang tangannya mengelus puncak kepela zayn
"bu zayn pamit dulu ya" ujar zayn yang berjalan keluar di ikutin oleh ethan
"anak kita kenapa itu yah" tanya ibu yang heran dengan sikap anaknya
"bucin itu, belum butol aja"
"bahasa mu sok gaul, dah ibu mau ke tokoh duu" ujar ibu zayn yang merapihkan bekas makan anaknya.
"duitnya udah habis" tanya ethan memecahkan kehening
"tenang masih ada 20 juta lagi, soalnya kemarin malam gua abis beli PS 5 sama bayar utang ke sih alex sama ervan" jawab zayn dengan senyum di wajahnya yang bangga
"udah" jawab ethan yang matanya berfokus sebentar dengan ponselnya, lalu menatap ke depan lagi
"hah apa yang udah" zayn yang mendengar suara notif mengecek ponselnya, terdapat transferan sebesar 50 juta "luh tf lagi, gila sih luh sekaya apa cok"
"kaga tau, tapi aku anak tunggal"
"keknya hidup gua bakal kaya sih y/n yang viral di tiktok deh"
"y/n maksudnya"
"kaga tau di tiktok viral y/n y/n, sama ceo, yang nurutin semua keinginan sih y/n"
"kamu mau kaya gitu" yang satu tangan ethan mengelus puncak kepala zayn
"ya kali, gua cowok, lagian sih y/n itu untuk cewek. eh tan gua laper, luh kaga ada cemilan apa?" mendengar ucapan zayn, ethan sedikit kaget, pasalnya pria ini baru saja selesai makan
Tanpa menunggu lama ethan memberhentikan mobilnya di mini market terdekat, zayn yang bingun hanya bisa melihat kepergian ethan, cukup lama zayn menunggu sampai matanya melihat ethan membawa tiga kantong plastik berisi jajanan
"nih" ujar ethan menyerahkan tiga kantong pelasti ke zayn yang masih bingung
"sumpah gua berasa sih y/n, ngga apa-apa enak juga cok" zayn yang senang langsung menikmatin jajanan sepanjang jalan
Sampai mobil ethan terpakir khusus, zayn yang melihat sudah sampai, terdiam melihat ethan yang memutar membukannya pintu
"jajanannya tinggal aja" ujar ethan karna melihat zayn yang ingin membawa jajanannya
"sayang"
"nanti beli lagi, itu buat di mobil" mendengar ucapan ethan yang ada benarnya, zayn langsung melempar jajanannya yang tadi sudah dia rapihkan, ke dalam mobil
"dah yuk" zayn yang merentangkan kedua tangannya, pertanda dirinya minta di gendong
"ngga mau jalan" tanya ethan yang di balas gelengan kepala, dengan cepat ethan mengat tubuh zayn, dan di gendong ala koala "aku mau rapat, kamu jangan bolos"
"gua ikut luh ya, bosen entar pelajaran mandarin gua kaga paham-paham"
"iyaa" ethan membawa zayn keruang ketua osis, yang hanya boleh di masukin oleh ketua osis dan wakil ketua osis, tanpa seperijinan yang lain tidak boleh "diam di sini, nanti ada liam sama daniel yang bakal anterin makanan ke kamu, aku rapat dulu"
Tanpa menunggu jawaban, ethan pergi meninggalkan zayn yang acuh, benar tidak berapa lama kepergian ethan, zayn mendengar suara ketukan pintu
"suk masuk" jawab zayn dan melihat liam dan daniel yang membawa jajanan di tangannya
"nih titipan uke manja" jawab liam yang meletakan kanton plastik di atas meja
"gua potong juga ya isit luh ya" kesal zayn yang langsung membuka kantong plastik dan mengambil salah satu jajanan nya
"gua heran ko sih ethan suruh gua sama sih liam beliin luh jajanan ya, biasanya bodo amat tuh bocah" daniel diam sejenak sambil berfikir
"gua pacarnya" jawab zayn santai tanpa memalingkan pandangan dari ponselnya
"HAH" kaget liam dan daniel, bahkan di ikutin alex dan ervan yang juga baru sampai
"ko bisa, gua kira luh kaga belok" tanya alex yang mengambil salah satu jajanan yang ada di atas meja
"nih luh tau semalam gua bisa bayar utang luh dari mana tuh duit" tanya zayn
"ya sedikit kaget sih, apa lagi emak luh pelit" jawab daniel
"gua kalo mau pacaran sama dia, karma gua bakal di kasih 50 juta" jawab zayn sambil menujukan tangan yang di rentangkan jari-jarinya lima
"HAH, gila sih. 50 juta buat modelan kek luh" kaget liam yang melihat zayn dari atas sampai bawah
"lah gua kenapa pea"
"luh di kasih 50 juta buat berapa lama, setahun" tanya daniel yanh dari tadi diam
"kaga jelas sih" ujar zayn sambil berfikir membuat temannya ethan bernafas lega "tadi di mobil gua bilang duit gua sisa 20 juta, ehh di tf lagi sama dia 50 juta, padahal semalam dia bilang buat sebulan, tapi udah di tambahin lagi."
"HAH" kaget daniel dan liam bersama
"apa sih luh, hah hoh hah hoh mulu" kesal alex yang melihat mereka berdua
"ya kaga maksudnya tuh..mmm..ah tau bingung" daniel hanya bisa menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal
"berati sekarang saldo luh ada 70 juta" tanya liam yang di balas anggukan kepala "luh jadi pacarnya harus nurut sama ucapannya, dia baik bangat tuh sama luh, luh tau kaga rumah luh sama rumah dia tuh beda arah, dia harus jalan jam 4 subuh biar luh kaga telat"
"emang sejauh itu" tanya zayn yang merasa tidak enak
"ya kalo dia di apartnya paling satu jam doang ge kaga" jawab liam "ya intinya luh jangan susah di atur, udah dapet donatur yang enak mah"
"bener juga sih kata mahluk astral ini" ujar alex