NovelToon NovelToon
Dari Gadis Buruk Rupa Menjadi Cewek Populer

Dari Gadis Buruk Rupa Menjadi Cewek Populer

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Anastya Putri

Nara adalah seorang gadis yang memiliki kekurangan yang terletak pada wajahnya ia setiap hari dibully oleh teman sekelasnya sampai ketika ia menyelamatkan seorang pria mulai sejak itu kehidupannya berubah kedatangan pria itu membuat hidupnya menjadi lebih baik. pria itu selalu melindunginya dan membantunya ketika ia menghadapi masalah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anastya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Kring ! kring ! kring

Tak lama dari situ pak Ryan tiba-tiba datang semua murid serentak duduk di tempat mereka dan seperti biasa memberi salam. Keandra yang khawatir dengan keadaan Nara yang belum juga kunjung kembali pun langsung berpikir untuk menyusul Nara ke gudang.

Tetapi pak Ryan sudah mengabsen. Semua satu-satu nama siswa disebut ketika nama Nara disebut oleh pak Ryan. Sisil langsung buru-buru menjawabnya.

"Nara "ucap pak Ryan.

"Nara tadi dipanggil oleh Bu Tiara ke gudang pak tapi belum juga kembali "jawab Sisil.

"Oh, baiklah kalau begitu mungkin ada urusan yang mendesak hingga Bu Tiara memanggil Nara ke gudang" ucap pak Ryan.

"Tapi bukannya Bu Tiara sedang mengajar di kelas sebelah, ah sudahlah mungkin saja Bu Tiara memberikan tugas penting kepada Nara" batin pak Ryan.

"Meskipun kalian menunggunya sampai kapanpun dia juga tidak akan datang, karena aku telah menguncinya di gudang, kecuali ada yang menyelamatkannya" batin Milka sambil tersenyum sinis.

Lalu pak Ryan menjelaskan materi dan memberi tugas kepada semua siswa. Setelah tugas itu selesai dan dikumpul pak Ryan langsung melihat jam tangannya dan melihat bahwa jam waktu dia mengajar sudah hampir habis.

"Karena waktu sudah tidak memungkinkan untuk kita melanjutkan pembelajaran jadi pembelajaran berikutnya kita bawakan minggu depan saja" ucap pak Ryan.

Semua siswa langsung bersorak baik pak.

"Kalau begitu silakan keluar dan tunggu bel pulang" ucap pak Rian.

Sisil yang sudah khawatir dengan keberadaan Nara yang tak kunjung kembali. ia langsung lari dan buru-buru pergi ke gudang. Karena melihat Sisil yang lari tergesa-gesa Keandra juga ikut menyusul Sisil.

"Sisil tunggu aku "ucap keandra dari belakang.

Sisil yang kaget karena mendengar suara Keandra pun langsung berhenti dan menoleh ke belakang.

"Kenapa kamu mengikutiku" tanya Sisil.

"Kamu pasti ingin mencari Nara kan" tanya Keandra.

"Iya aku akan mencarinya" jawab Sisil.

"Kalau begitu kita sama-sama saja "ucap Keandra.

"Baiklah kalau begitu "ucap Sisil.

Mereka pun pergi berjalan menuju ke arah gudang, setelah sampai di depan gudang Mereka tidak mendengar suara nara sedikitpun. meskipun Sisil telah berteriak memanggil-manggil nama Nara.

"Nara ! Nara ! apakah kamu ada di dalam" teriak Sisil.

Nara yang ada di dalam gudang yang telah berbaring lemas, tiba-tiba saja mendengar suara Sisil dari luar .tetapi Nara sudah tidak mampu berteriak lagi tenaganya sudah habis karena berteriak dari tadi.

"Kenapa tidak ada suara dan lihat ini gudang bahkan sudah dikunci ada yang tidak beres" ucap Keandra

"Jadi bagaimana ini ke mana kita harus mencari Nara" ucap Sisil

"Mungkin saja dia sudah kembali ke kelas atau mungkin saja Dia sedang ada di ruang guru" ucap Keandra.

"Ya mungkin saja begitu mungkin saja Nara sedang ada di ruang guru ayo kita lihat di sana" ucap Sisil.

Nara yang mendengar bahwa Sisil akan pergi, ia buru-buru mencari akal agar Sisil tahu bahwa dia ada di dalam .Nara mencoba untuk menjatuhkan barang yang ada di dekatnya ,ia mencoba meraih sebuah batu yang ada di sampingnya lalu melemparnya ke kaleng yang ada di hadapannya.

"Tak"

Saat mereka ingin berjalan meninggalkan gudang tiba-tiba saja Keandra mendengar dari dalam gudang seperti ada sesuatu yang jatuh.

"Sepertinya aku mendengar ada sesuatu yang jatuh di dalam" ucap Keandra.

"Mungkin saja Nara terkunci di dalam "ucap Sisil

Lalu Keandra mendekatkan telinganya ke pintu dan berteriak

"Nara jika kau ada di dalam coba bunyikan sesuatu agar kami tahu bahwa kau ada di dalam" ucap Keandra.

Nara yang mendengar suara keandra langsung mencoba untuk memukul kaleng yang ada di hadapannya lagi.

"Tak"

"Benar ,Nara ada di dalam "ucap Keandra.

"Terus sekarang kita harus bagaimana "ucap Sisil.

Keandra langsung buru-buru mendobrak pintu itu. Keandra mencoba untuk menendang pintu gudang itu tetapi pintu itu terlalu kuat. Karena terlalu khawatir Keandra terus mencoba hingga akhirnya pintu gudang itu pun terbuka. Setelah pintu itu terbuka ia melihat Nara yang berbaring lemas di depan pintu gudang itu.

Lalu sisil langsung berteriak

" Nara ,apakah kamu baik-baik saja "ucap Sisil .

Sisil langsung menghampiri Nara dan mencoba menyadarkannya tetapi Nara tak kunjung sadar.

Keandra langsung buru-buru menggendong Nara ke UKS sekolah.

"Bertahanlah Nara kamu pasti baik-baik saja" batin Keandra.

Sisil mengikuti Keandra dari belakang. Setelah sampai di UKS sekolah Sisil buru-buru memanggil dokter yang ada di UKS.

"Dokter tolong periksa teman saya dia tadi terkunci di gudang sekolah sekarang dia pingsan" ucap Sisil.

Dokter itu buru-buru ke ruang UKS

"Ayo baringkan dia di sini "ucap dokter.

Keandra yang menggendong Nara langsung buru-buru meletakkannya di kasur untuk diperiksa.

"Kalian keluar dulu biar saya yang periksa" ucap dokter.

"Baik dok" ucap Sisil lalu mereka menunggu di luar ruang UKS sekolah.

Setelah beberapa menit kemudian dokter pun keluar dari ruang UKS. Setelah melihat dokter keluar Sisil langsung bertanya kepada dokter yang merawat Nara.

"Jadi bagaimana keadaan teman saya dok" ucap Sisil.

"Dia baik-baik saja ,hanya saja Dia memiliki trauma pada ruangan gelap dan tertutup sehingga membuatnya panik hingga pingsan. tapi saya sudah memberikannya obat penenang sebentar lagi pasti sadar "ucap dokter.

"Terima kasih dokter "ucap Sisil.

Lalu Sisil dan Keandra masuk. Setelah di dalam Kiandra bertanya kepada Sisil

"Nggak mungkin pintu gudang bisa ketutup sendiri. apalagi itu dikunci dari luar pasti ada yang sengaja ngelakuin ini "ucap Keandra.

"Memangnya Nara punya musuh di sekolah ini" tanya Keandra kepada Sisil

"Musuh, Nara nggak punya musuh di sekolah ini .meskipun dia dikucilkan dan diejek nggak ada yang berani ngelakuin ini sama dia. mungkin memang ada yang ngejek Nara karena wajahnya, tapi nggak mungkin mereka berani sampai berbuat sejauh ini "ucap Sisil.

"Apa mungkin Alex "ujar Keandra.

"Nggak mungkin Alex ,Nara nggak pernah berselisih sama Alex jadi nggak mungkin dia" jawab Sisil.

"Terus siapa yang harus kita curigai "tanya Keandra.

"Tunggu tunggu mungkin aja ini ulah Milka dan teman-temannya "ucap Sisil.

"Milka "ucap Keandra.

"Iya ,Milka soalnya hanya Milka yang berani ngelakuin hal ini. meskipun aku nggak bisa mastiin. tapi setiap hari Milka sama teman-temannya selalu nge-bully Nara jadi kemungkinan besar pasti ini ulah mereka. apalagi kamu nolak buku catatan dari dia, pasti karena itu dia ngelampiasin amarahnya sama Nara "ucap Sisil.

"Tapi kita nggak ada bukti jadi kita nggak bisa apa-apa "ucap Kieandra.

Tiba-tiba saja jari Nara bergerak dan dia mulai sadar.

"Aouuu, aku di mana" ucap Nara.

"Nara ,kamu udah sadar" ucap Sisil.

"Aku di mana kenapa kepalaku sakit "tanya Nara.

"Kamu lagi di UKS tadi kamu pingsan di dalam gudang "ucap Sisil.

"Kepalaku sakit banget "ucap Nara.

"Apa perlu aku panggilkan dokter" ucap keandra.

1
fatih faa
lanjut terus thor
Putu Sri utari
alurnya lumayan bagus ,cocok buat orang yg gampang emosional.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!