NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:24.8k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Sementara itu dikamarnya, Arum tidak henti-hentinya menyentuh bibirnya. Hanya tinggal beberapa centi saja maka ia bisa merasakan bibir tebal milik Rizal

"Kenapa mbak Hanna harus bangun sih!" Tanpa dirinya sadari, Arum merasa ingin memiliki Rizal. Pria yang telah menolongnya

Rizal sudah merasa was-was, ia takut jika Arum akan mengatakan perilaku bejatnya pada Hanna, namun saat dimeja makan wanita itu bersikap seolah tidak terjadi apa-apa

"Mas hari ini gak kerja?" Tanya Hanna karena melihat suaminya hanya berpakaian santai

"Kepala mas sedikit pusing! Tapi mas udah izin kok" Bagaimana tidak pusing, semalaman dia tidak tidur karena khawatir

"Tapi hari ini aku ada arisan sama temen-temen, apa aku gak usah dateng aja?" Hanna tidak sampai hati meninggalkan suaminya dalam keadaan tidak enak badan

"Mas gak apa-apa, kamu bisa pergi!" Ujar Rizal

"Tapi mas kan lagi sakit" Hanna benar-benar merasa khawatir "Gimana kalau kerumah sakit aja?"

"Sayang" Rizal mengusap rambut panjang istrinya, dan hal itu dilihat oleh Arum dengan wajah yang sulit untuk diartikan

"Mas beneran baik-baik aja! Hanya sedikit pusing bukan sakit yang gimana-gimana, kamu bisa pergi arisan! Tapi mas gak bisa anterin gak apa-apa?"

Hanna mengangguk, acara ini rutin ia ikuti setiap bulannya. Rasanya tidak enak hati jika tidak datang, tapi ia juga khawatir akan keadaan suaminya

"Tapi mas beneran baik-baik aja kan?"

"Iya sayang! Nanti kalau ada apa-apa, mas langsung telepon kamu!" Rizal mencoba meyakinkan istrinya

Mereka kembali fokus pada sarapannya. Rizal tengah duduk diatas tempat tidur sementara sang istri mulai bersiap

"Jangan cantik-cantik!" Tegurnya saat sang istri mulai memoles wajahnya

"Kalau segini mas ridho gak?" Tanya Hanna seraya menunjukkan jari telunjuk yang terdapat foundation

"Kamu udah kayak selebgram aja!"

"Lagian mas juga, aku baru aja mau mulai udah diomelin!" Hanna kembali meneruskan kegiatannya memoles wajah agar terlihat cantik

Rizal menatap istrinya itu lewat pantulan cermin, Hanna begitu sempurna. Wajah bulat dengan mata yang indah, tubuhnya sedikit berisi karena tengah hamil tua namun hal itu justru membuatnya semakin seksi

Namun Rizal memang sedikit mengontrol dirinya mengingat sang istri yang tengah hamil, ia tidak ingin terjadi sesuatu pada calon anaknya karena dirinya

Dan saat itu datang Arum dengan segala kelebihan pada tubuhnya. Lagipula siapa yang tidak akan tergoda dengan wanita seperti Arum

"Aku pergi dulu! Aku janji gak akan pulang lama!" Hanna mendekat sambil menyodorkan tangannya

"Hati-hati dijalan! Bilang sama Ipul buat gak ugal-ugalan bawa mobilnya! Sama ingat juga kalau kamu sedang hamil!" Wejangan demi wejangan Rizal berikan pada istrinya dan Hanna hanya bisa mengiyakan

"Kalau ada apa-apa langsung telepon mas!"

"Iya mas!" Rizal mengecup kening istrinya itu terlebih dahulu lalu Hanna keluar kamar sementara Rizal melanjutkan pekerjaannya

Bosan didalam kamar, Rizal keluar, duduk diruang tengah sambil memangku laptop. Ada beberapa pekerjaan yang harus ia selesaikan

Tengah fokus dengan pekerjaannya, Rizal dikejutkan dengan kedatangan Arum. Wanita seksi itu meletakkan segelas jus yang ia bawa diatas meja

"Aku buatin mas jus apel, ini bagus buat kepala mas Rizal yang pusing!" Rizal mengangkat wajahnya, ia terpesona melihat apa yang tersaji dihadapannya

Arum tengah mengenakan daster tipis yang pada bagian lehernya hanya berupa karet, Rizal membayangkan bagaimana ia menurunkannya lalu melahap apa yang berada didalamnya

Rizal diam saja, Arum hendak kembali ke dapur namun tangannya di cekal "Ada apa mas? Mas butuh sesuatu?"

Rizal diam saja, ia masih menggenggam tangan Arum. Wanita itu terlihat bingung saat Rizal membawanya kedalam kamar tamu tempat dimana selama ini ia tidur

Keduanya diam, Rizal melepaskan genggamannya setelah mengunci pintu. Pria tampan itu lalu memandang Arum dengan penuh minat

"Mas mau apa?" Pada akhirnya Arum berhasil menanyakan hal itu

Rizal masih tidak bicara, pria lapar itu menarik pinggang ramping Arum hingga tubuh keduanya menempel

Satu tangannya berada di tengkuk membuat Arum terbuai. Hingga bibir keduanya saling menempel, setelah itu barulah Rizal melakukan lumatan lembut yang berhasil membuat wanita itu mengeluarkan suaranya

"Saya menginginkan kamu Arum!" Rizal menurunkan karet yang menyangga tubuh wanita itu hingga kini ia benar-benar melihat benda padat yang ia impi-impikan selama Arum berada disini

Rizal jelas tidak menyia-nyiakan nya, dia melahapnya tanpa ampun membuat Arum reflek memejamkan matanya sambil mencengkram rambut pria itu

Setelah puas, Rizal mengangkat tubuh Arum lalu meletakkannya diatas tempat tidur

"Apa boleh?" Suaranya sudah serak, Rizal tersenyum saat anggukan kepala Arum berikan sebagai jawabannya

"Maksud kamu, perempuan itu tinggal bersama kalian?" Tanya Nindy pada Hanna

Ada sekitar sepuluh orang wanita disana dan salah satunya adalah Hanna. Hari ini adalah jadwal rutin para wanita itu untuk berkumpul

"Dia gak punya tempat tinggal, kalau tinggal diluar juga takutnya suaminya yang kasar itu akan menemukan dia" Ujar Hanna pada para sahabatnya

"Tapi, apa kamu gak takut kalau suami kamu terjerat? Bisa aja kan dia merayu Rizal" Ujar sahabat Hanna bernama Jessica

"Mas Rizal bukan laki-laki yang seperti itu, mas Rizal sangat mencintai aku" Kata Hanna dengan penuh keyakinan

"Astaga Hanna, kamu jangan polos-polos banget kenapa sih" Kesal Jessica yang diangguki oleh Nindy

"Iya, lagian yaa, mana ada kucing yang nolak ikan asin didepan mata" Hanna tampak berpikir, sejenak ada keraguan dalam dirinya

"Dia akan keluar dari rumah setelah suaminya tertangkap" Ujar Hanna pada akhirnya

"Gini deh, kamu kirimin aku foto sama data diri suami Arum itu, aku akan minta suami aku untuk bantu temuin" Ucap Laras yang merupakan istri seorang polisi

"Iya, Laras benar, kalau suaminya yang polisi itu ikut nyari pasti lebih cepet ketemunya" Nindy ikut menimpali

"Yaudah deh, aku akan minta sama Arum"

"Secepatnya! Biar dia bisa secepatnya keluar dari rumah kamu" Ucapan Nindy langsung diangguki oleh para sahabat Hanna

"Kalian berlebihan, Arum itu wanita yang baik" Acara kembali berlangsung, dengan pembahasan yang berbeda

Setelah acara arisan sekaligus makan siang, mereka semua meninggalkan restoran. Hanna pulang dengan diantar oleh supir pribadinya

Hanna tiba dirumah, ia masuk dan mendapati sang suami yang duduk diruang tengah sembari melakukan pekerjaannya

"Assalamualaikum mas"

"Waalaikumsalam sayang! Gimana arisannya?" Tanya Rizal dengan senyuman yang terpatri diwajahnya

Hanna menghela napasnya berat, rasanya tubuhnya lelah. Seharian keluar rumah dengan berbadan dua memang sangat melelahkan

"Aku capek banget"

"Mau dipijitin?"

Hanna menggeleng "Gimana keadaan kamu? Masih pusing?"

"Udah baikan, ayo! Sebaiknya kita ke kamar! Kasian kamu" Hanna mengangguk, membiarkan sang suami menuntunnya

1
Oma Gavin
selingkuhan kok minta dimaafkan dan diberikan kesempatan kedua buat balikan jgn harap selingkuhan itu penyakit kambuhan
falea sezi
🤣🤣 bastian jd aktor aja
Oma Gavin
cemburu buta jadi petak makanya ngomong yg jelas jgn jadi cenayang yg harus selalu peka dasar oon ini bastian aku sumpahin habis ini hanna marah yg ngga gubris kamu lagi
mama
terlalu kekanak2 n semuanya,gk ad serius2ny
falea sezi
resain pergi jauh han
Oma Gavin
bastian kamu jgn marah dan emosi sama hana yg perlu kamu marahi itu ortu mu terutama ayahmu yg telah merendahkan hana jgn sampai kamu salah sasaran atas kemarahan mu
falea sezi
pergi jauh aja hanna😒 cowok nya bego semua
Oma Gavin
tenang hana positif thinking aja bastian tidak akan berpaling lagi dari kamu udah lama dia menunggu kamu masa udah ada kesempatan mau di lepaskan
Oma Gavin
makin panjang urusannya sama rizal yg ngga tau diri tetap ngeyel pengen rujuk sama hana ngga perduli hana pernah trauma lihat dua selingkuh sama arum
Wiwit
klo BS lebihan babnya thor
Oma Gavin
semoga bastian berhasil merebut hati anak" hana jgn biarkan rizal kembali merusak mental hana
Oma Gavin
lebih baik segera dihalalin aja hana biar rizal tidak ada peluang rujuk laki" ngga sadar diri dia yg selingkuh kok ngeyel pengen dimaafkan menjijikan
Oma Gavin
jgn luluh hana tetap sama bastian saja percayalah kedua anakmu bisa menerima bastian tanpa membuang kasih saya rizal buat mereka, jijik banget lihat rizal yg ada trauma hana bisa kambul ingat lihat dgn mata kepala sendiri perselingkuhan tsb
Oma Gavin
Alhamdulillah hanna terselamatkan sama bastian hancurkan marco dan perusahaan nya
Oma Gavin
tolong bastian ini marco pecundang ingin melecehkan hanna segera tolong dia sebelum trauma nya kumat lagi
falea sezi
lanjut thor q krim hadiah.. ehh dokter Rama mana thor kasian dia yg perjuangin. Hanna saat drop masak sekarang di kalahin. bastian
Eva Safitri: Terima kasih karena sudah mampir
total 1 replies
falea sezi
MC nya menye menye thor😒 buat Badas donk
falea sezi
ngapain ngurusin mantan🤣🤣 bekas aja lu mau hanna
falea sezi
enak aja kesempatan🤣 laki bangsatt
falea sezi
bertele tele pret
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!