NovelToon NovelToon
Gairah Dosen Introvert

Gairah Dosen Introvert

Status: tamat
Genre:Dosen / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Menikah dengan Kerabat Mantan / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Navizaa

Berniat menghilangkan rasa sedih dan kecewa lantaran melihat kekasihnya selingkuh dengan musuh bebuyutannya. Devina Alvares memutuskan pergi minum ke sebuah club malam.

Dibawah pengaruh alkohol, Devina justru melakukan hal gila dengan memaksa seorang pria menghabiskan satu malam panas bersamanya.

Namun sial baginya. Pria itu ternyata seorang dosen killier dan introvet. Hal yang lebih gila lagi, dia adalah paman dari mantan kekasihnya.

Bagaimana nasib Devina setelah sadar dan mengetahui jika pria yang diajaknya tidur adalah Alexander?

Lantas, bagaimana dengan respon Alexander yang sudah mengambil keperawanan dari mantan kekasih keponakannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Alexander

Happy Reading.

Pagi itu Daffa masuk ke dalam kamar Devana dengan senyum menyeringai. Pria berusia sembilan belas tahun itu melihat sang adik tidak ada di dalam sana.

Daffa Alvares memiliki postur wajah tampan, hidung mancung, bibir tipis, dan tubuh yang proporsional menjadikan putra David dan Stela itu idola di kampus nya.

Pria itu selalu bersikap dingin dengan orang lain, namun dia bisa begitu usil jika dengan keluarganya sendiri, apalagi dengan Devina sang adik.

Daffa masuk ke dalam kamar dan melihat sekeliling.

"Apa Devina baru mandi?" gumam Daffa menatap ke arah kamar mandi yang sepertinya memang sedang ada aktivitas di dalamnya.

"Hemmm,, iya betul dia sedang mandi," lanjutnya di jawab sendiri.

Daffa melihat ke arah ranjang dan melihat sesuatu di sana, seketika ide jahil muncul di dalam otaknya.

Sedangkan di dalam kamar mandi.

Devina baru saja menyelesaikan acara mandinya. Gadis cantik itu memakai handuk dan melilitkan ditubuhnya. Untung di lehernya tidak ada bekas tanda merah yang di buat oleh Alexander. Tapi jangan tanya dadanya, bekas itu bahkan belum memudar hingga sekarang.

Devina memiliki postur tubuh ideal, seksi, cantik menawan dan mempesona. Rambut coklat sebatas pinggang dan juga dada yang besar membuat para kaum Adam berlomba lomba ingin menarik perhatiannya.

Tetapi bagi Devana sekarang tidak ada ada pria yang menarik di matanya. Gadis berusia sembilan belas tahun itu paling sebal dengan makhluk yang namanya pria, terutama dengan saudara kembarnya yaitu Daffa.

Devina keluar dari dalam kamar mandi dan berjalan menuju ke arah ranjang. Hari ini rencananya dia akan bersantai dirumah untuk menenangkan diri.

Tugas kuliah akan dia serahkan pada Daffa, terkadang mereka juga berbagi tugas bersama karena mengambil jurusan yang sama yaitu Management bisnis.

Tetapi mereka tidak satu Universitas, dari dulu Devina memang tidak mau kalau harus sekolah bersama Daffa di sekolah yang sama.

Kenapa? masalahnya saudara kembarnya itu sangat posesif, membuat pergerakan Devina menjadi tidak leluasa. Apapun yang dilakukan Gadis itu pasti selalu diawasi oleh Daffa, dan semua itu berlangsung sejak dari kecil.

"Eh, mana pakaian ku!" Devina mencari salah satu pakaiannya yang tidak ada di atas ranjang, padahal tadi ia ingat betul sudah meletakan semua baju yang akan dipakainya di tempat itu.

"Eghemm ,,, sedang mencari apa adikku yang cantik?" Devina menoleh ke belakang dan mendapati saudara kembarnya itu tengah berjalan ke arahnya dengan senyuman yang sangat di benci oleh Devina.

Senyuman menyeringai bak iblis.

"Daffa!! keluar dari dalam kamarku!" Devina berjalan ke arah Daffa dan menarik tangan pria itu mengajaknya keluar.

"Eh, tunggu Dev jangan galak-galak donk!" Daffa melepaskan tangan saudara kembarnya itu.

Devina menghela nafas.

"Aku mau pakai baju Daffa, kalau kamu ada di dalam kamar bagaimana aku harus memakainya?"

"Ya tinggal pakai aja, kenapa bingung?" jawab Daffa enteng.

Devina melempar bantal ke arah Daffa dan mendorong tubuh pria itu hingga keluar dari dalam kamarnya.

BRAAKK!!

Suara pintu kamar ditutup dengan sangat keras oleh Devina.

"Hei, apa kamu tidak kehilangan sesuatu!!" teriak Daffa dari luar kamar.

Devina yang menyadari ada sesuatu yang janggal akhirnya membuka pintu kamarnya kembali.

"Daffa,, kembalikan pakaian dalam ku!!" Daffa memperlihatkan pakaian keramat Devina dengan senyum menyeringai.

"Kamu kok mesum sih!!" teriak Devina kesal dengan tingkah laku saudara kembarnya itu.

"Hei, anak-anak, ada apa ini?" Mommy Stela datang dengan bersedekap dada.

Daffa dan Devina langsung diam melihat Mommy-nya datang. Daffa menyerahkan benda keramat milik saudarinya itu dari belakang tubuh.

"Eghem.. apa itu Daffa?" tanya sang mommy.

"Bukan apa-apa Mom," jawab Daffa nyengir kuda.

Stela memicingkan matanya menatap putranya yang suka sekali menjahili adiknya.

"Devina, kenapa belum pakai baju? kamu ini sudah besar, sudah remaja, ingat,, jangan sampai keluar hanya memakai handuk seperti itu, tidak sopan namanya. Apalagi sekarang Daffa juga sudah sama-sama dewasa, kalian sudah sama-sama mengerti apa yang harus ditutupi dan tidak boleh dilihat oleh orang lain selain diri kita sendiri." Wejangan dari Mommy.

'Padahal tubuh putrimu ini sudah dilihat seorang pria, Mom!' batin Devina sedih.

"Iya Mommy, Devina paham." Jawab putri gadis itu sambil melirik ke arah saudara kembarnya.

"Iya itu Mom, Devina suka sekali memakai pakaian minim, padahal aku juga sudah melarangnya." Devina kali ini melototkan matanya.

"Gak kok Mom, aku pakai pakaian yang sopan, tidak seperti gadis-gadis yang dekat dengan Daffa, mereka selalu memakai pakaian yang terbuka!"

"Tapi mereka beda sama kamu, Dev."

"Gak ada bedanya, mereka juga perempuan!"

Stela memegang kepalanya yang pusing karena setiap hari di suguhkan dengan pertengkaran putra dan putrinya itu.

Tiba-tiba suara bel berbunyi.

Tidak lama setelah itu seorang asisten rumah tangga menemui Stela yang sedang berada si lantai atas.

"Nyonya, ada tamu untuk tuan dan Nona Devina," ucap Asisten rumah tangga itu.

"Siapa Bi?"

"Saya tidak tahu Nyonya,"

Devina dan Daffa saling berpandangan, Stela turun untuk melihat tamunya, sedangkan Devina kembali masuk ke dalam kamarnya.

"Maaf, anda siapa, ya?" tanya Stela yang melihat seorang pemuda dewasa duduk di sofa ruang tamu.

Pria itu berdiri dan segera menyalami Stela.

"Saya Alexander Wiliam, dosen Devina sekaligus kekasihnya," jawab pria yang tidak lain adalah Alexander.

Bersambung.

Bersambung.

1
Aisyah Aisyah
hayooo jadi bingung sendiri kan
Sulati Cus
ok
Ima Kristina
kalau jadi zoey mending pergi saja daripada gak dianggap yang penting kebutuhannya dipenuhi Aron
Ima Kristina
Devina bikin om dan keponakan saling bermusuhan
Ima Kristina
Alex bener bener ya pake kekuasaannya agar Devina setuju segwra menikah
Ima Kristina
Bagus Devina kamu harus tegas jangan biarkan Alex menyentuhmu lagi sebelum menikah
Ima Kristina
Kalau rasa cinta tulus pasti bisa menahan nafsu sampai menuju halal
Ima Kristina
Kenapa kamu gak mau disentuh sama Aron dulu karena secara naluri kamu gak yakin
Ima Kristina
horang kaya menikah dengan horang kaya juga jadinya tambah kaya dong
Ima Kristina
Devina salah paham sama ungkapan hati Alex
Ima Kristina
next
Ima Kristina
Aron selingkuh karena nafsu trus kamu gimana Devina.... ok pas mabuk bisa dimaklumi tapi pas di kamar Alex apa bukan nafsu juga
Ima Kristina
hadehhh Devina muna gitu ...selama pacaran sama Aron gak mau disentuh tapi pas disentuh mas dosen menikmati
Ima Kristina
Aron tega banget ngomong begitu sama zoey seolah dia tidak bersalah saja
Ima Kristina
wah dosen killer maunya nyosor mulu dekat Devina
Ima Kristina
Hahahaha rasain bingung kan jawabnya makanya jangan bohongi ortu
Ima Kristina
Penasaran dengan reaksi Aron kalau kekasih Pamannya adalah Devina
Ima Kristina
cie cie ...ada yang terbayang bayang pada kejadian panas itu
Ima Kristina
Dosen killer ngaku ngaku
Ima Kristina
waduh waduh dosen killer ngaku ngaku kekasih Devina....nekat juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!