NovelToon NovelToon
Sistem Gacha: Jaminan 100%

Sistem Gacha: Jaminan 100%

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Tak memiliki apa pun selain namanya, Kenzo bertahan hidup di dunia yang kejam. Bagi orang lain, mimpi adalah sesuatu yang bisa dikejar. Baginya, mimpi hanyalah kemewahan yang selalu direnggut oleh kenyataan.

Hingga suatu hari, sebuah antarmuka emas muncul di hadapannya.

Sistem Gacha.

Jaminan 100%.

Setiap putaran selalu menghadiahkan sesuatu yang nyata. Kemampuan, artefak, teknik, bahkan kekuatan yang sanggup mengubah takdir. Dengan sistem itu, Kenzo tak lagi sekadar bermimpi. Ia akan menapaki jalan menuju puncak dan menyingkirkan siapa pun yang berani menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8

Matahari sore menyengat bahu Kenzo saat ia menyusuri trotoar di kawasan komersial bagian selatan. Langkah kakinya santai, melebur di antara kerumunan pekerja yang sibuk pulang ke rumah masing-masing.

Namun, bayangan tubuhnya yang memanjang di bawah terik senja tidaklah kosong. Ada sosok mengerikan yang bersemayam di sana, bergerak mengikuti ritme langkahnya.

'Kenzo, orang di sebelah kiri itu bau sekali keringatnya,' suara Azzy tiba-tiba bergema riang di dalam kepala Kenzo. 'Boleh Azzy hilangkan saja dia dari dunia ini?'

Kenzo menghela napas pelan, menahan diri agar tidak terlihat seperti orang gila yang berbicara sendiri di tengah jalan.

'Jangan bertindak konyol,' tegur Kenzo dalam hatinya. 'Sudah kubilang berkali-kali, jangan gunakan kekuatanmu tanpa perintah langsung dariku.'

Terdengar suara rengutan malas yang dingin di dalam benaknya. 'Uuugh ... baik, Kenzo. Azzy menurut.'

Kenzo mengabaikan rajukan itu. Matanya menyapu sekitar, mencari titik tempat 5 orang berseragam taktis yang ia temui tadi pagi.

Berkat Esensi Peningkatan Fisik Dasar tingkat Perak yang ia miliki, ingatannya sangat tajam. Ia dengan mudah mengenali jalanan yang kini ditutup garis polisi.

Papan pengumuman di sana menyebutkan ada perbaikan pipa gas yang bocor. Sebuah alasan palsu yang disusun sangat rapi untuk menutupi kekacauan supernatural.

Kenzo tidak berniat mendekati garis polisi tersebut. Ia memilih berputar, mengambil jalan memutar melewati gang-gang sempit di balik ruko komersial.

Kelompok misterius itu pasti meninggalkan jejak mobilitas mereka di sekitar area ini. Mereka tidak mungkin hilang begitu saja tanpa kendaraan penjemput.

Bau sampah yang membusuk langsung menyambut Kenzo begitu ia melangkah masuk ke dalam lorong yang sempit dan berlumut.

Namun, baru berjalan sejauh 50 meter, indra penciumannya yang tajam menangkap aroma lain yang sangat pekat. Aroma besi yang amis dari darah segar.

Kenzo memperlambat langkahnya. Otot-otot tubuhnya menegang, bersiap menghadapi ancaman apa pun yang mungkin muncul dari sudut gang.

Tangannya menyelinap ke dalam saku jaket usang miliknya. Ia bersiap menarik kawat senar transparan dari Penyimpanan Tak Terbatas jika situasi memburuk.

Saat ia berbelok di sudut tembok bata yang lembap, langkahnya terhenti sepenuhnya.

Sesosok jasad pria paruh baya tergeletak di samping tempat sampah besi yang berkarat. Setelan jas abu-abu yang ia kenakan telah basah oleh noda merah pekat.

Kenzo melangkah mendekat dengan sangat hati-hati, lalu berjongkok untuk memeriksa keadaan korban yang sudah tidak bernyawa itu.

Luka fatal berada tepat di dada kirinya. Namun, bentuk luka tersebut sangat tidak biasa.

Bentuknya menyerupai spiral yang sangat rapi. Daging dan tulang rusuk pria itu seolah dikikis habis oleh bor air bertekanan tinggi seukuran ibu jari.

Bahkan, genangan darah di sekitar aspal mulai membeku dengan pola kristal es yang aneh. Ini jelas bukan pembunuhan biasa.

'Kenzo, tubuhnya aneh sekali,' suara Azzy kembali menginterupsi pikiran Kenzo, kali ini dengan nada meremehkan.

'Ada sisa energi kotor yang sangat lemah di lukanya. Azzy bisa membuat lubang yang jauh lebih bagus dari itu jika Kenzo mau!'

'Aku tidak butuh perbandingan tentang pembunuhan, Azzy,' balas Kenzo dingin. 'Bisa kau rasakan ke mana arah perginya pemilik energi kotor ini?'

'Tidak peduli, energinya terlalu sampah,' gerutu Azzy di dalam kepala Kenzo. 'Tapi kalau Kenzo yang minta, Azzy akan coba cari tahu nanti.'

Kenzo mengalihkan perhatiannya untuk memeriksa saku jas korban. Dompet pria itu masih utuh di saku dalam, membuktikan ini bukan kasus perampokan jalanan.

Tiba-tiba, ujung jari Kenzo menyentuh sebuah benda logam keras di saku celana korban. Ia segera menariknya keluar.

Itu adalah sebuah kepingan logam tebal berbentuk segi delapan seukuran telapak tangan dengan warna hitam yang sangat kelam.

Di satu sisi logam terdapat ukiran timbul seekor ular melingkari pedang patah. Di sisi lainnya, terdapat sederet angka acak dan sebuah cip elektronik kecil.

[Analisis Objek: Tanda Pengenal]

Teks emas dari sistem melayang tipis di depan pandangan Kenzo, lalu menghilang begitu saja ke udara kosong.

Ciiit!

Suara gesekan ban mobil yang direm mendadak terdengar dari arah jalan raya utama di ujung gang, disusul derap langkah kaki yang bergerak sangat cepat.

Derap langkah kaki itu sangat teratur dan sunyi. Mereka bergerak dengan formasi yang rapi, mendekat ke arah tempat kejadian perkara.

Tim pembersih atau sang pembunuh rupanya kembali untuk memeriksa keadaan.

Kenzo berdiri dengan cepat. Ia memasukkan kepingan logam hitam itu ke dalam saku jaketnya tanpa menimbulkan suara sedikit pun.

Dengan mengandalkan kekuatan otot peraknya, ia menendang dinding bata di sampingnya, lalu melompat setinggi 3 meter ke atas atap ruko berlantai 2.

Ia mendarat di atap beton tanpa suara, persis seperti bayangan yang menyatu dengan kegelapan sore yang mulai turun.

Dari celah atap, Kenzo mengintip ke bawah gang. 3 pria dengan setelan jas hitam pekat dan tatapan dingin baru saja memasuki lorong buntu itu.

"Ada yang sudah membersihkan tempat ini sebelum kita," ucap salah satu pria berjas hitam setelah memeriksa jasad korban. "Barang itu juga hilang."

Kenzo menarik kembali tubuhnya ke dalam bayangan atap ruko, menggenggam erat kepingan logam hitam di sakunya dengan senyum tipis yang dingin.

1
Hadi Hadi
up up🤭🤭
Hadi Hadi
lanjut
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
bunuh
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Hadi Hadi
mantap😄😄
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Yui
aku tunggu insectnya kak/Determined//Determined//Determined/
Ironside: Tidak ada hal seperti itu Kak /Scare/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!