NovelToon NovelToon
BERMAIN API DENGAN CINTA

BERMAIN API DENGAN CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Obsesi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Bagi Cinta (24 tahun), moralitas tidak ada harganya jika dibandingkan dengan uang. Menggunakan paras cantik dan tubuh indahnya, penipu ulung ini selalu berhasil meloloskan diri setelah mengeruk harta korbannya.

Hingga suatu hari, sebuah tawaran senilai 10 Miliar Rupiah datang dari Nyonya Valen, seorang wanita kalangan elit. Misinya terdengar mudah: goda Tuan Maxim, jadilah selingkuhannya, dan buat pria itu setuju untuk bercerai.

Cinta mengira ini hanyalah pekerjaan biasa di mana dia yang memegang kendali penuh sebagai pemburu. Namun, dia keliru. Begitu terjebak di dalam mansion mewah Maxim, Cinta baru menyadari bahwa dia bukan sedang memburu, melainkan sedang masuk ke dalam sangkar emas. Nyonya Valen tidak sedang menyewanya, melainkan menumbalkannya untuk melepaskan diri dari jeratan seorang pria posesif yang sangat berbahaya.

Ketika semua jalan keluar telah tertutup, akankah Cinta berhasil meloloskan diri, atau justru terbakar oleh api permainan yang dia nyalakan sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERMAIN API DENGAN CINTA BAB 3_ JEJAK MASA LALU YANG TERLUPA

BERMAIN API DENGAN CINTA

BAB 3_ JEJAK MASA LALU YANG TERLUPA

Keesokan harinya, efek alkohol di kepala Cinta sudah sepenuhnya hilang, menyisakan tekad bulat untuk memulai misi utamanya. Karena malam itu dia terlalu mabuk dan lampu klub sangat temaram, ingatan tentang wajah pria yang dia sangka gigolo itu benar-benar terhapus bersih dari otaknya.

Cinta menganggap insiden semalam sebagai angin lalu yang tidak penting. Fokus utamanya sekarang hanya satu: mendekati dan menaklukkan Tuan Maxim, suami Nyonya Valen, demi mendapatkan delapan miliar rupiah sisanya.

Berbekal dokumen palsu dengan kualifikasi mumpuni yang biasa dia gunakan untuk mengelabui target, Cinta melangkah masuk ke dalam gedung pencakar langit milik Kencana Property Group. Hari ini dia mendaftar sebagai sekretaris pribadi sang CEO.

Penampilannya beralih dari gaun malam seksi menjadi setelan profesional yang tetap memikat: blazer hitam dengan potongan pas badan, rok pensil yang mempertegas lekuk pinggulnya, serta kemeja putih dengan dua kancing teratas yang sengaja dibiarkan terbuka, memberikan kesan elegan yang menawan.

Setelah melewati beberapa tahap penyaringan cepat—di mana para staf personalia tampak anehnya langsung meloloskannya tanpa banyak bertanya—Cinta akhirnya diantar menuju lantai teratas. Jantungnya berdegup sedikit lebih kencang saat pintu ruangan CEO yang megah itu terbuka.

Di balik meja eksekutif berbahan kayu mahoni yang luas, seorang pria sedang duduk membelakanginya, menatap pemandangan kota Jakarta dari dinding kaca besar.

"Selamat pagi, Tuan Maxim. Saya Cinta, pelamar untuk posisi sekretaris pribadi Anda," ucap Cinta dengan suara yang paling manis, sopan, dan profesional yang bisa dia tiru.

Kursi besar itu berputar perlahan. Ketika wajah sang CEO sepenuhnya menghadap ke arahnya, Cinta sedikit terpaku dalam hati. Pria di hadapannya luar biasa tampan. Sepasang mata hitam yang tajam, rahang kokoh seolah dipahat, dan aura dominan yang sangat dingin.

Cinta tersenyum penuh kemenangan di dalam hatinya. Jadi ini Tuan Maxim. Sempurna. Pria sepertimu adalah makanan empukku. Cinta sama sekali tidak menyadari bahwa pria berkuasa di hadapannya ini adalah pria yang dia kira "gigolo" yang dia tiduri semalam dan dia tinggali uang dua juta rupiah.

Namun, ada satu hal yang membuat Cinta sedikit heran. Tatapan mata Maxim padanya terasa sangat intens, tidak seperti tatapan seorang CEO yang baru pertama kali melihat pelamar asing. Ada riak emosi yang tertahan di balik mata hitam itu.

Maxim menumpukan kedua tangannya di atas meja, menatap Cinta dengan seringai tipis yang misterius. Di bawah meja, di dalam laci pribadinya, Maxim sengaja menyimpan beberapa lembar uang pecahan seratus ribu yang ditinggalkan Cinta di hotel semalam.

Dia tahu wanita di hadapannya ini tidak mengenali wajahnya karena mabuk. Dan kenyataan itu, entah mengapa, menggores harga dirinya.

"Kamu memiliki latar belakang yang sangat mengesankan, Nona Cinta," suara Maxim terdengar berat dan dalam, membuat bulu kuduk Cinta meremang tanpa alasan. "Tapi katakan padaku... apakah kamu tipe orang yang mudah melupakan sesuatu? Atau seseorang?"

Cinta mengerutkan kening, sedikit bingung dengan pertanyaan yang melenceng dari konteks wawancara kerja ini. Namun dia tetap menjaga senyum manisnya. "Saya memiliki ingatan yang sangat tajam untuk hal-hal yang penting, Tuan Maxim. Terutama untuk pekerjaan saya."

Maxim terkekeh rendah, namun kekehan itu terdengar getir di telinga pria itu sendiri. Hal-hal yang penting, batin Maxim mengejek. Delapan tahun yang lalu, di sebuah SMA swasta elit, mereka adalah teman satu kelas. Dulu, Maxim hanyalah remaja pendiam, pengamat dari sudut kelas yang selalu memperhatikan Cinta dari kejauhan.

Sejak SMA, Cinta sudah menjadi pusat perhatian karena kecantikannya, namun dia juga terkenal dengan reputasinya sebagai wanita materialistis yang suka memanfaatkan pria kaya. Cinta kerap bergonta-ganti pacar, mendekati anak-anak dari keluarga kaya hanya untuk menguras uang mereka, lalu mendepak mereka begitu saja. Semua orang tahu tabiat Cinta, tapi pesonanya terlalu mematikan. Dan Maxim, mencintai wanita manipulatif itu dalam diam.

Maxim mengingat satu momen yang paling membekas. Hari itu, Cinta disudutkan oleh sekelompok siswi di toilet wanita karena dituduh merebut pacar ketua geng mereka.

Mereka menyiram tubuh Cinta dengan seember air kotor. Ketika geng itu pergi dan meninggalkan Cinta yang basah kuyup di lantai toilet, Maxim adalah orang pertama yang masuk ke sana. Tanpa suara, Maxim melepas jaket sekolahnya dan menyampirkannya ke bahu Cinta untuk melindunginya dari dingin dan rasa malu.

Namun saat itu, Cinta yang penuh harga diri tinggi hanya menyambar jaket tersebut tanpa sudi menatap wajah siswa pendiam yang menolongnya. Cinta pergi begitu saja tanpa mengucapkan terima kasih. Dia sama sekali tidak pernah mengingat wajah atau nama pria yang menolongnya hari itu.

Dan malam semalam, wanita ini kembali mengulanginya. Dia tidur di pelukannya, lalu mengira dirinya seorang gigolo murahan dan pergi begitu saja. Sadar bahwa Cinta sama sekali tidak mengingatnya—baik sebagai teman SMA maupun pria semalam—cukup melukai harga diri Maxim yang sekarang sudah menjadi pria paling berkuasa.

"Jika kamu mau uang... aku akan memberikannya, Nona Cinta. Jauh lebih banyak dari apa yang bisa kamu bayangkan," gumam Maxim pelan.

Suara itu sangat rendah, namun dalam keheningan ruangan yang luas tersebut, kalimat itu masih bisa ditangkap oleh indra pendengaran Cinta. Cinta mengerutkan alisnya samar. Jantungnya sempat berdesir aneh.

Kenapa tiba-tiba pria ini membahas tentang uang di tengah wawancara kerja profesional? pikir Cinta kebingungan.

Namun, karena nada suara Maxim sangat pelan, Cinta segera menepis pikiran buruknya. Dia mengira dirinya mungkin hanya salah dengar akibat sisa pening malam sebelumnya.

Sebelum Cinta sempat menganalisis lebih jauh, Maxim kembali bersuara dengan nada perintah yang mutlak dan menggelegar.

"Kamu melamar sebagai sekretarisku? Diterima. Kamu bisa mulai bekerja detik ini juga," ujar Maxim dengan seringai dominan yang mengerikan. "Mari kita lihat, seberapa baik kamu bisa 'melayani' semua kebutuhan pekerjaan saya, Nona Cinta."

Cinta menyunggingkan senyum kemenangan terbaiknya, mengunci rapat kebingungannya tadi. Dia mengira umpan pertamanya langsung berhasil tanpa tahu bahwa dialah yang sebenarnya sedang berjalan masuk ke dalam jebakan singa.

Permainan baru saja dimulai, dan Cinta tidak tahu bahwa target yang ingin dia taklukkan adalah iblis masa lalu yang siap mengurungnya selamanya.

1
Lea
bagus GK ngebosenin ceritanya
Lea
lanjut
Lea
bagus..lanjut
Meysha Talitha Putri
bagus
Park ha: makasih 😍🙏🙏
total 1 replies
Fauzianurul 08
cepat² up yaaa
Park ha: 🤭🤭 aku usahain 2 bab sehari kak... gimnaa pendapat ceritanya? kalau berkenan kasih pendapat...
total 1 replies
the virtuso
izin mampir
Park ha: makasih udah mampir🙏🙏😍
total 1 replies
Abid Din
kak CPT update
Park ha: ok siap...tbw jangan lupa like kasih ulasan kritik saran... makasih😍🙏
total 1 replies
falea sezi
q kirim hadiah lanjut banyak thor
falea sezi
lanjutt
Park ha
moga suka wkkwkwk
falea sezi
nyimakk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!