NovelToon NovelToon
Takdir Hidup Cinta

Takdir Hidup Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Action / Cintapertama / Tamat
Popularitas:118k
Nilai: 5
Nama Author: aulia rysa

Namaku Cinta Permata Kusuma, aku anak pertama dari dua bersaudara.
Aku dilahirkan dari keluarga yang berada dan berkecukupan, tapi tidak dengan kasih sayang kedua orang tua.

23Tahun mengalami keterpurukan, akhirnya kebahagiaanku kini telah datang.
Iqbal Radit Adijaya, dia pria yang memberi kebahagiaan yang tidak pernah aku dapati sejak dulu. Cintanya sangat besar hingga dia rela memberi hidupnya untukku.

Apa kebagian ini akan selamanya? atau Cinta harus kembali di kehidupan semulanya?

Semua jawabannya ada disini
"TAKDIR HIDUP CINTA".

Setiap episode terdapat kata-kata motivasi di akhir cerita. Dan jadikan itu sebagai inspirasi hidup yang lebih baik untukmu di kedepan nanti.

Selamat membaca, jangan lupa like,comment, vote dan tambahkan ke Favorite di Hpmu untuk mendapatkan up terbaru dari author.❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulia rysa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Keputusan Cinta

H 4 P P Y R 3 4 D I N G 🤗

Mendengar ucapan Inces mulai ngacau kemana-mana, sang Mama tak bisa diam lagi.

"Sudah... sudah... Inces kamu gak boleh bicara seperti itu. Gak sopan sayang." tegur Mamanya.

"Maaf Ma. Inces gak bermaksud begitu. Inces merasa aneh saja dengan pertanyaan mereka." ungkap Inces.

"Minta maaf nya bukan sama Mama sayang, tapi sama Kenan dan Rafa".

Mendengar perkataan Mama, Inces segera meminta maaf meski sebenarnya ucapannya benar gak ada yang salah, tapi gimana lagi jika Mamanya sudah menegur langit juga akan mengikuti.( Hehehe, alay lho Ces🤣).

"Kenan... Rafa... saya minta maaf.." Tulus Inces penuh harap menatap mereka bergantian.

"Iya gak apa-apa. Ini juga salah kita kok." Balas Kenan tak enak.

"Kalian gak apa-apa?" Lirik Iqbal pada Kenan dan Rafa.

Dia tadi hanya diam menyimak, tak berniat untuk ikut bicara, tapi melihat perubahan wajah pada sahabatnya, membuat dia harus buka suara.

"Kita gak apa-apa." bohong Kenan.

"Nak. Kalau kalian ada masalah dengan Cinta. Cerita sama Tanta. Pasti Tanta bakal bantu. Cinta bukan hanya sepupu kalian, atau sahabat anak Tanta. Tapi Cinta sudah di anggap anak oleh Tanta dan Om." ucap Ibu Radit.

Melihat ekspresi Kenan dan Rafa yang berubah saat mendengar ucapannya. Membuat Mamanya Radit yakin bahwa ada hal yang disembunyikan mereka, tapi dia juga tidak mungkin memaksa mereka untuk menceritakan.

"Gak ada masalah kok, Tantan. Kita baik-baik saja." Bohong Kenan yang belum siap menceritakannya

_-_-_

•>>>>

Tiga puluh menit menempuh perjalanan pulang. Akhirnya Cinta tiba dirumah.

"Kak baru tiba?" tanya Laura baru keluar dari kamar.

"Iya Dek, tadi kakak diajak ngobrol sama orang tua Inces." Jelasnya.

"Emangnya ngobrol apa kak? sampai lama pulangnya." Laura kepo hal apa yang dibicarakan mereka sampai kakaknya baru pulang sekarang.

"Mereka tanya kenapa jarang main kerumah." Jawab Cinta pada Laura semua yang mereka ngobrol kan tadi tanpa ada yang ditutup-tutupin.

"Ooooo. Terus kapan Kakak kesana lagi? Laura pengen ikut. Masa Laura sahabatnya gak tahu rumahnya. Nanti dibilang apa kalau orang-orang tahu." Ungkap Laura.

Laura berteman sama tiga sahabat Cinta saat dia duduk di bangku SMA. Semuanya berkat kakaknya Cinta. Laura dulu berbeda sekolah dengan Cinta. Syukurnya sekarang dia bisa satu sekolah dengan kakaknya, setelah berbagai macam bujukan nya pada Papa dan Mama.

"Kakak belum tahu. Nanti kita coba diskusikan ini dengan Inces, takutnya dia sibuk. Sekalian kita ajak Bunga dan Melati biar rame. Bagaimana?"

Ruangan bercat biru muda, dinding dipenuhi bingkai foto seorang gadis cantik. Ia adalah Cinta yang hobi mengoleksi fotonya sendiri. Sejak kecil sampai sekarang ini setiap enam bulan sekali Cinta selalu ke studio foto untuk mengambil gambar dirinya untuk dicetak dan dipajang dikamar, tanpa pengetahuan orang tuanya, meski tahu mereka tak peduli dengan apa yang dilakukannya. Cinta mempunyai impian ingin menjadi model terkenal, dan juga menjadi seorang pembisnis.

Bukan tanpa alasan Ia ingin berkarir di dua bidang sekaligus. Cinta ingin menunjukkan pada orang tuanya ia anak yang berguna, anak berbakti yang bisa membanggakan keluarga.

"Apa aku terima aja tawaran mbak Tiara. Hitung-hitung sebagai awal karir-ku." Monolog Cinta pada dirinya sendiri mengingat peristiwa tiga bulan yang lalu.

"Cinta. Apa kamu mau jadi model produk dari Negara X?" tanya Tiara.

"Mbak perhatikan cuma kamu yang cocok jadi model produk ini." Kata Tiara.

"Gimana yah mbak? Bukannya saya mau tolak. Tapi maaf untuk sekarang saya belum bisa mbak." Tolak Cinta. "Beberapa bulan lagi sekolah akan mengadakan ujian kelulusan. Jadi saya ingin fokus belajar dulu." Sambung nya lagi menjelaskan alasannya.

"Gak apa-apa Cinta, mbak terima alasan kamu. Nanti kalau kamu berubah pikiran, kamu bisa langsung hubungin mbak." Menyodorkan kartu namanya.

"Makasih mbak atas pengertian dan kebaikannya selama ini."

Terus memandang foto-fotonya, Cinta mendapat solusi untuk tawaran yang diberikan mbak Tiara.

"Mendingan besok sepulang sekolah aku samperin mbak Tiara di studio, menghubunginya itu mustahil. Aku gak punya telpon." Monolog Cinta pada dirinya sendiri yang yakin dengan keputusan nya ini. "Besok sebelum berangkat sekolah, aku akan meminta ijin sama Papa dan Mama, Meski jawabannya aku tahu sih."

Cinta hanya bisa berdoa agar orang tuanya bisa berubah, entah itu kapan, dia akan sabar menunggunya.

Langit meneteskan air terus menerus, dengan tiupan angin yang kencang, membuat cuaca semakin dingin dari malam sebelumnya.

"Tok... tok... tok... Kak...." Panggil Laura di depan pintu kamar Cinta.

"Masuk Dek. Kakak gak kunci." Sahutnya dari dalam tanpa bergerak dari duduknya, dengan mata berfokus pada buku.

Mendengar teriakan kakaknya dari dalam, Laura segera membuka pintu dan masuk.

"Kak malam ini aku tidur sama kakak yah." Pinta Laura, dari kecil ia memang susah tidur, jika hujan deras.

"Iyah...." Jawabnya, masih fokus pada bacaannya.

"Kakak lagi apa? Kenapa serius sekali." Tanya Laura Melihat Cinta yang sangat fokus, tanpa beralih kearah lain.

Apa begitu penting bacaan nya hingga tak Sudi melihatnya meski sedetik saja.

"Ini Dek," Membalikan badan menghadap adiknya dengan menunjukkan buku yang dibaca.

"Besok Kakak harus presentasi, jadi sekarang kakak harus menguasai materinya." Jelasnya yang paham adik kecil nya merasa kesal dengan kelakuannya barusan.

"Ooo... begitu. Semangat Kak." Kata Laura menyemangati.

"Iyah Dek makasih. Sekarang kamu tidur gih. kakak mau lanjut lagi." ucapnya lembut, lalu membalikkan badan untuk belajar kembali.

Dimeja makan Laura asyik menikmati sarapan bersama Mama, sebelum melaksanakan aktivitasnya di pagi hari.

"Ma... Papa mana?" tanya Laura yang mencari-cari kedatangan papanya, tapi tak datang-datang.

"Papa lagi ke kota B." Jawab Lestari, sebelum memasuki roti kedalam mulut.

"Sejak kapan? Kenapa aku gak tau?" tanya nya lagi dengan serius.

"Kemarin, Mama kira Papa sudah kabarin kamu." Jawabnya kembali mengunyah sarapannya.

_-_-_

•>>>

Dikelas Laura tak fokus dengan pelajaran yang dijelaskan guru. Pikirannya hanya memikirkan kepergian Papanya ke kota B. Kenapa Papa pergi tanpa mengabari dirinya.

Waktu istirahat telah tiba Laura segera menghubungi Papa yang sejak tadi membuat dirinya tak fokus menerima pelajaran, hampir saja ia di hukum guru karena melamun dikelas.

📞: "Hallo, Assalamualaikum Pa? " Sapa Laura di ujung telpon

📞: ...........

📞: "Papa kenapa tega sama Laura, kenapa pergi ke kota B tidak beri tahu Laura, Apa Papa sengaja? "

📞: .............

📞: "Buru-buru nya Papa, pasti Papa akan kabarin setelah tiba di Kota B. Tapi ini apa , gak ada kabarin."

Berbeda di ruang kelas XII.MIPA¹ di SMA Merdeka. Banyak murid berlalu lalang. Iqbal dan teman-temannya masih setia duduk di bangkunya, meski bel sudah berbunyi menandakan waktu istirahat, mereka masih betah dengan tumpukan buku yang berada di meja.

"Sebenarnya tugas kita sudah kelar, tapi ini apa? malah makin banyak. Semuanya karena kalian." Tunjuk Dimas pada Kenan, Rafa dan Radit. "Kenapa kemarin bicaranya harus lama, kan jadi begini akibatnya."

"Sudahlah Dimas percuma kamu mau salahin mereka, itu tidak akan membaik, tidak bisa mengubah semua yang terjadi." Jawab Iqbal mendengar ocehan Dimas seperti ibu-ibu arisan.

_____________💞💞💞_________________

Keputusan ada di tangan ku, restu ada di tangan orang tua. Berkata tak di gubris menyakitkan, apalagi berkata baik dibalas jahat seperti pistol mengenai jantung. Apa kamu sanggup berada di posisiku.

(✓ By: Cinta Permata Kusuma.)

_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_

Hai semua apa kabar ?

Gimana? Apa kalian suka dengan novelnya?

Apa ada cerita yang membuat kalian tidak paham atau tidak suka?

Aku tunggu yah? Comment nya!...

Semoga dengan saran kalian semua, bisa memotivasi kan aku menulis menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Mohon maaf... sebesar-besarnya.....!

Jika ada yang salah dalam penulisan kata yang tidak sesuai.

Mohon di maklumin, ini novel pertama yang ku buat.....

...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....

...Bantuan jempol mu membantu author untuk semangat menulis....

...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...

1
Nur rahmayana
mampir thor
Nurliana Saragih
Gimana mau kasih jempol Thor,,,,?!
Katanya novel ini dah End, nyatanya masih On going!!!
Menyebalkan!!!
Kalo End ya End,kalo On going ya On going,apa susahnya sih ?!
😡😡😡
Akun ini lg hiatus
maaf br bc thor sibuk nulis diakunku yg lain
Avrillia
tu mharnya g' salah t thoor pa asal"an ngetik.....
🌹🪴eiv🪴🌹
jir..akeh e mahar e.....
🌹🪴eiv🪴🌹
kenapa sih otor bikin nangeeesss terus 🥺🥺
🌹🪴eiv🪴🌹
nangeeesss lagi 😭😭😭😭😭
🌹🪴eiv🪴🌹
nangeeesss 😭😭😭😭😭😭😭😭😭
🌹🪴eiv🪴🌹
hih... dasar Mak kampret 😡😡😡😡😡



eh...🤭🤭🤭🤭
🌹🪴eiv🪴🌹
pasukan baca end 🖕
Alya Yuni
Si Lestri trllu lbih msa prca hal bodoh kya mcm it
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
sumpah dimas kepo bgt
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
slmt menunggu iqbal
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
tuh mulut mnt djht y
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
pgn w cincang u
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
yah gagal deh
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
anjirrr g kuat bcny
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
dsr cowok
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
bicarany santai j
🐝⃞⃟𝕾𝕳 TerlenARayuAn
jujur j sh bgs
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!