NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2

Siang harinya, suasana di dapur mewah itu tampak sedikit berbeda. Kinara mencoba mengubur dalam-dalam kesedihan yang menyelimuti hatinya sejak pagi. Hari ini ia kembali menyibukkan diri di depan oven dan meja konter dapur yang luas. Ada alasan khusus mengapa ia begitu bersemangat: hari ulang tahun pernikahan mereka memang jatuh pada kemarin, namun hari ini hanya berselang satu hari adalah hari ulang tahun Zergan.

​Bagi Kinara, ini adalah momen yang teramat sakral. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ia selalu bersemangat menyambut hari lahir suaminya. Dengan penuh cinta, ia menakar tepung, mengocok mentega, dan melelehkan cokelat premium. Wangi manis adonan kue yang dipanggang perlahan memenuhi seluruh ruangan rumah lantai tiga yang sepi itu.

​Meskipun di sudut hatinya ada rasa perih yang mengingatkan bahwa kue-kue ulang tahun buatannya di tahun-tahun lalu tak pernah sekalipun disentuh apalagi dicicipi oleh Zergan, Kinara tidak peduli. Baginya, membuatkan kue adalah caranya berkomunikasi, cara paling tulus untuk mengekspresikan rasa cintanya yang terabaikan. Ia menghias kue tart cokelat itu dengan krim lembut, lalu menuliskan kalimat "Selamat Ulang Tahun, Suamiku" dengan tulisan tangan yang sangat rapi di atasnya.

​Setelah merapikan dapur, Kinara berjalan ke luar rumah membawa kantong berisi kemasan bahan kue yang sudah tidak terpakai untuk dibuang ke tempat sampah di depan pagar. Udara siang itu terasa agak gerah dan pekat.

​Saat Kinara menutup tutup tempat sampah, tiba-tiba sebuah suara parau mengejutkannya. "Nona..."

​Kinara tersentak dan berbalik. Di hadapannya, berdiri seorang nenek tua asing dengan pakaian yang sedikit lusuh. Tatapan matanya yang sayu namun tajam langsung menusuk manik mata Kinara.

​"Eh, ya, Nek? Ada yang bisa saya bantu?" tanya Kinara ramah, meski agak bingung dari mana nenek ini muncul di kawasan perumahan elite yang dijaga ketat ini.

​Nenek itu menggeleng perlahan, lalu memegang pergelangan tangan Kinara. Sentuhannya terasa sangat dingin. "Suamimu... suamimu sedang dalam bahaya besar siang ini. Nyawanya terancam."

​Kinara tertegun sejenak. Namun, sedetik kemudian ia tersenyum tipis, menganggap itu hanya bualan atau modus orang asing. "Maaf, Nek, suami saya sedang bekerja di kantornya. Dia baik-baik saja."

​"Pergilah... temui dia sebelum terlambat. Darah akan mengalir jika kau tidak bergerak," ucap nenek itu lagi dengan nada yang penuh penekanan, sebelum akhirnya berbalik dan berjalan menjauh hingga menghilang di tikungan jalan.

​Kinara terpaku di tempatnya. Awalnya ia mencoba mengabaikan ucapan itu. Namun, entah mengapa, tiba-tiba dadanya terasa sangat sesak. Jantungnya berdegup dua kali lebih cepat, dan sebuah perasaan tidak enak feeling seorang istri yang kuat mendadak menyergap pikirannya. Gelisah dan cemas bercampur menjadi satu. Tanpa berpikir panjang lagi, Kinara segera masuk ke rumah, menyambar tasnya, dan memutuskan untuk langsung menyusul Zergan ke kantor menggunakan taksi.

​Gedung pencakar langit milik Airlangga Group berdiri dengan megah di pusat bisnis kota. Kinara yang sudah biasa datang ke sana segera menuju ke lantai teratas, tempat ruangan CEO berada. Sekretaris Zergan sempat menahannya, namun karena kecemasan yang sudah memuncak, Kinara langsung menerobos masuk ke dalam ruangan sang suami.

​Cklek.

​Di dalam ruangan yang luas dan ber-AC dingin itu, Zergan tampak sedang duduk di balik meja kerjanya yang besar, memeriksa beberapa berkas. Pria itu mendongak, alisnya bertaut tajam melihat kedatangan Kinara yang tiba-tiba dengan napas yang terengah-engah.

​"Kinara? Sedang apa kamu ke sini tanpa memberi tahu?" tanya Zergan, suaranya terdengar berat, dingin, dan penuh ketidaksukaan karena privasi kerjanya terganggu.

​Kinara memandangi suaminya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Tidak ada luka, tidak ada tanda-tanda bahaya. Pria itu tampak sangat aman dan berwibawa seperti biasanya. Kinara menghela napas panjang, bahunya merosot lega. Ternyata semuanya baik-baik saja. Nenek tua tadi pasti hanya orang linglung.

​"Maaf, Mas... Aku... aku tadi hanya merasa perasaanku tidak enak, jadi aku langsung ke sini untuk memastikan keadaanmu," jawab Kinara dengan suara bergetar, mencoba mengatur napasnya yang memburu.

​Zergan meletakkan penanya dengan kasar ke atas meja, menimbulkan bunyi ketukan yang tajam. Ia menatap Kinara dengan pandangan jengah. "Hanya karena perasaanmu yang tidak jelas itu, kamu mengganggu waktu kerjaku? Pulanglah, Kinara. Jangan kekanak-kanakan. Aku punya banyak urusan yang harus diselesaikan."

​Mendengar pengusiran yang begitu telak, Kinara hanya bisa menggigit bibir bawahnya. Rasa lega di hatinya seketika berganti dengan rasa bersalah sekaligus sedih karena lagi-lagi kehadirannya hanya dianggap sebagai pengganggu.

​"Baik, Mas. Maafkan aku. Aku akan pulang," ucap Kinara lirih.

​Kinara berbalik dan berjalan keluar dari ruangan itu. Zergan, yang entah mengapa merasa sedikit terusik dengan raut wajah istrinya yang sangat pucat ketakutan tadi, akhirnya memutuskan untuk ikut berjalan keluar, berniat mengantar Kinara sampai ke lobi depan halaman kantor sebelum ia melanjutkan rapatnya.

​Mereka berdua berjalan beriringan dalam keheningan melewati pintu kaca lobi, menuju ke area halaman depan tempat taksi biasanya bersiap. Suasana siang yang terik itu mendadak terasa mencekam.

​Tepat saat mereka melangkah di area halaman terbuka kantor, sebuah mobil SUV hitam yang terparkir di pojok mendadak menyalakan mesinnya dengan raungan yang sangat keras. Sebelum ada yang sempat menyadari, mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi, memekikkan suara ban yang bergesekan dengan aspal, menargetkan arahnya dengan sengaja tepat ke arah tempat Zergan berdiri.

​"Mas Zergan, awas!!!"

​Semua terjadi dalam hitungan detik. Zergan yang membelakangi arah mobil sempat menoleh, namun tubuhnya terpaku melihat kendaraan yang melesat cepat ke arahnya.

​Melihat bahaya yang nyata di depan mata, otak Kinara tidak sempat berpikir tentang keselamatan dirinya sendiri. Rasa cintanya yang mendalam kepada pria itu mengambil alih seluruh kesadarannya. Dengan refleks yang luar biasa, Kinara berlari sekuat tenaga dan mendorong tubuh Zergan menjauh dari jalur mobil.

​BRUKKKKK!!!

​Suara benturan keras terdengar mengerikan mengguncang halaman kantor. Tubuh Zergan terpental ke atas rerumputan taman di pinggir halaman. Namun, tubuh mungil Kinara tidak seberuntung itu. Ia hantam dengan keras oleh moncong mobil hingga tubuhnya sempat melayang di udara sebelum akhirnya jatuh terhempas ke atas aspal yang keras. Mobil misterius itu langsung tancap gas dan melesat kabur meninggalkan area kantor yang seketika menjadi kacau balau.

​Zergan meringis menahan sakit di bahunya akibat terjerembab, namun matanya langsung melebar sempurna saat melihat ke depan.

​Beberapa meter darinya, Kinara tergeletak tak berdaya. Darah segar berwarna merah pekat mengalir deras dari kepalanya, membanjiri aspal jalanan, dan merembes ke pakaian yang dikenakannya.

​Zergan merangkak dengan cepat, lalu berlutut di samping tubuh istrinya. Tangan pria yang biasanya selalu kokoh dan tenang itu kini bergetar hebat. Ia mencoba menyentuh wajah Kinara, namun jemarinya gemetar melihat banyaknya darah yang terus keluar.

​"Ki... Kinara?"

​Zergan terdiam membisu. Suaranya mendadak tercekat di tenggorokan, bahkan tidak bisa keluar lagi seolah-olah pita suaranya telah diputus paksa. Matanya yang selalu dingin kini dipenuhi dengan rasa syok, ketakutan, dan kengerian yang teramat sangat, menatap wanita yang selama enam tahun ini selalu ia abaikan, kini egois memberikan hidupnya demi menyelamatkan nyawanya.

1
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wiii ternyata emang bakat leluhur
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
eeh, oma jangan2 dr masa depan juga ya yg balik ke masa lalu 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
inikah yg di namakan kalo jodoh ga akan kemana 🤣 kayaknya mau di ulang ribuan taun kalo jodohnya zergan nara ya gimana caranya semesta aja pokoknya mereka nikah 🤣
echa purin
👍
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ngakak juga sih kinara sebelum penculikan masih mahasiwa trus habis penculikan & opname 14 hr pulang2 jadi wanita karir sampe punya asisten 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
oalah anak dr gundik 😩
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah bukan kakak kandung? di beberapa bab sebelumnya di sebut sepupu, jd dia ini siape sih sodara kandung bukan sepupu juga enggak 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah kan aneh banget masa cuma selang 14hr dr kejadian penculikan tiba2 haura zergan sm kinara udah di timeline kerja wkwk padahal sebelum itu mereka masih mode di kampus bahkan masih jd mahasiwa, kocak kocak
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini aku yg ga ngeh apa emang dia timeline nya aneh sih? perasaan kinara kembali ke masa lalu nya di masa kuliah kan? sebelum kejadian penculikan dan ketembak juga dia masih ceritanya mahasiswa kok sm si zergan kok cuma beda 14hr dia di rawat di rs udah kerja kantoran aja sih 😩
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
si zergan emang udah mulai ngantor? ga kuliah lagi dia?
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini nama kakak nya kinara ganti juga ya dr davin (bab 5) ke david?
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
berarti si zergan juga balik dr masa depan ke masa lalu bawa ingatannya ya 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
perasaan arsen kakak kandung yg di bawa sama ayah nya kok jd sepupu 🤷🏻‍♀️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
trus si davin ga pernah ikut makan gt sama keluarga ini? apa davin ga tinggal serumah sama keluarga ini? di bab 5 ada tokoh davin kakak nya si kinara kan? 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kata aku mah gausah di pusingin kin, kalo di kehidupan kedua gini aku malah mikirnya mending mikirin diri sendiri aja wkwk zergan udah besar biar aja misal nanti si haura ternyata cuma manfaatin doang ya anggep aja itu karma yg zergan bayar buat 6 taun kalian nikah yg sia2 wkwk 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah gimana sih di bab 5 adeknya si kinara namanya keysha disini jd seila, nama sahabatnya kinara juga aneh dr sherly jd keysha, yg bikin nama gimana sih 🙈
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
tunggu deh perasaan Keysha itu nama adek nya kinara kan di penjelasan ttg keluarga kandung kinara di bab 5 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah perasaan kemarin sahabat nya sherly kok ganti 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Nah kan zergan jd ke recall memori2 sama kinara, tp kalo di pov zergan ini kilasan ingatan masa lalu apa masa depan?
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lucu banget, si zergan ketemu sama kinara isteri dr masa lalu tp kayaknya di waktu yg ke ulang ini zergan bakalan suka sama kinara dengan cara berbeda hehe mungkin ga ya zergan juga bawa ingatan dia dr masa lalu trus ada recall2 memori dia sm kina 😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!