NovelToon NovelToon
Muara Hati Azalea

Muara Hati Azalea

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang / Pengasuh / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA 2 YAAW 2026 PERIODE 1 🏆

Seminggu kematian mertuanya, Azalea dijatuhi talak oleh Reza, dengan alasannya tidak bisa memberikan keturunan kepadanya. Padahal selama tiga tahun pernikahan, Reza tinggal di kota, sementara Azalea tinggal di kampung mengurus mertuanya yang sakit-sakitan.

Azalea memutuskan untuk merantau ke kota mencari pekerjaan. Ketika hendak menyebrang, Azalea melihat gadis kecil berlari ke tengah jalan, sementara banyak kendaraan berlalu lalang. Azalea pun berlari menyelamatkan gadis kecil itu.

Siapa sangka gadis kecil itu adalah Elora, putri dari mendiang kakaknya yang meninggal tiga tahun yang lalu.

Enzo, mantan kakak iparnya meminta Azalea menjadi pengasuh Erza dan Elora yang kekurangan kasih sayang.

Di kota Azalea menemukan banyak kebenaran tentang Reza, mantan suaminya. Lalu, tentang Jasmine, mendiang kakak kandungnya.

Ketika Azalea akan pergi, Enzo mengajaknya nikah. Bukan karena cinta, tetapi karena kedua anaknya agar tidak kehilangan kasih sayan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Azalea masih berdiri terpaku ketika pria itu melangkah mendekat. Setelan jas hitamnya rapi. Rambutnya tersisir ke belakang. Wajahnya lebih matang dari terakhir kali ia lihat, tetapi sorot matanya masih sama, dingin, dalam, dan sulit ditebak. Enzo, suami mendiang kakaknya, yang selama ini tinggal di Jerman, kini berada tepat di depan matanya.

“A-Aza … lea?” tanya Enzo terdengar ragu, seolah ia sendiri tak yakin dengan apa yang dilihatnya. Nama itu meluncur pelan dari bibirnya. Nama yang dulu sering ia dengar disebut Jasmine—kakak Azalea—dengan nada penuh sayang. Wajah wanita itu juga mirip dengan mendiang istrinya.

Azalea menelan ludah. Jantungnya berdetak tak karuan. “Mas Enzo ....” Suaranya hampir tak terdengar.

“Daddy, kenal cama Tante Lea?” Elora menggoyangkan ujung celana jas Enzo, memecah ketegangan di antara mereka.

Mata Azalea beralih kepada anak kecil itu.

Elora. Nama yang tadi ia dengar untuk pertama kalinya, tanpa tahu bahwa anak itu adalah darah daging keluarganya sendiri.

Azalea ingat jelas kabar kakaknya meninggal setelah melahirkan bayi perempuan. Sejak saat itu, hubungan mereka terputus.

“Dia … putri Kak Jasmine?” tanya Azalea dengan suara bergetar. Ia berjongkok perlahan, menatap wajah kecil yang begitu mirip kakaknya. Mata, lengkungan bibir, seolah Jasmine kecil hidup kembali di hadapannya.

Enzo mengangguk tipis. “Dia adiknya mommy kamu, El.” Nada suara pria itu datar dan terkesan formal. Tak ada kehangatan yang dulu sempat Azalea lihat saat ia berdiri di pelaminan bersama Jasmine.

“Adiknya mommy?” Elora memiringkan kepala. “Bealti caudalanya mommy? Cama kayak aku dan Kak Elza?” ucap Elora yang belum bisa mengucapkan huruf "S dan R".

Azalea tertegun. “Kak Elza?” bisiknya. Erza, anak Jasmine yang pertama.

Azalea tak tahu harus merasa apa. Bahagia karena menemukan sisa keluarga yang masih hidup? Atau sedih karena jarak yang selama ini memisahkan mereka?

“Iya, El,” ujar Enzo pada putrinya. “Kamu bisa memanggilnya Tante.”

Mata Azalea membulat. Ia tak menyangka Enzo akan mengakui identitasnya begitu saja. Ia kira pria itu akan bersikap dingin, menjaga jarak seperti dulu.

“Kalau begitu, Tante Lea boleh main ke lumah?” Elora menengadah penuh harap.

Sejenak, Azalea ikut menatap Enzo. Ada doa kecil di matanya.

Namun, Enzo hanya berkata singkat, “Kapan-kapan. Sekarang sudah sore, waktunya pulang. Nanti Oma marah.” Nada itu tegas, tak memberi ruang.

“Elora, kita pulang.” Enzo menggandeng tangan Elora.

“Baik, Daddy.” Elora cemberut kecil, lalu melambaikan tangan. “Tante Lea, nanti kita main belcama lagi, ya!”

“Iya.” Azalea tersenyum, menahan getar di dadanya.

Ia ingin bertanya banyak hal. Tentang Jasmine. Tentang kematiannya waktu itu. Tentang mengapa selama ini tak ada kabar. Tentang mengapa mereka seolah dilupakan dan sejak kapan Enzo tinggal di Indonesia.

Namun, kaki Enzo sudah melangkah pergi. Mobil hitam mewah itu menjauh.

Azalea berdiri sendiri di tepi parkiran, memandangi lampu belakang mobil yang perlahan menghilang. “Semoga kita bisa bertemu lagi,” gumamnya pelan.

***

Keesokan paginya, Azalea bangun lebih awal. Matanya sembap, tetapi semangatnya tak boleh padam. Semalam ia menerima email panggilan wawancara. Baru kemarin ia mengirim lamaran secara daring ke beberapa perusahaan dan hari ini salah satunya memanggilnya. Perusahaan itu bernama KAISER GROUP.

Azalea mengenakan kemeja putih sederhana dan rok hitam panjang. Jilbabnya ia setrika rapi. Ia ingin terlihat pantas, meski ia hanya melamar sebagai cleaning service. “Ya Allah, mudahkan aku saat interview nanti,” bisiknya sebelum berangkat.

Saat berdiri di depan gedung tinggi itu, Azalea tertegun. Ini tempat kemarin ia bertemu Elora dan Enzo. Jantungnya berdetak lebih cepat, tapi ia menepis pikiran itu. Fokusnya hanya satu, pekerjaan.

Saat melangkah ke area parkir, sebuah mobil melintas pelan di sampingnya. Azalea tanpa sengaja melirik. Dadanya seketika terasa sesak.

Pria di balik kemudi itu mirip mantan suaminya.

“Kok, mirip Mas Reza?” batin Azalea. Ia menggeleng pelan, merasa salah lihat.

Namun mobil itu berhenti tak jauh dari pintu masuk. Dan ketika Azalea melangkah melewatinya, waktu seakan berhenti.

Pria itu benar Reza. Lalu, di kursi sampingnya ada seorang wanita cantik berpakaian modis sedang tertawa manja. Sesaat kemudian, wanita itu meraih wajah Reza dan menciumnya singkat.

Azalea terdiam. Napasnya tercekat. “Mas Reza…?” gumamnya nyaris tanpa suara.

Reza terbelalak saat melihat wanita yang berdiri di depan mobil. “Azalea?!” ucapnya pelan, tak percaya.

“Siapa?” tanya Nadia, wanita yang duduk di samping Reza.

“Bukan siapa-siapa,” jawab Reza cepat.

Empat bulan lalu, pria itu menjatuhkan talak kepadanya dengan alasan ia mandul. Selama empat bulan juga, ia menangis sendirian di rumah tua orang tuanya.

Dan kini Reza tampak sangat bahagia bersama seorang wanita lain.

“Mas kerja di sini?” tanya Azalea, mencoba menjaga suaranya tetap stabil.

“Kamu kenal sama Reza?” tanya Nadia tajam.

Reza hendak membuka mulut, tapi Azalea lebih dulu berkata, “Dia mantan suamiku.”

Nadia tersentak. Wajahnya berubah.

Reza mendesah kesal. “Itu cerita lama,” katanya dingin. “Kamu mau apa di sini?”

“Aku mau interview.”

Nadia dan Reza saling berpandangan. Ada senyum tipis yang tak bisa Azalea artikan sebagai apa pun selain ejekan.

“Ayo, kita masuk,” ujar Nadia manja sambil menggandeng tangan Reza.

Mereka berjalan lebih dulu, meninggalkan Azalea dengan perasaan campur aduk.

Di ruang wawancara, Azalea kembali bertemu Nadia. Wanita itu kini duduk di balik meja HRD. Wajahnya profesional. Senyumnya tipis.

Setelah sesi tanya jawab singkat, Nadia menutup map lamaran Azalea. “Maaf, kualifikasi Anda tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.”

Azalea tercekat. “Tapi, saya melamar sebagai cleaning service, Bu.”

Nadia menyandarkan tubuhnya. “Kami tetap punya standar.”

Lalu dengan suara lebih rendah, hampir berbisik namun cukup menusuk, “Orang kampung dengan pendidikan rendah seperti kamu ingin kerja di perusahaan besar? Jangan mimpi, deh.”

Azalea menunduk. Dadanya terasa panas. Ia tahu ini bukan soal kualifikasi. Ini soal siapa dia dan siapa Reza sekarang. Namun ia tak membalas. Ia hanya berdiri, membungkuk sopan. “Terima kasih atas waktunya.”

Azalea keluar ruangan dengan langkah yang terasa berat. Air matanya hampir jatuh, tapi ia tahan. Ia tak mau menangis di tempat yang bahkan tak menginginkannya.

Saat hendak masuk lift, pintu terbuka. Dan ia melangkah masuk tanpa sadar. Beberapa orang memandangnya aneh. Lift itu sunyi, luas, dan hanya ada dua orang.

“Eh, Enzo?” Azalea tersentak ketika melihat pria itu berdiri di sudut lift bersama seorang pria berkacamata.

“Siapa kamu? Tidak sopan bicara seperti itu,” tegur Ramon, pria berkacamata itu.

Azalea tidak sadar. Ia baru saja masuk lift khusus petinggi perusahaan.

“Kamu sedang apa di sini?” tanya Enzo datar.

“Mau melamar kerja,” jawabnya pelan. “Tapi, gagal.”

Tatapan Enzo mengeras. Ia menatap Azalea dari atas hingga bawah. Jilbab putih sederhana. Sepatu yang sudah agak usang. Map lamaran yang ia genggam erat.

“Kenapa gagal?”

“Tidak sesuai kriteria,” jawab Azalea dengan senyum tipis yang menyakitkan.

Pintu lift terbuka di lantai satu. Azalea buru-buru keluar, merasa tak pantas berada di sana. Namun—

“Tunggu.” Suara Enzo terdengar tegas.

Langkah Azalea terhenti. Ia menoleh.

Pria itu berjalan mendekat, meninggalkan Ramon yang tampak kebingungan. “Tadi kamu bilang gagal mendapatkan pekerjaan?”

“Iya.”

“Kalau begitu,” Enzo menatapnya lurus, “apa kamu mau bekerja kepadaku?”

Azalea terdiam.

“Sebagai pengasuh anak-anakku,” lanjut Enzo.

Jantung Azalea seakan berhenti. Pengasuh? Untuk Elora… dan Erza? Artinya ia bisa dekat dengan darah daging kakaknya.

Namun, harga dirinya? Setelah baru saja diinjak-injak mantan suaminya, kini ia ditawari menjadi pengasuh di perusahaan besar tempat mantan suaminya bekerja?

Enzo masih menatapnya. “Jawabanmu?” tanyanya singkat.

Dan Azalea berdiri di antara dua pilihan. Menelan gengsi demi bertahan hidup. Atau pergi, kembali berjalan tanpa arah di kota yang tak pernah ramah padanya.

1
Someone
💪💪
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah inilah kenapa jangan makan uang haram, atau ngambil suami orang, jadi nggak berkah kan idup nya 🙏☺️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah setidaknya lea dr keluarga baik2 bukan hasil anak gundik yg ngerebut kebahagiaan keluarga orang kayak yg ngatain 🙏🙂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bayangin aja udah sejahat apa dia sm lea tp suami nya lea mutasi dia aja masih baik banget di boyong se-nadia & nadin nya 😊
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
udah kalah di duit kalah juga dr dia ngetreat lea di masalalu, kok bisa semantep itu ngajak rujuknya wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kenapa ada manusia manusia modelan begini di muka bumi ini sih wkwk suka banget ngasih kesimpulan dr apa yg di liat trus di omong2in ke orang2 😩 capek2 di buat dr debu sm Tuhan masa fungsi nya cuma ghibah 😌
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ih makasih lho mbak nad udah ngambil cowo medhit nan kikir ini wkwk kalo bisa jangan di lepas ya biar jd ladang pahala mbak nad seumur hidup biayain laki medhit ini 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
sumpah ini kalo enzo ketemu sm reza pasti otak dia bayangin sekecil apa punya reza 🤣😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
random sih tp lucu banget "berdiri mami elsa yg duduk di kursi roda" 😅 bayangin berdiri sambil duduk 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ternyata oma elsa kalo waras bijak banget, bangga deh oma 😊
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
paham sih enzo ngalamin kayak birthday blue karena ngingetin dia sama hr kematin mendiang isteri, tapi di sisi nya si anak dia juga berhak di rayakan walapun hr lahir nya juga harus membersamai hr meninggal nya ibu nya, toh ga ada manusia di dunia ini yg pengen hr lahirnya juga jd hari kematian orang yg di sayang 🙂🙏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Aah i see, dia jd trauma sama orang2 dr kampung atau di anggap miskin karena di anggap selalu jadiin "nikah sm orang kaya" sebagai jalan pintas bahkan sampe jd simpenan. Tapi semoga di bisa liat ketulusannya lea sama keluarga dia ☺️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
yeee bilang aja situ medhit, orang isteri sendiri masa di bilang numpang hidup 😒 lah ibu mu juga numpang idup dong dr bapak mu 😏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
oalah pantesan, akhirnya terjawab sudah pertanyaan ku wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah jd beneran mertua nya jasmine sm adek nya jasmine ga kenal? 😅 penasaran banget pas nikahan dulu emang si jasmine ga ngenalin keluarga nya apa gimana
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kok kenalan lagi sih emang pas kakak lu dilamar sampe nikahan ni keluarga ga saling kenalan kah? 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
hah gimana sih bukannya ini mama mertua nya jasmine kakak nya lea kan? emang dia pas nikahan jasmine sm enzo ga ketemu sama keluarga menantu nya sampe adek dr menantu nya ga ngenalin? 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo emang si reza sama nadia selingkuh ya udahlah ya tapi masalahnya ini dia pake jabatan nya dia buat bikin orang yg ga ada masalah personal sm dia jd ga bisa kerja, bener2 ya 😒
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
biarin aja bude, coba dia ganti isteri pengen tau rejeki nya masih sama apa enggak 😏 kata orang kan beda pasangan beda rejeki, nah kalo habis ini dia kere brati bener doa isteri nya yg bikin rejeki dia deres 😏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
e paijo satu muka bumi juga tau kalo cari yang susah, kalo gampang ga ada yg ga bisa sekolah, penggangguran juga ga bakal banyak lagian ngatain diam di rumah lu pikir ibu lu yg sakit itu yang ngurusin siapa? lelembut kah, jelas2 isteri nya ngurusin orangtua ni laki gemblung 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!