NovelToon NovelToon
My Poor Secretary

My Poor Secretary

Status: tamat
Genre:Komedi / Berondong / Patahhati / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

“Ku kira dia janda, ternyata suaminya masih ada.”

Hampir dua tahun Danzel menyendiri tak memiliki kekasih setelah wanitanya direbut dengan licik oleh pria lain. Padahal, orang tuanya terus mendesak untuk segera menikah hingga berusaha mengenalkan para wanita cantik kepadanya. Tapi, tak ada satu pun yang memikat hatinya.

Namun, siapa sangka, jika rasa kagum kepada sekretaris barunya membuatnya terpikat pada wanita yang memiliki nasib malang itu. Ia akhirnya bisa merasakan jatuh cinta lagi setelah sekian lama mati rasa.

Danzel berusaha memikat orang yang dia taksir dengan mengambil hati putri dari wanita tersebut. Namanya hidup, tak ada yang sesuai keinginan. Sekretaris yang dia kira janda, ternyata masih memiliki suami.

Haruskah dia menjadi perebut istri orang agar cintanya tak gagal seperti dahulu lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 8

Danzel langsung mengajak Selena untuk keluar. Dia tak memperdulikan reaksi Alcie yang terlihat kesal karena dia tinggalkan sebelum saling mengenal satu sama lain.

Begitulah Danzel jika tak suka maka akan dia tinggalkan tanpa basa-basi. Pria itu langsung menilai Alcie bukanlah orang yang tepat untuk menjadi pasangannya.

“Apakah kau lapar?” tanya Danzel pada Selena yang kini keduanya sudah berada di dalam mobil.

Selena menggeleng lemah tanpa mengeluarkan suara. Ia terlihat masih ketakutan. Tentu saja karena Alcie tahu rumahnya dan dia khawatir akan dilabrak di apartemen.

“Kita makan dulu, oke? Kau tanggung jawabku hari ini,” ajak Danzel. Ia melirik sepintas ke arah bocah kecil di sampingnya ketika berhenti di lampu merah.

“Kenapa kau sangat ketakutan melihat wanita yang ku temui tadi? Apakah dia menyeramkan?”

Pertanyaan Danzel dijawab anggukan kepala oleh Selena. Tentu saja hal tersebut membuat pria muda berkharisma itu terkekeh seraya mengelus rambut halus yang dikepang satu.

“Jangan takut, nanti uncle basmi dia seperti serangga,” kelakar Danzel memberikan candaan agar Selena tak menundukkan kepala terus.

Kendaraan roda empat itu pun melaju. Danzel lagi-lagi memberikan nasihat pada Selena. “Dengar, jangan pernah memperlihatkan rasa takutmu pada orang lain, karena mereka akan semakin menindasmu jika tahu kelemahanmu. Maka, beranilah dan mulai sekarang tegakkan pandanganmu.”

“Baik, uncle.” Selena tak lagi menundukkan kepalanya. Ia melihat lurus ke jalan.

“Good girl, pasti orang tuamu bangga memiliki anak sepertimu,” puji Danzel seraya memberikan acungan jempol dari tangan kanannya. “Kau mau makan di mana?” tanyanya kemudian.

“Tidak, uncle. Aku mau langsung pulang saja. Pasti mamaku sudah bingung mencariku, dan aku ingin makan bersama orang tuaku saja,” tolak Selena secara halus.

“Baiklah kalau itu maumu.”

Danzel pun menahan laparnya, padahal dia sengaja mengajak Selena untuk makan di luar karena cacing perutnya sudah berdemo. Tapi yasudahlah, dia tak mau memaksa juga.

“Uncle, tolong berhenti, itu mamaku,” pinta Selena sembari menunjuk seorang wanita dewasa yang tengah berjalan dengan menggendong anak kecil.

Danzel tak mau mengerem mendadak yang tentunya akan mengakibatkan pengendara lain terkejut atau bahkan bisa terjadi kecelakaan dan merugikan orang lain. Dia menghidupkan lampu sein dan setelah dirasa aman, dia baru menepi.

Selena langsung membuka seatbelt dan keluar tanpa menunggu Danzel. “Mama ...,” teriaknya berlari menuju Gwen.

“Selena?” Gwen merendahkan tubuhnya untuk berjongkok. Dia memeluk putrinya dengan perasaan lega. “Kau dari mana saja, nak? Mama mencarimu sedari tadi.”

Gwen tak memarahi putrinya walaupun sudah membuatnya khawatir. Ia justru memperlihatkan betapa sayang dan takutnya jika kehilangan buah hatinya meskipun tidak bersama orang yang dia cintai. Ya, pernikahannya dahulu adalah desakan dari keegoisan orang taunya.

“Sepulang sekolah aku jualan cokelat untuk membantu mama membayar sewa apartemen, lalu bertemu dengan uncle yang baik hati membeli semua cokelatku,” jawab Selena menceritakan semuanya dengan jujur.

Bocah itu berani mengutarakan apa yang dia lakukan karena mamanya tak pernah marah. Biasanya hanya menasehati dengan lembut sehingga membuatnya sedikit terbuka dengan orang tuanya.

Gwen justru merasa bersalah karena belum bisa memberikan kehidupan yang layak seperti dahulu kepada putrinya. Ia memegang kedua pundak anak berusia sepuluh tahun itu dan menatap lekat manik cantik milik Selena.

“Tugasmu hanya sekolah, tak perlu mencari uang. Membayar sewa apartemen adalah tanggung jawabku sebagai orang tua,” nasihatnya sangat lembut agar mudah dipahami dan tidak melukai hati putrinya.

1
Si Memeh
baru nemu kisah mantan kekasih diora ini..pasti bagus cerita nya spt kisah diora di my rich husband😍😍😍
Wahyunni Winarto
takdir itu indah
sama kayak yg aku alami
yg lamar aku kakaknya adeknya jd supir nya waktu itu
tapiii yg nikahi aku dan jodoh ku adeknya
hidup selucu ituu😀😀
Wahyunni Winarto
dicintai ugal²an
laki² terbaik
Mochimolala
udah kecewa berat itu Danzel... kalo aku di posisinya Danzel pun sama...
Mochimolala
halalin dulu kalo mau lagi...
Meggy Natonis Tuulima
niveltnya madhyaz judulnya apa ya
mars
ya makanya latarnya luar negri aku paham ko ka'
mars
mimpi bgt dpet mertua bgini'aamiin aamiin
mars
real bgt ya dan sangat2 terbuka tabu tapi kenyataan
mars
finlandia masa nasi kak
Nur Syamsi
jgn langsung vonis Dansel, tanya dulu Gwennya latst belakangnya dan bgaimna Suaminya memperlakukan Gwen
Nur Syamsi
dicobrj mulutnya yg Tdk menghargai wanita
Nur Syamsi
benar" Tuhan adil mempertemu kan hambanya jdi cinta yg bersilang
Nur Syamsi
calmer idaman Tdk mempersosljan status, bgaimna kehidupan Gwen...mrk Tdk mempersoslkannya
Nur Syamsi
🤭🤭🤭🤭
Nur Syamsi
ayo Gwen jujur dr sekarang drpda nanti, spya bisa sama" ngurus perceraian
Nur Syamsi
belum ada yg berterus terang, Gwen belum menjelaskan bahwa dia belum bercerai dg suaminya, Dansel belum menceritakan bahwa calonnya janda beranak dua
Nur Syamsi
rasain papa
Nur Syamsi
tissu ke langsung dibuang aja drpda sapu tangan
Nur Syamsi
yavterus terang Dansel ma mommymu bgw wanitamu itu janda beranak 2 soy mommymu Tdk kaget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!