NovelToon NovelToon
Gadis Berjari Enam

Gadis Berjari Enam

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Reinkarnasi / Penyesalan Suami
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: adawiya

Nara mengira kehidupan barunya setelah transmigrasi akan berjalan indah. Nyatanya, dia malah terlempar ke masa kuno dan menjadi anak sulung dari keluarga miskin yang dibenci semua orang karena cacat fisik.

Pemilik tubuh yang asli mati tragis karena memotong jari keenamnya demi mencari keadilan. Kini, dengan jiwa modern yang mengisi tubuh tersebut, Nara bersumpah tidak akan membiarkan ibu dan adiknya diinjak-injak lagi.

bertahun-tahun kemudian "haaaaa mencapai puncak kekuasaan dengan enam jari emang berat"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adawiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 situasi yang sulit

Di Kamar Barat, tangisan ibu dan kedua anak perempuan itu akhirnya mereda. Nyonya Mu segera dipanggil ke dapur untuk memasak makan siang, sementara Yan Ning pergi membantu pekerjaan rumah yang ringan.

Nara hanya bisa berbaring lemas di atas ranjang darurat yang terbuat dari susunan papan kayu patah. Matanya menatap kosong ke arah balok-balok kayu di langit-langit kamar.

Sekarang dia sudah punya gambaran jelas tentang posisinya di rumah ini. Satu-satunya orang yang tulus menganggapnya ada cuma Nyonya Mu dan Yan Ning.

Sayangnya, posisi mereka bertiga berada di kasta paling bawah dalam keluarga besar Yan. Perlakuannya bahkan tidak ada bedanya dengan seorang selir.

Bagaimana cara lolos dari penderitaan ini? Nara terus berpikir sampai kepalanya terasa berdenjut nyeri.

Keluarga Yan sebenarnya bukan orang kaya. Yan Shong yang bekerja sebagai kurir toko di kota cuma digaji satu tael perak sebulan, atau paling banyak dua tael jika ditambah uang tip.

Uang sebanyak itu pun hampir semuanya harus diserahkan langsung ke tangan Nenek Lou.

Nyonya Mu sendiri sebenarnya pintar menjahit dan menyulam. Saat sawah sedang sepi, dia sering memanfaatkan waktu luang untuk membuat saputangan dan sol sepatu untuk dijual.

Tapi tetap saja, semua hasil keringatnya dikuras habis oleh Nenek Lou tanpa menyisakan satu koin pun untuk Nyonya Mu sendiri.

Bukan cuma mereka, pendapatan paman mudanya juga bernasib sama. Intinya, seluruh keuangan keluarga dikuasai penuh oleh Nenek Lou.

Artinya, kalau nanti Nara berhasil mencari uang di dunia ini, apa dia juga harus menyerahkannya pada Nenek Lou? Semakin dipikirkan, Nara makin yakin kalau hal itu pasti akan terjadi.

Keluarga besar ini memang sengaja belum dipisahkan. Yan Ming dan Yan Ling belum menikah, jadi rumah tangga mereka tidak boleh dibagi.

Kalau sampai pisah rumah, Nenek Lou pasti kebingungan mencari pemasukan. Mana mungkin wanita tua itu cuma mengandalkan seekor sapi dan beberapa ayam kurus di halaman belakang?

Nara mendengus pelan. Dia pasti sudah gila kalau sampai rela menyerahkan uang hasil jerih payahnya nanti kepada nenek tirinya itu.

Nara langsung bangkit dan duduk di atas ranjang sambil memiringkan kepala. Dia harus memutar otak mencari cara agar uangnya bisa tetap aman di tangan sendiri.

Satu-satunya jalan cuma dengan pisah rumah!

Tapi kalau melihat bagaimana tabiat kejam Yan Shong pada anak istrinya, pisah rumah aja sepertinya belum cukup aman. Jalan terbaik adalah Nyonya Mu harus menceraikan pria bajingan itu dan keluar dari lingkaran setan ini.

Masalahnya, dia belum tahu apakah di zaman kuno ini seorang wanita diperbolehkan menggugat cerai suaminya.

Nara mendadak merasa punya beban besar untuk mempelajari hukum dan aturan di era feodal ini. Jika ingin bertahan hidup dengan layak, dia harus mulai menyusun strategi dari sekarang.

"Kak, ayo makan siang," panggil Yan Ning sambil menyibak kain penutup pintu.

Nara menghela napas panjang. Walaupun dia tahu ini adalah zaman feodal, dia tetap merasa muak setiap kali waktu makan tiba.

Di rumah ini, kaum perempuan sama sekali tidak diizinkan untuk duduk bersama di meja utama.

Di dalam dapur yang remang-remang, sebuah meja kayu panjang sudah disiapkan. Di sanalah seluruh wanita di Keluarga Yan harus berdesakan untuk makan.

Sementara kaum pria bisa dengan santai menikmati hidangan lezat di meja Ruang Utama yang jauh lebih nyaman.

Menu makan siang kali ini cuma sepiring kol tumis dan sepiring daging kering yang dimasak dengan sayuran asin. Nara mengambil mangkuk dan sumpitnya, lalu mulai makan tanpa bersuara.

Selama beberapa hari tinggal di sini, Nara memang belum pernah melihat ada menu daging yang mewah. Hidangan telur kukus aja sudah dianggap sebagai makanan yang luar biasa mewah di rumah ini.

"Kenapa menunya ini lagi sih? Bosan tahu, bikin mual saja!" keluh Yan Ling sambil membanting sumpitnya ke atas meja dengan wajah cemberut.

Melihat ipar bungsunya mengamuk, Nyonya Mu buru-buru menatap Nenek Lou dengan pandangan ragu.

"Ibu, bagaimana kalau saya goreng beberapa butir telur lagi?" tawar Nyonya Mu cepat.

Nara melirik ibunya. Dia bisa melihat ada binar harapan di mata Nyonya Mu saat menawarkan hal itu.

Apakah ibunya begitu peduli sampai takut Yan Ling kelaparan? Tentu saja tidak.

Nyonya Mu sengaja menawarkan diri menggoreng telur agar Nara dan Yan Ning nanti bisa kebagian sedikit untuk memulihkan kondisi tubuh mereka yang kurus kering.

Nara kembali menundukkan kepalanya dengan perasaan miris. Sungguh menyedihkan nasib istri sah di rumah ini, bahkan untuk makan sebutir telur aja harus pintar-pintar mengambil hati ibu mertua dan adik iparnya.

Menggoreng telur sebenarnya perkara sepele, tapi sayangnya di rumah itu ada orang yang selalu hobi memancing keributan.

"Wah, Kakak ipar baik sekali ya sama Bibi Ling, aku jadi merasa minder," celetuk Han Ruo sambil tertawa kecil yang dibuat-buat.

Wanita itu melirik sinis ke arah Nara sebelum melanjutkan omongannya yang menyebalkan. "Tapi aku tidak tahu ya, Kakak ipar ini benaran tulus atau sebenarnya lagi ada maunya saja."

1
Andira Rahmawati
hadir thor..👍
Ntaaa___
Jangan lupa mampir ya ka💪😇😍
Ntaaa___
Jangan lupa mampir ya ka💪😇
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
maaf kak aku skip ya
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
aduh... makin kesini makin kesana
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
tahap ini masih belum apa-apa ya 🤔
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
saran kak jangan terlalu lembek ya pemeran utama nya🤭
Puji Pangestuti: iya PU nya lembek bnr dah,yg jahat malah yg berkuasa😎
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
masih nyimak aku kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!