NovelToon NovelToon
Legend Of Kultivator

Legend Of Kultivator

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Diah Nation29

"Legend of kultivator" Bangkitnya tujuh penguasa langit.

"Satu dendam menyatukan mereka.Tujuh kekuatan akan mengguncang semesta".

Dunia kultivator sedang diambang perubahan besar.Pejabat korup yang dulu menghancurkan keluarga Lin mungkin merasa aman diatas singgasananya,namun mereka tidak menyadari bahwa badai sedang datang ke arah mereka.Bukan cuma satu,melainkan tujuh sosok legendaris yang dipersatukan takdir dan persahabatan.
Dipimpin oleh dua saudara sepupu yang berwajah identik,faksi baru ini muncul untuk menghakimi ketidakadilan :
• Jian Feng : Sang reinkarnasi seorang Kaisar dengan Darah Naga Dan Tinju Naga yang mampu menghancurkan langit.
•Ling Chen : Pemilik tubuh surgawi sang maestro pedang yang membelah kegelapan dengan cahaya suci.

Dibelakang mereka berdiri Lima sekutu yang tak kalah mengerikan :
• Zi Yan (Sang penawar maut)
• Xue Li & Mei'er (Duo Kegelapan)
• Shen Long & Qing Long (Naga hitam & Naga Air)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Nation29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Darah di Setapak Sunyi

"Kejar Mei Jian!" teriak Mei Ling sambil menerjang kerumunan pengawal dengan belati peraknya. Ia menjadi tameng hidup, membiarkan Lin Lian melesat menuju jalan setapak yang gelap.

Lin Lian memacu tenaga dalamnya hingga ke ujung kaki, melompat di antara dahan pohon seperti bayangan maut. Di depannya, ia melihat Mei Jian yang sudah terdesak di pinggir tebing hutan. Sang pengkhianat bertopeng besi itu mengangkat pedang besarnya, siap menebas leher Mei Jian yang sudah kehabisan napas.

"Mati kau, tikus bangsawan!" geram si pengkhianat.

Namun, sebelum pedang itu mendarat, suara derap kaki kuda yang menggelegar menghantam keheningan hutan. Dari balik kabut, seorang penunggang kuda melesat terbang, melompat dari pelananya dengan sebuah tombak panjang di tangan.

BRAKK!

Tombak itu menghantam tanah, menciptakan getaran hebat yang memukul mundur si pengkhianat.

"Siapa yang berani mengusik sahabatku di tanah ini?" Suara itu berat dan penuh wibawa. Mei Jian mendongak, matanya membelalak. "Xiao Feng...?"

Xiao Feng, seorang pendekar tombak yang sudah lama menghilang, kini berdiri tegak dengan zirah yang penuh goresan perang. Tanpa banyak bicara, ia dan Lin Lian yang baru tiba langsung mengapit sang pengkhianat.

Pertarungan kembali pecah. Udara hutan yang dingin kini panas oleh aura tenaga dalam. Lin Lian dengan teknik Sembilan Pedang-nya dan Xiao Feng dengan Tombak Naga Langit-nya bekerja sama dengan sangat apik. Si pengkhianat yang tadi sombong kini terdesak hebat, luka sayatan dan tusukan mulai memenuhi tubuhnya.

"Katakan!" bentak Mei Jian sambil menodongkan pedang ke leher pengkhianat yang sudah jatuh bersimbah darah. "Siapa yang mengirimmu?"

Si pengkhianat batuk berdarah, senyum sinisnya masih terlihat di sela luka. "Organisasi Gagak Hitam... mereka... mereka tidak akan berhenti sampai keluarga Mei rata dengan tanah..." Tubuhnya mengejang, lalu diam tak bernyawa sebelum sempat mengungkap dalang utamanya.

Suasana menjadi hening. Xiao Feng membersihkan darah di tombaknya. "Kalian tidak aman di sini. Ikuti aku ke kuil tua di pinggir kota. Itu satu-satunya tempat yang belum tercium oleh mata-mata istana."

Malam itu, di dalam kuil kecil yang hanya diterangi api unggun, suasana terasa sangat berat. Xiao Feng menjelaskan bahwa selama ini ia menyamar untuk menyelidiki Organisasi Gagak Hitam yang ternyata beraliansi dengan pejabat korup yang dicari Lin Lian.

Saat suasana mulai tenang, Xiao Feng mendekati Mei Jian. Ia tidak mengeluarkan "kotak emas" yang konyol, melainkan sebuah Liontin Giok Darah.

"Ini milik mendiang gurumu yang kutemukan di markas mereka," ucap Xiao Feng, suaranya melunak. "Aku menyimpannya selama ini, menunggumu cukup kuat untuk mengambilnya kembali. Ini bukan sekadar perhiasan, Mei Jian. Ini adalah kunci untuk membangkitkan teknik rahasia keluarga Mei yang hilang."

Mei Jian menerima liontin itu dengan tangan bergetar. Emosi memuncak di ruangan itu—bukan karena romansa yang dipaksakan, tapi karena beban warisan dan dendam yang kini kembali ke tangannya.

"Terima kasih, Xiao Feng," bisik Mei Jian. "Perang ini baru saja dimulai."

Mei Jian menggenggam Liontin Giok Darah itu erat-erat, hingga sudutnya yang tajam seolah menyatu dengan telapak tangannya. Dinginnya giok itu perlahan berubah menjadi hangat, berdenyut selaras dengan detak jantungnya yang masih memburu. Di sekeliling mereka, bayangan kuil tua yang remang-remang seolah ikut saksi atas kembalinya pusaka yang hilang itu.

"Ini bukan sekadar titipan, Xiao Feng," ucap Mei Jian dengan suara rendah yang bergetar karena emosi. "Ini adalah hutang darah yang harus dibayar lunas oleh mereka."

Lin Lian yang sejak tadi bersandar di pilar kuil, akhirnya berdiri tegak. Ia menatap ke arah kegelapan hutan di luar, tempat para pengejar mungkin masih mengintai. Mata pedangnya yang hitam berkilat tertimpa cahaya api unggun, seolah ikut haus akan pertarungan yang lebih besar.

"Malam ini mungkin kita selamat," gumam Lin Lian sambil menyarungkan pedangnya dengan bunyi klik yang dingin. "Tapi fajar nanti, kita bukan lagi pelarian. Kita adalah badai yang akan meruntuhkan gerbang istana mereka. Siapkan diri kalian, karena jalan di depan hanya akan dipenuhi oleh mayat musuh-musuh kita."

Suasana kuil itu mendadak sunyi, hanya menyisakan derak api yang memakan kayu. Tidak ada lagi kata-kata manis, yang ada hanyalah tekad baja yang menyatukan keempat pendekar itu dalam satu tujuan: Kehancuran bagi mereka yang telah berkhianat.

Bersambung ....

1
Beruang Terbang
🔥💢💥💢🔥
Lanjjjjooootttt
Diah nation: siap update akan hadir hari ini 4 episode
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!