not allowed to copy , cerita ini 100% hasil dari pikiran ku sendiri, jadi jangan copy cerita ini,
cerita ini berjudul *menikah dengan musuh!! *
pemeran perempuan dalam cerita ini sangat membenci seorang lelaki yang sangat nakal dan sering bolos waktu sma, dan nama nya adalah ALRESCHA dan kerap di panggil al/reska
ayana/ pemeran utama dari cerita ini sangat membenci al,namun al menyukai nya dari zaman sma hingga kuliah, namun al sama sekali tidak pernah mengungkapkan cinta nya kepada ayana, dan sekarang dia di pertemukan lagi, dan di paksa oleh kedua orang tua mereka untuk menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaNa/ji-eun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 7
ayana pun langsung menggendong reva
"ala ala ala, kenapa nangis reva, cup cup cup" (ayana)
tak lama kemudian reva pun tenang, namun badannya begitu panas, alifa pun langsung menelpon dokter untuk datang ke rumah nya
...----------------...
saat dokter datang, ayana di suruh untuk menaruh reva di kasur, saat reva di tidurkan di kasur, reva langsung menangis
"aduh, ayana kamu gendong lagi nak,biar dia nya gk makin panas" (alifa)
ayana mengikuti perintah mertuanya, dan ya reva langsung berhenti menangis, reva di periksa di gendongan ayana
panas reva mencapai 39°, yang membuat satu rumah panik
"aduhh cucu aku, cepat sembuh ya sayang, jangan sakit sakit ya" (alifa)
"mah, kayak nya reva lagi kangen sama kak alya deh mah" (ayana)
"mana mungkin ayana, pas mereka di kota aja alya selalu ninggalifa reva di rumah, mana mungkin reva nangis karena alya" (alifa)
ya alya memang selalu meninggalkan reva di rumah, reva tidak sendirian, tapi di temani dengan baby sister
Reva di tinggalkan di rumah karena alya juga harus bekerja,jika dia meninggalkan kerjaan, takutnya kantornya akan bangkrut, jika ia membawa reva, alya akan stress jika reva menangis tapi kerjaan alya masih banyak sekali
seharian ini ayana hanya fokus ke reva, dia selalu menjaga nya dan mengecek suhu badan reva setiap 5 menit sekali
Dan di waktu malam hari,panas reva sudah menurun
dan saat ayana menidurkan reva di kasur, reva terus menangis, jadi dia melakukan seperti kemarin lagi, memberi bantal di Kiri kanan dan depan nya
al yang melihat itu merasa kasihan, namun jika ia menggendong reva, reva akan menangis, reva tidak ingin di gendong oleh siapapun selain ayana
jadi al hanya membantu memberi apapun yang ayana butuhkan
"al ambilin selimut reva dong, ada di sofa" (ayana)
jangan bilang jika al tidak membantu ayana sama sekali, al selalu membantu ayana, saat ayana membutuhkan sesuatu, semenjak pulang dari kampus sampai malam tiba, al selalu setia membantu sang istri menjaga ponakannya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
pagi hari pun tiba, ayana mencoba menidurkan reva ke kasur dan ya, berhasil
"al, kamu jagain reva bentar, gw mau mandi" (ayana)
"oke" (al)
belum 1 menit ayana mandi, reva tiba tiba menangis, al pun pergi mengambil satu baju ayana di lemari dan memakai nya, siapa tau reva berhenti menangis
Dan ya, berhasil, reva berhenti menangis saat mencium aroma baju ayana
Setelah ayana selesai mandi, ayana ngakak melihat al yang memakai baju miliknya
"ngapain lu pake baju gw hahaha"(ayana)
"biar reva nya gk nangis" (al)
ayana tertawa t
terbahak bahak melihat tingkah al,dia pun mengambil reva dari gendongan al
"mandi saja, hari ini kan kelas pagi"(ayana)
al langsung bergegas untuk mandi
...****************...
karena ayana sudah mau berangkat, ayana pun memberi reva ke ibu mertuanya
belum genap 1 menit ayana pergi, reva langsung menangis, di sini alifa sudah tau penyebab reva menangis, ia tidak bisa di tinggalkan oleh ayana
belum sempat sampai di kampus, ayana langsung di telpon oleh alifa
Halo
ya kenapa mah
kamu bisa pulang gk
emang kenapa mah
ini reva rewel lagi, kayaknya kamu gk bisa di tinggalifa kamu deh
Aduh mah, tapi aku bentar lagi masuk
kamu kuliahnya online aja ya nak
Aduh mah, aku gk bisa
ayana, sekali ini aja, nanti reva nangis lagi
Oh gini aja mah, mama pake baju ayana, nanti reva gk rewel lagi kok
emang mempan
iya mah, tadi al juga kayak gitu
berhasil gk
Iya mah berhasil
Oo yaudah mama coba ya
alifa pun mencoba apa yang ayana katakan, ia langsung pergi mengambil baju ayana di lemari dan langsung memasang nya
Dan ya, berhasil, reva sudah tidak nangis lagi
"astaga reva reva, anak ini ya, mau di cubit ini ya" (alifa)
Dia sangat gemas ke cucunya, sampai ingin mencubit nya
...----------------...
"ayana nanti kita berdua ke taman yuk, di sana banyak yang jualan, siapa tau ada cogan yang bisa di godain "(Zean)
"halah, lu ke sana bukan buat jajan, tapi buat cari cowok" (ayana)
"gpp dong, supaya sahabat mu ini tidak jomblo lagi, gw juga mau nikah, sama kayak lu" (Zean)
"tau gitu lu aja yang nikah sama al" (ayana)
"ah gk mau, dia dingin bet, terus banyak yang suka, gw gk suka cowok kayak gitu,nanti gw di labrak sama cewe² yang suka dia, ish" (Zean)
"ya kalau lu cari di taman bakalan dapet yang banyak orang suka, soalnya lu orang nya suka fomo" (ayana)
"mana ada ya, ayolah kita ke sana" (Zean)
"gw gk bisa" (ayana)
"napa sih lu gk bisa, takut sama suami, ngapain takut sama suami,sini biar gw yang hajar suami lu, masa keluar aja di marahin, udah sini gw hajar dia, mana berani dia sama cewek kayak gw yang ca..... " (Zean)
alya menutup mulut Zean yang tak berhenti bicara
"gw jagain ponakan gw,dia gk bisa gw tinggalifa,mau di kasi ke mertua gw juga gk bisa, soalnya anak itu gk mau kalau bukan gw yang jagain" (ayana)
"emak nya kemana, kan ada emak nya" (Zean)
"gak tau gw emak nya kemana, intinya, gw di suruh jagain anak nya untuk sementara" (ayana)
"woi, lu jangan jagain anak itu cok, nanti my ponakan gk lounching"(Zean)
"apaan sih Zean, udah deh,malas gw bareng lu" (ayana)
"becanda woi" (Zean)
ayana langsung meninggalkan Zean, namun Zean tetap mengikuti ayana seperti anak ayam
"eh ayana, ke pantai yuk bentar, mumpung udah pulang" (Zean)
"aslinya lu mau kemana sih, mau ke taman atau ke pantai" (ayana)
"yang di taman itu entar malam,kalau yang sekarang itu tuh pantai" (Zean)
"yaudah ayo, tapi lu mau ke pantau mana" (ayana)
"pantai cinta alam gimana" (Zean)
"gk deh, gw udah di chat sama mertua gw juga, gw pulang duluan ya, babay" (ayana)
"eh eh eh, gk asik lu" (Zean)
ayana bukannya menolak, namun ia tidak mau mengingat kejadian waktu itu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"reva, halo" (ayana)
Sapa ayana kepada ponakan kesayangannya itu
"aa ada mama tuhh"(alifa)
"mah, aku kan tante dia" (ayana)
"gpp lah, banyak kok tante yang di panggil mama sama ponakannya" (alifa)
"oo begitu"(ayana)
" eh ayana, kok makin lama muka kamu sama reva makin mirip ya, aduhh udah kayak ibu dan anak aja"(alifa)
sebenarnya ayana juga menyadari itu, namun ia tidak pernah mengakui, karena lebih baik diakui daripada mengakui🤙🏻😌