Dark Romance !!
Bukan untuk anak kecil !!
Black flag man x innocent girl !!
Hubungan toxic !!
Seperti pepatah air susu di balas air ketuban, begitu juga dengan apa yang terjadi pada Dhelpine, sehingga membuat hidup wanita itu berubah menjadi buruk.
Malam itu, Dhelpine menyelamatkan seorang pria yang tak sadarkan diri di tengah badai salju yang begitu mengerikan. Dhelpine memutuskan mengobati dan menyelamatkan pria bernama Enoch itu.
Tanpa mengetahui jika Enoch adalah sosok yang sangat berbahaya. Dia salah satu sindikat pendiri pasar ilegal, dan juga sosok psikopat berbahaya.
Dan peristiwa penyelamatan oleh Dhelpine, justru membuat obsesi tersendiri bagi Enoch pada gadis cantik nan lugu itu, yang berakhir menjadikan Dhelpine sebagai pemuas ranjangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17. Dua keponakan iblis 2
“Bibi ?? Mau buah apel?? Kalau mau, aku kupasin sekalian aja.”
“E.. Enggak usah..”
Dhelpine hanya menggelengkan kepalanya kikuk, Enoch terpaksa meninggalkannya setelah ada masalah cukup besar di perusahaan, tapi lelaki itu berjanji akan pulang lebih cepat. Dan disini, Dhelpine terpaksa di kurung di rumah dengan dua anak remaja di sini. Yaitu Cain dan Harvey.
Usia Cain saat ini 17 tahun, setara dengan Fernando, dan Harvey berusia 14 tahun. Keduanya sebenarnya tidak memberikan respon yang sinis atau ketus, tapi Dhelpine justru merasa sangat tidak tenang, saat Harvey malah tersenyum ke arahnya dan memberikan parcel buah yang sudah di buka.
“Bibi.. Kau tahu, buah-buahan bagus untuk perempuan yang sedang hamil.” Ujar Cain yang duduk di seberang Dhelpine, sambil bersandar pada sofa dan menatap ke arah wanita itu dengan senyuman miring.
Dhelpine terdiam, antara terkejut dan bingung.. Bagaimana Cain bisa tahu masalah kehamilan ini ??
“Dhelpine, aku sudah menutupi kehamilanmu dari Keluarga Luther, jadi tolong jangan katakan apapun tentang kehamilanmu, pada dua anak itu.”
Pesan Enoch masih tersimpan di kepalanya, berputar seakan mengingatkan Dhelpine jika lelaki itu tidak mengatakan apapun mengenai kehamilannya, bahkan Enoch sudah membayar dokter Bastian untuk tutup mulut masalah kehamilan ini, jadi.. Bagaimana Cain bisa tahu ??
“Uh.. Apa maksud kalian ??” Ujar Dhelpine berpura-pura tidak tahu apapun, dan itu membuat Cain dan Harvey ingin tertawa di sana.
Mereka berdua sudah tahu, bahkan Orion juga. Dan semua itu, karena sebagian anak buah Enoch, berkhianat dan memberi tahu Orion. Padahal Enoch sudah berusaha menjaga rahasia kehamilan itu, dan bahkan memerintahkan Carrol untuk menghabiskan para bodyguard yang berkhianat.
Sangat polos dan cantik~ Batin Cain melihat ekspresi lucu dari Dhelpine, entah kenapa dia merasa sedikit tertarik dengan bibi mereka yang baru ini.
Haruskah kita menyekapnya di ruangan pribadiku, untuk menikmati tubuh indah itu~ Oh, lihat dadanya begitu besar dan menyenangkan batin Harvey dengan terkekeh licik di dalam hatinya.
“Begitu ya bibi, aku pikir kau sedang hamil.” Ujar Cain sambil tersenyum di sana.
Lagi-lagi, Dhelpine merasa tidak nyaman dengan senyuman keduanya, entah kenapa tatapan mereka menunjukkan sesuatu yang terus mengganggu Dhelpine saat ini, hingga membuat wanita itu ingin pergi dari sana.
“Mungkin kau salah mendengarnya. Oh iya, aku masuk kamar dulu, kalian bisa bersandar saja disini.” Ujar Dhelpine bangkit berdiri dari kursi Sofanya, dan kemudian membalikkan badan, lalu bergegas untuk pergi dari sana, membuat Harvey dan Cain mengeluarkan senyuman miring mereka, melihat kepergian dari Dhelpine.
...
Di dalam kamar, Dhelpine duduk di atas kasur, dengan mengangkat kedua kakinya ke atas dengan posisi silang, merasakan ketegangan di rumah ini. Padahal dia sudah tinggal cukup lama disini, tapi entah kenapa.. Kedatangan dua keponakan Enoch justru membuatnya merasa tidak nyaman di rumah ini
Drrttt.. drrtt...
Tablet di atas meja nakas bergetar, Dhelpine segera meraih tablet itu dan kemudian melihat dilayar tablet itu.
Nama Enoch terpampang di sana, sedang melakukan sambungan Vidcall kepadanya. Tanpa berpikir panjang Dhelpine menerimanya dan melihat wajah Enoch di layar tablet.
“Dhelpine sayang ?? Kau baik-baik saja ??”
Dhelpine menggigit bibirnya sendiri, merasa bimbang. Haruskah dia mengatakan pada Enoch ??
“Bisakah.. Kau pulang dengan cepat ??”
“Ada apa ?? Apa mereka mengganggumu ??”
Dhelpine menghela nafasnya berat, “Mereka.. Mereka tahu mengenai kehamilanku..” Ujar Dhelpine dengan nada lirih, membuat Enoch menghela nafasnya.
“Aku tahu.. Beberapa bodyguard pengkhianat itu sudah memberi tahu Orion. Mungkin itulah alasan, dia menitipkan putranya disini.” Ujar Enoch dengan nada tidak suka, sementara Dhelpine menghela nafasnya berat.
“Kau jangan khawatir, setiap sudut rumah terpasang cctv, jadi mereka tidak mungkin akan bermacam-macam disini.”
Dhelpine menganggukkan kepalanya, “Baiklah.. Aku hanya takut..”
Enoch tersenyum kecil, “Aku akan segera menyelesaikan urusanku, agar bisa segera pulang.”
“Baiklah.. Teleponnya aku tutup dulu, aku harus membersihkan tubuhku.”
“Tentu, sampai bertemu nanti sayang~ Aku mencintaimu.”
Sambungan telepon itu tertutup. Dhelpine sempat terpaku mendengarkan ucapan Enoch di bagian akhir. Cinta ?? Jadi.. Enoch benar-benar mencintainya, atau hanya sekedar obsesi semata ??
Dhelpine menggelengkan kepalanya, mengenyahkan ribuan pertanyaan di dalam otaknya. Wanita itu menaruh tablet kembali ke atas meja nakasnya, dan kemudian bangkit berdiri dari kasurnya dan berjalan ke arah kamar mandi.
Saat di kamar mandi, Dhelpine melakukan kegiatan yang biasa dia lakukan. Membuka satu persatu baju di tubuhnya, lalu kemudian berjalan ke kamar mandi, untuk menikmati suasana air hangat melalui shower yang memang di sediakan oleh Enoch untuknya.
Tanpa sadar, sebuah kamera pengawas kecil berada di sana, merekam semuanya.
Di kamar sebelahnya, Cain dan Harvey tersenyum miring melihat layar tablet yang kini menampilkan sosok Dhelpine yang sedang mandi. Tentu saja, kamera pengawas di kamar mandi itu, di pasang oleh Harvey secara diam-diam, agar mereka bisa menikmati pemandangan indah setiap hari.
“Lihat ?? Besar sekali gunung itu, rasanya aku ingin meremasnya.” Ujar Harvey terkekeh pelan di sana, sementara Cain menyeringai licik.
“Aku ingin memasukkan mainanku di dalam tubuhnya, mendengarkan suara indah yang memohon dan merintih. Bagaimana menurutmu adikku ??”
Harvey mengangkat alisnya, “Apa kau yakin ?? Kita bisa melakukannya ??”
Cain menyeringai licik, dia menganggukkan kepalanya, “Tapi tidak sekarang, yang terpenting kita harus memperlihatkan sifat baik di depannya, agar kita bisa semakin menjeratnya sebelum kita menikmati tubuh indah itu.”
Harvey tersenyum puas di sana, dia tentu saja tidak akan menolak rencana gila kakaknya yang satu itu. Bagi Harvey bisa menyentuh tubuh wanita adalah suatu kegemaran tersendiri.
Apalagi Harvey dan Cain pernah beberapa kali menyentuh tubuh wanita yang biasa di sekap pada markas ayahnya. Dan kali ini, mereka mungkin akan melakukannya pada Dhelpine.
Disisi lain..
“Dexter !! Setelah rapat ini, mungkin aku akan segera kembali pulang.” Ujar Enoch tanpa menatap ke arah Dexter yang berada di depannya.
Dia adalah asisten, hanya saja bukan asisten terpercaya bagi Enoch. Karena Dexter adalah saudara Excel, tangan kanan Orion. Jadi Enoch tidak sepenuhnya percaya kepada Dexter.
“Tapi kenapa tuan ?? Apakah ini berkaitan dengan kekasih anda ??”
Enoch menghela nafas kasar, “Bukan urusanmu ?! Cukup kerjakan saja tugasmu, dan jangan terlalu banyak bertanya !!” Ujar Enoch dengan ketus dan sinis. Dexter menghela nafasnya berat, tapi dia menatap Enoch sedikit sinis.
“Padahal.. Dulu anda tidak sepeduli itu pada istri anda, Nyonya Linnea.”
Enoch hanya memberikan tatapan tajam dan sinis, “Dia sudah berpisah denganku, jadi dia tidak pantas mendapatkan julukan ‘Nyonya’ kecuali kau bekerja di perusahaan Orion !!” Ujar Enoch dengan ketus, membuat Dexter hanya bisa menghela nafas berat.
Dexter memang sengaja di berikan posisi di perusahaan Enoch, untuk memata-matai dan mengawasi gerak-gerik Enoch di sana. Tapi Dexter tidak pernah menyukai Enoch yang terlihat ketus dan membenci Linnea.
💚💛💚💛💚💛💚💛💚
Duhh Enoch hati-hati, dua ponakanmu itu licik dan jahat banget, mereka udah mengincar kekasihmu 😔😔
Semoga saja, Harvey dan Cain enggak sempat ngapa-ngapain si Dhelpine ya, kasihan dia 🥲🥲 baru hamil di incar banyak orang.
enoch ayooo cepet dateng😂
visual nya nya enoch lebih mirip ke per dady an🤣🤣🤣
thor adik nya orion masih hidup gk ?? itu istri nya enoch ???🤔