NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31

Kiara terbangun karena merasakan pegal dan berat di kaki dan badan nya. Terasa ada beban di atas nya .

" Hmm kenapa badan ku berat dan pegal seperti ada batu besar saja " ujar Kiara di dalam tidurnya dengan mata yang sulit untuk di buka karena memang masih belum waktunya bangun

Perlahan Kiara membuka mata dengan tatapan yang shock melihat pemandangan ke samping namun berusaha tenang dan tidak berteriak karena jika itu terjadi maka orang orang di rumah ini akan berhamburan keluar karena Kiara tidak tahu jika kamar utama di lengkapi dengan alat penyadap suara .

Dengan pelan tapi pasti Kiara mengambil dan mengangkat pelan kali Bryan yang di atas badan nya

" Hmmmmm" baru saja akan selesai namun Bryan menggeliat dan mempererat pelukan tersebut hingga saat Bryan memeluk Kuat, Kiara berhenti bernafas setelah itu baru Kiara melepas kan nafas beras dengan pelan

' aku harus mencoba kembali jika ingin tidur tenang dan nyaman hingga pagi ' Kiara kembali beraksi dengan mengangkat kaki besar tersebut dan meletakkan nya di kasur setelah itu Kiara dengan kekuatan penuh mendorong tubuh Bryan ' ahhh kenapa berat sekali , apa terlalu banyak dosa ' ujar Kiara mendorong Bryan sambil tidur karena Kiara terlalu geram tanpa sengaja dua mengangkat kakinya dan bruakkkkkkk Bryan terpelanting di atas lantai dengan tendangan maut Kiara .

Kiara yang shock akan hal tersebut mencoba memejamkan mata dan pura pura tidur tentu ia tidak mau tertuduh meskipun ia palaku nya.

" Auuuuuu, sakit" Bryan memegang pinggang dan juga punggung yang terpelanting di atas lantai

' jangan sampai ketahuan karena aku tidak mau ribut di tengah malam begini ' ujar Kiara tetap memejamkan matanya pura pura tidur

" CK kenapa saya sampai jatuh ? Dan rasanya seperti ada yang menendang, apa Kiara?" Ujar Bryan melirik Kiara yang tertidur pulas

Bryan memandang lama Kiara " mungkin saya hanya bermimpi" ujar Bryan kemudian membaringkan tubuhnya dengan ekspresi yang sulit di artikan ada senyum pias sekilas kelicikan di dalam nya

Satu dua detik dan berlalu satu menit tidak ada terjadi apa pun grookk grokkkk grokkk

' apa semudah itu dia tertidur ' gumam Kiara di dalam hati karena mendengar dengkuran kecil yang keluar dari bibir Bryan . Karena terlalu lama pura pura tidur Kiara membuka matanya perlahan dan

" Aaaaaaaaaaaaaaa upsssssss" teriakan kencang Kiara langsung terhenti karena Bryan langsung membekap mulut nya Kiara

"Hmmm haaaa" Kiara membuang nafas kasar

" Apa yang mas lakukan" ucap Kiara setelah mengatur napasnya

"Pertanyaan yang sama apa yang kau lakukan hingga say terjungkal ke lantai dan auu pinggang saya rasa patah" Bryan merasakan pinggangnya yang sakit

" Siapa yang mulai duluan, kaki kamu tangan kamu siapa suruh menimpa badan aku , ya udah aku geser malah ngak gerak dengan spontan kaki aku membuat tubuh mu melayang" ujar Kiara ringan menceritakan yang sebenarnya terjadi

" CK saya hampir saja mati karena ulah mu" ujar Bryan masih memijit pinggang Bryan

" Baru hampir, belum mati " gumam Kiara perlahan namun masih terdengar oleh Bryan

" Kamu mendoakan saya mati?" Jawab Bryan

" Bukan aku yang bilang tapi tuh mulut mas yang ngomong "

" Aaahh capek ngomong sama kamu, lebih baik saya tidur " Bryan kembali membaringkan tubuhnya

" Sama saya juga " begitu pun dengan Kiara

Namun entah mengapa , kedua Pasang mata suami istri tersebut sulit sekali untuk terpejam namun gengsi untuk memulai pembicaraan. Hanya berbunyi gerakan gerakan dari posisi tidur masing masing.

satu jam kemudian, tanpa mereka sadari mata mereka tertidur hingga terbawa mimpi.

***

" Pagi bik, apa Kiara dan Bryan sudah turun ?" Tanya Ajeng kepada bik Sumi

" Belum buk, tumben tumbenan mereka terlambat turun terutama pak Bryan ngak pernah " ujar bik Sumi merapikan meja yang sudah penuh dengan anekaram masakan untuk sarapan

" Semoga ya bik, yang kita do'akan terjadi " ujar Ajeng berharap banyak

" Amminnn ya Allah " jawab Roy yang baru saja datang dari kamar

" Assalamualaikum" ujar Astrid dari depan

" Waalaikumsalam aahh akhirnya sampai juga " ujar Ajenh kepada besan nya Ajeng yang tak lupa cipika cipiki sedangkan Roy dan Bram hanya menggeleng melihat kebiasaan para istri mereka

" Apa wajib ya ma cipika cipiki setiap bertemu" tanya Bara yang membuat kedua perempuan paro baya tersebut tersenyum

" Wajib ngak tapi udah seperti kebiasaan aja sish , ya kan buk Ajeng" jawab Astrid

" Iya buk Astrid "

" Ehhh tuan rumah nya mana ne tante?" Tanya Bara karena tidak melihat Kiara dan Bryan

" Belum turun, tumben hihihi semoga " jawab Ajeng senyum senyum sendiri

" Semoga berhasil ya Tant, heheh" jawab Bara kemudian

" Iya....."

Ting ucapan Ajeng terhenti karena bunyi lift terbuka . Bryan dan Kiara berjalan beriringan namun ada yang aneh pada pasangan suami istri tersebut.

" Kenapa keluar pada lesu dan lemas gitu ya?" Celetuk Bara kepada Kiara dan Bryan

" Tanya aja tuh sama mas kamu " jawab Kiara yang membuat semua yang mendengar senyum senyum malu . Kiara yang melihat hal tersebut jadi salah tingkah

" Ngak ngak ngak itu maksud Kiara , maksud nya semalam kami kurang tidur...."

" Ha' sampai kurang tidur? Itu biasa sih Ki" jawab Bara kemudian

" Ha' salah paham lagi" Kiara menepuk keningnya sendiri

" Massss jangan terlalu di porsir dong..."

" Auu auu sakitt" ujar Bryan setelah Bara memegang pinggang Bryan

" Mas kenapa ?"

" Kamu kenapa Bryan?" Tanya Astrid kebingungan

" Pinggang ku sakit mah" jawab Bryan memijit mijit pinggang nya

" Garang juga kamu Ki sampai mas Bryan sakit pinggang hahahaha " ujar Bara kepada Kiara

" Bukann, aduhhh mas Bryan bisa jelaskan ngak yang sebenarnya terjadi " ucap Kiara kepada Bryan

" Kiara nendang saya hingga...."

" Kok bisa? " Ujar mereka serempak membuat Kiara dan Bryan saling pandang dan seperti nya Jawaban mereka menjebak mereka sendiri

" Mas maksa kali makanya di tendang"

" Bukan bukan, jadi aku bermimpi lagi nendang orang jahat ehhh ternyata yang tertendang mas Bryan hingga terjungkal ke lantai heheh" ujar Kiara berbohong

" Hahaha hahah haha " mereka yang ada di meja makan tertawa renyah

" Kasihan sekali kamu mas hahaha jadi mas Bryan jadi korban mimpi nya Kiara" ujar Bara tidak kuasa menahan tawanya

" Tertawa saja sampai puas " ujar Bryan sinis kepada adik nya tersebut

" Kamu lupa baca doa sebelum tidur Ki? Kok bisa sih mimpi kayak gitu? Tuh tengok suami kamu jadi encok " ujar Ajeng kepada putri nya tersebut

Kiara hanya menjawab dengan nyeleneh sambil melirik Bryan kesal ' kalau bukan karena ulah menantu kesayangan mama ini , aku ngak mungkin nendang dia mah? Asal mama tahu dia hampir saja grepe grepe anak gadis mama yang masih suci ini ' ujar Kiara di dalam hati

" Ngak apa buk Ajeng, namanya juga pasangan suami istri baru jadi ya gitu suka mimpi mimpi heheh " jawab buk Astrid

" Jadi boleh sarapan tidak ini?" Ujar Bram yang sudah di panggil oleh cacing di dalam perut nya

" Boleh dong, ayok kita sarapan" ujar Astrid menjawab ucapan suaminya

" Selamat pagi semua nya , maaf ya karena pintu terbuka jadi aku masuk aja " semua mata tertuju pada sumber suara

" Tika?" Ujar mereka serentak

1
Khairunisa Laras
semangat kak, jangan lupa lanjut kak
Yora Yul Martika: oke kk,jngn lupa untuk mampir trus ya kk🙏🙏
total 1 replies
Khalisa Aprilia
ceritanya bagus Thor, lanjut yaaa
Yora Yul Martika: terima kasih kk,jangan bosan2 mampir ya kk 🙏🙏
total 1 replies
Khairunisa Laras
kak semangat ❤️
Yora Yul Martika: oke,makasih kk 🙏🙏
total 1 replies
Khairunisa Laras
lanjut kak
Yora Yul Martika: siap kk🙏🙏
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
aku kasih bunga mawar. semangat terus untuk karya nya 🌹
Yora Yul Martika: okee,terima kasih kk 🙏🙏
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
halo kak, aku mampir😍
Yora Yul Martika: hallo jga kk,
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!