Sebuah Kerajaan di Dunia Fantasia melakukan pemanggilan 10 Pahlawan dari dunia lain untuk membantu Kerajaan itu menghadapi serangan Raja Iblis.
Upacara pemanggilan Pahlawan berjalan dengan lancar. Tapi karena energi yang berlebih saat upacara pemanggilan, tanpa sengaja ada seseorang dari dunia lain yang ikut terseret pergi ke dunia Fantasia.
Rein Alexander, seorang murid SMA yang tengah menikmati sensasi penggelontoran kotoran dari dalam perutnya, tiba-tiba dia tersedot masuk sebuah lubang sihir, dan sialnya dia terlempar tepat di tengah-tengah sebuah sungai.
“Bang**t, apa sebenarnya yang terjadi?.”
****
[Mau tahu kelanjutannya? silahkan di baca....]
[Update setiap hari, kecuali hari Minggu. Satu hari minimal satu BAB, tapi bisa dua atau sekaligus tiga BAB, tergantung kesibukan]
[Jangan lupa dukung Author dengan memberikan :]
[✓Like]
[✓Komen]
[✓Rate [5]]
[Vote [Seikhlasnya]]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PANEN EXP
Jika pada umumnya Petualang akan membuat Party untuk menyelesaikan sebuah Quest, Rein justru lebih memilih menyelesaikan Quest hanya seorang diri.
Memang Rein akan kerepotan, tapi dia akan memanen hasil dari tiap kerja kerasnya.
Di sepanjang jalan menuju hutan yang ada di utara Kota Belfort, Rein mencoba memikirkan cara meningkatkan level orang-orang yang ada di Kerajaan Bradford.
Dari informasi yang dia peroleh dari System, Rein akhirnya tahu tentang kondisi Kerajaan Bradford, Kerajaan yang saat ini dia tinggali.
Kerajaan Bradford adalah kerajaan terlemah yang sering di hina oleh Kerajaan lainnya, bahkan Kekaisaran yang menaungi Kerajaan Bradford sudah tidak peduli dengan keadaan Kerajaan ini.
Kerajaan Bradford sebenarnya merupakan Kerajaan yang kaya akan sumberdaya alamnya. Berlian, Emas, Perak, Baja, dan Besi, banyak dijumpai di tanah yang berada di dalam kekuasaan Kerajaan Bradford.
Tapi karena sering terjadi serangan monster, perkembangan Kerajaan Bradford menjadi terhambat, apalagi ditambah minimnya orang-orang kuat di Kerajaan Bradford, membuat Kerajaan ini semakin jauh tertinggal dari Kerajaan lainnya.
Karena begitu lemah, Guild yang ada di Kerajaan Bradford bahkan hanya bisa mengerjakan Quest tingkat C ke bawah, dan tidak ada satu orangpun Petualang yang memiliki RANK B di Kerajaan Bradford.
“Sistem, apa orang-orang di Kerajaan Bradford bisa menaikkan level dengan berburu?.”
[Selama ini mereka memang menaikkan level dengan cara berburu, tapi patut di sayangkan mereka hanya bisa menyerap kurang dari 5% energi yang dilepaskan makhluk yang mereka bunuh]
“Apa tidak ada cara untuk meningkatkan persentase penyerapan mereka?.”
[Ada satu cara yang sangat mudah. Mereka hanya perlu menyerap inti dari Binatang Buas [Monster] yang mereka bunuh. Dengan menyerap inti Binatang Buas [Monster], setidaknya itu sama dengan mereka menyerap 25% energi makhluk yang mereka bunuh]
“Apa selama ini mereka tidak menyerap inti Binatang Buas [Monster] yang mereka bunuh?.”
[Mereka tidak pernah melakukan itu, karena mereka tidak mengetahuinya]
“Kalau begitu aku akan berburu banyak Binatang Buas [Monster], dan memberikan inti Binatang Buas [Monster] itu pada mereka.”
[Itu ide yang baik, karena tuan tidak membutuhkan inti dari Binatang Buas [Monster] yang tuan bunuh. Tuan cuma membutuhkan EXP untuk naik level, berbeda dengan mereka yang membutuhkan sebuah energi besar untuk menaikkan level]
“Apa semua kemudahan ku ini karena keberadaan mu, System?.”
[Tentu, dan hanya aku yang bisa melakukan itu] dengan sombongnya System menjawab pertanyaan Rein.
“Entah kenapa aku merasa System semakin sombong saat aku puji.” gumam lirih Rein.
[Apa tuan baru mengatakan sesuatu?.]
“Tidak, aku cuma sedang berfikir, berapa ribu ekor Binatang Buas [Monster] yang akan aku bunuh untuk bisa membuat Kerajaan Bradford menjadi kuat dalam waktu singkat.”
[Semakin banyak Binatang Buas [Monster] yang tuan bunuh, semakin cepat juga Kerajaan Bradford akan menjadi kuat]
Dengan rasa semangat yang berlipat ganda, Rein mempercepat larinya untuk segera sampai ke hutan yang menjadi tujuannya.
*****
Sampai di hutan yang di tuju, Rein segera mencari Binatang Buas atau Monster yang ada di daftar Quest nya.
Bukannya menemukan yang dia cari, Rein justru bertemu dengan sekawanan Hobgoblin yang sedang berburu.
Jumlah mereka ratusan, dan lagi level mereka berada diatas 50.
Dari ratusan Hobgoblin ada satu makhluk yang mencuri perhatian Rein, dan cukup membuatnya terkejut.
[NAMA : CARL]
[RAS : GOBLIN KING]
[LEVEL : 150]
[RANK : S]
[HP : 60.000]
[MP : 25.000]
[SKILL : BLACK FIRE [B], WIND STORM [C], METEOR RAIN [S]]
[PERLENGKAPAN : GOBLIN KING SWORD [S], GOBLIN KING ARMOR [S]]
“Monster yang sangat kuat, bahkan dia memiliki Rank dan Skill tingkat [S]. Bahkan seluruh perlengkapannya juga memiliki Rank [S]. Lalu apa-apaan dengan jumlah HP miliknya, itu hampir dua kali lipat HP milikku.”
[Tuan, itu baru Goblin King, monster terlemah yang menguasai sedikit bagian dari hutan ini. Diatas Goblin King masih ada Goblin Lord, dan monster lainnya yang lebih kuat. Jangan lupa di hutan ini juga banyak Binatang Buas yang levelnya berada diatas Goblin King]
“Aku tidak bisa bayangkan jika monster-monster ini menyerang kota-kota di sekitar hutan.”
[100% Kota yang di serang akan mengalami kerusakan berat, dan akan ada banyak korban jiwa]
“System, berapa besar kemungkinan aku menang melawan kawanan monster di depan?.”
[Tuan hanya memiliki 20% kemungkinan menang. Tapi dengan keberadaan ku, kemenangan akan 100% menjadi milik tuan]
“Hohoho, kalau begitu mari kita mulai.”
Rein melompat dari pohon yang selama ini dia jadikan tempat mengintai.
Begitu kakinya menginjak tanah, Rein segera berlari kearah kawanan Hobgoblin yang sudah bersiaga begitu merasakan kehadiran Rein.
“Aku akan melihat, apa kalian kuat menahan semua Skill ku”
Rein belum menggunakan pedangnya, dia justru lebih dulu menggunakan Skill DEATH BLOW untuk membunuh satu persatu Hobgoblin.
Dengan Skill DEATH BLOW, Rein hanya butuh satu pukulan untuk membunuh seekor Hobgoblin.
Rein baru menghentikan penggunaan Skill DEATH BLOW saat dia merasakan para Hobgoblin mulai menyerangnya dengan Skill sihir jarak jauh.
Puluhan Hobgoblin mengarahkan sihir api mereka kearah Rein.
Bukannya takut atau segera waspada, Rein justru bersikap santai dan senang dengan sihir bersekala besar yang sedang mengarah padanya.
“Hehehe, ini bisa aku jadikan tempat menguji senjata baruku. HELLFIRE MAGIC SWORD, saatnya kamu menunjukkan padaku, sekuat apa dirimu.”
Rein menarik keluar pedang merahnya dari sarung pedangnya.
Pedang dengan bilah tajam menyala merah terang kini sudah berada di genggaman Rein.
“Saatnya pembantaian yang lebih kejam.” gumam Rein saat puluhan Sihir api mengarah kearahnya.
“BOOMM.. BOOMM.. BOOMM..” puluhan ledakan terjadi saat puluhan sihir api berbentuk bola menghantam tempat Rein berdiri dan menyebabkan debu-debu berterbangan.
Puluhan Hobgoblin terlihat senang akan keberhasilan Sihir nya. Tapi kesenangan itu seketika berakhir saat dengan tiba-tiba kepala mereka terpotong dan menggelinding jatuh ke tanah.
“Ini sangat menyenangkan.” teriak Rein saat dia terus memenggal kepala Hobgoblin yang dia temui.
Sihir yang barusan dilancarkan Hobgoblin, dengan mudah berhasil Rein hindari dengan sebuah Skill baru yang dia beli dari System.
Dengan menggunakan Skill Lightning Step yang membuat pergerakan Rein lebih cepat dari gerakan bayangannya sendiri, Rein dengan mudah membantai kawanan Hobgoblin yang dia temui.
“Monster rendahan seperti kalian memang sudah layaknya mati di tanganku.” ucap Rein yang terus melangkah dan membabat habis seluruh Hobgoblin yang terlihat olehnya.
Namun seketika langkah dan tebasan Rein tertahan saat sebuah pedang besar menghadang gerakan pedangnya.
“Berani nya manusia kotor sepertimu membantai kawanan ku." teriak Carl, sang Goblin King yang saat ini menahan gerakan Rein dengan menggunakan pedang besarnya.
“Akhirnya Raja makhluk jelek ini turun tangan, dan lagi kamu bisa berbicara. Ini semakin menarik, bersiaplah, karena kamu akan segera menyusul kawanan bod*h mu itu.”
“Kamulah yang akan mati di tangan Raja yang agung ini.” Carl mulai melancarkan serangan membabi buta kearah Rein.
Carl mengeluarkan seluruh Skill yang dia miliki untuk menumbangkan Rein.
Tapi karena pergerakan Rein yang begitu cepat, satupun Skill Carl tidak ada yang mengenai Rein, justru Rein lah yang berhasil melukainya dengan Skill yang Rein keluarkan.
“Manusia kurang ajar, beraninya kamu terus menghindar.” teriak Carl penuh amarah.
“Hei hei, siapa yang kamu bilang beraninya cuma menghindar? Bukannya kamu yang terlalu lemah sehingga tidak mampu menyamai gerakanku.”
Andai saja Carl tidak memiliki HP yang lumayan banyak, mungkin dia akan tumbang sejak tadi.
“Kurang ajar, beraninya kamu merendahkan Raja ini, matilah METEOR RAIN.” Carl mengeluarkan Skill yang menghabiskan seluruh MP nya.
Langit yang cerah tiba-tiba menjadi gelap, dan ribuan bola-bola api seukuran kepala manusia mulai turun dari langit, mengarah ke tempat Rein berdiri.
“Ini lumayan buruk, ternyata dia punya Skill yang mengerikan.”
[Lebih baik tuan segera membunuh Carl, sebelum Skill nya menghancurkan hutan ini]
Mendengar yang di ucapkan System, Rein segera melesat kearah Carl sambil menghindari bola-bola api yang jatuh dari atas langit.
“Sial, bola-bola api ini cukup mengganggu.”
Bola-bola api yang jatuh tak ada habisnya, dan itu sangat mengganggu pergerakan Rein.
Meskipun gerakan Rein cepat, bola-bola api yang turun dari langit layaknya sebuah hujan yang begitu deras. Selain menghindar, Rein juga harus menghancurkan bola-bola api yang mengarah padanya.
“Tidak ada cara lain. Jika kau menghujaniku dengan api, maka aku akan menghujani mu dengan pedang-pedang ku.”
Sambil terus menghindar dan menghancurkan bola-bola api yang mengarah padanya, Rein mengaktifkan Skill berskala besar yang dia miliki.
“INFINITY BLADE.” teriak Rein mengaktifkan Skill terkuatnya.
Jika Rein menghadapi hujan bola-bola api, kini Carl tanpa sadar akan segera di hujani oleh bilah-bilah pedang tajam dari langit.
“WHUSS.. WHUSS.. WHUSS..” ribuan pedang jatuh dari langit bagai hujan dan semua mengarah pada Carl.
“Apa yang terjadi?.” gumam Carl saat dia merasakan sesuatu yang begitu berbahaya mengarah padanya.
Mata Carl melihat sekelilingnya, tapi dia tidak menemukan sesuatu yang berbahaya. Namun seketika jantungnya berdetak sangat kencang saat dia mendongak melihat kearah langit.
“Siaa....” belum sempat Carl menyelesaikan ucapannya, ratusan bahkan ribuan pedang sudah menghujaninya.
Carl seketika tumbang dan meregang nyawa. Bersamaan dengan kematian Carl, hujan bola api seketika berhenti dan menghilang.
“Release.” teriak Rein mengakhiri Skill nya.
Rein pun seketika jatuh terduduk karena kelelahan begitu pertarungan berakhir.
Nafas berat seketika keluar dari mulut Rein saat dia melihat efek dari Skill Carl. Hutan yang hijau kini telah menjadi tanah tandus sejauh 1 km.
Tubuh-tubuh Hobgoblin yang telah mati, kini sudah menjadi abu dan menyisakan inti monster mereka.
Untuk tubuh Carl, tubuh Raja Goblin itu kini juga sudah hancur dan menyisakan inti monster sebesar kepala manusia dewasa.
“Hah, setidaknya aku tidak perlu repot-repot menguliti mereka untuk mengambil inti monster nya.” ucap Rein.
[Selamat, tuan telah berhasil mengalahkan 370 Hobgoblin level 60. Mendapatkan 2.220.000 EXP]
[Selamat, tuan telah berhasil mengalahkan Carl, seorang Goblin King. Mendapatkan 1.500.000 EXP, mendapatkan Goblin Sword, Goblin Armor, dan Skill Meteor Rain]
“Ini memang melelahkan, tapi sesuai dengan hasilnya. Aku mendapatkan jutaan EXP dan juga ratusan inti monster.”
Rein merasa senang akan hasil yang dia dapat, apalagi melihat EXP dari membunuh Goblin King yang ternyata jauh lebih banyak daripada membunuh monster biasa.
Penasaran dengan perkembangan kekuatannya, Rein segera melihat tabel statusnya.
“Status open.”
...NAMA : REIN ALEXANDER...
...RAS : DEMIGOD...
...UMUR : 16 TAHUN...
...LEVEL : 37...
...EXP : 170.000 / 300.000...
...JOB : GOD KNIGHTS...
...HP : 46.000...
...MP : 44.000...
...BP : UNLIMITED...
...ELEMEN : ALL OF ELEMENTS...
...SKILL :...
...- INFINITY BLADE [S]...
...- DEATH BLOW [C]...
...- FIRE BALL [C]...
...- WIND CUTTER [C]...
...- LIGHTNING STEP [S]...
...- METEOR RAIN [S]...
...PERLENGKAPAN :...
...- HELLFIRE MAGIC SWORD [SSS]...
...INVENTORI :...
...- BLACK SWORD [C]...
...- GOLD : 9.980...
...- GOBLIN SWORD [S]...
...- GOBLIN ARMOR [S]...
“Kekuatanku meningkat cukup pesat hanya dalam beberapa jam, tapi aku belum menyelesaikan dua Quest yang aku ambil.” gumam Rein.
“Baiklah, setelah istirahat aku akan mencari apa yang ada di daftat Quest yang aku ambil.”
*****
[Catatan : Rank senjata dan Skill sama dengan Rank Petualang [F, E, D, C, B, A, S, SS, SSS, SSS+]
[Bersambung....]
[Jangan lupa selalu dukung Author dengan cara :]
[✓ Like]
[✓ Komen]
[✓ Rate [5]]
[✓ Vote [seikhlasnya]]
dengan jentikan jari musuh mokat, dengan lambayan tangan auto rata.