"Aku pernah suka pada orang yang tak mencintaiku, tapi dari situ aku tahu bahwa aku benar-benar mencintainya dengan tulus tanpa mengharapkan apapun"
Pangeran RaViandra Bramasta, pria 25 tahun yang akhirnya di pertemukan lagi dengan cinta pertamanya semasa SMA.
Seringnya ia di tolak akhirnya membuat ia mundur dan menghilang begitu saja hingga takdir tak sengaja membawa gadis itu lagi ke hadapannya.
Tapi semua tak lagi sama, saat rasa nyaman dan ketergantungan mulai tumbuh mereka harus di sadarkan dengan kenyataan jika status salah satunya sudah berbeda.
Ada hati yang harus di jaga saat masa lalu berharap menjadi masa depan.
Mampukah mereka bersama?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tersesat urusan hati
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Ada yang sedang menunggu kabar dariku, Sen," jawab Pangeran dengan senyum getir di ujung bibirnya.
"Siapa? orang tuamu?" tanya Senja yang hanya di jawab anggukan kepala pelan.
Senja bergeming, akan terlihat egois jika ia menahan Pangeran tetap tinggal karna sudah dari pagi sekali pria itu bersamanya. Sudah banyak yang yang di korban olehnya termasuk pekerjaan yang pastinya terbengkalai karna harus menemani dari rumah sakit sampai pulang ke kediaman Biantara.
"Baiklah, tapi janji lain kali ya," pinta Senja.
"Iya, jika aku ada waktu, aku pasti akan kemari lagi."
Senja tersenyum simpul dan satu hal di luar dugaan jika ia akan berhambur memeluk Pangeran. Jangan tanya se kaget apa pria itu kini karna beberapa detik berlalu bagai seorang patung yang belum membalas pelukan Senja.
"Aku menunggumu, Ran."
Pangeran yang sadar hanya mengusap punggung Senja, ia bingung harus senang, kesal atau juga marah pada gadis itu sebab yang dirasakannya saat ini hanya perasaan serba salah.
.
.
.
Selama perjalanan pulang, kepala Pangeran terasa ingin meledak sebab banyak yang sedang ia pikirkan. Termasuk sikap Senja yang tak pernah terbersit olehnya akan seberani tadi. Dulu, sudah bisa di tatap balik olehnya saja adalah satu anugerah tak terindah. Tapi sekarang gadis itu yang memeluknya begitu erat seolah tak mengizinkannya untuk pergi. Senja pasti tahu bagaimana jantung Pangeran tadi berdetak dan ia cukup malu jika ingat itu.
Sampai di rumah, Mommy yang berada di dapur langsung menghampiri putra nya yang baru masuk. Rumah yang tak terlalu besar itu membuat para penghuninya bisa saling menjangkau satu sama lain.
"Baru pulang, Ndut? kirain tersesat," ledek Daddynya.
"Ada Goggle Maps, mana bisa tersesat," jawab Pangeran sambil mencibir, ia yang lelah langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa depan TV ruang tengah.
Mommy yang melihat putranya pulang dalam keadaan tak biasa langsung membuatkan minuman kesukaannya.
"Emang urusan hati bisa selesai dengan Goggle Maps?" tanya Daddy yang mulai memancing.
Nama RahaSenja Biantara tentu tak asing dan tak akan mereka lupakan meski semua sudah 7 tahun berlalu. Gadis itu tak pernah lagi di singgung karna Pangeran benar-benar ingin melupakannya hingga nekat kuliah ke luar negeri.
Tapi apa sekarang?
"Cinta pertama memang sulit di lupakan, iya kan Dadd?" sindiran pun melayang dari Mommy untuk suaminya.
"Mulai, udah 25 tahun loh, Mom. Masih aja di ungkit, herman saya!" keluh pria tampan itu.
"Eh.. eh.. eh kok ngungkit? aku cuma nanya loh, bukan nyenggol masa lalu kamu!" balas Mommy tak mau kalah.
"Itu nyerempet dikit, Mom. Kamu yang nanya, kamu yang jawab, kamu yang marah, kamu juga yang ngusir aku! Hapal banget dah di luar kepala," cibir Daddy yang langsung membuat tanduk wanita di depannya itu keluar dan meruncing.
Pangeran yang mendengar perdebatan tak penting kedua orang tuanya hanya bisa menggeleng kan kepala. Apa nasibnya akan sama seperti Sang Daddy?
Otaknya yang kini seakan sembraut semakin di buat pusing dengan tingkah konyol Daddynya yang terus menggoda Sang istri. Itulah pria sejati, meski tak salah tapi ia akan selalu meminta maaf dan itu juga yang sedang di lakukannya.
Hingga akhirnya dering ponsel diatas meja membuat ketiganya diam dengan arah mata satu tujuan yaitu sebuah nama di layar benda pipih tersebut.
.
.
.
Putri....
yg ada nanti nasibnya seperti ndot😁
beh.... cari penyakit Lo Ran👻😂
dih.... Daddy Andra
udh gede nih 😆😆😆😆😆😆😆😆