NovelToon NovelToon
Jadi Ibu Tiri Mantan Pacar

Jadi Ibu Tiri Mantan Pacar

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:44.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Tiara pergi ke kantor catatan sipil menemani bibinya yang akan bercerai dengan suaminya. Siapa sangka seorang pria menarik tangannya dan memperkenalkan dirinya sebagai calon istri pada seorang wanita tua yang berada di sebuah kursi roda.
"Ibu, dia calon istriku. Aku pasti akan menikah lagi, dan memberikan Andrew seorang ibu. Sekarang ibu sudah mau di operasi kan?" tanya pria yang menggenggam erat tangan Tiara.

"Eh, pak ini apa..."

Mata Tiara melebar, pria itu menciumnya. Begitu saja. Lalu berbisik pada Tiara.
"Bekerja samalah dengan ku. Aku akan berikan apapun yang kamu mau!"

"Wah, kalian benar-benar mesra. Baiklah, kalau begitu langsung masuk saja. Ibu baru mau dioperasi kalau kalian sudah dapat sertifikat pernikahan!"

Rahang Tiara nyaris jatuh.
"Me.. menikah? nyonya, aku masih SMA" kata Tiara tergagap.

Pria matang dan dewasa yang menciumnya tadi cukup terkejut.
'Dia masih SMA?' batinnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Rose sudah sampai di rumah, dan dia menjadi semakin panik ketika dia tidak menemukan keberadaan Tiara. Dia langsung menghubungi kakaknya lagi, dia sungguh merasa bersalah. Tapi cukup lama dia melakukan panggilan, Seruni mungkin sedang melakukan sesuatu sampai tidak langsung menerima panggilan dari Rose itu.

Rose menepuk mulutnya perlahan.

"Duh, ngapain kemarin aku pakai ngomong gak usah ajak Tiara, nanti anak itu hilang! sekarang beneran hilang. Tahu kalau kemarin ucapanku dikabulkan, aku ngomong aja pengen punya suami lagi yang kayak Gading Marteen. Sekarang gimana ini?" gumam Rose panik.

Rose masih mondar-mandir di ruang tamu. Sambil sesekali memukul pahanya yang terasa begitu pegal. Tadi dia sudah periksa seluruh rumah, dan tidak menemukan Tiara. Padahal, sebenarnya kalau dia sadar sesuatu yang sangat penting, yang merupakan master key, untuk mengetahui ada tidaknya Tiara di rumah itu sangat mudah.

Kan kunci rumah ini ada 3, satu di bawa Seruni. Satu lagi di bawa Fathan. Satu lagi ada di bawah pot bunga pukul empat yang ada di samping pagar bagian dalam. Ketika dia datang, kunci itu masih ada di sana. Bukankah sebenarnya itu sudah bisa memastikan kalau Tiara belum pulang. Dia pakai keliling semua kamar sampai halaman belakang. Kan itu namanya memubazirkan tenaganya. Tapi bagi orang panik, semua sah.

[Gimana Ros?]

Panggilannya akhirnya diterima oleh kakaknya.

"Mbak, gak ada mbak. Tiara belum pulang. Apa aku lapor pak RT aja ya mbak?"

[Apa hubungannya sama pak RT, Rose? belum juga 24 jam gak bisa kita lapor juga, Rose. Ini mbak sama mas kamu sudah mau pulang. Coba terus hubungi nomornya Tiara saja dulu! ini mas mu juga lagi usaha telepon temannya yang bisa bantu cek rekaman kamera pengawas]

"Iya mbak!"

Brukk

Rose menjatuhkan dirinya di sofa ketika panggilan itu terputus. Bukankah seharusnya saat ini dia sedang melow menangisi perceraiannya dengan mantan suaminya. Tapi, dia benar-benar tidak sempat melakukan itu. Dia terlalu panik, karena Tiara hilang.

**

Tiara masih berada di ruangan tunggu di rumah sakit itu sendirian. Di depannya memang ada banyak makanan. Tapi rasanya dia tidak berselera. Dia mencoba mengingat apa yang kurang. Dia merasa ada yang terlupa, tapi benar-benar bingung itu apa.

Sampai dia membuka pintu ruangan itu, niatnya cuma mau cari angin. Tapi dia melihat ada seorang wanita berambut pendekar yang wajahnya mirip bibinya lewat dekatnya.

"Ih, bisa gitu ya. Muka mbak-mbak itu mirip sekali dengan bibi Rose..."

Tiara segera menjeda ucapannya, bukan hanya ucapannya saja. Tapi Tiara juga menjeda langkahnya. Dia berhenti dan menepuk keningnya.

"Oh my Ghoshh! bibi Rose masih ketinggalan di kantor catatan sipil! aduh, kok bisa lupa sih. Aduh gimana ini?" Tiara terlihat begitu panik.

Tiara mengingat kembali dimana ruangan operasi itu berada. Tapi, dia langsung membeku di tempat itu. Dia lupa, dimana ruangan operasi itu.

"Daripada nyasar, pulang dulu deh. Pakai telepon di rumah buat telepon bibi Rose. Aku gak ingat nomornya!"

Tiara berlari ke arah lift. Dia berniat untuk pulang secepatnya. Ternyata sesuatu yang rasanya sangat penting tapi terlupakan olehnya itu adalah bibinya sendiri.

Untungnya di sekitaran rumah sakit banyak taksi umum. Jadi, dia menghentikan salah satu taksi dan masuk ke dalamnya. Dia akan pulang ke rumahnya.

**

Di tempat berbeda, jam pulang sekolah sudah tiba.

Andrew yang memang tidak bisa sebenarnya dengan mudah melepaskan Tiara. Mencari gadis itu di kelasnya.

Tadinya dia berpikir, pasti Tiara akan mencarinya lagi karena menyesal sudah minta putus darinya. Secara dia murid paling kaya di sekolah ini kan. Gak mungkin bisa dengan mudah Tiara melepaskannya.

Tapi ternyata, dia salah. Sampai waktu pulang sekolah. Tiara sama sekali tidak menemuinya.

"Heh, Hayati!" panggil Andrew yang melihat Hayati, teman satu bangku Tiara keluar dari kelasnya.

Tas ransel polkadot yang dipakainya nyaris jatuh, untung saja dia cepat menangkapnya.

Gadis berkacamata itu juga tampak gugup. Karena aura Andrew dan kedua temannya itu memang aur-auran. Mereka kan memang sangat populer di sekolah ini.

Saat Andrew melangkah maju menghampiri Hayati. Satu kali Andrew melangkah, Hayati bahkan membenarkan kacamatanya sebanyak dua kali. Dia terlihat salah tingkah dan gugup sekali.

Trenz yang iseng, malah maju lebih dulu dari Andrew dan berdiri di belakang Hayati. Sangat dekat sampai dia menjadi lebih gugup dari sebelumnya.

"Jangan gugup, santai saja" kata Trenz sengaja menggoda Hayati.

Bahu Hayati sampai naik turun, dia terlihat sangat gugup. Mungkin saat ini debaran jantungnya, kecepatannya sudah mengalahkan kecepatan motor Dani Pedrosa.

"Kalian mau apa?" tanya Hayati panik.

Trenz yang benar-benar iseng malah sengaja mendekati telinga Hayati.

"Mau makan kamu!" bisiknya dengan suara berat.

Brukk

Tas Hayati jatuh, gadis itu sampai berjongkok dan menutupi kepalanya.

"Ha ha ha" Trenz tertawa begitu puas.

"Kenapa lebai sekali?" tanya Choki di belakang Andrew.

Kalau saja Tiara saat ini ada di tempat ini. Sudah habis tiga pemuda itu olehnya. Berani betul, dia menggangu Kamus bahasa Inggris berjalannya Tiara.

"Tiara mana?" tanya Andrew sambil berjongkok di depan Hayati.

Hayati mengangkat kepalanya perlahan. Melihat ke arah Andrew.

"Ti... tidak masuk!" jawabnya tergagap.

Hayati sungguh tertekan, dia merasa sangat terintimidasii oleh ketiga pemuda itu.

"Kenapa? sakit?" tanya Andrew lagi.

"Di suratnya tertulis, ada urusan keluarga!" kata Hayati lagi sambil menunduk.

Andrew segera berdiri.

"Ke rumahnya?" tanya Trenz pada Andrew.

"Mau ngapain? emaknya galak woi!" kata Choki lantang, itu sesuai realita memang.

Beberapa kali bertemu di luar sekolah. Beberapa pemuda mencoba menyapa Tiara. Dan ibunya langsung nyolot. Maklum, anak gadis satu-satunya. Seruni memang cukup protektif.

Baru juga mereka berdiskusi. Ponsel Andrew berdering. Begitu tahu itu panggilan telepon dari ayahnya. Andrew sangat malas menjawabnya, dia membiarkan panggilan itu berdering beberapa kali.

"Gak di angkat?" tanya Trenz yang masih sibuk menarik satu helai, dua helai rambut Hayati yang masih berjongkok di bawah dan memeluk tasnya dengan erat.

"Paling nyuruh belajar, nyuruh ini, nyuruh itu!" kata Andrew malas.

Tapi ketika panggilan lain berdering. Andrew langsung menerimanya.

"Halo bibi Yuli"

[Tuan muda, nyonya besar sedang di operasi. Jika sudah pulang sekolah. Cepatlah datang ke rumah sakit]

"Nenek di operasi? iya iya bi, aku ke sana sekarang!"

Tanpa memperdulikan kedua temannya lagi. Andrew segera bergegas meninggalkan tempat itu.

"Terus, ini orang mau diapain?" tanya Chiko menunjuk ke arah Hayati.

Trenz yang iseng terkekeh pelan.

"Gimana kalau kita jadikan tumball..."

Hayati yang mendengar itu langsung berlari histeris.

"Agkhhh!" pekiknya ketakutan.

***

Bersambung...

1
D_wiwied
koq ya kepikiran lontong, kenapa ga matcha gitu loh 🤭😆
Noer: aku makan jam 9 kak, orang yang punya asam lambung itu disarankan sarapan setelah jam 9
total 5 replies
D_wiwied
bener2 angka sial buatmu Andrew🤭🤭🤣
Noer: ho'oh keknya
total 3 replies
sukensri hardiati
toko elektronik pa toko sembako thor....
Noer: toko sembako deh kayaknya kak
total 1 replies
sukensri hardiati
hadeeeeh.....tiaraaaaa...
Noer: marahin aja kak
total 1 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
setidaknya masih ada empat apa lima bab lagi Thor, sampai Andrew punya adik🤭
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 7 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
eh wes tamat 🤔🤔🤔
Noer: iya bener, dia ambil sendiri tinggal
total 18 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
Astaghfirullah kata² nenek Salma sungguh terlalu 😡
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 4 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
ada apa dengan jarimu Thor 🤭 kenapa banyak typo🤭
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 7 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
mungkin Trenz merasa bersalah, tapi kok malah keras🤭
Noer: iya kak keknya gitu
total 3 replies
mimief
lah gimana Thor
kita belum liat si Abang bulan loo🥹🥹..
walaupun tahun ini Kita dilewati
ga masalah,ada bts😜🤣🤣
Noer: iya jahara pledis, masa kita di lewatin
total 1 replies
mimief
kan kan..
terkadang hidup penuh kebohongan lebih baik dari pada tau yg mana ttg kebenaran.
karena, pasti lebih jauh sakitnya

kayak...
tau dengan jujur kalau Hannie suka boong Mulu kalau maen mafia😜🤣🤣
Noer: kasihan bonon satu-satunya yang loading
total 1 replies
mimief
idem ti,aku juga belum ketemu hao😭🤣🤣
mimief: wkwkwkwkwkwk
total 2 replies
Yuliana Tunru
kok tamat sih kan blm unboxing tiara x tapi hrs puhya ank ya thorrr extra part deh ya
Noer: harus dong ya, buat ada lawan itu si Andrew
total 1 replies
partini
belum di unboxing Thor 🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣 belum lulus, unboxing nanti kalau udah lulus 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 1 replies
mustika ikha
yah kok tamat sihthor bonchap lah thor.. semangat 💪💪💪💪💪
Noer: iya, kak. Terimakasih sudah betah. Yok pindah ke yang baru yok
total 1 replies
partini
kecelakaan,, jangan methong dulu
Noer: ho'oh ya kak tahan, tahan jangan metong dulu
total 1 replies
mimief
aku speechless lah bab ini
sedih banget,kadang seseorang untuk menutupi kekalahan nya maka akan menyerang kelemahan yang lain. kuk keluarga mamahnya. dia tau Andrew itu kelemahan Nick.
mimief: jelas..ga ada yg lebih kejam dr kakak kakak nya
🤣🤣🤣😜
buktinya hao dan Jun di China main game menang Mulu
bingung malah mereka🤣🤣
total 4 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
gimana reaksi Andrew kalau tau kebenarannya kalau emaknya yang selingkuh 🤔🤔
apa lagi emak tirinya yang nyeritain🤔🤭
Noer: 🤣🤣🙏🏻🙏🏻
total 15 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
mati gak ya Andrew 🤔
apa jangan-jangan koma🤭
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 14 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
yang kang selingkuh mamanya Andrew ternyata, pantesan dia sampai 13 kali selingkuh orang turunan emaknya 🤭
mimief: Wkwkwkkw
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!