menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
amarah yang di keluarkan
Yaboath pun berinisiatif untuk mendatangi Asiah dia memeluknya dari belakang lalu mengusap kepalanya mengajaknya untuk menikah di kerajaan buatannya jika sang kaisar tak mengijinkannya menikah Asiah pun menurutinya serta mengangguk saja
Di tempat lain para pangeran hidung belang sedang melakukan paksaan terhadap permaisuri barvat yang merupakan selir yaboath para bangsawan yaboath melihatnya mereka menegur kelakuan para pangeran nordonia tak terima karena di tegur akhirnya bangsawan tersebut di pukul hingga tersungkur setelah itu sang permaisuri marah "apa apaan sikap kalian aku tak akan hidup dengan orang seperti kalian" namun para pangeran pun malah menarik dan ingin melakukan hal tidak senonoh yaboath yang baru pulang dari kediaman ibunya pun bertemu dengan ibunya mereka pun berjalan bersama yaboath ingin memperkenalkan ibunya kepada wanita permaisuri yang akan jadi selirnya ketika berjalan bersama ibunya yaboath mendengar keributan
Salah satu dari pangeran tersebut menampar permaisuri barvat hingga suara terdengar yaboath pun segera menuju lokasi dan merasa marah melihat selirnya di ganggu dia pun segera menarik pangeran tersebut dan memukul wajahnya lalu menendang perutnya hingga terjatuh pada saat itulah pangeran lainnya marah "apa apan kamu kamu pikir dirimu siapa"
"Aku kaisar barvat dia adalah selirku kalian tidak berhak menyentuhnya anak anak manja kalau tak senang ayo kita bertarung"
Pangeran lainnya pun segera mengadu kepada kaisar kaisar pun datang dengan permaisuri dan selir lainnya dengan heran berkata ada apa lalu yaboath menjelaskan "para bajingan ini mengusik selirku" kaisar berkata untuk tetap tenang yaboath pun berkata "aku sudah selesaikan misi sayembaramu sekarang angkat aku jadi kaisar atau aku akan pergi" lalu kaisar bertanya apa alasan yaboath untuk ingin cepat cepat jadi kaisar sedangkan dirinya masih mampu bertahan yaboath berkata "yang mulia pikiran kekaisaran anda besar jika di gabungkan dengan kekaisaran milikku maka itu akan menjadi kekaisaran yang mulia jadi kekaisaran lintas benua"
"Dari pada di pegang oleh anak-anak manja dan bodoh ini sebaiknya aku yang pegang kalau tidak mau baiklah"
"Aku akan pergi membawa Asiah dan ibuku salah satu istrimu"
Kaisar pun berkata "kalau kamu ingin pergi pergilah jangan bawa istriku"
Yaboath pun marah "kau tak berhak pisahkan aku aku tak ingin di pisahkan ceraikan ibuku sekarang"
Kaisar yang kesal pun membentak yaboath "kau tak punya etika terhadap orang tuamu sungguh tak sopan memang sialan"
"Anda yang membuat saya begini ibuku bukan pilihan utama buatmu jadi ceraikan saja kau punya banyak wanita lain jadi ibuku buatku saja"
Mendengar hal tersebut kaisar menjadi semakin marah "para wanita di tempat ini adalah milikku kuasaku sebagai kaisar jadi terserah saja mau ku apakan" setelah mendengar hal tersebut yaboath pun merasa ikut marah "kau sialan tak berguna kaisar bodoh buat apa kau mempertahankan ibuku kalau tak di hargai asal kau tahu para pangeran bisa bebas meniduri selirmu tanpa kau ketahui mereka adalah pria tidak beradab" para pangeran yang mendengarnya pun merasa kesal karena pernyataan yaboath yang dianggap mencemarkan nama baik mereka mereka merasa tak pernah melakukan hal tesebut
Lalu yaboath pun menarik tangan ibunya serta selir barvat untuk segera meninggalkan nordonia mereka Segera berkemas yaboath memaksa ibunya untuk tetap ikut setelah berkemas mereka menaiki kereta kuda menuju pelabuhan setelah sampai depan gerbang istana mereka pun di hadang pasukan kerajaan saat itulah yaboath memerintahkan anak buahnya dan pasukannya untuk menghantam pasukan nordonia mereka pun bertarung dengan ganas menebas siapapun yang menghalanginya setelah itu sang kaisar muncul dan membentak "tinggalkan ibumu di sini kau sudah keterlaluan apa yang kamu lakukan salah serta keterlaluan" yaboath masa bodo serta memegang lengan ibunya dengan kuat kereta kuda yaboath maju tanpa henti menyeruduk gerbang istana mereka memacu kudanya dengan cepat segera menuju pelabuhan
Akhirnya mereka sampai menuju pelabuhan mereka segera menuju kekaisaran barvat
Mereka pun pulang tanpa adanya hadangan
Mereka sampai di kerajaan barvatia di sore hari lalu segera ke istana sesampainya di istana yaboath beserta yang lainnya di sambut oleh rakyat serta warganya
Yaboath menyuruh ibunya dan Asiah untuk beristirahat segera setelahnya yaboath ingin memerintahkan pendiri pabrik roti untuk di jual ke negara tetangga lalu mengancam mereka untuk tunduk para bangsawan pun menyediakan tempat produksinya dengan senang hati setelahnya peri roti menyebarkan bubuk ajaibnya secara diam diam
Di tempat lain permaisuri barvat mendatangi yaboath lalu yaboath bertanya apakah dia masih merasakan sakit di pipinya setelah itu yaboath pun baru teringat kalau dia belum sama sekali mengetahui nama sang permaisuri "oh iya siapakah namamu"
Sang permaisuri menjawab "namaku adalah claire" setelah itu mereka pun sedikit berbincang dengan meminum teh"
Keesokan harinya para pedagang dari barvat pun menyebarkan roti dengan memperdagangkannya ke negara tetangga
Lalu yaboath masing masing mengirimkan surat kepada kerajaan lainnya untuk segera menyerah serta tunduk kepada-nya para raja yang memakan rotinya pun menurutinya beraktifitas seperti biasa namun mengikuti perintahnya jika di suruh
Yaboath yang masih kangen dengan ibunya menuju kediaman ibunya mereka berbicara berdua dengan santai Asiah datang namun dia sedikit murung ibunya yaboath yang sekarang jadi ibu suri pun bertanya kenapa dengannya kenapa wajahmu murung namun Asiah hanya menjawab singkat kalau dia sedang baik baik saja yaboath yang melihatnya pun tidak biasa namun tidak terlalu memikirkannya, yaboath berkata pada ibunya ceraikan saja kaisar tidak usah dipikirkan sang ibu pun hanya mengiyakan saja karena sang anak lalu menanyakan kembali kapan dia akan menikahi Asiah setelah ditanya dia akan menanyakan Asiah
Dia segera menuju Asiah untuk bertanya "kapan kau akan ingin aku nikahi" tanya yaboath mendengar hal itu Asiah kembali bertanya "siapakah wanita ya bersama dengan mu apakah dia juga akan kamu nikahi yaboath berkata "tentu saja aku adalah kaisar dia adalah selirku"
Setelah itu Asiah merasa sedih yaboath yang melihatnya pun langsung memeluknya serta mencium keningnya
Setelah itu yaboath pun merancang rencananya untuk melakukan invasi terhadap kekaisaran nordonia untuk keuntungannya sendiri yaboath memerintahkan untuk melakukan produksi besar besaran untuk membuat roti setelah roti roti tersebut jadi maka yaboath akan menyebarkannyabdi negara tetangga peri roti pun datang di saat yaboath sendiri di meja kerjanya lalu menampar yaboath setelahnya yaboath bertanya kenapa sang peri menamparnya "kenapa kamu menampar saya" sang peri menjawab "kamu lancang menyuruh ku terus membuat roti sebanyaknya untuk menyebarkannya keseluruh dunia"
"Bukankah itu tugasmu ucap yaboath"
Lalu sang peri menjawab kalau ia terus membuat bubuk ajaib untuk roti maka dirinya akan cepat tua mengering lalu mati.