NovelToon NovelToon
The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Fantasi / Light Novel
Popularitas:121.5k
Nilai: 5
Nama Author: felix ehe

Seorang siswa SMA kelas 1 bernama Felix Fortune atau dikenal sebagai Shadow di dunia maya yang dijuluki Bug sekker.
Dia meninggal karena tersetrum aliran listrik dan jiwa dia dipindahkan ke alam baka oleh sang suara misterius,Felix diberi kesempatan untuk hidup lagi tapi bukan di dunia nya melainkan didunia lain yang dipenuhi sihir dan pedang.
Felix menyetujui hal itu dan berkeinginan untuk bersantai tanpa terlibat masalah besar apapun di dunia itu,namun saat jiwa Felix sudah dipindahkan tanpa dia sadari kalau dunia yang dimaksud adalah dunia game OPEN RPG sebagai karakter nya sendiri yaitu Shadow knight yang melegenda, mau tidak mau Felix harus membuat para Sloven hidup damai juga tanpa gangguan manusia.
Perjalanan panjang sang legenda yang ditakuti oleh seluruh ras telah dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon felix ehe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mana.

Lebih baik, setidaknya untuk saat ini."

‎Aku bersandar, sesekali sedikit menjilati ujung bibirku. Rasa asin memudar perlahan pada mulut, aku ingin lebih tapi bingkisan itu sudah kosong dan sepertinya Rose hanya membawa satu bingkisan.

‎Bingkisan itu hilang, terbawa masuk kedalam sakunya, Rose mengusap kedua tangannya, sisa rempah-rempah terangkat dari jari-jemarinya

‎"Aku akan mencatat resepnya jika kau masih menginginkannya lagi, kalau aku ingat aku bisa memberikannya lagi di lain waktu."

‎Mendengarnya, wajahku langsung berseri, tidak bisa disembunyikan lagi. Senyumku mengembang lebar dan mendorong diriku untuk lebih dekat pada jeruji besi.

‎"Suatu penghargaan bagiku jika tuan putri bersedia melakukan hal tersebut. Kemurahan hatimu benar-benar menyentuh lubuk hatiku yang terdalam."

‎Semuanya mendadak hening dan mata Rose terbelalak, mulutnya setengah terbuka dan terhenti disana. Seperti ada sesuatu yang menyentuhnya, tapi Rose tidak membicarakan apa yang ia lihat sedikitpun

‎Wajahku masih berseri disana, tapi melihat Rose yang mendadak terdiam, senyumku sedikit memudar.

‎Membuatku bertanya-tanya, dia diam terlalu mendadak. Aku tidak menanyakan atau mengucapkan hal yang aneh bukan?

‎Suaraku sempat tertahan, aku mengamati wajahnya, alisnya terangkat, kadang berkedip pelan. Aku sudah biasa melihat seseorang menatapku dengan jijik atau curiga tapi untuk yang ini..

‎Aku tidak yakin.

‎"Putri?" Akhirnya suaraku keluar, pelan "Apa aku mengatakan sesuatu yang salah?"

‎Suaraku memecah keheningan, mata Rose berkedip cepat, nafasnya tercekat "A.. Ah tidak.. kau tidak mengucapkan hal yang salah," ucap Rose.

‎"Kau cukup berlebihan dalam memuji, haha.. kau terlalu menyanjungku."

‎Rose tertawa canggung, jarinya mengusap pelan pipinya sendiri dan matanya tidak lagi terfokus padaku, ia mengalihkannya, dengan wajah tersipu dan nafas yang terhembus begitu pelan.

‎"Berbicara mengenai interogasi, apa Niamh melakukan hal-hal yang aneh padamu?"

‎"Ah.. Hal aneh?"

Mataku tertuju pada Zet, tapi kali ini ia mengejutkanku.

Zet tidak lagi bersandar pada tembok, kedua tangannya yang awalnya disilangkan, sekarang lepas. Helm itu menatap jelas kearahku, zirahnya bergerak pelan.

Tapi Zet langsung buru-buru menggelengkan kepalanya saat ia sadar aku menatapnya, kembali bersandar dan menyilangkan kedua tangannya, seperti ia lakukan sebelumnya. Aku bisa mendengarnya dari sini, ia mendengus dan wajahnya tidak mau menatapku kembali

Reaksinya sama seperti Rose, terlalu mendadak.

Kali ini aku benar-benar penasaran, sebenarnya apa yang mereka lihat?

Apakah aku terlalu modis hingga tatapan orang-orang tidak tahan dengan pakaianku? Sejujurnya ini memang terasa sedikit memalukan dan berat, tapi ayolah!

"Hal aneh?" tanyaku.

"Kalau dipikir-pikir.." aku terhenti sejenak, termenung, mengingat semuanya kembali sedikit demi sedikit. Suara Niamh terus berputar pada kepalaku, memetakan ulang wajahnya yang serius dam..

"Sebenarnya, ada satu yang mengangguku."

Tanganku mengepal pelan, terbuka kembali dan berputar. Kekuatanku tertelan, rasa itu masih membekas di ujung jari "Niamh memberikanku semacam batu dan ia menyerap sedikit kekuatanku pada batu tersebut."

Rose akhirnya menatapku tepat saat aku mengatakan hal tersebut "Batu?" tanya Rose, tangannya menangkap ujung jeruji, mencengkeram salah satu dari besi jeruji tersebut.

"Batu sampel, Niamh bilang."

Suara-suara langkah kaki mulai terdengar menyusuri lorong penjara, lebih dari dua orang, mungkin  empat? Rose akhirnya melirik kearah Zet, Zet hanya mengangguk sebelum akhirnya ia mengangkat kakinya dan beranjak dari tempat ia berdiri. Zet berjalan menghampiri darimana asal suara tersebut

Langkah semuanya terhenti, Zet sepertinya berpapasan dengan mereka. Aku mencoba yang terbaik untuk meningkatkan pendengaranku tapi nampaknya tidak akan pernah sampai dengan apa yang dibicarakan mereka.

Suaranya terlalu tercampur, lapisan-lapisan dinding yang menghalangi, meredam semua suara yang berasal "Aneh.. Padahal sebelumnya aku cukup yakin pendengaranku cukup tajam, seharusnya jarak mereka tidak begitu jauh. Apa ada sihir yang ikut campur?" batinku.

"Tubuh ini pasti memiliki beberapa fitur tambahan bukan?" aku bertanya-tanya pada tubuhku sendiri, ingin rasanya mengapai telingaku tapi tanganku diborgol sekarang. Sulit untuk bergerak, kemungkinan terburuknya, Rose mungkin akan mencurigaiku jika melakukan hal yang aneh

"Apa.. Niamh mengucapkan sesuatu?"

Pertanyaan Rose memecahkan pikiranku, aku berkedip pelan. Rose masih menatapku, tidak ada kecurigaan ataupun hal lain, masih lembut seperti biasanya.

"Yah.." mataku mencari-cari kesekitar, melihat sel penjara yang ada diseberangku, berbeda denganku, itu bukan sel khusus, ruangannya sedikit lebih luas setiddaknya. Aku yakin sebelumnya ada orang disana, orang yang larut dalam kesedihan dan terus menangis, tapi kapan..

Kapan orang tersebut, sekarang malah tertidur di permukaan? Lalu kenapa kenapa harus tidur dipermukaan penjara? Ada kasur, aku bisa melihat ada kasur disana, meskipun keras, tapi itu lebih baik. Begitu juga dengan tahanan lain yang berada di dalam pandanganku, mereka tertidur.

Kapan? Sejak aku masuk kemari? Atau.. Sejak Rose hadir?

"Dia bilang batu tersebut akan diberikan kepada seseorang yang lihai untuk diperiksa?"

Rose memperhatikan ucapanku, wajahnya meskipun lembut, alisnya mengernyit, Rose tidak berbicara tapi membuatku seperti dikuliti hidup-hidup "Uh.. Tuan putri?"

"Tenang, aku tidak sedang melamun kok," ucapnya sembari tersenyum.

"Tapi Felix.." wajah Rose mendekat saat memanggil nama asliku, suaranya berbisik pelan, seperti memastikan tidak ada orang yang mendengar hal tersebut  "Atau mungkin kupanggil Shadow."

Rose tidak menunggu jawabanku, ia langsung kembali mundur "Lain kali, jangan asal menerima tawaran seseorang saat mereka memintamu untuk memberikan sedikit saja sihirmu pada mereka."

Isyaratnya jelas, ia menjaga rahasia namaku dari orang-orang disekitarnya, meskipun aku tidak memintanya.

"Ada apa memangnya? Itu hanya sedikit, benar-benar sedikit. Aku yakin kekuatanku langsung pulih setelah melakukan transfer."

"Masalahnya bukan pada seberapa besar dari sihir yang kau transfer. Saat kau membagikan kekuatanmu seperti itu, itu adalah mana, bukan lagi elemental."

"Apa bedanya elemental dan mana? Bukankah keduanya memiliki konfigurasi yang sama?"

Kedua telapak tangannya terbuka, ditunjukkan padaku saat itu juga "Begini.."

Tangan kiri Rose muncul sebuah cahaya kehijauan terasa hangat dan menyegarkan. Tapi pada tangan kanannya, memiliki warna yang sama, tapi lebih pudar, tidak ada sensasi hangat yang menyebar tipis disekitarnya "Tangan kiriku adalah elemental dan tangan kananku, adalah mana."

"Elemental sudah pasti memiliki mana didalamnya, tubuh kita menjadi wadah bagi elemen dan kita menggunakan elemen tersebut, terhubung langsung dengan para Lord."

"Berbeda dengan mana, adanya suatu mana, belum tentu memiliki elemental. Kita tidak menjadi wadah bagi mana, kita terjalin dengan mana, mana juga yang memberi kita izin untuk mengapai elemental tersebut."

Kedua tangan Rose kembali mengepal, menghilangkan kedua cahaya tersebut bersamaan "Mana sudah seperti identitas, seperti sidik jari dan darah dalam sihir. Pemeriksaan yang dilakukan oleh Niamh adalah memeriksa mana milikmu."

"Dengan mengambil sedikit mana milikmu, itu sudah cukup mengetahui apa elemental dasarmu, karena jika bertolak belakang dengan elemental dasar, mana pasti akan menolak hal tersebut. Menganggap itu sebagai ancaman."

Sepanjang penjelasan Rose, aku hanya mengangguk, membayangkan setiap skenario dari ucapannya.

"Dan jika ada pihak tidak bertanggung jawab berhasil memiliki sedikit saja mana milikmu, mereka bisa melakukan banyak hal, mengakses artifact, benda sihir, dan mungkin melakukan skenario palsu dengan mana milikmu."

(Pemberitahuan. Novel ini sedang mengalami improvisasi pada bab awal, cerita, pembawaan karakter, hingga plot setelahnya mungkin tidak sesuai dengan bab saat ini, maka dari itu, pembaca mohon bersabar)

Bersambung

1
Pembenci MC naif dan lemah
gelap
Pur Wani: bg inpokan cerita yg MC nya ga naif dan lemah
total 1 replies
Pembenci MC naif dan lemah
mantap
Ardi Provision
suruh rahasiakan sama perempuan ya gini deh, jangan bilang2 ya, sekampung pada tahu 😂😂😂😂🤣🤣🤣
Ardi Provision
di cangkul sekalian 😂😂😂😂
saran thoor pakai bahasa baku, dirampok kek
kakek sholeh
hhhhh
kakek sholeh
kek nama pejabat dpr
Muhamad Abdul Ghofur
karya luar biasa untuk aku yang gak buat novel
mmahsun.az
kapan up thor?
Djinn Samaora
noo my religion
farel Ramadhan
bjir lauhul Mahfud 😅
Askipシ︎
semangat thor, ntahlah mau komen apa gatau juga wkwk.. /Sweat/
pembacasetia
eehh jangan2 iblis yg mindahin jiwa tuh
ji ruxue
babi haram, membunuh gk dosa/Smile/
Mayang Sari
terpukaauuuu
๑ ̊ ·٭ᜊ яσυυ ̊ • ࿐
sugoii..
Nurul
Haya Bus
Nurul
preman exp ngak tuh😅
Buana Lukman
bagus
Nino Ndut
cape bacanya..kok kayak bocah alay begini mc nya yak
felix ehe: santai masi eipsode awal....mungkin?
total 1 replies
Felix Fortune
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!