NovelToon NovelToon
Suami Yang Kau Dan Keluarga Mu Hina Adalah Pewaris Kaya

Suami Yang Kau Dan Keluarga Mu Hina Adalah Pewaris Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Markario Putra

Demi menguji ketulusan, Aldi Pratama menyamar sebagai pria biasa selama dua tahun pernikahan. Namun, Kirana beserta keluarganya yang gila gengsi terus menghina dan merendahkannya. Batas sabar Aldi habis; ia mengungkap identitas aslinya sebagai pewaris tunggal konglomerat raksasa Pratama Group, menceraikan Kirana, dan memiskinkan keluarganya.
Kejatuhan itu seketika menghancurkan hidup Kirana—ibunya meninggal karena syok, adiknya dipenjara, dan ia harus bertahan hidup sebagai pedagang sembako miskin. Di titik nadir inilah Kirana bertobat total dan belajar bersyukur. Takdir kemudian mempertemukan mereka kembali lewat program sosial. Meski dipisahkan jurang kasta yang permanen, Aldi diam-diam memberi perlindungan rahasia karena belum bisa melupakan Kirana sebagai cinta pertamanya, sementara Kirana menjalani takdirnya dengan keikhlasan dan penyesalan abadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Markario Putra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 7: Tamu Mewah di Halaman Rumah

Deru halus mesin mobil sedan mewah yang berhenti di depan pagar besi kediaman keluarga Sitorus langsung memecah keheningan sore itu. Ibu Ratna yang sedang menyiram tanaman di halaman depan seketika menoleh. Matanya membelalak lebar melihat kilau cat hitam metalik dari mobil yang harganya setara dengan rumah kluster baru Riko tersebut.

Pintu penumpang terbuka, dan Kirana melangkah keluar dengan wajah yang tampak agak canggung. Sedetik kemudian, Rendy ikut turun dari pintu kemudi, merapikan jas abu-abunya dengan senyum menawan yang mengembang sempurna.

"Ya ampun... ini Nak Rendy, kan?!" pekik Ibu Ratna, langsung menjatuhkan selang airnya begitu saja dan berlari kecil menuju pagar. Wajah paruh bayanya berbinar-binar seolah baru saja melihat tumpukan emas batangan berjalan.

"Selamat sore, Tante. Apa kabar? Lama tidak bertemu," sapa Rendy dengan nada yang sangat sopan namun sarat akan pembawaan kelas atas. Dia mengulurkan tangan, menyalami Ibu Ratna dengan gestur yang sangat dihormati oleh wanita itu.

"Kabar baik, sangat baik, apalagi setelah melihat Nak Rendy yang sekarang sudah sukses begini!" jawab Ibu Ratna girang, tangannya bahkan enggan melepas jabatannya. "Mama—eh, Tante, maksudnya—sering sekali dengar cerita dari Kirana kalau Nak Rendy sekarang jadi CEO di kantor pusat. Hebat sekali ya kamu sekarang!"

Riko yang mendengar kehebohan dari dalam rumah langsung berlari keluar ke teras. Begitu melihat mobil sport mewah terparkir di depan rumahnya, matanya hampir melompat keluar dari kelopaknya. "Gila... ini mobil keluaran terbaru yang harganya miliaran itu kan, Kak? Wah, gokil banget!"

Rendy terkekeh sombong, melirik Kirana yang masih berdiri diam dengan perasaan tidak nyaman. "Ah, ini hanya mobil operasional harian saya dari perusahaan, Riko. Gak seberapa. Kebetulan tadi saya lihat Kirana sedang kebingungan mencari tumpangan di lobi karena suaminya... katanya harus lembur mengerjakan laporan keuangan yang saya minta. Jadi, sebagai mantan teman dekat, tentu tidak ada salahnya saya antar pulang, kan?"

"Tentu saja tidak salah! Malah bagus sekali, Nak Rendy!" sahut Ibu Ratna cepat, matanya melotot pada Kirana seolah memberi kode keras. "Daripada Kirana harus naik motor matic kepanasan atau nunggu taksi online lama-lama. Aduh, ayo masuk dulu, Nak Rendy. Tante buatkan minum ya. Kita ngobrol di dalam."

"Ma, Rendy mungkin sibuk—" Kirana berusaha mencegah, namun suaranya langsung dipotong oleh ibunya.

"Gak ada sibuk-sibuk! Nak Rendy sudah baik mau mengantar kamu pulang, masa gak dijamu? Ayo masuk, Nak." .Ibu Ratna dengan antusias menggandeng lengan Rendy, membawanya masuk ke dalam ruang tamu yang luas, meninggalkan Kirana yang hanya bisa menghela napas panjang di belakang mereka.

Di dalam ruang tamu, Rendy duduk di sofa utama dengan kaki yang menyilang angkuh. Dia mengedarkan pandangan ke sekeliling rumah besar peninggalan almarhum ayah Kirana itu.

"Rumah ini tidak banyak berubah ya, Tante. Tapi... sepertinya beberapa sudut dindingnya sudah mulai butuh renovasi besar agar terlihat lebih modern."

Ibu Ratna yang datang membawa nampan berisi teh hangat langsung menyahut dengan wajah lesu yang dibuat-buat.

"Aduh, boro-boro mau renovasi rumah, Nak Rendy. Untuk biaya operasional sehari-hari di rumah ini saja rasanya pas-pasan sekali. Menantu Tante yang sekarang kan... ya kamu tahu sendiri, posisinya hanya manajer keuangan biasa.

Gaji segitu mana cukup untuk merawat rumah sebesar ini di kawasan elite."

Riko ikut nimbrung sambil duduk di sebelah Rendy, matanya tidak lepas dari jam tangan mewah sang CEO. "Iya, Kak Rendy. Malah cicilan rumah kluster baru aku aja bulan ini sempat telat dibayar sama Mas Aldi. Malu-maluin banget, padahal cuma lima juta sebulan."

Rendy tersenyum sinis di dalam hati, mendapat angin segar untuk semakin menginjak harga diri Aldi. "Oh ya? Sayang sekali. Padahal di level manajer keuangan, harusnya pengelolaan dana pribadi bisa lebih rapi. Tapi ya... mungkin kapasitas berpikir setiap orang berbeda-beda, Tante. Kalau Riko butuh bantuan atau ingin magang di divisi strategis perusahaan saya nanti, bilang saja pada saya. Sebagai CEO, saya punya kuota khusus untuk merekrut orang-orang terdekat."

"Wah, beneran, Kak Rendy?! Makasih banyak ya, Kak!" seru Riko kegirangan, merasa masa depannya langsung cerah berkat koneksi sang CEO baru.

Kirana yang duduk di sudut ruangan hanya bisa terdiam. Di satu sisi, dia merasa tidak enak karena keluarganya terus-menerus menjelek-jelekkan Aldi di depan orang asing.

Namun di sisi lain, janji-janji kemudahan finansial dan koneksi yang ditawarkan Rendy secara instan malam itu perlahan-lahan mulai mengikis rasa hormatnya pada perjuangan suaminya selama ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!