NovelToon NovelToon
100 Hari Terdampar Di Pulau Vampire

100 Hari Terdampar Di Pulau Vampire

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Vampir / Romantis / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: shkira

Rara Raina Sunjaya. seorang Nona besar di keluarga Sunjaya.

Rara tidak menyangka akan nasib hidup nya yang berakhir di sebuah pulau yang usia nya lebih dari ratusan tahun. pulau itu di kenal sebagai pulau vampier pada masa nya nanun setelahnya pulau itu di kenal sebagai pulau rindang dan sudah berabad-abad semua yang melewati pulau itu di larang mendekat atau memasuki pulau tersebut di karnakan setiap orang yang mendekati atau memasuki pulau, maka tidak akan bisa kembali lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shkira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 6

" Nona Raina apa kau masih ingin membeli makanan lain untuk di kreta nanti?!" afkar tiba-tiba berhenti hingga Rara yang tidak memperhatikan jalan menabrak punggung nya.

"Aduhh.. kenapa kau tidak bilang jika ingin berhenti," dumal Rara mengusap sakit kening nya .

"Maafkan aku tidak sengaja! jadi, apa Nona ingin membeli sesuatu untuk di makan nanti?" tanya afkar tersnyum kecil.

"Tidak ada aku sudah kenyang! taun Afkar kau jangan memanggil ku dengan sebutan Nona Nona dan Nona, kau bisa memanggil nama ku saja sudah cukup," Tegas Rara bertolak pinggang.

"Oh.. jadi aku bisa memanggil mu dengan bebas!? kalau begitu apa kita sudah termasuk akrab,Rara." ucap afkar tersenyum manis.

"Hey, tuan Afkar. jangan memanggil ku dengan sebutan Rara itu terlalu akrab, kau bisa memanggil ku Raina saja, mengerti." tolak Rara canggung.

"Tapi aku lebih suka memanggil mu Rara, Tidak hanya itu kau juga hanya perlu memanggil ku Afkar tanpa harus menyebut tuan," jawab afkar merayu.

"Ha? apa harus begitu? oke lah kalau begitu ,Afkar. aku tidak mempermasalahkan kau memanggil ku Rara, ya itu hanya pengecualian untuk mu karena telah menolong ku,"

"Hahaha.. jadi apa kau sudah tidak takut dengan ku Rara?!" afkar tersnyum kecil melipat kedua tangan nya.

Rara menarik kerah baju afkar Samapi ia terhuyung kedepan.

"Aku tidak takut!" tegas nya. ia menarik afkar lebih dekat dengan nya.

"Mata mu indah sekali, apakah ini asli bukan sfolen?" tanya Rara mengamati bola mata afkar yang terlihat bersinar.

Afkar tersipu ketika mereka berhadapan dengan sangat dekat.

"Ehem.. ini asli. baiklah ayo kita segera masuk kedalam kereta kuda!" jawab afkar canggung memalingkan wajah.

"Silahkan, kau naiklah dulu aku akan membeli beberapa kain," ucap afkar membantu rara masuk kedalam kreta kuda yang lumayan memiliki pijakan tinggi.

Rara menuggu di dalam kereta kuda yang lumayan luas bahkan bisa untuk tidur tapi harus melipat sedikit kaki.

kereta kuda ini lumayan luas juga, mungkin aku bisa tidur sebentar Nanti saat dalam perjalanan! hmm.. tapi kalu tiba-tiba aku di serang dan dihisap darah ku *bagai*mana? sialan, aku sangat mengantuk, Huaaahhh.

"Rara,ini kain untuk mengeringkan dan mengahangat kan tubuh mu! eh, apa kau mengantuk? kalau begitu istirahatlah nanti kalau sudah tiba di istana aku akan membangun kan mu!" ucap afkar datar sambil memberikan kain pada Rara.

"Tidak aku tidak mengantuk. terimaksih kain nya! " rara mengambil kain dan langsung mengelap seluruh baju nya yang sudah hampir kering.

"Kau yakin tidak mengantuk?" balas Afkar menatap rara.

"Ya ya, aku mengantuk. tapi kantuk ku ini akan ku tahan jika tidak aku bisa mati kering di hisap darah ku oleh mu," cetus rara canggung saat afkar menatap nya.

"Haiass.,ternyata kau masih tidak percaya pada ku?! baiklah aku akan bersumpah di hadapan mu kalau aku tidak akan pernah melukai mu sedikit pun, jika aku melanggar maka aku tidak akan pernah bisa minum darah lagi dan mati membusuk di peti selama ribuan tahun kedepan!" sumpah afkar dengan tegas di hadapan Rara.

Rara tercengang tidak percaya wajah nya tersipu malu mendengar betapa berani nya afkar sumpah hanya demi meyakinkan diri nya agar percaya. exprsi serius di wajah dan kaliamt yang di ucap afkar sudah cukup untuk membuat Rara percaya dengan afkar, meski masih ada perasaan sedikit ragu di hati nya namun ia tetap harus percaya.

BERSAMBUNG..

1
An
endingnya tidak menyenangkan
Nor
cerita yg sangat menarik dan terbaik..
An
lanjut thor
Mia
mana nih lanjutan ny?
Shaymatuatu Atu
kak kapan update y ini,udh lamaa loh,kangen juga baca novel nya 😥klo di bisa jgn ngilag Mulu kak selesein dulu kan nanggung
Aralia Maulida
lucu anjirr baca-in komenan yang hate sikap Aidan😂
be like gw yang udah baca ni novel 3× 🗿
Shaymatuatu Atu
ayo donk kak semangat up lgi,,jngn lama lama 😊
Shaymatuatu Atu
sudh 200 tahun jg aku menunggu update mu thor,,tolong up smpe selesai ya jngn ngilang mulu,,
wlu sdh pernah ku baca...ya ku ulang baca lagi drpd Mula 😌🤣/Awkward/
Pelayan....angkuh
Qanita Faiz Hakim Pane
keren
fitri
lanjut thor.......
Muhammad Kevin
bener dugaan gua keturunan jalang semua ni begitu suka ya di belai sesekali taubat jangan sampai masuk ke neraka karena di situ dingin gk ada hotel untuk jalang🤣🤣🤣🤣
Muhammad Kevin
bukan pembasmi tapi pemberi memek🤣🤣🤣👌🖕
Muhammad Kevin
novel yang tidak produktif masih di promosikan jangan² jalang nya udah di pakek sama admin gk heran
✿🅼🅾🅼 🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: Kukira cuman anak anjing berkaki empat saja yang suka mengongong di saat ada keramean,ternyata itu juga terdapat kepada anak anjing berkaki dua yang satu ini,yang hati nya suka panas kalau melihat sesuatu yang ramai dan di suka banyak orang....

KARNA DIA TIDAK PERNAH BISA MENCAPAI APA YANG ORANG LAIN CAPAI...ITULAH MANUSIA GAGAL..../Chuckle/
total 1 replies
Muhammad Kevin
berapa harga para jalang gk laku di sini admin Novel pasti udah pernah pesan ya berapa tolong di kasih tau ya
Muhammad Kevin
bukan penasaran wilayah jalang kena lacnak tuhan
An
lanjut thor kmn aza
Red Reflsia
Luar biasa
Red Reflsia
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!