NovelToon NovelToon
The Quartet Of Desteny

The Quartet Of Desteny

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Sistem / Time Travel / Fantasi Wanita / Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:835
Nilai: 5
Nama Author: TAOYUEDAO

judul lain : Sìmíng (empat takdir)

Chen Chuchu adalah seorang penulis novel daring yang tidak pernah mempublikasikan wajahnya di depan umum.

Suatu hari dia menulis ulang cerita lama yang tidak pernah ia lirik sebelumnya.

Siapa sangka, sebelum memperbaiki akhir tragis dari cerita itu, dia malah bertransmigrasi ke dalam dunia buku tersebut dan menjadi antagonis kedua yang mati di awal cerita.

Dia bahkan tidak sendirian. Selama perjalanan dia ternyata menarik teman-temannya masuk ke dalam dunia buku itu juga.

Selama prosesnya mengubah alur cerita yang berakhir tragis, Chuchu merasa penyimpangan alurnya semakin tidak masuk akal dan terasa aneh.

Misteri satu-persatu mulai terkuak.

Apakah ini dunia ilusi yang ia buat, ataukah dunia nyata?

Saat ingatan lama bangkit, dia mulai meragukan dirinya. Siapakah dia? seorang dewi dari masa kuno, atau antagonis kedua yang berhati hitam, atau hanyalah manusia biasa di dunia modern yang menginginkan kenyamanan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TAOYUEDAO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

"aaahh! Hantu!"

Li Ziyu langsung membekap mulutnya, "berisik!"

"Astaga, mengagetkanku saja! Kenapa kau berjalan tanpa suara? Itu benar-benar menakutkan tahu!" Chen Chuchu mengelus-elus dadanya yang naik turun oleh deguban jantungnya yang sangat cepat tadi.

"Kecilkan suaramu! Bukankah kau ke sini untuk penyelidikan?"

Chen Chuchu mengangguk-anggukkan kepalanya seperti boneka dengan mata besarnya yang berkedip-kedip.

"Apakah dalam ceritamu, kau ingat dengan tempat ini?"

Chen Chuchu mengerutkan kening, berpikir serius mencari kedalam ingatannya.

"Sepertinya ada, tapi aku tidak menuliskannya dengan sangat rinci. Hanya...halaman mendiang nyonya besar Marquis."

Li Ziyu hanya mengangguk sekali lalu berjalan lebih dulu di depan Chuchu, mengendap-endap sama sepertinya tadi.

Tapi sebelum dia masuk lebih dalam, lagi-lagi sesuatu menggapai tangan Chen Chuchu.

Chen chuchu mau menangis. "Huhuhu... Li Ziyu, sepertinya rumah ini berhantu. Sesuatu menangkapku lagi"

Shen Haijin langsung menyahut di belakangnya.

"Apanya yang hantu? Jeruk kecil*, beraninya kau mengutuk kakakmu!" Dia berdiri dan mencubit pipinya.

*panggilan kecil Haijin untuk Chen Chuchu dari mereka kecil.

"Aduhh! Shen Dage ampun, aku tidak berani lagi"

Tiba-tiba sesosok wanita pahlawan muncul, dia memukul kepala Shen Haijin. "Beraninya kamu menganggu adik majikanmu! Lepaskan!"

Shen Haijin langsung menjadi anjing kecil di depan Li Rongrong. Dia melepaskan tangannya di pipi Chen Chuchu dan mempersilakan Li Rongrong berjalan di depannya.

"Kau hebat sekali kak Rong, bisa menaklukkan si bintang arogan itu. Bagaimana caranya?"

Li Rongrong tersenyum misterius, "rahasia"

Chen chuchu hanya terkekeh, dia menikmati melihat Shen Haijin tidak berdaya seperti itu.

Berjalan paling depan, Li Ziyu menemukan kamar Qixing. Saat masuk ke dalam sana, aroma dupa yang menyengat langsung menyapa mereka lebih dulu.

Sebelum pintu benar-benar terbuka, keempat sistem di dalam kepala mereka berteriak tiba-tiba.

[Tutup pintunya!]

Mereka langsung mundur.

"Ada apa?"

[Itu adalah Hu xiang, juga dikenal sebagai obat bius paling mematikan]

mereka berempat serempak saling memandang dengan waspada.

[Dupa ini... Berasal dari alam iblis]

"Jadi maksudmu ini bukan ulah manusia?" Tanya Chen Chuchu.

[Ya. Tapi saya tidak bisa memberikan informasi lebih jauh lagi.]

[A'Qi; tuan, berhati-hatilah.hanya ini yang bisa saya sampaikan.]

Mereka baru saja menyelesaikan satu misi dengan lancar setelah masuk ke dalam dunia buku ini, tapi belum beberapa jam dan level kesulitannya telah dinaikkan dengan tidak terduga!

Chen Chuchu mulai merasa bingung. Sebagai penulis dari cerita ini, dia sama sekali tidak tahu. Tidak ada cerita lain tentang alam iblis dalam novel yang ia tulis, mengapa penyimpangan nya menjadi semakin dalam dari yang ia perkirakan?

"Chen Chuchu apa yang kau pikirkan? Kau tau sesuatu?"

Chen Chuchu menggeleng, "sebaliknya, aku tidak tahu sama sekali. Ini diluar dari apa yang sudah ku tulis. Dunia ini menjadi asing dan tidak ku kenali."

Li Ziyu bisa melihat kegelisahan di mata Chen Chuchu. Dia tidak pandai menghibur, tapi dia bisa memegang tangannya.

"Waktunya tinggal beberapa jam lagi, kita kembali dulu dan selidiki yang lainnya."

***

Di halaman Changge, di kamar Chuchu dan Ziyu. Mereka kembali berkumpul.

Mendapat informasi dari sistem pemandu mereka masing-masing, ini bukanlah hal yang bisa mereka selesaikan dengan sembrono.

Chen chuchu masih terlihat khawatir.

"Sebenarnya ini yang akan aku tunjukkan sejak tadi, tapi karena kita langsung disibukkan oleh misi, aku jadi melupakannya."

Shen Haijin menunjukkan sebuah cermin emas.

"Cermin apa itu?" Tanya Li Rongrong bingung.

"Piringan Tianmingshu"

Perhatian Chuchu seketika teralihkan. Dia mengenal benda itu, walau secara rinci tidak dijelaskan saat ia menulisnya, tapi Chuchu mengetahui arti dari piringan itu.

"Senjata dewa takdir? Bagaimana kau bisa mendapatkannya?"

"Tentu saja hadiah dari misi."

"Mumu bilang, ini bisa memperlihatkan alur selanjutnya. Layaknya mengintip buku takdir"

Shen Haijin menjelaskannya dengan sangat antusias. Dia merasa sangat hebat bisa mendapatkan hadiah artefak dewa seperti ini di saat yang lainnya hanya mendapatkan senjata biasa.

"Baiklah, perlihatkan alur selanjutnya." Li Ziyu sudah tidak sabar. Dia megambil cermin itu dan menaruhnya di tengah meja.

Beberapa gambaran mulai terlihat dalam cermin, pertama adalah di aula luar, Ah Xiang dan Ah Mei berlutut. Kasus mereka tidak selesai, dan mereka dijatuhi hukuman 50 cambuk.

Chen Chuchu membulatkan matanya, dengan tidak rela.

"Aku akan mengubahnya, aku akan mengubahnya!"

Saat kata itu jatuh dari Chen Chuchu, adegan di depan cermin tiba-tiba tertutupi oleh kabut dan cahaya ungu yang bergerak seperti petir.

Gambar di dalam cermin berubah. Bukan lagi dua pelayan yang dijatuhi hukuman, melainkan sang majikan yang terbaring di atas papan hukuman dengan berlumur darah.

Adegan ini lebih mengerikan dari drama televisi. Shen Haijin dan Li Rongrong yang terbiasa dengan acting seperti itu merasa takut saat melihatnya.

"Itu terlalu nyata"

Tapi berbeda degan mereka, mata Chen Chuchu malah kembali hidup. Otaknya bekerja cepat.

'Benar. Untuk mengeluarkan pelayannya dari tuduhan, majikan harus mengorbankan dirinya. Dengan semua tuduhan diarahkan kepadanya, kedua pelayannya akan bebas dan aku juga bisa menyelesaikan misi!'

Dia tertawa dengan gila. Haijin dan Rongrong semakin ketakutan melihatnya.

Sementara itu, dalam benak Li Ziyu. Dia tidak lagi memikirkan misinya. Dia hanya tidak ingin Chen Chuchu menanggung rasa sakit itu. Jika Chen Chuchu berencana untuk mengorbankan dirinya untuk mereka, maka dia bisa mengorbankan dirinya untuk Chen Chuchu, dengan begitu semuanya akan berjalan lancar.

[Tuan, tidak boleh!] A'Qi yang mengetahui isi kepalanya berteriak memarahi.

[Apa kau bodoh? Untuk apa kau mengorbankan dirimu untuk wanita itu? Apa kau tahu hukuman apa yang akan kau terima nanti?]

'A'Qi tenanglah, apapun hukumannya aku akan menerimanya.'

[Dasar bodoh!]

Hanya A'Qi satu-satunya sistem yang bisa memprogram dirinya sendiri dengan kesadaran seperti manusia. Dia menentang menjadi penurut dan selalu berkata kasar pada penggunanya.

'A'Qi... Bukankaah ini hanya permainan?'

sistemnya tidak menjawabnya sama sekali. Walau ia merasa ragu, tapi keputusannya untuk melancarkan keinginan Chuchu tetap tidak berubah.

Empat jam telah berlalu. Mereka harus mengumpulkan buktinya dan membawanya ke depan Li Rongrong.

Di luar, langit tiba-tiba mendung. Awan tebal mengitari dan angin bertiup kencang. Hujan tipis mulai turun.

Di aula luar, mereka berkumpul dan memulai persidangan.

Li Rongrong duduk di kursi di atas paviliun kecil yang tertutup.

"Mulailah!"

Li Ziyu benar-benar diam di tempatnya, dia hanya menatap Chen Chucu dan sepertinya... Tersenyum? Chen Chuchu merasa aneh, apa matanya telah salah? terlebih lagi senyum itu terlihat lembut dan menyemangatinya.

"Kakak, Ah Xiang datang ke rumah ini bersamaku. Tidak ada yang bisa memerintahkannya selain diriku, jadi kakak bisa melihat dari mana asal kesalahan ini"

Li Rongrong memiringkan sedikit kepalanya dengan senyum sarkastik, "oh? Jadi tanpa bukti kau ingin mengatakan kau yang menyuruhnya?"

Mendengar pernyataan tidak benar dari Li Rongrong, Ah Xiang berteriak tidak setuju.

"Tidak! Ini semua tidak ada sangkut pautnya dengan Nona. Jika ingin menyalahkan, salahkan saja aku!"

"Diam! Kau hanya pelayan, apa kau pikir bisa berteriak sesuka hatimu di hadapan tuanmu?!"

Baru kali ini Chen Chuchu berteriak seperti itu. Li Rongrong yang sedang memainkan perannya di depan sana jadi sedikit terkejut dan hampir saja lupa mengontrol ekspresinya. 'Astaga, dia terlalu mendalami perannya.'

Ah Xiang bungkam dan matanya berkaca-kaca. Dia terbiasa dengan bentakan dan perlakuan buruk Yuan Fei sejak kecil. Tapi semenjak ia menikah, perlakuan tuannya itu menjadi lebih lembut kepadanya, itu memuat Ah Xiang mulai terbiasa, tapi begitu ia dibentak, rasanya lebih sakit dari sebelumnya.

"Nona..."

"Seperti yang aku katakan tadi, aku tidak memiliki bukti. Tapi di rumah ini, selain aku, orang luar yang baru masuk. Siapa lagi yang tahu kak Rongrong memiliki alergi berat terhadap kacang almond?"

Chen Chuchu sangat bersikeras. Shen Haijin menjadi bingung, bagaimana dia akan membela? Itu adalah tugasnya di sini.

Dia maju ke depan Chen Chuchu. "Aku punya bukti."

Saat berkumpul tadi dia tidak mengatakan memiliki bukti, lalu darimana datangnya bukti secara tiba-tiba ini?

Chen Chuchu terkejut, tapi jika memang benar dia memiliki bukti, maka itu akan menjadi lebih baik lagi. Dia bisa terhindar dari cambukan yang menyakitkan itu.

"Aku bertanya pada semua pelayan yang bertugas pagi ini, tidak ada satupun dari mereka yang menginjakkan kaki di dapur. Alasannya karena 'kakak Qixing' telah memerintahkan mereka untuk tidak masuk. Jadi diam-diam aku pergi ke dapur dan menyelidikinya.

Jika tidak ada yang masuk ke dapur, lalu siapa yang menyiapkan sarapan tadi?" Shen Haijin menatap Qixing tanpa senyum, "apa kau memasak semuanya sendirian?"

Mendapati dirinya tiba-tiba menjadi pusat perhatian, dia gelagapan dan canggung. "Ti-tidak mungkin. Bagaimana bisa aku menyiapkan sarapan sebanyak itu sendirian dalam waktu singkat? Aku meminta Ah Xiang meimei dan Ah Mei meimei untuk membantuku. Iya, kan?"

Qixing melihat kedua pelayan baru itu dengan tatapan yang aneh,tapi mereka secara ajaib menjawab dengan lancar.

"Iya, kami membantu"

Qixing kembali terlihat normal. Dia tersenyum sopan dan mundur.

Tapi pengakuan itu tidak membuat Shen Haijin menyerah, dia tersenyum dan lagi-lagi menusuk Qixing. Dia sudah tahu ada sesuatu yang tidak benar dengan pelayan itu, dan dia pikir jika menyudutkannya, maka dia pasti akan memperlihatkan wajah aslinya.

"Baiklah, itu juga kebenaran. Tapi Qixing, apa kau mengenal botol di tanganku ini?"

Shen Haijin menunjukkan botol tembikar kecil berwarna hitam pekat dengan tutup berwarna merah. Jika dilihat secara singkat, itu hanya sebuah botol obat biasa. Tapi jangan ragukan IQ seorang bintang. Dia menemukan sesuatu yang lain di bawah botol itu.

adapun sangkut pautnya dengan almond di bubur Li Rongrong adalah membuat bubur beracun itu semakin beracun. Almond itu telah diuji bahwa almond tersebut di celupkan ke dalam sebuah cairan racun berbahaya, dan di atas almond itu masih tersisa bau yang sama dengan aroma dalam botol tembikar di tangan Shen Haijin.

Qixing langsung mengelak.

"Oke. Biar ku perlihatkan sesuatu yang menakjubkan. Aku mempelajari teknik sihir ini dari seorang praktisi sihir beberapa waktu lalu."

Yang dia gunakan hanyalah sebuah jimat pengenalan. Saat menemukan botol itu di dapur, Mumu langsung memberikan saran untuk menggunkan jimatnya. Karena Shen Haijin menemukan simbol rumit di bawah botol itu. Dia sadar, bahwa simbol itu bukan sekedar gambaran, tapi sihir hitam.

Dengan kertas jimat yang di berikan mumu, Shen Haijin menempelkannya ke bawah botol. Tiba-tiba, simbol di bawah botol itu bercahaya. Berwarna ungu gelap dengan simbol-simbol yang rumit.

Simbol yang bercahaya itu kemudian membesar dan terbang ke atas dengan cepat menemukan tuannya.

Simbol itu masuk ke tubuh Qixing.

Jimat pengenalan, sama seperti namanya. Dengan mengambil sampel orang tersebut dan menempelkannya pada jimat, maka jimat itu akan pergi untuk mengenali tuannya. Simbol itu datang dari seseorang dan sekarang dia telah kembali kepada tuannya. Bukti ini menjadi yang tidak terbantahkan.

Qixing tidak bisa berkata apa-apa. Dia akhirnya benar-benar terpojok oleh bukti yang diberikan Shen Haijin.

Li Rongrong berdiri, mengisyaratkan kepada para penjaga untuk menangkap Qixing.

"Qixing, apa kau punya kata-kata yang ingin dijelaskan?"

"Nona, itu bukan aku! Mereka pasti bersekongkol dan ingin menjatuhkan ku. Tolong percaya padaku!"

Dia resah dan memberontak untuk di lepaskan.

"Buktinya sudah di sini dengan sangat jelas, kau masih ingin mengelak?" Suara Li Rongrong rendah tapi sangat mendominasi.

"Kau tidak bisa memperlakukanku seperi ini. Kalian tidak bisa memperlakukanku seperti ini! Kalian semua harus mati!"

Mata Qixing tiba-tiba memerah, dalam kekangan penjaga, sebuah ekor tebal panjang berwarna jingga muncul di belakang tubuhnya.

Para penjaga yang memeganginya seketika terhempas.

"Dia bukan manusia! Itu adalah siluman rubah"

Chen Chuchu langsung menjangkau Ah Xiang dan Ah Mei untuk melindungi mereka, kemudian segera mencabut tusuk konde emas di kepalanya yang langsung menjadi pedang yang bercahaya.

Sementara itu, Li Rongrong yang paling dekat dengan siluman rubah itu hampir saja lupa mengeluarkan pedangnya.

Saat cakar itu hampir menancap di dadanya, dengan gerakan memutar, dia memanggil 'Yunmo jian' dan pedang yang terbang itu segera melindunginya.

Untuk pertama kalinya, dia menggunakan pedang spiritual Yunmo, setelah ia mendapatkannya sebagai hadiah dari misi.

Keempat pahlawan berkumpul bersama, tapi lawan mereka bukanlah manusia. untuk pertama kalinya. Pertarungan dengan siluman dimulai.

1
StarJustStar
Bagus banget, semoga mendapat banyak pujian dan dukungan!
Mamimi Samejima
OMG! Gemes banget!
Kamiblooper
Kisahnya bikin baper thor, semangat terus menulisnya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!