Dibuang dan dikhianati oleh para saudaranya sendiri, membuat Jin Mu seorang pangeran dari kekaisaran Tengah, berada di ambang kematian.
Namun pertemuannya dengan seekor mahluk yang menjadi legenda, membuat hidupnya saat itu mulai berubah. Perjalan untuk balas dendam, akan mengiringi langkahnya dalam usaha memperebutkan kursi kekuasaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ginzhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8. Pemulihan
Latihan demi latihan telah Jin Mu lalui yang selama ini diberikan. Serta dua bulan telah berlalu, dan hari ini bulan ketiga adalah akhir dari pemulihan energi internal milik Jin Mu.
"Apa kau sudah siap?" Tanya Naga Putih hendak bersiap menempelkan tangannya di punggung Jin Mu.
"Ya! Aku siap!"
Menerima persetujuan, Naga Putih kembali memulai prosesnya. Untuk kali ini dia akan sedikit meningkatkan jumlah kekuatan yang akan diberikan, mengingat selama tiga bulan terakhir latihan yang diberikan sudah cukup untuk membuat Jin Mu bertahan.
Saat proses sedang berlangsung, seluruh tubuh Jin Mu diselimuti oleh aura berwarna kuning, perasaan hangat kembali mengapa tubuh Jin Mu, lalu diakhiri dengan rasa sakit yang membuat siapa saja merasakannya seperti sedang terbakar hidup-hidup.
"Ughhh!"
"Kau harus bertahan, aku akan menaikkan sedikit kekuatan ku."
Jin Mu mengangguk pelan, dan melalui mata penglihatan milik Naga Putih. Terlihat sangat jelas, jika internal Qi milik Jin Mu yang dulunya retak kini sudah mulai pulih secara perlahan, namun ini masih belum cukup.
Ibarat sebuah kendi, internal Qi adalah sebuah wadah yang akan menampung energi dalam tubuh manusia. Yang fungsinya merupakan hal yang sangat penting untuk seorang Kultivator.
Alam adalah energi, sedangkan internal Qi merupakan tempat menampungnya. Jadi bisa dibilang, internal Qi adalah sesuatu yang harus setiap Kultivator miliki.
Saat berusaha tujuh tahun kebawah, internal Qi seseorang pada umumnya bersifat pasif, atau tidak memiliki kegunaan. Karena untuk bisa menggunakan internal Qi, seseorang perlu menyerap energi Alam sebagai sumber utamanya.
"Sialan! Rasanya benar-benar menyakitkan dari yang sebelumnya! Seluruh kulit di tubuh ku terasa sedang dilepas secara paksa!" Keluh Jin Mu dalam benaknya.
Cairan hitam berasap keluar dari tubuh Jin Mu. Disertai dengan darah segar yang kembali keluar, dari telinga, mulut dan bahkan juga hidung.
'Hmm, dia mampu bertahan lebih lama dari yang diperkirakan. Sepertinya aku bisa sedikit lagi menaikan kekuatan, untuk mempercepat proses perbaikan.'
*Whoshhh!
Angin bertiup disekitar, dan Jin Mu kembali merasakan rasa sakit yang amat sangat, namun dia mencoba untuk bertahan apapun yang terjadi, mengingat balas dendam yang akan dia lakukan masih jauh, dan hal ini akan membuat waktu semakin lama.
*Krakk ... Krakk ... Krakk...
Tabung internal Qi milik Jin Mu sudah hampir sepenuhnya pulih. Beruntung Jin Mu yang tengah melakukan proses masih dapat bertahan, meski raut wajahnya terlihat begitu kesakitan.
*Whoshh!
Angin kembali bertiup, Naga Putih melepaskan ujung tangannya di pundak Jin Mu. Dia tersenyum karena melihat seluruh jaringan sel dan internal Qi milik Jin Mu, yang sudah pulih sepenuhnya.
"Huh! Akhirnya internal Qi milik mu sudah pulih bocah! Sekarang kau sepertinya sudah siap untuk melakukan latihan tingkat selanjutnya!" Senyum Naga Putih
*Brukk!
"Eh?"
***
Beberapa saat berlalu, Jin Mu kembali sadar setelah mengalami pingsan. Dia bangkit untuk duduk, dan memandang sekitarnya, yang mana terlihat seorang pria rambut putih dengan mata kuning sedang duduk.
"Ah kau sudah sadar!"
"Aghhhh! Siapa kau! Dimana guru, dan kenapa kau bisa ada disini?" Tanya Jin Mu yang histeris berteriak.
"Tenanglah bodoh! Aku ini gurumu!" Jawab pria yang mengaku Naga Putih.
"Bagaimana mungkin? Bukankah guru itu Seekor Naga, apa kau sedang berbohong?" Tanya Jin Mu kembali dengan penuh selidik.
"Haah ... Aku ini benar-benar dia, dasar murid bodoh."
"Lalu, kenapa kau berbentuk manusia?"
"Hmm, bentuk ini terjadi saat aku sedang kehabisan energi. Yah, akibat proses pemulihan yang dilakukan, nampaknya hal itu membuat banyak energi ku habis."
"Proses pemulihan ... Ah benar!" Jin Mu segera bangkit berdiri, dan berjalan kearah bibir tebing.
Indra ditubuhnya kembali dia rasakan sangat sensitif. Namun bukan itu yang menjadi hal menarik bagi Jin Mu, energi alam yang sangat melimpah dapat sangat jelas Jin Mu rasakan di sekitarnya.
"Jadi begini rasanya ... Energi Alam..." Lirih Jin Mu dengan mata melotot tak percaya.
"Kau terlalu berlebihan, semua orang yang menjadi Kultivator bisa merasakannya. Akan tetapi, untuk kasus dirimu sedikit berbeda dari yang lain." Pria tadi berjalan dan berdiri di samping Jin Mu.
"Apa maksud Guru?"
"Maksud ku begini, internal dan jaringan yang ada dalam tubuh mu, bukan milik seorang manusia pada umumnya. Itu adalah jaringan dan internal Qi milikku, yang lebih tepatnya aku membangun ulang struktur tubuh mu dengan kekuatan ku."
"Pantas saja, aku merasakan indra penciuman dan pengelihatan ku semakin tajam?" Jawab Jin Mu memandang lurus kedepan.
"Yah begitulah, seorang Kultivator yang pada umumnya seperti dirimu, tak akan bisa dengan jelas merasakan energi alam sekitar, namun seperti yang kubilang kau adalah kasus yang berbeda."
"Jadi begitu ... Aku merasa sangat kuat..."
"Kuat? Kau itu masih alam pemula bintang dua tau? Darimana kuatnya?" Tanya Naga Putih dengan menaikkan alis dan bibir yang mengejek.
Lagi-lagi Jin Mu tak bisa bangga dengan apa yang dia rasakan. Semua kebanggaan yang dia rasakan sekejap langsung hilang, seperti sebuah benteng kokoh yang tiba-tiba hancur tertiup angin.
Thor lucu... menghibur