NovelToon NovelToon
Impoten Sang Singa Madrid

Impoten Sang Singa Madrid

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Mafia / Action
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Leonardo De Luca adalah penguasa Madrid yang memiliki segalanya, kecuali masa depan. Di balik kemegahan tahtanya, ia menyimpan rahasia kelam tentang infertilitas yang membuatnya merasa seperti tanah gersang tanpa harapan akan pewaris. Baginya, garis keturunan De Luca telah menemui jalan buntu.
Hingga ia bertemu Olivia, seorang gadis penjual bunga yang hidup di antara harum kelopak dan ketabahan akar. Di mata Olivia, Leonardo bukanlah singa yang menakutkan, melainkan jiwa yang haus akan kehidupan. Pertemuan ini adalah awal dari sebuah keajaiban; tentang bagaimana cinta seorang penjual bunga mampu menumbuhkan benih kehidupan di celah batu karang yang paling keras sekalipun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ambang batas

Leonardo menendang pintu kamar Olivia hingga terbuka. Suara dentuman kayu yang menghantam dinding membuat Olivia terlonjak dari tepi ranjangnya. Pria itu masuk dengan langkah berat, membawa aroma mesiu, keringat, dan alkohol yang tajam. Kemeja putihnya yang terbuka di dua kancing teratas memperlihatkan otot dada yang naik turun karena napas yang memburu.

Olivia mundur hingga punggungnya menyentuh kepala ranjang. "Leonardo, apa yang kau lakukan? Kau harus mandi dan membersihkan luka itu."

Leonardo tidak menjawab. Ia terus melangkah hingga berdiri tepat di depan Olivia, menunduk dengan tatapan yang seolah ingin menelanjangi gadis itu di tempat. Tangan besarnya terjulur, mencengkeram rahang Olivia dengan tekanan yang tegas namun tidak menyakiti. Ia memaksa Olivia menatap matanya yang memerah karena kelelahan dan gairah yang tertahan.

"Sepuluh tahun," geram Leonardo, suaranya parau dan rendah. "Sepuluh tahun aku hidup seperti mayat. Dan sekarang, setiap kali aku melihatmu, setiap kali aku mencium aroma mawar di kulitmu, aku merasa seperti akan meledak."

Leonardo mencondongkan tubuhnya, menekan Olivia ke kasur. Wajah mereka hanya berjarak beberapa milimeter. Olivia bisa merasakan panas tubuh Leonardo yang menjalar. Denyutan di bawah perut Leonardo terasa nyata, sebuah bukti biologis bahwa kutukannya benar-benar telah patah. Predator di dalam dirinya menuntut untuk dilayani, untuk mengambil apa yang seharusnya menjadi miliknya malam ini.

Namun, saat bibir Leonardo hampir menyentuh bibir Olivia, ia berhenti mendadak. Rahangnya mengeras. Ia menatap mata biru Olivia yang tampak ketakutan namun tetap menunjukkan harga diri yang keras.

Leonardo melepaskan cengkeramannya dan berdiri tegak dengan sentakan kasar. Ia membelakangi Olivia, mencengkeram pinggiran meja rias hingga kayu jati itu berderit.

"Kenapa?" bisik Olivia lirih, napasnya masih tersengal.

"Karena kau bukan pelacur yang bisa kubeli dengan cek lima puluh ribu Euro," jawab Leonardo tajam tanpa menoleh. "Dan kau bukan salah satu model yang bisa kupakai lalu kubuang saat fajar tiba."

Leonardo berbalik, menatap Olivia dengan tatapan yang sangat dingin namun penuh pengendalian diri. "Di duniaku, wanita yang kucintai—wanita yang menjadi tunanganku—adalah martabatku. Aku adalah pria Spanyol, Olivia. Aku memiliki kode etik yang lebih tua dari hukum mana pun di negara ini. Jika aku mengambil kesucianmu sekarang, di kamar tamu tanpa ikatan suci, aku tidak lebih baik dari binatang yang baru saja kuhabisi di markas."

Leonardo berjalan menuju pintu, namun ia berhenti sejenak. "Aku menginginkanmu lebih dari apa pun yang pernah kuinginkan dalam hidupku. Tapi aku akan menunggumu di altar. Aku akan menikahimu secara resmi dalam dua minggu ke depan. Barulah setelah itu, tidak akan ada satu inci pun dari tubuhmu yang terbebas dari tanganku."

"Dua minggu? Itu terlalu cepat!" protes Olivia.

"Persiapan sudah dimulai sejak aku membawamu ke sini," balas Leonardo lugas. "Undangan sudah dicetak. Gaunmu sedang dijahit oleh desainer terbaik di Paris. Aku tidak punya waktu untuk drama pacaran yang panjang. Musuhku tahu kau adalah kelemahanku, dan satu-satunya cara melindungimu secara hukum dan militer adalah dengan menjadikanmu Nyonya De Luca secepat mungkin."

Olivia terdiam. Ia melihat sisi lain dari Leonardo—sisi yang sangat disiplin dan memegang teguh prinsip, meski gairahnya sedang berada di titik didih. Pria ini bukan sekadar kriminal; ia adalah seorang pria yang terikat oleh tradisi dan kehormatan keluarganya.

"Mandilah, Olivia. Tidurlah," ucap Leonardo dingin sambil memegang gagang pintu. "Jangan keluar dari kamar ini. Aku akan berada di ruang kerja, memastikan tidak ada satu pun orang Navarro yang tersisa untuk mengganggu hari pernikahan kita."

Pintu tertutup dengan suara klik yang tegas. Olivia terduduk lemas di ranjangnya. Jantungnya masih berdegup kencang. Ia menyadari satu hal: ia bukan lagi sekadar penjual bunga yang terjebak dalam utang. Ia sedang disiapkan untuk menjadi ratu di sebuah kekaisaran yang berdarah, dan pria yang akan menjadi suaminya adalah seorang predator yang sedang menahan diri dengan sangat keras agar tidak menghancurkannya sebelum waktunya tiba.

Di ruang kerja, Leonardo menuangkan wiski dalam jumlah besar ke gelasnya. Ia menatap tangannya yang masih gemetar karena menahan hasrat. Hukuman impotennya mungkin sudah berakhir, tapi kini ia menghadapi hukuman baru: menunggu dua minggu yang terasa seperti dua abad untuk menyentuh mawar Inggris-nya secara sah.

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
Ani Jumadi
terlalu berlebihan sih bisa ga jangan terlalu mengekang
chiara azmi fauziah
aku kasih gift ya thor😍
Isti Mariella Ahmad: makasih😍
total 1 replies
chiara azmi fauziah
mantap thor ceritanya mau dong di cintai ugal-ugalan 🤣🤣🤣
falea sezi
lanjut q ksih bunga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!