NovelToon NovelToon
Cerita Manis Di Musim Semi, Trouvaille

Cerita Manis Di Musim Semi, Trouvaille

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:207.1k
Nilai: 5
Nama Author: Diwelin

Bagiku pulang adalah kembali bersamamu, tanpa peduli harus berapa banyak kehilangan yang harus kulalui.

Gadis miskin sepertiku memang tidak memiliki kekuatan apapun untuk mengejar mu, ongkos menuju kediamanmu saja aku tidak punya, konon lagi skill untuk memenangkan hatimu.

But, Appa i miss you. Aku hanya ingin menemui mu dan tetap bersamamu.



Love,



-Joelin-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diwelin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis Kecil

"Mau makan apa?"

"You can decide it." jawab Joelin.

"Dasar perempuan." Batin Mickey. Dia palin malas dengan jurus terserah yang selalu jadi andalan perempuan. dan sialnya kali ini perempuan di depannya memberinya kata terserah itu. Tunggu dulu, itu bukan terserah. "it's not up to you", Joelin memberiku kebebasan memilih bukan melemparkan tanggung jawab sepenuhnya padaku, dia hanya membebaskan ku. Gadis ini benar-benar berbeda.

Akhirnya Mickey mengendarai sepeda motornya ke arah sebuah kafe brunch dengan label L* Morning. setelah mengorder menu sarapan yang diinginkan Joelin sibuk dengan ponselnya. Mickey merasa kesal saat diabaikan begini. Tunggu dulu, kesal? Sejak kapan dia merasa kesal saat Joelin mengabaikannya?

"Joe, bisa tolong ambilkan beberapa tissu disana?" tanya Mike tiba-tiba sambil menunjuk ke sebuah arah.

tanpa menjawab Joelin bergegas kearah yang dimaksud oleh Mickey. Sementara pria itu langsung menguasai ponsel Joelin.

"oh Ins**gram?" Mickey berbicara sendiri. Tiba-tiba dia tersenyum karena ide brilian yang mendadak muncul di otaknya. Mickey mengambil sebuah foto selfi dan mengirimnya di ins**story milik Joelin. Mickey juga tidak lupa menambahkan emot hati disana, dan set location cafe yang mereka kunjungi.

"Breakfast with him 💕" tulisnya sambil tersenyum puas.

"lagi apa kamu_?" tanya Joelin yang sudah tiba dimeja mereka.

"Jangan dihapus. atau aku akan berhenti berbicara denganmu." ancam Mickey.

Joelin merebut ponselnya, dan setelah memeriksa sekian detik akhirnya wajah Joelin jadi merona.

"Apa ini?" tanya Joelin penuh selidik.

"Hanya bercanda. Jangan dihapus, atau aku akan mogok bicara padamu." jawab Mickey santai.

"Apa katamu? hanya bercanda?" gumam Joelin dalam bahasa Indonesia.

"Use English Joelin. Sekali lagi kau berbicara dalam bahasa alien aku akan menjualmu." omel Mickey.

Joelin memilih diam dan menikmati sarapannya yang sudah terhidang di meja. Joe malas berdebat dengan laki-laki menyebalkan ini.

Mereka berdua menikmati sarapan dalam hening. Setelah kenyang keduanya memutuskan berangkat ke kampus dan langsung menuju ruangan ujian. Masih ada sekitar satu jam lagi sebelum ujian dimulai. Namun ketika mereka sampai semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini sudah berada di dalam kelas dan sibuk membaca buku masing-masing.

Tiba-tiba saja Joelin merasa hawa dingin menjalari seluruh tubuhnya. Apakah ini yang dinamakan nervous? Namun Joelin memilih menenangkan diri. Dia memilih duduk di barisan paling depan. Sementara Mickey memilih bergabung bersama Si An dan Mark di meja yang terletak dibelakang Joelin.

"Kok bisa bareng Joelin, Mike?" Tanya Si An penuh selidik.

"Habis aku pungut dari jalanan tadi" bohong Mickey.

"Pantes aja kucel gitu." Ledek Si An lagi.

"Yah asal kamu gak suka aja sama dia, aku dipihakmu bro." jawab Mickey enteng.

"Ih apaan sih dia. Jelas-jelas juga aku tidur di rumahnya. Lagian si gendut itu, body shaming aja terus. orang cantik gini di ledek kucel." Protes Joelin dalam hati. Namun dia memilih tidak membalas perang kedua lelaki itu karena ingin fokus bersiap untuk ujiannya. Joelin tidak ingin gagal ujian dan kehilangan beasiswanya hanya karena meladeni dua pria menyebalkan itu.

Satu jam berlalu seperti sepuluh menit, Prof. Park akhirnya masuk kedalam kelas bersama soal ujian. Setelah memastikan setiap mahasiswa mendapatkan lembaran soal mereka beliau akhirnya mengumumkan bahwa ujian dimulai. Baru 20 menit ujian berlangsung dan Joelin masih menjawab 5 dari 20 soal, namun tiba-tiba keringat membanjiri tubuhnya. Perutnya sangat nyeri.

"Aduh nyeri ha*d, kenapa aku harus menstruasi sekarang?" protesnya dalam hati.

Joelin berjuang mati-matian menahan rasa sakitnya. Namun itu tidak cukup membantu, rasa sakit yang datang tiba-tiba sukses memecah konsentrasi Joelin hingga dia lupa semua materi yang sudah dia pelajari. Bisa dipastikan nilainya kalian ini akan sangat berantakan. Joelin meringis pelan menahan rasa sakitnya.

Mickey menyadari gerakan gelisah Joelin. Dia juga melihat peluh bercucuran di pipi gadis itu.

"Apa kau segugup itu? padahal sudah belajar mati-matian." omel Mickey dalam hati.

Mickey memilih kembali fokus pada ujiannya. Setelah memastikan semua soal dijawab dengan baik, Mike menyerahkan hasil kerjanya pada prof. park. Saat berjalan melewati tempat duduk Joelin, sekilas dia menangkap gestur gadis itu sedang meringis kesakitan.

"kenapa dia?" tanyanya dalam hati.

"ah peduli amat, paling juga lupa jawaban." masih dalam hati sambil berlalu meninggalkan kelas.

Setelah beberapa menit akhirnya Mark dan Si An menyusulnya keluar.

"Kurasa Joelin sakit." Si An tiba-tiba angkat bicara.

"maksudmu?" tanya Mark.

"Aku melihatnya meringis kesakitan saat kita keluar tadi." jawab Si An.

"Dia baik-baik saja. Paling juga lagi nervous." sahut Mickey yakin. "Gak mungkin dia sakit, toh sejak semalam dia bersamaku dan dia sehat." batin Mickey kemudian.

Tiba-tiba ponsel Si An berdering.

"Ya Prof? Baik. Saya Kesana." Jawab Si An singkat dalam perbincangan itu. Mereka bertiga baru saja keluar dari lift di lantai 11 dan hendak menuju Lab.

"Kalian mau ikut denganku? Joelin sakit itu kata Prof.Park" jelas Si An pada kedua temannya..

Refleks Mickey memutar tubuhnya dan masuk kembali kedalam lift, disusuk oleh Si An dan Mark

"Ah, aku baru ingat, harus mengurus sel dalam setengah jam kedepan." curhat Si An.

"Aku juga harus mengurus sesuatu setelah setengah jam." tambah Mark.

Namun pikiran Mickey hanya tertuju ada Joelin. "Apa dia alergi makanan? apa dia masuk angin? kenapa dia?" serentetan pertanyaan muncul di kepala Mike.

Mereka bertiga tiba di kelas, setengah terkejut menemukan Joelin yang berwajah pucat.

"Siapa yang akan membawanya kedokter?" tanya prof.Park.

Tanpa menjawab Mickey hendak mengangkat tubuh Joelin, namun terhenti mendengar bisikan Joelin.

"Mungkin aku sedang datang bulan. Apa kau mau membuarkan mereka menonton noda di pakaianku?" bisik Joelin.

Mickey sungguh geram, bahkan setelah membuat seisi kelas khawatir gadis ini masih memikirkan reputasi dan rasa malu. Sian memilih melepas jaketnya dan memakaikan ditubuh Joelin sebelum akhirnya membawa gadis itu dalam gendongannya.

"Aku akan membawanya Prof. Si An dan Mark, kalian bisa kembali dengan penelitian."

"Bawalah ini. Mungkin Joelin membutuhkannya." ucap Mark sambil memberikan tas Joelin.

Joelin menerima tasnya dari Mark, kemudian menyembunyikan wajahnya di dada bidang Mickey. Sungguh memalukan digendong seperti ini di depan semua orang. Pipi Joelin kembali memanas.

Mickey melangkah sambil menggendong tubuh Joelin hingga parkiran. Dan membonceng Joelin ke dokter.

"Apa kau masih malu? bukankah rasanya sangat sakit? berpeganganlah. aku tidak ingin dijadikan tersangka jika kau jatuh dari sepeda motorku." omel Mickey gemas.

"Aku hanya nyeri karena men*truasi, jangan berlebihan." protes Joelin.

"Keras kepala sekali." Balas Mickey.

"Apa perempuan ini sepolos itu? kenapa dia harus kesakitan? apakah dia mengidap penyakit tertentu?" tanya Mickey dalam hati.

Namun setelah mendapatkan penjelasan di klinik dokter Mickey mengerti, rasa sakit yang dialami Joelin akan menghilang ketika dia memiliki aktifitas hubungan suami istri layaknya orang dewasa.

"ternyata kau masih gadis kecil." ledek Mickey pada Joelin. Namun gadis itu sudah terlelap dalam boncengan Mickey, mungkin karena pengaruh obat yang diberikan dokter tadi.

Mickey memutuskan membawa Joelin yang terlelap kembali lagi kerumahnya. Joelib terbangun setibanya dirumah Mickey.

"Kenapa kita kemari?" Tanya Joelin

"Jangan banyak tanya." Mickey membawa Joelin kekamarnya dan memerintah Joelin untuk segera beristirahat. Joelin yang sedang lemas karena tamu bulanan nya pun malas berdebat dan memilih naik ke atas tempat tidur Mickey.

"Untung aku sudah membersihkan pakaianku di klinik tadi." batin Joelin.

"Kenapa aku selalu membawamu pulang?" Mickey bergumam sambil memandangi Joelin yang terlelap seperti bayi.

1
Ai Yeni
semoga saja kali ini niat licik Jee Na gagal total ..
Nureti
Hai kak 👋
sukes iya kak untuk karyanya

jangan lupa mampir di karya pertamaku yang menceritakan lelaki letoy yang selalu di tolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.

terimakasih 🙏
La la elLa
thor.. up lagi
La la elLa
jebakan doni kah?
Ika Kirana🌷SSC🌹
eeeehh apa udah selesai sampai dsni Ann?????? please lanjuutt

SEMANGAT Anna Divya Lin
Ika Kirana🌷SSC🌹
huft ada penggemar oppa oppa rupanya d tempat kos2 an Joelin awas loe Mike bisa2 d kerubuti ma girl2y medan wkwkwkkk
Ika Kirana🌷SSC🌹
mksh baaanyaaaakkk Anna Divya Lin dah mempertemukan mereka lagi aq merinding terharu membacanya
Ika Kirana🌷SSC🌹
Anna Divya Lin jgn bikin anty menunggu..... cepat pertemukan Joe dan Mike 😭😭
Ika Kirana🌷SSC🌹
akhirnya Mike membuka juga kotak kado itu... please thor aq berharap hanya padamu kembalikan kebahagiaan Joelin dan Mike please please please.......
Ika Kirana🌷SSC🌹
kembalikan kebahagiaan Joelin dan Mike thor, apalagi skrg Joelin sedang hamil anak Mike
Ika Kirana🌷SSC🌹
aq sangat merasa so sad thor, dsni yg jahat kamu thor bikin aq menangis paaaraah
Ika Kirana🌷SSC🌹
astagaaaah knp jadi begini nasib Joelin dan Mike!!!!!!!!!!!!!
Ika Kirana🌷SSC🌹
si Jee Na punya rencana apaa yaaa😰😰😰
Ika Kirana🌷SSC🌹
makin penasaran
Ika Kirana🌷SSC🌹
keren kerren i like it....... 😍😍😍😘😘😘😘
Ika Kirana🌷SSC🌹
wadduuh pasti Jee Na sdh mendokumentasi kebersamaan Joe dan Goedan..... mudah2an Mike percaya ma Joelin
Ika Kirana🌷SSC🌹
pasti Jee Na itu
Ika Kirana🌷SSC🌹
nah nah nah kaan!!!!!!!!! Si An semakin berniat
Ika Kirana🌷SSC🌹
naah kan Mike, gara2 kau kelamaan sembunyiin status kalian skrg lihatlah Si An sdh mengincar istrimu
Ika Kirana🌷SSC🌹
makanya jgn mengambil kesimpulan terlebih dahulu Joe..... krn takdir setiap wanita tidak sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!