NovelToon NovelToon
Marrie Me, Olin

Marrie Me, Olin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Harap Baca Suamiku Pria Lumpuh, supaya nyambung dengan kisah mereka, ya.

Bagaimana, jika orang yang kamu cintai, adalah seorang yang telah menjadi masa lalu terburukmu. Yang telah menjadi penyebab penderitaanmu dimasa lalu. Padahal, Ia telah memberikan semuanta untukmu.

Carolina Hermawan. Gadis yatim piatu itu baru saja mengenal sebuah cinta dan bahagia, sejak bertemu dengan Reza Edwardo. Salah satu pewaris Nugraha's company.

Mereka sepakat menikah usai Olin wisuda, dan telah merancang semuanya. Tapi, rupanya keluarga Nugraha atau Papa Edward memiliki masa lalu diantara keluarga Olin.

Apa masalah itu, dan bagaimana mereka menghadapinya? Berstu, atau justru memcari jalan masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keisengan Reza

"Ayolah, demi Mami dan Papi. Serta, demi adik bayi kita."

"Iya deh, sedikit ngerti sama dunia sektretaris. Tapi, jangan curi-curi kesempatan loh ya?"

"Iya, Ayank. Di kantor, aku akan selalu profesional sama kamu. Tapi, kedip dikit boleh 'kan?" kedip mata Reza pada Olin.

Mereka sepakat dengan perjanjian itu. Ya, kembali lagi jika Olin penuh hutang budi pada Syifa dan Bagas akan kehidupannya. Meski sedikit risau dengan apa yang Ia takutkan.

Hari sudah malam, bahkan Reza tak sempat membersihkan dirinya. Ia pamit, setelah memakan masakan yang Olin buatkan tadi siang.

"Terasa nikmat, jika di padu dengan bumbu cintaaa..."

"Heh, lebay lah. Dah, sana pulang dulu. Hari udah mau malam, udah hampir seharian disini. Di telpon Papi loh."

"Engga mungkin, Papi lagi mabok." ucap Reza dengan santainya.

Dan benar saja apa yang dikatakan Olin, jika Hp Reza langsung berbunyi setelah ucapan selesai.

"Kan, bunyi kan." ledek Olin.

"Ha-halooo..." sapa Reza.

"Pulang..."

"Iya, udah di jalan."

"Kau tak akan pernah bisa menipuku."

"Iya bentar lagi jalan!" Reza pun menutup teleponnya.

"Ish, menyebalkan sekali lama-lama. Awas saja, aku tak akan mau dijadikan pengasuh untuk anakmu nanti. Biarlah, kau repot sana sendiri."gerutu Reza.

" Mas lupa? Bagas bahkan bisa membayar Sepuluh perawat untuk anaknya."

" Tapi dia bahkan tak mampu menyewa bodyguard untuk dirinya sendiri. Bahkan, di kantornya saja dia bisa diculik. Kan aneh... "sergah Reza.

"Percayakah, jika dia sengaja diam kala itu? Bukan tak mampu. Tapi, dia tahu jika mereka akan datang." fikir Olin.

Setelah Reza pergi, Olin kembali berfikir. Sejenak mengagumi, tapi juga Ia takut akan sosok Bagas yang instingnya begitu kuat.

"Bagaimana, jika Ia diam-diam tahu tentang aku. Aku yang masih memiliki keluarga diluar sana?" tanya Olin dalam hati.

Ia tak pernah bermaksud berbohong. Hanya saja, begitu rumit jika di ceritakan. Apalagi, mereka akan memanfaatkan keadaan, jika tahu siapa di belakangnya kali ini.

Olin tak pernah ingin melupakan mereka. Karena sejatinya, Pamannya yang akan menggantikan sang Ayah menjadi wali nikahnya nanti.

"Tapi, jika tahu akan hidupku, apakah dia akan memberi restu dengan mudah? Atau malah, memberi persyaratan yang menyulitkan?" fikirannya kacau, karena Reza memang sudah begitu ingin menikahi nya.

***

Reza masuk ke dalam rumah dengan bersiul ria. Ia menghampiri Bagas dan Syifa yang tengah menikmati makan malam mereka.

" Pulang mandi dulu, jangan langsung makan. "

" Tidak, aku tak mau makan. Aku hanya ingin pamer."

"Apa?" tanya Bagas, yang masih tampak memegangi perutnya.

Reza dengan segala keisengannya, menghembuskan nafasnya tepat di hidung Bagas.

"Haaaaahh, semur jengkol buatan Ayank. Begitu nikmat." pujinya dengan segala kelebaian yang Ia punya.

"Hueeeekkkk!" Bagas kembali mual dan begitu tersiksa.

"Reza, Bedebaah! Awas kau..." tunjuk Bagas dengan begitu emosi.

Reza berlari terbirit-birit, naik kekamarnya. Bagas yang memang masih lemas, tak dapat menjangkaunya. Dan hanya bisa duduk di tengah tangga.

Syifa hanya menatap mereka diam. Menikmati semua makanan yang tersaji begitu banyak dan membuat seleranya semakin tinggi.

"Sayang, makan kebanyakan gitu, ngga begah?" tanya Bagas dengan nafas terengah.

"Engga, Mas. Enak banget. Sehat banget Baby nya. Pasti bakal aktif nih besok. Ya kan sayang?" tanya Syifa pada sang calon bayi.

Bagas menatap syifa yang tampak begitu bahagia. Kembali rasa syukur Ia panjatkan tanpa henti, melihat keduanya tampak sehat. Meski, Ia yang harus menjalani fase menyakitkan itu.

1
Nor shuhada Nordin
author, sye dah bertahun tunggu sambungan novel nie, please jangan bia tergantung mcm nie, salam syg dr peminat awak dr Malaysia/Heart/
Sukeh Kejora
kok gk ada lanjutannya
Ibu Sri
Luar biasa
⭐️asteri
bener2 ga di terusin ini ?
Wiwin Herlinawati
Bagus ceritanya
Alexa Juliana
Ohhhh br sadar Zaolin itu Reza - Olin...kirain nama aslinya Olin 🤭🤭
Alexa Juliana
Gpp Li pakai minyak telon krn bau nya harum dan wangi bayinya kerasa banget 😁😁
Alexa Juliana
Ya Allah..itu uang haknya Olin sbg ahli waris..Ga akan berkah Tante kamu udh makan haknya anak yatim piatu..
Alexa Juliana
Ini Olinnya Reza bukan? Olinnya Reza namanya bukannya Zaolin yah?
FS
200 jt nya kapan lanjut ni liiin olin
Ida Siswati
bagus ceritanya
Fina Safina
ahhh menyayat banget kalimatnya🥺
Inces 05
bagus cerita nya ko ga d lanjutkan?
Mr Im
lanjut lagi thor. dah ane kirimin kopi tuh
Siti Komariah
walahhh ini kmana lanjutannya,,smoga kak author sehat biar bs lanjut lagi..
Anonymous
Cerita ini masih gantung hingga swkarang
Sahrisa Salsabila
lanjutannya mna
John de Joenk
iya thor rambutnya kurang kriting mie
zha syalfa
pas di kos olin sdh ditanya ttg keluarga oleh papi..
dan dijawab tinggal ditempat jauh dan butuh waktu untuk pembuktian
Susi Mardikawati
💘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!