NovelToon NovelToon
Istri Pilihan Mike

Istri Pilihan Mike

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:969.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: ling_ling85

♡Sebelumnya membaca Pernikahan kontrak dengan Ceoku karena cerita ini diambil dari salah satu karakter disana.♡

Rara gadis desa yang tinggal dipinggiran pantai Yogjakarta terpaksa menikah dengan pengusaha kaya asal London.

Keinginan untuk menyembuhkan si mboknya membuat dia menyetujui pernikahan itu.
Yang Rara fikirkan adalah bagaimana dia mendapatkan uang untuk perawatan si mboknya.

Mike adalah calon suami Rara, Mike ingin menikahi Rara karena tidak mau di jodohkan oleh keluarganya, dia lebih memilih untuk menikah dengan orang lain siapunpun itu asal bukan Kimberly gadis pilihan orangtuanya yang sudah dianggap seperti adiknya sendiri.

Ternyata tak semudah yang mereka bayangkan,setelah pernikahan mereka akan ada banyak rintangan yang akan mereka hadapi terutama dari keluarga besar Mike yang sudah menentukan calon istri untuk Mike.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ling_ling85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah baru

Mike mengerjapkan mata, merentangkan tangannya kemudian duduk, matanya berputar melihat seisi kamar, dia tidak melihat Rara, Mike berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya. Setelah Mike keluar dari kamar mandi dia masih tidak mendapati Rara kembali.

"Shiitt, jangan-jangan kesasar itu anak" umpat Mike.

Mike berjalan keluar dan membuka pintu kamar, tidak ada tanda-tanda keberadaan Rara, Mike kembali masuk dan mengambil ponselnya di meja dan menghubungi Aldo.

"Hallo tuan"

"Aldo apa kamu tahu Rara di mana?" tanya Mike.

" Tadi saya lihat masih di depan hotel tuan" jawab Aldo.

Tak lama kemudian pintu kamar terbuka, Rara masuk dengan membawa dua bungkus makanan.

"Kemana aja kamu Ra, kalau nyasar gimana?" tanya Mike.

"Nggak kok Rara tadi jalan-jalan trus ketemu ibu penjual nasi uduk, Rara beli buat sarapan" jawab Rara.

"Nasi uduk?"

"Iyaa mas, kata ibu itu sarapan disini gak ada nasi rames atau gudeg adanya nasi uduk sama bubur ayam"

Mike seakan tak percaya, dia yang lama di Jakarta saja gak pernah makan dua makanan yang disebutkan Rara tadi.

Rara duduk di sofa dan mulai membuka sarapannya, Mike melihat Rara dengan seakan tak percaya, dia makan dengan lahapnya.

"Mas ayo makan keburu dingin gak enak lho" ucap Rara.

Mike hanya menggeleng pelan, dia belum pernah sarapan nasi sebelumnya, biasa hanya roti dan susu kalau pagi.

"Yakin mas gak mau? ini enak lho" bujuk Rara

"Ngga kamu makan aja semua" jawab Mike.

Mike menghubungi Aldo dan memintanya membelikan sarapan untuknya, Aldo yang mengerti dengan selera tuannya segera membelikan roti dan susu kacang di Resto langganan dia.

Mereka kembali sarapan bersama dengan menu yang berbeda, setelah selesai sarapan Mike menyuruh Rara kembali bersiap, mereka akan checkout dari hotel dan pindah kerumah baru.

"Kita mau pindah kemana mas?"

"Rumah baru"

"Bukan apartment kan?"

"Bukan Rara, ayo cepatlah bersiap"

Setelah semua siap, Aldo melajukan mobilnya menuju kerumah yang baru saja dia beli kemaren, rumah itu ada di pusat kota dan tidak jauh dengan kantor tuannya.

Di dalam perjalanan Rara memilih untuk bermain dengan ponselnya, begitupun Mike yang sibuk membalas beberapa pesan yang masuk di ponselnya, Aldo menghentikan mobilnya membuat Rara dan Mike sama-sama melihat keluar.

"Kita sudah sampai tuan" ucap Aldo.

Rara turun dari mobil begitupun Mike, mata Rara berputar melihat rumah di depannya,sangat bagus dan besar.

"Mas ini rumah kita?"

"Iyaa "

"Hanya kita berdua, kenapa rumahnya sebesar ini" tanya Rara

"Sudahlah ayo kita masuk" ajak Mike.

Rara menggandeng tangan Rara dan masuk kerumah baru mereka, Rumah itu sangat besar tidak beda jauh dengan Mansion milik Devan. Mike membiarkan Rara berkeliling melihat rumah baru mereka, dia hanya duduk di sofa sambil kembali menatap benda pipih yang ada ditangannya. Banyak sekali panggilan dari papanya yang sengaja gak di angkat oleh Mike.

Ponsel itu kembali berdering kali ini Mike mengangkat panggilan itu.

"Hallo Mike" suara tuan Huang

"Ya pah, ada apa?"

"Kemana saja kamu baru angkat panggilan papa?"

"Mike di jalan tadi pah"

"Papa gak mau tau segera pulang ke London, Kimberly sudah menyetujui perjodohan kalian" tandas tuan Huang.

"Pah Mike punya calon sendiri, Kim sudah seperti adik buat Mike" jelas Mike

"Papa gak mau tau Mike, pulang atau papa suruh orang jemput kamu"

"Minggu depan Mike pulang" jawab Mike dan langsung mematikan sambungan ponselnya.

Mike pusing memikirkan keinginan papanya, kembali dia meraih ponselnya dan menghubungi Aldo.

"Aldo.."

"Ya tuan"

"Siapkan pernikahanku lusa"

"Lusa tuan?"

"Ya, dan pesankan tiket bulan madu ke Portland"

"Baik tuan"

Mike menghela nafas panjang dan melangkahkan kakinya mencari keberadaan Rara. Rara yang masih sibuk memanjakan matanya melihat seisi rumah barunya itu kaget dengan kedatangan Mike.

"Mas, ngagetin aja"

"Istirahat dulu, aku ada perlu kekantor sebentar, sore aku pulang" ucap Mike.

"Rara sendirian di rumah sebesar ini?"

"Ada bi Nani yang sebentar lagi sampe, dia akan menemanimu selama aku gak ada"

Rara mengangguk pelan, dan Mike pergi meninggalkan Rara untuk mengurus beberapa proyek yang harus dia tangani sebelum liburan bulan madu mereka.

Mike sampai kantor dan langsung naik ke ruangannya, sebelum masuk ruangan Mike menyuruh Lusi sekertarisnya untuk membawakan berkas-berkas keruangannya.

Lusi masuk ke ruangan dengan setumpuk berkas, setelah memberikan berkasnya Lusi keluar dari ruangan bosnya, Mike mulai membuka satu persatu berkas yang ada di meja kerjanya, sudah lama dia menginggalkan kantor membuat sebagian proyeknya harus mundur dari perkiraan.

Walaupun perusahaan itu terbilang baru di Indonesia tapi berkat bantuan dari perusahaan Devan kini perusahaan Mike bisa survive dan berkembang pesat.

Perusahaan itu dia bangun supaya dia tidak ketergantungan dengan papanya, dia tidak mau papanya selalu mengancamnya tidak akan memberikannya perusahaan dan warisan keluarganya saat dia tidak menuruti keinginan papanya.

Mike masih berkutat dengan berkas-berkas dan komputer di meja kerjanya, terdengar ponselnya berdering, dia segera mengambil ponselnya saat tau itu panggilan dari Rara.

"Hallo mas"

"Iyaa ada apa Ra?"

"Mas pulang jam berapa? Rara lagi masak sama bi Nani"

"Aku pulang malam, kamu makan duluan saja sama bi Nani" jelas Mike.

Ada raut kekecewaan di wajah Rara saat mengakhiri panggilannya,karena sengaja sore ini dia masak untuk calon suaminya itu, dengan langkah malas Rara kembali ke dapur dan menuruskan masakannya bersama bi Nani.

Setelah selesai masak,dia menatap meja makan yang penuh dengan berbagai masakan yang sengaja dia siapkan untuk Mike.

"Huhhh...makanan sebanyak ini siapa yang habisin" gumam Rara.

Akhirnya muncul ide dalam fikirannya Rara, dia ingin berkunjung ke rumah bi Asih dan membawakan makanan itu untuk bibinya, Rara mengambil ponselnya dan menghubungi Aldo. Dia meminta Aldo untuk mengantarkannya ke tempat kerja bi Asih, Aldo menyetujuinya dengan sebelumnya bertanya kepada tuannya yang sedang sibuk di meja kerjanya.

Aldo bergegas melajukan mobilnya untuk menjemput Rara, di rumah Rara sudah siap dengan rantang berisi makanan di tangannya.Setelah Aldo datang buru-buru Rara masuk ke mobil dan meminta Aldo segera berangkat.

Tak lama kemudian Rara sudah sampai di Mansion Devan tempat bi Asih bekerja. Bi Asih kaget mendapati Rara yang ada di balik pintu rumahnya, Rara masuk dan memberikan makanan yang dia bawa.

"Ini apa Ra?"

"Itu makanan buat Bibi dan Mang Diman"

"Kenapa kamu repot-repot bawain kami makanan sih"

"Tadi aku masak banyak bi, dan mas Mike tidak bisa pulang, jadi aku bawain buat bibi sekalian aku dah lama gak makan bareng bibi dan mamang" jawab Rara.

Tak lama kemudian mang Diman datang, mereka makan bersama dan berbincang santai, Rara menceritakan tentang rumah baru yang dia tempati, bi Asih dan mang Diman sangat senang melihat Mike begitu perhatian kepada Rara dan mbok Darmi.

1
Bakti Bre Iting
20
Rima Utami
ceritanya bagus tapi ko ada yg ga nyambung ya diawal dibilang rara adalah bayi dr nyonya huang er terus terganti jd keponakannya.. hikss
Seri Hastuti
maklumlah baru turun gunung Rara na🤣🤣🤣
Aminah Alrazka
jd traveling kemana2 kan😍
Ipunkhantu
keren thorrr ❤️❤️❤️
Sri Faujia
akhirny huang minta maaf sm rara sungguh miris
Sri Faujia
mertu gila masih ada mertua seprti itu di zaman sekarng heluuu
Sri Faujia
huang ne dh tua juga bukan merestu kebahagia ankny bikn susah
Sri Faujia
tegang pun terjadi
Sri Faujia
bagus cavell hajar aja tu huang g ada sopan ny
Sri Faujia
seru ne sothur
Sri Faujia
lanjut
Sri Faujia
klo org kaya ma bisa apa yg semua bisa di urus
Sri Faujia
pucuk di cinta ulam pun tiba aaaaa bucin
Sri Faujia
pasti ketemu
Sri Faujia
lanjut
Sri Faujia
cpt cri cintamu mike
Sri Faujia
minum racun kli stres
Sri Faujia
ra kamu bisa jlne semua kmu yg tabah
Sri Faujia
benar jgn2 rara adikny nuel yg hilang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!