NovelToon NovelToon
Boy Is My Future Wife

Boy Is My Future Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Kejutan yang Freya siapkan untuk William berubah menjadi mimpi buruk saat ia memergoki pria itu berselingkuh. Tanpa niat melabrak, Freya justru merekam pengkhianatan tersebut dan bersumpah akan membalasnya.
Namun, sebelum rencananya selesai, Freya diculik dan dipaksa menerima perjodohan dengan Steven, pria dingin dan berkuasa.
Menolak tunduk, Freya kabur dan menghancurkan karier William dengan menyebarkan video perselingkuhannya.
Tapi, masalah tidak berhenti di sana. Steven murka karena Freya melarikan diri. Ia mengerahkan anak buah untuk menangkap gadis itu, tanpa menyadari bahwa mereka akan bertemu dengan cara yang tak terduga, yang mana Freya menyamar sebagai laki-laki, dan menjadi bodyguard barunya dengan nama Boy.
Kedekatan mereka memicu konflik yang lebih berbahaya, saat Steven mulai merasakan perasaan terlarang pada sosok yang ia yakini sebagai seorang pria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Hari berganti malam. Steven membereskan berkas-berkas di meja dan memutuskan untuk pulang.

Di lobby, Freya sudah menunggu bersama Miko. Mereka langsung berdiri begitu Steven tiba dan berjalan beriringan di belakangnya.

Selama menunggu tadi, Freya mendapat bocoran dari Miko tentang orang yang ingin mencelakai Steven. Meski belum ada bukti akurat, tapi Miko menduga jika pelakunya adalah ibu tiri Steven.

Freya menelan ludah. Dengan hati-hati, ia bertanya, hal buruk apa saja yang pernah menimpa pria itu. Dan, Miko menjawab tanpa ragu, yang mana sudah terjadi tiga kasus, percobaan pembunuhan.

Di antaranya, Ada yang menyabotase mobil yang Steven tumpangi. Lalu, seseorang dari lingkaran terdekatnya mencampur racun ke dalam minumannya. Insiden itu membuat Steven koma selama beberapa hari.

Dan yang paling kejam, yang meninggalkan luka terdalam adalah penculikan saat Steven berusia 15 tahun. Peristiwa itu bukan hanya merenggut masa remajanya, tetapi juga mengambil satu-satunya keluarga yang ia miliki, orang yang paling ia sayangi.

Dada Freya terasa sesak mendengarnya. Rasa iba menjalar, bercampur amarah yang sulit ia tekan. Ia ingin memberi pelajaran pada pelaku keji itu. Namun, bahkan hingga kini, bayangan musuh Steven masih samar, tidak berwajah, maupun nama.

Freya melirik Steven yang memejamkan mata dari kaca spion. Dia menghela nafas, menggeleng pelan.

"Kasihan tuan Steven. Dia pasti sangat lelah dan tertekan," batin Freya. Sedetik kemudian, ia mengeryit tajam. "Jangan-jangan, Papa dan Mama juga mengalami hal yang sama. Aku akan menanyakannya nanti, kalau ada kesempatan."

Tidak membutuhkan waktu yang lama, mobil yang mereka tumpangi sampai di depan mansion mewah.

Miko turun lebih dulu, membukakan pintu untuk Steven dengan sikap hormat. Di susul Freya yang matanya tidak mampu menyembunyikan kekaguman saat menatap bangunan besar, yang menjulang angkuh di hadapannya.

Steven meliriknya sekilas, ucapan Jacob tadi siang, membuatnya berfikir ulang.

"Sepertinya, aku harus menguji Boy," batin Steven. "Kehebatannya memang tidak perlu di ragukan. Tapi, apa dia bisa di percaya?"

"Tuan!" Panggil Miko.

Steven melangkah masuk tanpa menoleh. "Malam ini, kau jelaskan semua peraturan di sini pada Boy. Jangan sampai dia melakukan kesalahan."

"Baik, tuan!"

Freya tertegun sesaat melihat punggung Steven yang menjauh. Pria itu berjalan masuk ke dalam mansion dengan langkah mantap, seolah tidak membawa beban apa pun, padahal masa lalunya penuh luka.

"Kasihan sekali," gumam Freya.

Miko mencondongkan tubuhnya, dengan kening mengeryit. "Kau mengatakan sesuatu?"

Freya tersentak. Dia berdehem pelan, mengubah suaranya agar terdengar lebih berat. "Ti-tidak," ucapnya.

"Kalau begitu, ayo masuk. Aku akan menjelaskan aturan di sini."

Freya mengangguk pelan lalu mengikuti Miko melewati pintu besar berornamen emas. Interior mansion itu tidak kalah megah dari luarnya. Langit-langit tinggi, lampu gantung kristal, dan lantai marmer yang mengkilap.

"Pertama," ujar Miko serius, "kau tidak boleh meninggalkan Tuan Steven sendirian di tempat terbuka. Kedua, semua makanan dan minuman yang akan dia konsumsi harus kau periksa lebih dulu. Ketiga, jangan pernah percaya siapa pun di rumah ini sepenuhnya."

Freya menelan ludah. "Termasuk... keluarganya?"

Miko terdiam sejenak, lalu mengangguk pelan. "Terutama keluarganya," ucapnya. "Tapi, kau tenang saja. Mereka tidak tinggal di sini. Setelah orangtua Tuan Steven bercerai, tuan Steven ikut ibunya ke luar negeri. Mereka memulai hidup baru di sana. Tapi, lima tahun kemudian, mereka kembali ke tanah air setelah mendapat kabar jika ayahnya sakit keras. Dan... Ya, semua terjadi seperti yang aku ceritakan sebelumnya. Beruntung, saat itu ada sahabat ibu beliau yang terus membantu tuan Steven, dan membimbingnya hingga bisa menjadi seperti sekarang."

Freya mengangguk paham. Setidaknya, meski dilanda kemalangan, ada orang baik di sekitar pria itu.

"Baiklah, aku mengerti," ucap Freya akhirnya.

"Bagus. Sekarang, akan aku tunjukkan kamarmu." Miko melangkah lebih dulu menaiki anak tangga, sementara Freya mengikutinya dari belakang.

Sepanjang koridor, pandangan Freya tidak henti berkeliling, mengagumi setiap sudut mansion itu. Interiornya mewah, berkelas, dan tertata sempurna. Padahal, rumah utama keluarga Orlando saja sudah jauh lebih besar dibandingkan kediaman Steven. Namun entah mengapa, mansion ini terasa memiliki daya tarik yang berbeda.

"Kita sudah sampai."

Langkah mereka terhenti di depan sebuah pintu besar berukir elegan.

"Ini kamar Tuan Steven," ujar Miko sambil menunjuk pintu di hadapan mereka. Lalu, jarinya bergeser ke pintu di sebelahnya. "Dan itu kamarmu."

Freya mengernyit, jelas terkejut. "Apa kau tidak salah, Tuan? Kenapa kamarku tepat di sebelah kamar Tuan Steven?"

Miko menoleh, menatapnya seolah pertanyaan itu terlalu jelas jawabannya. "Kau lupa, Boy? Kau ini bodyguard pribadi Tuan Steven. Sudah seharusnya kau berada dekat dengannya."

Ia lalu menoleh ke kanan dan kiri, memastikan koridor benar-benar sepi. Setelah itu, suaranya merendah, nyaris berbisik. "Dan ada satu hal lagi. Tuan Steven sering mengalami mimpi buruk," lanjut Miko pelan. "Kalau itu terjadi, kau harus bisa menenangkannya."

"Apa?!" Freya berseru tanpa sadar.

"Sst!" Miko cepat-cepat menempelkan telunjuk ke bibirnya. "Kecilkan suaramu. Jangan sampai ada yang mendengar."

"Tapi—"

"Mimpi buruk itu mulai muncul sejak ibunya meninggal," potong Miko dengan nada serius. "Itu menjadi kelemahan terbesarnya. Karena itu, rahasia ini tidak boleh diketahui siapa pun. Apa kau mengerti?"

Freya terdiam. Dadanya terasa berat, seolah baru saja diberi beban yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia mengembuskan napas perlahan, pasrah.

"Baiklah," lirihnya.

"Bagus!" Miko berbalik, melangkah pergi dan terus berbicara tanpa menoleh. "Kalau begitu, selamat beristirahat, Boy. Jangan lupa, besok kau harus siap sebelum tuan Steven bangun."

Freya menarik nafas dalam, tatapannya beralih pada pintu besar di depannya.

"Sepertinya, ini akan sulit. Aku seperti bekerja sebagai pengasuh, dan bukan bodyguard," gumamnya

Sementara di dalam kamar, Steven berdiri di depan jendela, menatap taman luas yang gelap diterangi lampu temaram. Wajahnya dingin, tetapi pikirannya penuh perhitungan.

"Paman Jacob benar. Aku terlalu mudah mempercayainya," gumamnya pelan. "Jika dia memang dikirim oleh wanita itu... " Steven mengepalkan tangannya, tatapannya mengeras. "maka aku sendiri yang akan melenyapkannya."

1
+21 🎂
dan pada akhirnya ada freya yang drama.. 😭
🇦 🇵 🇷 🇾👎
seru
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣
+21 🎂
langsung tarik rambutnya steve!!! 🦖
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Hiatus: Tidak untuk dipraktekkan anak kecil
total 3 replies
shabiru Al
waaaaaaahhhhh🤭🤭🤭
shabiru Al
ada apa dengan 'boy' kenapa begitu kecewa dtolak steven,, sudah ada rasakah?
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Hiatus: Sakit jantung, di bentak2🥲
total 1 replies
shabiru Al
calon istrinya itu elo freyaaaa... makanya jangan asal kabur dcerna dulu napa tanya dulu calon nya siapa..
🇦 🇵 🇷 🇾👎
ketauan lh.... klo🤣🤣🤣🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣😭😭😭
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mmmm kpn mrk tau satu sm lain... sdgkn mokondo tu mkin gl
🇦 🇵 🇷 🇾👎: di buang
total 4 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
gk tau malu
🇦 🇵 🇷 🇾👎
good
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Hiatus: /Casual//Casual//Casual/
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣🤣dy blm tau
🇦 🇵 🇷 🇾👎
good🤣🤣🤣🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
cp kau
🇦 🇵 🇷 🇾👎
yak ny evelyn tau... gk sbr aq🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
moga tau
shabiru Al
kayaknya evelyn dah tau kalo boy itu freya,, secara singa betina lho evelyn itu...😄
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Hiatus: Feeling emak tiada tandingannya 😌
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
jgn lama x ketauan ny kk... biar mt wil gila tu
🇦 🇵 🇷 🇾👎: mmmm 🤣🤣
total 2 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
dy yg rekam🤣🤣🤣🤣
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Hiatus: /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!