NovelToon NovelToon
SULTAN UDIN

SULTAN UDIN

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: L-viie Ann

MUHAMMAD JAMALUDIN BIN AS'AD BIN ABDUL JAILANI.Siapapun yang pernah membaca novel saya yang berjudul SERUNI DAN BLUE EYES, Pasti tahu siapa anak muda yang dipanggil Udin ini.
Pria indigo dengan kelebihan yang mendarah daging dalam dirinya, membuat para dedemit akan ketar ketir berhadapan dengan nya.
Bagaimana kah perjalanan hidup nya yang dibesarkan dalam keluarga serba kekurangan, dengan ayah angkat pemabuk dan ibu penjual ikan?
Mampu kah ia menghadapi tantangan hidup serba sulit dan bisa bertemu kembali dengan kedua orang tuanya??
Berkarya tidak lah mudah,mohon tinggalkan like dan komen nya ya say.Kalau suka jangan lupa tekan bintang lima, TERIMAKASIH.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SIAPA DIA?

Makhluk penyusup itu melolong panjang, yang kemudian disahuti oleh anjing menyalak bersahut-sahutan.

Ia melompat-lompat sambil memegang kakinya yang kesakitan.

Udin tersenyum devil, ia berdiri dengan menjadi kan palu sebagai tongkat.

" Jadi kau pelakunya" Sergah makhluk itu sesaat setelah tenang, Udin mengangkat sebelah alisnya.

" Baiklah, kau ngajak gulat ya. Meskipun kamu seorang bayi, aku tidak akan segan lagi"

Makhluk itu mengeram, ia menghentakkan kakinya sehingga tercipta gempa berskala kecil.

Udin yang belum bisa berdiri dengan baik jadi limbung dan terduduk di lantai.

HAHAHAHAHAHAHAHAHA

Makhluk itu kegirangan kedua tangannya terpacak di pinggang. Ia angkat satu kaki nya tinggi-tinggi. Hatinya sudah tidak sabar untuk melenyapkan makhluk kecil pengganggu itu.

Kaki besar si Makhluk perlahan menghimpit tubuh Si Udin. Tapi tiba-tiba sesuatu yang menyakitkan berdenyut di bawah kakinya.

Makhluk itu mengangkat kakinya untuk memeriksa apa gerangan yang telah membuat nya merasakan kesakitan?

Rupa-rupanya sebuah paku menancap di telapak kakinya.

AAAAAAAKKKKKHHHHHHHHHHHHHH

Jeritan kedua kalinya menggema lantang, membuat anjing-anjing tidak berani untuk menyalak. Kawanan anjing itu memilih untuk meringkuk menutupi kepalanya.

HIHIHI

Udin tertawa senang, ia menganggap penampilan makhluk yang kesakitan itu seperti sesuatu yang lucu.

Api kemarahan semakin bergejolak, makhluk itu tidak bisa terima kekalahan nya. Ia menarik paku itu, lalu membuangnya sembarangan.

Dia duduk bersila, perut nya yang besar melenper ke lantai. Bola matanya memerah, wajahnya semakin menyeramkan saja.

Mulutnya yang dipenuhi luka berbau busuk komat Kamit membaca mantra.

Asap mengepul keluar dari tubuhnya, Makhluk itu menunjuk ke arah si Udin. Serta merta asap tebal itu bergerak cepat menutupi tubuh si Udin sampai tak terlihat.

TUUUUUUUUT

Terdengar bunyi aneh dari dalam gulungan asap yang membuat asap itu seperti lari berbalik menutupi tubuh makhluk tersebut.

UHUK UHUK UHUK UHUK

" Kur*Ng 4jar!! bau apa ini??" Teriak makhluk itu, ia berusaha menghindar dari gulungan asap buatan nya. Tapi ternyata bukan hal yang mudah, asap itu terus mengikuti. Di tambah dengan bau kentut si Udin. Semakin menambah pusing kepala.

Mau tidak mau makhluk itu harus cepat pergi kalau tidak ingin mati karena kesulitan bernafas.

Udin tertawa senang, akhirnya dia bisa menang dari pertarungan ini. Ia kembali naik ke atas kasur dan kembali ke tempat semula.

*

WUZZZZZ BRAK

Pintu yang terbuat dari anyaman bambu itu terbanting kuat disertai angin kencang menerpa.

Si nenek dukun menutupi wajahnya, karena angin yang datang cukup kuat.

GRRRRRRRRR

Suara erangan bersamaan dengan bau busuk menyengat, membuat si nenek sadar jika jin kiriman nya telah datang.

Ia mengeluarkan jurus agar pintu rumah nya kembali tertutup dan suasana menjadi tenang.

" Kau telah kembali, apakah tugas mu sudah selesai??" Seru si Nenek.

Bayangan hitam melangkah terseok-seok, lalu terhempas kuat di hadapan si nenek.

" Aku mau nulis keterangan tidak mampu" jawabnya dengan suara berat. Ia terlihat kelelahan.

" Kenapa?? Apa susahnya kau membuat wanita itu berbau busuk dan dipenuhi luka" tanggap si Nenek.

" Ini bukan masalah wanita itu, tapi anak kecil yang bersama wanita itu. Dia bukan orang biasa, anak itu masih lagi belum bisa berdiri sempurna. Tapi sudah bisa membuat ku kewalahan dan hampir mati kehabisan nafas "

Si nenek terdiam, apakah anak yang dimaksud adalah anak yang sama dengan anak yang sudah membuat pocong nya kehilangan kain kafan.

" Sudahlah, aku pensiun saja sekarang. Aku malu, masak Jin profesional seperti aku harus kalah dengan anak kecil. Kalau sampai teman-temanku tahu? bisa hilang harga diriku sebagai jin senior " sambung makhluk itu.

" Jangan gitu dong, aku masih butuh kamu. Ya sudah, kamu istirahat saja. Aku jamin kejadian ini tidak akan di dengar oleh teman-temanmu yang lain" Sahut si Nenek.

Makhluk itu menghela nafas panjang berbau busuk. Ia pun bangkit dengan susah payah lalu lenyap menjadi sekumpulan asap.

" Aku harus mencari tahu siapa sebenarnya anak ini?" Gumam si Nenek.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Satrio bangun dari tidurnya, ia merasa sangat pusing sekali. Matahari sudah sepenggalah, bau aroma masakan sang istri terendus oleh indra penciuman nya.

Satrio meringsek turun, ia keluar dari kamar dan menemukan Wati tengah bermain dengan dua bocil di ruang tengah yang merangkap menjadi tempat makan.

" Eh sudah bangun Pak?" tanya Siti yang baru datang dari arah dapur dengan membawa lauk pauk. Ia meletakkan lauk tersebut di atas meja berbentuk kotak.

" Kamu bawa Rahul kemarin ?" Satrio sama sekali tidak menjawab pertanyaan istrinya.

" Oh iya pak, saya bawa dia ke pasar. Tapi anaknya enteng loh dia kayaknya suka sama Udin" Siti menjelaskan dengan sangat bahagia.

Satrio mengernyitkan keningnya, ia lirik tiga anak itu yang masih asik bermain di lantai.

" Jadi nama anak itu Udin?" tanyanya.

" Iya Pak, Wati yang kasih nama"

" Terserah deh, asal jangan merepotkan aku" cetus Satrio, Siti mengangguk. Ia lega akhirnya sang suami bisa menerima kehadiran Udin.

TOK TOK TOK TOK

SATRIO!!! SATRIO!!!

Semua orang yang berada di ruang tengah serta merta menoleh ke arah luar. Mereka juga seperti saling berpandangan satu sama lain.

" Siapa Bu?" tanya Wati, iya sedikit takut karena suara itu terdengar sangat kasar.

" Nggak tahu, Wat cepat bawa adik-adik mu masuk ke kamar" Siti memberikan perintah, Wati mengangguk patuh. Ia menuntun Rahul dan menggendong Udin.

" Cepat buka pintunya Bu" Satrio turut masuk ke dalam kamar sang anak. Ia sepertinya ketakutan juga.

Siti sebenarnya gerun , tapi ia lebih tidak berani untuk melawan perintah suami nya.

KRETEK

Daun pintu dibuka pelan dari dalam, tapi orang yang berada di luar rumah tidak sabar sehingga menendang pintu itu.

BRAK

Membuat tubuh Siti terjejer ke belakang beberapa langkah.

" Lambat amat cuma buka pintu doang" Gertak seorang pria, ia masuk diikuti beberapa teman nya yang berpenampilan seperti seorang preman.

"Mana Satrio!!" sambung nya dengan nada kasar.

"Emmm ng-ng-nggak ada" Siti gemetar ketakutan.

"Ang eng ang eng, Kamu pikir aku percaya?! Cepat panggil dia!! Atau ku seret dia keluar secara paksa" ancam nya.

Siti diam mematung, ia tidak berani bergerak.

" Bos, dia tidak mendengarkan perintah mu" ucap salah satu pengikut pria itu.

Pria yang disebut Bos menjeling tajam, ia pun memberi kode agar masuk ke dalam mencari Satrio.

Tiga pria masuk dan membuka secara kasar pintu kamar pertama. Di sana mereka tidak menemukan siapa-siapa.

Dan disaat mereka mendobrak pintu kamar kedua, barulah mereka menemukan Satrio yang bersembunyi di balik tubuh Wati.

1
cawet amoh😜
👍👍👍👍👍
Yulay Yuli
😭😭😭😭
Yulay Yuli
sonya
Yulay Yuli
kayanya shaki yg bakal bunuh para iblis nih, dia yg bakal dipercaya pakai topeng'a
Yulay Yuli
ulas dikit donk thour, lupa saya. udh lama bgt slnya baca seruni🙏🙏🙏
kimiatie
cerita yang menarik😘😘😘
kimiatie
semangat thor
kimiatie
tidak pernah tahu berterima kasih...usah ditolong orang segini
kimiatie
moga sakhi tidak terjebak
Anonim
Shakhi ini ta tau diri emang udah miskin belagu lagi mampusin aja sekalian
Anonim
Kayanya cerita disini tidak menyukai pesantren karena setiap orang dari pesantren pasti akan bersekutu dgn iblis jgn begitu lah thor jadi makin negatif bagi yg ta paham
Anonim
Anak kecil kobisa di hukum seumur hidup negara kelinci kali nich
Anonim
Jijik banget manggil kanda kaya yg apa aja piuh
Bunda Fariz
eeealah pril pril galau deh
Bunda Fariz
astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah
Bunda Fariz
subhanalloh udin luarrr biasa
Bunda Fariz
lah pak ustadz kok gk tau
Bunda Fariz
greget aq nama satrio klakuan pecundang huuh. sabar ya bu siti
Bunda Fariz
cerita yang gak bikin bosen adanya ngakak ajah
Bunda Fariz
assalamu'alaikum thor q mampir nih salam kenal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!