NovelToon NovelToon
Rahim Bayaran Sang CEO

Rahim Bayaran Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Nikah Kontrak / Konflik etika
Popularitas:110.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: ANIVITA

Rahim Bayaran Sang CEO

Clarisa, seorang gadis desa yang berhasil merubah hidupnya dengan menjadi sekertaris di perusahaan besar.

Interaksinya dengan sang pemilik perusahaan membuat butiran cinta mulai tumbuh dihatinya.

Rasa cintanya mengantarkannya ke sebuah kegilaan dengan menerima tawaran sang CEO untuk menjadi istri kontrak sekaligus rahim bayaran.

Mampukah Clarisa meluluhkan hati sang CEO?
Apakah rencana tersembunyi Clarisa akan berhasil?

yuk simak novel ini!

Nb: dilarang plagiat!! apabila ada kesamaan nama tokoh, mungkin hanya kebetulan semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membeli Rahim

"Permainan? Permainan apa?" Mata Risa berbinar.

"Sebuah rencana. Hanya kita yang tau"

"Seperti apa? Cepat katakan" pintanya tak sabaran.

"Aku akan membeli rahimmu" ucap Dev serius.

"Maksudnya?" Risa tak paham.

"Kau harus menjadi rahim bayaran" ucap Dev menjelaskan semakin membuat Risa bingung.

"Bos mau membeli rahimku? Untuk apa? Apa rahim bos bermasalah? eh tapi kan laki laki tidak punya rahim?" Tanya Risa bingung.

Dev semakin frustasi menjelaskan maksud ucapannya.

"Ibuku meminta seorang cucu"

"Lalu? Apa hubungannya denganku?" Tanya Risa bingung karna sejujurnya ia juga tak terlalu paham dengan hal hal seperti itu.

"Argh dasar bodoh!" Umpatnya kesal dengan gadis didepannya ini.

"Gimana sih bos kok malah marah marah nggak jelas" cibir Risa heran.

"Kau harus melahirkan anak untukku" ucap Dev singkat mampu membuat bulu kuduk Risa berdiri.

"Mak maksudnya kita melakukan itu?" Tanya Risa bergidik membayangkan milik bosnya itu.

"Hmm"

"Tidak, aku tidak mau" tolaknya langsung.

"Why?" Dev mengernyit heran. Pasalnya selama ini gadis itu selalu mengejarnya. Bahkan terang terangan menyatakan cinta padanya.

"Ada banyak alasannya, bos mau dengar yang mana dulu"

Dev menarik nafasnya berat lalu menghembuskannya kasar. Ia serasa ingin mencabik cabik gadis di depannya ini.

"Katakan!"

"Pertama, aku tidak mau melakukan itu diluar nikah, kedua aku tidak mau mengecewakan ibu panti. ketiga, kalau hamil kan perutnya kelihatan, nanti orang orang akan mengejekku. Ke empat, aku takut milikku pasti akan robek jika bertemu dengan milikmu bos dan lagi..."

"Stopp!!" Bentak Dev keras membuat Risa terdiam.

"Kenapa bos? Aku belum menyebutkan semuanya" tanya nya polos.

"Hei, kau bukan gadis polos ya! Kau saja sudah melakukan itu denganku" bentaknya tak sabaran.

"Kita belum melakukannya bos, itu kan baru pemanasan" 

Kepala Dev semakin pusing saja 

"Tidak jadi, lebih baik aku cari wanita lain"

"Eitss jangan bos! Mana rela milikku disentuh orang lain" ceplosnya tanpa sadar.

"Apa katamu?!" Bentak Dev tak terima.

"Ya kau kan memang milikku bos, bukankah jika lawan jenis melakukan hal hal seperti itu berarti mereka saling memiliki?" Ucapnya polos.

"Cih aku tidak sudi"

"Loh, kenapa memangnya? Aku cantik kok"

Dev memutar bola matanya malas menjawab pertanyaan gadis di depannya itu.

"Kau  wanita murahan, mana ada wanita baik baik menawarkan tubuhnya pada pria asing"

"Loh, bos kan bukan pria asing. Bukankah bos tau kalau aku mencintai bos sejak lama?" Tanya Risa heran pasalnya seingatnya gadis itu selalu mengejar Dev bahkan sering kali mengatakan perasaan cintanya.

Dev sudah malas menjelaskan, pria itu lebih memilih diam daripada semakin pusing.

"Terserah, aku pusing"

"Aku mau mau saja bos asalkan bos menikahiku dulu"

Dev memutar bola matanya malas

"Tidak jadi, yang ada kau besar kepala"

"Tidak bos, beneran deh"

"Punya apa kau sampai berani meminta aku menikahimu"

"Punya rahim bos, katanya bos butuh rahim" jawabnya polos semakin membuat Dev geram.

"Baiklah, aku akan mencoba mengenalkan mu dengan ibuku, jika ibuku tidak mau maka siap siap kau akan ku tendang dari perusahaan" ancamnya membuat Risa mengangguk.

Mimpi apa dia semalam sampai bosnya berkata akan menikahinya.

"Astaga, apa ini mimpi? Mana mungkin bos akan menikahiku?" Risa menepuk nepuk pipinya.

"Cepat mandi sana" titahnya keras.

"Kenapa memangnya bos?" 

"Cepat!" Bentak Dev tak ingin berlama lama.

Setelah 30 menit berlalu, Risa keluar dengan menggunakan bathdrobe.

"Mandi apa kau sampai 30 menit" kesal Dev karna gadis didepannya sangat lama.

"Ya ampun bos, 30 menit itu udah paling cepet" ocehnya.

"Kemari" titahnya.

"Tapi bos" 

"Cepat kemari!!" Titahnya keras.

Risa berjalan perlahan merasa was was.

1
Cennya Dwi anggraini
up lagi dong kak
Muna Junaidi
Mare menunggu kebucinan pak ceo🤣🤣🤭
Siti Arisah
up lagi dong KA nanggung banget itu 🤭🙏
semangat KA..
Yasfi Khoirul
up lagi thour
Yasfi Khoirul
kk lama bangett ga up up
Jumriany Aiman R
/Heart//Heart//Heart/
Arledis Vianti
kok lama banget update nya
Cinta Angelica Stk
kenapa harus ada perjanjian lagi sihhh.....
Rus Rus
best
im'yuseec
good
Heny
Risa jng terlalu agresip
Dian Novita
ssh tamat kah cerita nya
Dian Novita
msh menunggu lage
Siti Maisha
kak kapan nih lanjut nya
Hanenda Raharjo
1😁😁😁😁😁😁😁😁
Irlindawati
Luar biasa
Nurlita Masuara
sampai nangis akuu bacanya😭😭
Ayu Menik
up yg banyak dong kak
Cinta Angelica Stk
jangan lama lama dong kk up nya
Tri Warsiti
emang ini bersambung thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!