NovelToon NovelToon
Gairah di Balik Ranjang CEO

Gairah di Balik Ranjang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: BabyCaca

Keira hanya ingin mengejutkan pacarnya di Italia, tapi justru dialah yang dikejutkan. Dikhianati di negeri asing, Keira nekat melampiaskan rasa sakit dengan cara yang gila memesan seorang gigolo. Sayangnya, ia salah kamar. Dan pria yang menatapnya di ranjang… bukan siapa-siapa, melainkan CEO termuda di Eropa, Dean Alferoz

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BabyCaca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 - Kedatangan Tom

2 Hari berlalu…

Setelah kejadian itu Keira kembali ke indonesia hari itu juga, tapi selama dua hari ini gadis itu harus bekerja dengan wajah pucat nya. Dia benar benar hampir gila saat ini, seperti siang ini dengan wajah kusam dan pucat nya gadis itu berdiri di depan kasir.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa dia seperti itu, semenjak pulang dia tidak bercerita apapun,”bisik Luna kepada Zara yang sedang berdiri di sana.

“Aku juga tidak tau tapi firasat ku mengatakan jika Tom benar benar selingkuh dengan gadis itu,”bisik Zara kembali kepada Luna.

“Bajingan itu padahal mereka sudah 7 tahun, bayaran cicilan mobil juga lunas dari pada Kei harus bayar uang bulanan nya.”kesal Luna menatap Kei yang terlihat seperti robot hidup itu.

Semenjak kepulangannya Kei dari Italia gadis itu benar benar tidak seperti biasanya Kei yang biasa nya ceria lebih banyak termenung atau bahkan tiba tiba menangis, ketika di tanya Kei hanya mengatakan dia akan baik-baik saja.

“Lun, aku makan dulu ya,”ucap gadis itu kepada Luna memanggil pelan.

“Iya ga masalah sana makan jangan sedikit lagi ya, kau terlihat kurus,”jawab Luna kepada gadis itu.

Keira hanya mengangguk, gadis itu berjalan pelan ke belakang. Tapi dia melihat ada tumpukan sampah yang menganggu nya, Keira keluar dulu membawa sampah melewati pintu utama, Luna yang melihat itu dan Zara hanya menghela nafas.

Terik matahari di membuat Keira tidak merasakan apapun dia membuka kantung sampah yang sudah di pilah itu dan memasukkan sesuai tempat dan warna nya, saat Kei ingin berjalan masuk kembali ke dalam kafe tiba tiba tangan nya di tahan seseorang.

“Kei,”panggil seseorang dengan lembut.

Badan gadis itu gemetar dia tau siapa suara lembut yang selalu membuat nya tersenyum selama 7 tahun ini, siapa suara yang membuat nya semangat untuk bangun di pagi hari atau mencari uang sampai larut malam, dengan cepat gadis itu memutar badannya dan benar saja.

“Tom?!”kaget gadis itu.

“Apa yang kau lakukan di sini? Kau bisa kembali ternyata tapi selama 4 tahun ini bahkan semenjak kau kuliah kau belum pernah pulang, lalu ketika wisuda ku, kau juga,”ucap gadis itu gemetar air mata nya tidak bisa lagi di tahan.

“Kei, aku benar benar minta maaf. Aku datang bukan untuk memaksa mu lagi, aku akan mengatakan nya langsung, aku pulang karena aku ingin kau mendengar nya secara langsung, kita sampai di sini saja Kai, aku tidak tega harus membohongi mu lebih lama lagi,”ucap Tom dengan panjang lebar.

Gadis itu menahan kaki nya yang terasa gemetar, Kai berjalan mundur. Luna dan Zara yang melihat ada keributan di luar itu seketika kaget di balik kaca transparan sebalik kafe itu ada Tom dan Keira, untung nya pelanggan sepi karena sudah selesai jam makan siang.

“Itu Tom Lun, ayo,”tarik Zara kepada Luna.

“Ja ja jadi kau mengatakan itu semua benar? Semua yang kulihat adalah kenyataan nya bukan, hiks hiks. Pria bajingan! Kau jahat! Kau jahat Tom!”

“Aku kira kau pulang, kau akan kembali ke sini karena datang lalu memeluk ku erat lalu mengatakan jika kau masih mencintai ku, jika kau hanya sesaat untuk mencari hiburan,”

“Jika kau datang meminta maaf jika kau datang dengan penuh penyesalan mu mungkin mungkin saja, aku bisa memaafkan mu Tom. Tapi? Apa?”

“Kau lebih memilih menyelesaikan hubungan kita selama 7 tahun ini dari pada mengatakan kebohongan lain agar hubungan kita tetap baik baik saja?!”teriak gadis itu penuh emosi.

Tangis deras mengucur keluar dari mata cantik Keira, gadis itu benar benar naif. Tidak masalah jika Tom datang dengan kebohongan baru jika saja dia tidak datang ke Roma dan tidak mengetahui ini semua apa Tom tetap akan mempertahankan hubungan mereka.

Jika saja Keira tetap pura pura tidak tau dan semua ini akan baik baik saja kan. Dada nya terasa sesak, dia benar benar sakit hati. 7 Tahun? Bukan waktu yang singkat, ini sangat lama, gadis itu akhirnya terjatuh ke tanah.

Bruk…

“Kei kau baik-baik saja?! Kei!”teriak Tom tidak sempat merengkuh badan Kai yang tersungkur di lantai sehingga kening nya sedikit terbentur.

“KEIRA!!!!”teriak Luna dan Zara berlari ke arah Kei.

Tom di sana berusaha memeluk tubuh Keira tapi sebelum itu Luna dengan cepat menepis tangan pria itu, dengan emosi Luna menatap pria itu dengan tatapan tajam dan mata merah nya.

“Jangan kau sentuh Kei Tom, bahkan dengan ujung jari mu pun. Kau sendiri yang mengatakan jika ingin menyelesaikan nya sebaikanya pergi dari sini, atau akan panggilkan keamanan!”teriak Luna penuh dengan emosi.

“Tapi Kei harus di bawa ke rumah sakit, dia pingsan!”teriak Tom ikut marah kepada Luna.

“Bajingan atas hak apa kau berteriak membela Kei, kau yang membuat nya seperti ini. Pergi sekarang atau aku benar benar akan memukul mu!”teriak Zara tidak terima.

Tom akhirnya terdiam dengan langkah pelan dia menjauh dari kafe itu, terlihat Zara masuk kembali ke dalam kafe dan memanggil rekan pria nya yang lain. Pria itu langsung mengangkat Keira, mereka ingin mencari taksi tapi sebuah mobil mewah tepat berhenti di depan mereka.

“Nona, silahkan masuk. Kami akan membawa nona Keira ke RS.”jawab seorang dengan kacamata hitam itu.

“Hah kau siapa?! Tiba tiba datang menawarkan tumpangan jangan ganggu kami, teman kami sedang sakit!”teriak Luna emosi kepada pria itu.

“Nona, saya keluarga nona Keira. Jadi silahkan masuk,”ucap pria itu membuka pintu.

Mereka awalnya saling pandang dan karena hari juga panas karena semakin sore Luna masuk bersama Zara dan Luna sedangkan mereka menitipkan kafe kepada rekan nya setelah sampai mereka sampai di RS william.

“Mas ini RS nya mahal! Ke klinik aja, soalnya Keira pingsan juga karena kecapean kayak nya.”ucap Luna kaget melihat mereka.

“Nona, yang terbaik memang selalu untuk nona Keira atau tuan saya akan marah besar. Silahkan,”ucap pria itu langsung memanggil dokter.

Setelah itu mereka ke sebuah kamar, di sana dokter memeriksa Keira setelah selesai Kei hanya di infus itu banyak pikiran akhir akhir dan membuat nya lemah. Lalu dia akhirnya di beri cairan khusus.

“Kei, kau benar benar menderita.”gumam Luna mengusap tangan gadis itu.

“Lun kayak nya kita harus balik deh kasihan Rendi sendirian, mau malam pelanggan nanti makin banyak.”ucap gadis itu kepada Luna.

“Tapi Kei,”ucap Luna.

“Nona, saya akan menjaga nona Keira. Jangan khawatir,”ucap pria itu.

“Hah okey deh,”

1
Siti Anisa
kak author bikin versi Lukas William sana Leon dong soalnya dari mulai cerita kekasih polos ceo mereka jarang muncul
Siti Anisa: iya kak semangat ya
aku baca novel kakak udah 3x ganti akun lho soalnya setiap ganti hp suka lupa sandi nya tapi kalau soal cerita kakak aku ingat soalnya emang se seru itu jadi susah lupanya
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!