NovelToon NovelToon
Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:138.2k
Nilai: 5
Nama Author: Evelyn12

"Kenapa?"

"Kenapa bisa seperti ini?"

"Bukankah itu tak seharusnya di lakukan? Dan bukankah itu salah?"

"Seharusnya aku tak melakukan hal itu, karena aku sudah berjanji untuk melindungi Oliv bahkan dari diriku sendiri."

"Tapi tak bisa di bohongi, aku menginginkan dirinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evelyn12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 MENUNGGU

Oliv berdiam diri, duduk di teras rumah. Sendirian. Sesekali tampak berdecak, kesal. Masih bingung dan heran kemana Dre pergi? Kenapa tidak memberi tahu? Kepala terasa pusing memikirkannya. Sedangkan perut sudah terasa sangat lapar.

Oliv berjalan ke dapur. Untuk pertama kalinya dia akan berperang melawan kompor, panci, dan alat masak lainnya. Tampak wajahnya kebingungan. Berjalan mendekati lemari es, membukanya. Berusaha menemukan apa yang bisa di makan atau yang bisa di masak. Hanya menemukan telur. Oliv mendengus. Tak ada ekspresi wajahnya, mengambil telur itu segera mengeksekusinya.

Plak!

Dua telur di pecahkan, dimasukan ke dalam wadah. Ditambahkan irisan daun bawang, cabai biar hot, garam, merica, gula, kecap, saos, mentega, gandum.

Tampak wajah Oliv sumringah, mengaduk-aduk adonan hingga rata. Meletakan wajah di atas kompor dan menyalakannya.

Suara khas panci panas yang di tuang adonan telur terdengar.

"Astaga! Lupa kasih minyak goreng." Oliv menepuk jidat, berusaha mencari dimana minyak goreng itu. Mencari terus mencari, tapi tak menemukan.

Hingga tercium bau,

gosong

"Ya ampun! Astaga! Astaga! Huaaa!!!" Oliv panik,

Oliv membalik telur goreng itu. Benar saja warnanya sudah menjadi kehitaman di sebelah sisi.

"Huaaa! Gosong!" Oliv mematikan kompor, menaruh telur yang tidak jelas bentuknya ke dalam piring.

Hening,

Oliv duduk termenung di meja makan, memperhatikan telur goreng yang sama sekali tak menggugah selera untuk makan.

"Huh!" Dia mendengus kesal, karena gagal. Realita yang tak sesuai ekspetasi.

"Bwahaha!!!" Seseorang terdengar terbahak-bahak di hadapan Oliv.

Dre, pria itu sudah pulang yang entah dari mana.

Oliv hanya menatap sinis,

"Masakan apa ini?" Dre mengangkat telur itu, memperhatikan, masih dengan tawa yang tak bisa di tahan.

"Gak lucu!" Oliv semakin sinis

"Iya deh." Dre menghentikan tawanya, meletakan kembali telur itu.

"Abang dari mana?! Kenapa pergi gak bilang-bilang?" Oliv melipat tangan di dada, menatap tajam ke arah Dre.

"Maaf, tadi buru-buru soalnya."

Oliv masih kesal.

"Udah jangan ngambek, aku bawain kamu martabak."

Oliv hening,

"Gak mau?"

Masih hening,

"Yasudah, aku bawa ke kamarku aja ya."

"Ish! Enak aja! Udah ngasih gak boleh di ambil lagi!" Oliv mengambil kotak martabak itu, segera berlalu masuk ke dalam kamar. Masih kesal di wajahnya.

Dre hanya geleng-geleng. Pria ini tau, apa yang menjadi mood seorang Oliv.

*****

Dre masih duduk di ruang tamu, menonton TV yang tidak tau sedang menyiarkan acara apa. Pikirannya melayang entah kemana.

Sebelumnya...

"Aku kira kamu gak dateng," Renata tertawa sumringah.

"Datanglah, kasian kamu sendirian." Dre tersenyum tipis.

Mereka berdua mengobrol, menghabiskan waktu. Membahas masa-masa saat SMA. Sesekali mereka terbahak-bahak, terkenang kenangan lucu kala itu.

Renata menatap Dre, lekat. Memperhatikan wajah tampan yang bertambah tampan saat tertawa.

Deg!

Renata, gadis itu baru pindah lagi ke Kota ini. Karena Orangtuanya yang sempat dipindahkan tugas. Gadis cantik, berambut sebahu itu sudah mengenal Dre saat SMA. Renata yang merupakan Gadis Idola adalah adik kelas Dre. Mereka sempat di gosip kan berpacaran dulu. Tapi Dre menyangkal berita itu, karena Dre mengaku hanya teman akrab.

Renata sedang mencari kerjaan di Kota ini, Dre yang mengetahui dari Status yang di tulis Renata melalui aplikasi berwarna biru, menawarkan Renata untuk bekerja di Kantornya, sebagai Asisten--nya di Kantor. Tentu saja Renata menerima, Renata yang dari dulu memang menyukai Dre berharap kedekatan mereka terjalin kembali, sama seperti saat SMA dulu.

1
Marlina
koq tanggung sih,lanjut donk...
Yuvincean Carolina Marcus
mba thor lanjut dong
Roudhotunnisa
kpn up lgi,, udh d tungguin nih,,,
imas rohayati
kapan upnya thor udh kelamaan
Lily Gogali
lama juga yah upx
Lily Gogali
tambah sayang dong bang Dre nya
Lily Gogali
wah mantap Dre...pertahankan iman dan imun😀😀
Lily Gogali
Oliv yg mau jujur tp aku yg degdegan🤭🤭
Lily Gogali
astaga Thor km mempermainkan perasaanku padahal udah serius aku bacanya ternyata oh ternyata cm ilusi
Lily Gogali
Renata nggak punya harga diri..
Lily Gogali
suka dalam diam
Lily Gogali
bi ona kok gitzu sih
Lily Gogali
Oliv cari masalah sih..
Lily Gogali
bi onah yg kena batux..pasti NTT Bu onah buat perhitungan
Lily Gogali
lanjut....
Lily Gogali
nggak boleh pacaran Krn km milikku🤭🤭
Lily Gogali
kayakx bagis
susan
lanjut thor...
Mamanya Akbar Jiutek
semangaaaat thor
aq tunggu lanjutanx
dewi patmawati
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!