Selamat datang di novelku kak, jangan lupa klik♥️+ komen+vote ya🙏🏻
Kira- kira bagaimana rasanya kehilangan orang yang paling berharga dalam hidup kita. ?
mala maharani putri. seorang gadis berusia 23 tahun harus menelan pil pahit tepat di hari ulang tahunnya yang ke 23, gadis itu kehilangan kedua orang tuanya dan semua hal yang dia miliki. bagaikan jatuh di timpa tangga.
Hingga pada suatu hari mala terpaksa menerima tawaran seorang ceo untuk menjadi istri kontraknya dalam jangka 1 tahun.
Bagaimana jika cinta itu tumbuh di antara mereka?
Ikuti kelanjutan ceritanya di " Istri kontrak sang ceo"
Happy reding,♥️
Baca sampai akhir ya. Mohon maaf jika masih banyak Typo dan bab yang kurang masuk akal😂. Ini karya pertama saya , 🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Meeting bersama Mr. darwin
Pembicaraan tentang pernikahan itu pun akhirnya selesai, dan mereka langsung melanjutkan dengan acara makan malam, setelah makan malam kemudian Devan mengantarkan maka pulang, karena memang hari sudah mulai larut malam. Mala juga Devan akhirnya menaiki mobil sport milik Devan. lalu pria tampan itu pun langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah itu.Selama diperjalanan, mereka berdua tak banyak bicara, baik Mala ataupun Devan, ternyata tanpa dia sadari Mala sudah tertidur lelap di sampingnya,
" Ternyata dia sudah tertidur" Gumamnya sambil tersenyum
hingga akhirnya mobil sport itu sampai di depan kost tempat Mala tinggal. Devan yang sedari tadi hanya memandang wajah lama serta sudah mencoba untuk membangunkan Mala, namun wanita cantik itu tak kunjung bangun juga,
" Mala bangun, kita sudah sampai," bukannya bangun dia malah menarik tangan Devan hingga membuat laki-laki itu tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya dan membuat nya terjatuh dalam pelukan Mala,
"ternyata kalo lagi tidur Mala cantik juga, tapi kenapa jantungku malah berdetak lebih cepat dari biasanya,"Ucap Devan dalam hatinya,
Hingga tak lama akhirnya Mala pun bangun dari tidurnya, karena dia merasa pahanya ngilu seperti tertindih sesuatu. dan ternyata memang benar, ada tubuh Devan yang saat ini sedang berada tepat di atas paha mala. pria tampan itu kesulitan untuk bangun, Karena Mala sendiri yang tidak sengaja memeluk Devan, tangan Mala ada di atas tubuh Devan,tepat di atas dada bidang nya,
" duh pak, ngapain peluk-peluk saya, bapak cari kesempatan saat saya tidur ya," Tuduh Mala sambil melihat searah tubuhnya,
" Hei, kamu gak usah Gr, siapa juga yang mau ngapa-ngapain kamu, liat kamu aja saya gak selera," Ucap Devan dengan nada sinis dan datar. walau emang dalam hatinya pria itu mengakui saat tadi di peluk oleh Mala jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya.
" Lagian, kamu kalo tidur kayak kebo, udah gitu ngorok lagi, cantik-cantik kok ngorok, Saya tadi berusaha buat bangunin kamu, tapi kamu bukannya bangun malah menarik tangan saya sampai-sampai saya jatuh seperti tadi.atau jangan-jangan kamu yang pura-pura tidur lalu sengaja menarik tangan saya karena ingin peluk badan saya yang sexy". Ucap devan sambil senyum, dia sengaja ingin menggoda Mala, Karena pria tampan itu juga tidak ingin jika Mala mengetahui kalo tadi dirinya memang sempat deg-degan saat di peluk Mala.
" Eh pak, enak aja, siapa juga yang pura-pura tidur, dan siapa juga yang mau peluk-peluk tubuh bapak, **** dari mananya coba,! itu tadi karena saya sedang tidur, kalo gak tidur ogah banget saya peluk-peluk bapak, kecuali ya mati lampu kayak di restoran waktu itu, ya sudahlah pak, saya turun dulu ya. terimakasih sudah anterin saya pulang,"
Akhirnya Mala pun turun dari mobil Devan,sedangkan Devan, pria tampan itu langsung melajukan mobilnya agar cepat sampai di apartemen miliknya, dan setelah sampai di apartemen laki-laki itu akhirnya mandi lalu memutuskan untuk segera tidur, karena hari ini memang hari yang lumayan melelahkan baginya, Namun keinginan itu akhirnya terpaksa di tunda karena tiba-tiba telfonnya berdering, Bukan orang lain, yang menelfon ternyata adalah vino sahabatnya,
" Halo, iya ada apa telfon malam-malam gini vino, telfon besok kan bisa, aku ngantuk banget," Ucap Devan dengan mata yang sudah sedikit tertutup,
"Iya maaf pak bos, tapi ini penting,! aku cuma mau bilang, kalo besok pagi ada meeting dengan Mr. Darwin yang dari London, apa berkas-berkasnya sudah kamu siapkan. kan kamu sendiri yang bilang kalo soal kerja sama dengan Mr. darwin mau di handle sendiri karena tidak mau mengecewakan dia, apa kamu sudah menyiapkan??"
Mendengar nama Mr, Darwin akhirnya Devan langsung bangun dan membulatkan matanya,
" Apa! Jadi meeting dengan Mr, Darwin besok. ya ampun bagaimana aku bisa lupa. ya sudah Vin, makasih ya sudah ingetin, kamu emang sahabat terbaikku."Ucap Devan serta bergegas bangun dan meninggalkan tempat tidurnya,
pria tampan itu langsung memasuki ruang kerjanya, karena memang Mr, Darwin adalah klien penting yang paling di tunggu, Sedangkan semua berkasnya belum juga selesai, maka dari itu dia harus menyelesaikan malam ini juga, Mau tidak mau Devan akhirnya harus lembur, setelah semua pekerjaan nya selesai.
akhirnya Devan ketiduran di tempat kerjanya hingga pagi, Mendengar suara alarm yang sudah berbunyi, Devan Pun langsung bangun dan mandi, karena tadi malam Devan memang sengaja memberi alarm di hp nya, Sebab pria itu tidak ingin terlambat datang pada meeting dengan Mr, Darwin pagi ini,
setelah selesai mandi akhirnya Devan sudah memakai pakaian yang rapi dan langsung berangkat ke lokasi, gak sempat makan, dia memutuskan untuk makan nanti setelah meeting nya selesai, Menempuh perjalanan selama kurang lebih 1jam, karena jalannya lumayan macet, tapi masih untung karena dia sampai tepat waktu,
" Mohon maaf Mr, Darwin saya terlambat, karena jalanan lumayan macet,"
"Tidak apa-apa Mr. Devan, Saya juga baru saja sampai, kalo gitu kita mulai sekarang aja ya meeting nya,"
Akhirnya meeting pun berjalan dengan lancar, Kontrak kerjasama juga sudah di tandatangani, Mr.Darwin langsung pergi dari tempat meeting, sedangkan Devan langsung berangkat ke kantor, namun sebelum itu, pria itu sudah memesan makanan untuk di makan setelah sampai di kantor, karena memang pria itu belum sempat sarapan tadi pagi, dan setelah sampai di kantor Devan meminta Mala untuk menemaninya makan, pria itu menelfon Mala dan menyuruhnya untuk segera datang ke ruangannya,
" Halo Mala, tolong secepatnya kamu datang keruangan saya, tanpa menunggu jawaban dari Mala, pria itu langsung memutus sambungan teleponnya, Sedangkan Mala, wanita itu sudah cukup panik karena tiba-tiba Devan menyuruhnya untuk segera datang ke ruangan nya,
"Dasar pria aneh, belum juga aku Jawab sudah main matiin aja, tapi ada apa ya sepagi ini dia nyuruh aku datang ke ruangan nya,"Ucap Mala dalam hatinya,
Akhirnya tanpa mengulur waktu mala langsung menaiki lift untuk menuju lantai 34, setelah sampai di sana, wanita cantik itu langsung masuk tanpa mengetok pintu terlebih dahulu,
" permisi pak, ada apa bapak nyuruh saya datang kesini,?" Mendengar suara itu membuat Devan terkejut.
" Heh Mala, bisa nggak kalo masuk itu mengetok pintu dulu, aku nyuruh kamu datang kesini untuk nemenin saya makan, sekarang kamu siapin semuanya, tadi sehabis meeting aku sudah membeli makanan, karena kebetulan tadi pagi saya belum sarapan, Devan pun akhirnya memberikan makanan sama mala,
" Apa! saya nemenin bapak makan,tapi saya sudah sarapan tadi pak, Namun Devan tetap memaksa Mala untuk makan bersamanya,
semangat thor
saya undur diri
apalagi Devan tidak salah cuman di jebak sama pelakor
lanjuut thoorr.. jngan lama2 up nya