NovelToon NovelToon
Thunder In The Night Sky

Thunder In The Night Sky

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Reinkarnasi
Popularitas:258
Nilai: 5
Nama Author: Fio Ananta Putri

Seorang Gadis yang harus melewati Rintangan Pada saat Malam hari Dengan Rumah Yang tak tau arti Kedamaian di dalamnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fio Ananta Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehilangan satu sisi Persahabatan

"Jesica? Ini bukan pesawat yang ditumpangi oleh Jessica kan tha?!" ucap Elora dengan mata yang Terus berkaca kaca

"Tapi tujuan pesawat itu ke Kanada, El" ucap Alletha Dengan nada Penuh Tidak percaya dengan apa yang dirinya lihat

"Ayo kita kesana sekarang!?" ucap Elora dengan menarik Tangan Gadis itu dengan Lembut

Sesampainya di Tempat Kejadian, Sangat Banyak Mobil Ambulance Dan Polisi Yang lalu lalang, Dan Saat mereka Melihat Ke Arah Barang Korban Kecelakaan Pesawat itu betapa kagetnya mereka saat melihat Syal dan Topi Yang baru saja Di Pakai Gadis itu sebelum penerbangan Terjadi

"jessi? Ini bukan Lo kan? Bilang ke aku kalau ini Cuma Mimpi..." ucap Alletha Dengan Terus melihat Ke arah Laut Biru tempat Pesawat Itu Terjatuh

"Jessi? Secepat ini? Katanya Lo bakal balik, Nyata Nya Kamu pergi Jes..." Ucap Elora dengan terus Melihat Ke arah Barang Korban Kecelakaan itu

Tak kuasa Menahan Air Matanya, Elora pun Menangis Tersedu sedu setelah Melihat Foto mereka Bertiga Jelang Penerbangan Pesawat

Saat mereka sedang Ngedown Parah di Lokasi kejadian, Seorang Polisi Pun mendekat Ke arah Mereka

"Selamat siang Apakah Kalian Baik baik saja?" ucap Pak polisi itu Dengan menghampiri kedua gadis itu

"Tidak Pak, Sahabat kita Juga salah satu korban Dari kecelakaan Pesawat itu" ucap Elora

"Takdir tidak ada yang tau, Kalian Harus ikhlas menerima takdir yang ada" ucap Pak polisi itu

"Saya juga Mengalami Kejadian yang sama seperti kalian" ucap Pak polisi itu

"maksud bapak? Bapak juga pernah mengalaminya Sebelum nya?" ucap Alletha Dengan Terus mengusap air mata nya yang mengalir deras Di pipi nya

"Kejadian 15 tahun yang lalu, Kejadian Yang sama Terjadi disini Kecelakaan Pesawat L886 Juga Terjatuh di Perairan Laut Biru saat saya Masih berusia 17 tahun saya juga Kehilangan Sahabat saya Dia juga Korban Kecelakaan sama seperti sahabat kalian Yang juga Menjadi Korban Kecelakaan Pesawat" ucap Pak polisi itu

"Apakah sahabat bapak selamat Dari Kecelakaan?" ucap Elora Dengan nada Penasaran

"memang sempat dibawa Ke rumah sakit, Tapi... Takdir berkata lain dia meninggal Saat sebelum Dia sampai di rumah sakit" ucap pak polisi tersebut

Polisi Itu Menghembuskan Nafas Nya perlahan Dan Berkata

"Minum lah Dan Tenang Kan diri kalian setelah ini akan ada prosesi Tabur bunga untuk Korban Kecelakaan" ucap Pak polisi itu dengan pergi setelah memberi Kedua Gadis itu minuman

"Kenapa takdir memisahkan Kita? Aku masih mau main sama Kamu Jessica..." ucap Elora

Saat gadis itu melihat ke arah Alletha Yang tepat berada di sampingnya ia sadar bahwa Alletha berpandangan Kosong Dan pandangan Itu menuju Ke arah Laut Biru Yang ada di bawah Mereka

"Tha? Hey! Jangan Pandangan kosong" ucap Elora dengan terus menggoyangkan Bahu gadis itu

"eh? Iya ga kok!" ucap Alletha Dengan Mengelap air matanya yang terus berjatuhan Dengan sangat deras Ke pipi milik nya

Beberapa Saat Kemudian, Pak polisi itu pun menghampiri mereka Dan mengajak kedua gadis itu Untuk ikut Prosesi menaburkan Bunga Ke arah Laut Untuk Bentuk Perpisahan Kepada Korban Kecelakaan

"Kemarilah Taburkan Bunganya Ucapkan salam perpisahan Kepada sahabat kalian" Ucap Polisi Itu dengan memberikan Dua Ember penuh

Kedua gadis itu pun segera mengambil Ember penuh bunga itu dan menaburkan nya ke arah Laut biru

Keduanya Pun Tak Kuasa Menahan Air matanya setelah mengenang masa masa mereka bersama

"jessi...." ucap Elora

"Ga nyangka Takdir bakal kaya gini...." ucap Alletha

Saat Mereka sedang Menangis Tiba Tiba seseorang memeluk Mereka Dari belakang

"dek? Are you okey?" Ucap Seseorang Dari belakang

"Kak Al?" ucap Elora dengan menoleh ke belakang

"kak Al? Aku kak Shaka Hey!" Ucap Arshaka dengan memeluk Raga kecil Adik Perempuan nya

"Kangen pelukan Kak Al ya?" ucap Arshaka Dengan Memengang Kedua Pundak Milik Elora

"Engga, aku cuma Kangen pelukan kakak

sama kak Vino aja!" ucap Elora

Saat Gadis itu sedang Memeluk erat kakak Laki Laki nya, Elora Sadar Bahwa Alletha juga Memerlukan Pelukan sang kakak Saat ini Juga, Gadis itu pun segera melepaskan Pelukannya Dari kakak nya dan segera menghampiri Alletha dan segera memeluk Alletha dan mengelus Rambut nya dengan Lembut

"Walau Kak Linda Tidak Berada disini, Tapi aku akan selalu ada untuk mu!" Ucap Elora dengan mengelus Rambut Milik Alletha

"kangen kak Linda..." ucap Alletha Dengan Mata Yang terus menerus berkaca Kaca

Kak Linda Itu adalah Satu Satunya Kakak Alletha Yang sudah Lama Tiada Karena Sebuah Kecelakaan Saat Alletha masih kecil

"Aku ada disini untuk mu, Kalau Mau nangis Nangis Aja gausah Ditahan Ga ada yang ngelarang Kamu nangis disini!" ucap Elora dengan memeluk erat Tubuh Gadis itu kedalam pelukannya

Saat Selesai prosesi menaburkan bunga Untuk Para Korban Kecelakaan selesai,Kedua Gadis itu pun segera pulang kerumah masing masing

Mereka pun dihantar Oleh Kak Shaka sampai ke Rumah masing-masing Untuk beristirahat

"Makasih udah nganter aku kerumah, Rumah Ini sepi Kalau ga ada kak Linda disini..." ucap Alletha Dengan mata yang masih berkaca Kaca

"Lo istirahat yang cukup okey?" ucap Elora Dengan mengelus Rambut Milik Gadis itu dengan lembut

"iya makasih ya!" ucap Alletha Membalas Dengan Pelukan Hangat miliknya

Saat gadis itu memasuki Rumah, Arshaka pun segera mengantar adik nya pulang Ke rumah nya untuk beristirahat Dengan Penuh Bising Nya dunia Yang saat Dia Rasakan

Sesampainya di Depan Gerbang Rumah Elora

"kalau ada apa apa hubungi kakak okey? Istirahat Yang cukup Gausah Bergadang Jaga Mata Jaga kesehatan!" ucap Arshaka Dengan Memeluk Erat Tubuh Gadis itu

"iya Nanti aku hubungi! Tenang aku ga bakal Bergadang kok!" ucap Elora Dengan memeluk kakak laki lakinya

"oke Janji ya sama kakak ga bakal Bergadang dan, hati-hati ya, Adik kecil!" ucap Arshaka dengan Mengelus Rambut Milik gadis kecil nya yang berada di depannya

Elora pun segera Pergi memasuki rumah,

Saat ia Memasuki Rumah, Ia melihat Bahwa Aluna Sedang dirayakan Ulang tahun nya oleh kedua orang tua nya

dan gadis itu sadar bahwa ini juga hari ulang tahun nya Ke 16 Tahun Dan Itu Adalah Pemandangan Yang Biasa Baginya Karena Ia tidak merasakan Hal itu sekali Dua Kali Tetapi Sepanjang Hidup nya setiap Gadis itu Berulang Tahun Yang akan di Rayakan Adalah Aluna saja

Gadis itu memandang ke sekitarnya Dan melihat Dekorasi Yang sangat mewah Dan Gadis itu juga terus Melihat Ke arah kue ulang tahun Yang berada di depan Aluna tanpa bisa berkata apa-apa

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!