NovelToon NovelToon
LAMHA DAN TUAN EL

LAMHA DAN TUAN EL

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: BRATA_YUDHA

Lamha yang masih dalam keadaan berduka karena kehilangan bayinya kini dihadapkan dengan keadaan sulit dimana pemilik kontrakan tempatnya menyewa rumah memaksa Lamha untuk segera mendapatkan uang dalam waktu satu malam.

Dan akhirnya takdir membawanya kepada keluarga Graham. Lamha bekerja disana sebagai ibu susu baby A yang juga baru saja kehilangan ibunya. Pada suatu hari Lamha diminta pulang oleh ibunya dikampung, karena akan ada seorang lelaki yang akan mempersunting Lamha. Dengan berat hati Tuan El (Ayah baby A) terpaksa menikahi Lamha agar tetap berada disisi baby A yang sudah sangat ketergantungan kepada Lamha.

"Aku menikahimu karena baby A sangat membutuhkanmu, maka jangan pernah mengharapkan apa-apa dari pernikahan konyol ini." tuan El.

"Aku menikah denganmu ikhlas karena Allah. Jika kita berjodoh dan ditakdirkan bersama maka cinta akan tumbuh dengan sendirinya." Lamha.

Bagaimana kisah perjalan cinta mereka? apakah Lamha berhasil meluluhkan tuan El yang ternyata sudah memiliki kekasih bernama Mia. Ikuti kisahnya disini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BRATA_YUDHA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Pengantin

Seminggu setelah hari itu, tuan El benar-benar menikahi Lamha. Dan sesuai janjinya, adik dan ibu Lamha diboyong oleh tuan El untuk tinggal dirumah ini agar Lamha bisa dengan leluasa mengurus dan memperhatikan kesehatan ibunya.

Malam harinya, disaat acara pernikahan telah selesai dilaksanakan, Lamha dan tuan El kini berada didalam kamar hotel yang sudah didekor sedemikian rupa, yang disiapkan oleh nyonya Grace. Dan keduanya sama-sama gugup dan juga suasananya benar-benar hening. Tak ada yang bicara sepatah-duapatah katapun. Lamha yang sedang duduk disisi Ranjang hanya memainkan jari-jemarinya dan memilin-milin ujung jilbabnya. Sedangkan tuan El sendiri masih duduk di sofa dengan pandangan menatap kedepan.

"Saya mandi duluan" ucap tuan El yang akhirnya memecah keheningan.

"Iya" jawab Lamha pelan. Dan setelah itu El membawa serta pakaian gantinya kedalam kamar mandi. Dan setelah selesai dengan ritual mandinya, El mempersilahkan Lamha untuk gantian membersihkan diri.

Lamha langsung mengambil beberapa pakaiannya yang tersedia didalam koper, namun sialnya, dia tak menemukan satupun gamis miliknya dikoper itu.

"Tu-tuan... didalam sini tidak ada pakaian ganti untuk saya" ucap Lamha memberanikan diri.

El langsung memeriksa koper Lamha, benar saja, isinya hanya pakaian kekurangan bahan semua.

"Tunggulah, saya akan telfon Ron agar mengantarkan pakaian ganti untukmu" ucap El dengan wajah datar.

"Ya, kalau bisa sekalian mukena" ucap Lamha.

"Hmm" jawab El.

Setelah beberapa jam kemudian, pintu kamar itu diketuk. Dengan cepat El membukanya.

"Ini barang yang anda minta tuan" ucap Ron.

"Terimakasih. kamu memang bisa diandalkan" jawab El.

Brakk!

Tanpa permisi, El menutup pintu kamar itu kembali.

"Ambilah." ucap tuan El sembari menyerahkan koper yang berisi baju-baju Lamha.

"Terimakasih" ucap Lamha.

"Hm" El hanya berdehem.

Dan setelah itu Lamha menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh dan juga riasan make upnya. Setelah itu berganti pakaian dengan baju tidur berlengan panjang. Lalu kembali keluar dengan tidak memakai jilbab dan cadarnya. Walaupun masih merasa canggung, tapi Lamha berfikir mereka sudah sah menjadi pasangan suami istri, jadi tidak ada salahnya jika Lamha membuka auratnya didepan El.

El sendiri dibuat terkejut saat melihat Lamha yang keluar tanpa hijab dan cadarnya. Matanya seakan terpana melihat kecantikan alami wanita yang kini sudah sah menjadi istrinya itu. Lamha sendiri hanya menunduk dan melewatinya begitu saja menuju meja rias untuk menyisir rambutnya yang basah. El terus memperhatikan Lamha dari sofa, menatap leher jenjang dan kulit seputih susu itu. Mata yang bulat, hidung mancung nan mungil juga bibirnya yang merah alami tanpa lipstik dan gincu. El seperti melihat bidadari dalam wujud manusia.

Lamha sendiri terus berfokus menyisir rambutnya dengan tangan bergetar. Padahal, ini bukan pertama kalinya, tapi tetap saja dia merasa sangat canggung dan grogi diperhatikan oleh tuan El. Setelah selesai menyisir dan merapikan penampilannya, Lamha bangkit dan duduk disisi ranjang. Dan disaat bersamaan, tuan El berjalan mendekat kearahnya dengan mata yang terus menatap Lamha tanpa jeda. El duduk disamping Lamha disisi ranjang. El yang notabene adalah pria normal, kini naluri kelelakiannya tiba-tiba bangkit dan meminta dikeluarkan.

El menyentuh pipi mulus Lamha dan mengelusnya dengan lembut. Lalu menghadapkan wajah Lamha agar menghadap kearahnya. Lamha sendiri hanya menurut dan diam saja atas perlakuan tuan El. Dia merasa jika tuan El yang sudah sah menjadi suaminya itu berhak atas dirinya.

Secara perlahan namun pasti El mendekatkan wajahnya kewajah Lamha, dia ingin sekali mencicipi bibir merah semanis madu milik Lamha yang sejak tadi membuatnya gelisah. Dan ketika sedikit lagi mendarat, tiba-tiba ponselnya berdering dan berbunyi nyaring. Terpaksa El menghentikan aksinya dan beranjak mengambil ponsel miliknya di sofa. El membulatkan matanya saat melihat id call bertuliskan nama Mia diponselnya yang berkelip.

"Halo." sapa El.

"Halo honey, aku sekarang, sekarang berada dibandara, aku sudah di Jakarta El. Aku sangat merindukanmu." ucap Mia disebrang telfon sana.

"Benarkah? Tunggu aku, aku akan segera menjemputmu honey" jawab El tanpa memperdulikan Lamha yang kini tengah memilin-milin ujung pakaiannya saat mendengar kata 'honey'. Dan setelah mengakhiri sambungan telfonnya, El langsung bersiap-siap dengan memakai jaket dan mengambil kunci mobilnya diatas meja. Namun sebelum keluar tiba-tiba dia teringat akan keberadaan Lamha yang tengah menunggunya disisi ranjang.

"Aku harus menjemput kekasihku dibandara. Kamu tidur sendiri tidak apa-apa kan?" tanya El tanpa memperdulikan perasaan Lamha. Lamha tak menjawab dan justru malah membuang pandangannya kearah lain, tak ingin El melihat kesedihan dimatanya karena sesuatu hal yang sebenarnya sudah Lamha prediksi sebelumnya.

"Hati-hati dijalan" ucap Lamha sambil memaksakan senyumnya.

"Dan saya minta maaf sudah menyentuhmu, itu hanya ketidak sengajaan. Saya hanya terbawa suasana." ucap El yang langsung sukses membuat hati Lamha terasa diremas kuat. El berkata seolah menyentuh Lamha adalah sebuah kesalahan dan harus meminta maaf.

"Ya" ucap Lamha pelan.

Setelahnya, El buru-buru keluar dari kamar hotel itu dan melanjutkan langkahnya untuk menjemput Mia dibandara. Lamha sendiri menarik nafas dalam-dalam, lalu menghembuskannya secara perlahan. Lamha merasakan sesak yang teramat sangat dihatinya.

"La tahzan Lamha..." ucapnya dengan bibir bergetar.

🍁🍁🍁🍁

Ayo semangatin authornya dong. kasih kopi, kursi pijat juga boleh. pegel nih 😊🤭😅

1
Munawaroh Ag
buruk
Munawaroh Ag
maap author ini crita nya Tidak terlalu asyik cerita agak pemaksaan dengan niat menulis cerita yang cepat di tamat kan karakter baby A yang hilang dan timbul di akhir bab rasa nya kurang memuaskan seharus karakter bayi A di sini harus ada di setiap bab dengan cerita imut dan kelucuan nya jadi ada cerita yang gak bosan untuk di baca jujur cerita nya mengecewakan untuk di baca mulai bab awal sampai akhir ending nya tidak memberikan kepuasan pembaca rasa nya monoton ....
Munawaroh Ag
kok baby A kagak nongol lagi di bab yang banyak ..
Yeni Wahyu Widiasih
bagus
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐚𝐤𝐮 𝐚𝐣𝐚 𝐝𝐞𝐡 𝐭𝐡𝐨𝐫, 𝐤𝐥𝐨 𝐩𝐚𝐬𝐮𝐭𝐫𝐢 𝐩𝐚𝐤𝐞 𝐬𝐚𝐲𝐚 𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐫𝐤𝐬𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐥😊
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐧𝐢𝐤𝐡𝐨𝐥𝐚𝐬 𝐢𝐭𝐮 𝐩𝐜𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐌𝐢𝐚, 𝐭𝐩 𝐌𝐢𝐚 𝐧𝐮𝐝𝐮𝐡 𝐏𝐚𝐭𝐫𝐢𝐜𝐢𝐚, 𝐠𝐢𝐭𝐮 𝐠𝐤 𝐬𝐢𝐡 𝐭𝐡𝐨𝐫 🤔🤔😊😊
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐦𝐚𝐭𝐢𝐨 𝐚𝐞 𝐢𝐚 𝐌𝐢𝐚 😄😄😄
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐢 𝐄𝐥 𝐛𝐞𝐠𝐨 𝐝𝐢𝐛𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐦𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚, 𝐌𝐢𝐚 𝐢𝐭𝐮 𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐞𝐝𝐨𝐤 𝐦𝐨𝐝𝐞𝐥, 𝐦𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐨 𝐛𝐮𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐚𝐭𝐮 𝐩𝐞𝐫𝐦𝐚𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐦𝐡𝐚 𝐝𝐞𝐦𝐢 𝐛𝐚𝐭𝐮 𝐠𝐢𝐧𝐣𝐚𝐥 𝐬𝐩𝐫𝐭𝐢 𝐦𝐢𝐚
Yati Jenal
hrs tegas punya pendirian punya prinsip tdk menye2 jgn cengeng lawan jgn lemah lamha
riri
bagus
jay krib
aku jg terharu nick
Maryami
👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪🦾🦾🦾🗽
Maryami
mau tamat tambah seruuuu
Maryami
ha ha ha
Maryami
waduhh
Maryami
egk boleh kek gitu lamha
Maryami
loh kok cerai
Maryami
waduh gawat
Maryami
😅😅😅😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣
Maryami
kasihan deh lu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!